Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Pentingnya Pemeriksaan Fungsi Tiroid di Awal Kehamilan
Kembali ke Artikel & Berita

Tiroid Saat Hamil: Kenali Peran, Gejala Gangguan, hingga Pemeriksaannya

Bumame Editormedical check up

Rasa lelah sepanjang hari, sulit buang air besar, atau jantung yang sesekali berdebar sering dianggap bagian biasa dari kehamilan. Sebagian besar memang begitu. Namun, keluhan yang sama juga bisa muncul ketika kelenjar tiroid bekerja kurang aktif atau berlebihan.

Kondisi tiroid saat hamil berpengaruh pada kesehatan ibu dan perkembangan janin. Kabar baiknya, gangguan ini bisa diketahui lewat tes darah dan umumnya bisa dikendalikan dengan pengobatan.

Artikel ini membahas peran tiroid saat hamil, jenis gangguannya, gejala yang mirip keluhan hamil biasa, hingga cara diagnosis dan pengobatannya.

Apa Peran Tiroid Saat Hamil?

Kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di bagian depan leher. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme, yaitu cara tubuh memakai energi.

Selama hamil, hormon tiroid ibu membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin. Pada trimester pertama, kelenjar tiroid janin belum bekerja sendiri, sehingga janin bergantung pada pasokan hormon dari ibu.

Kehamilan juga mengubah kadar hormon secara alami. Hormon kehamilan hCG ikut merangsang kelenjar tiroid, sehingga kadar TSH, yaitu hormon dari kelenjar di dasar otak yang memberi sinyal agar tiroid bekerja, cenderung turun di awal kehamilan. Karena itu, rentang normal saat hamil berbeda dari biasanya dan bisa berubah di tiap trimester. Ambang yang dipakai ditentukan oleh dokter.

Gangguan Tiroid yang Bisa Terjadi Selama Kehamilan

Ada tiga gangguan yang perlu dikenali. Dua bisa muncul sebelum atau selama kehamilan, dan satu muncul setelah persalinan.

Hipotiroid atau Tiroid Kurang Aktif

Hipotiroid terjadi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Penyebab yang sering ditemukan adalah gangguan autoimun, yaitu saat sistem imun keliru menyerang jaringan tubuh sendiri, termasuk kelenjar tiroid. Kekurangan yodium juga bisa menjadi penyebabnya.

Kondisi ini perlu dikenali karena janin membutuhkan pasokan hormon yang cukup dari ibu. Kasus ringan sering tanpa keluhan dan baru diketahui lewat tes darah. Gejala hipotiroid yang umum antara lain lelah, mudah kedinginan, dan sembelit.

Hipertiroid atau Tiroid yang Bekerja Berlebihan

Hipertiroid terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan hormon secara berlebihan. Penyebab yang sering ditemukan adalah penyakit Graves, yang juga termasuk gangguan autoimun. Ciri-ciri hipertiroid antara lain jantung berdebar, gemetar, dan mudah berkeringat.

Pada awal kehamilan, kadar hCG yang tinggi juga bisa menaikkan hormon tiroid untuk sementara, khususnya pada ibu dengan mual muntah berat atau hiperemesis gravidarum. Kondisi ini umumnya membaik seiring usia kehamilan, sehingga dokter perlu membedakan penyebabnya.

Peradangan Tiroid Setelah Melahirkan

Kondisi ini disebut tiroiditis pascapersalinan, yaitu peradangan kelenjar tiroid dalam tahun pertama setelah melahirkan. Polanya sering diawali fase hormon berlebih, lalu fase kurang aktif. Banyak ibu pulih sendiri, tetapi sebagian mengalami hipotiroid yang menetap.

Rasa lelah dan murung pada fase kurang aktif mudah disangka kurang tidur atau baby blues. Bila keluhan berlangsung lama, tes tiroid membantu dokter mencari penyebabnya.

Gejala yang Sering Tertukar dengan Keluhan Hamil Biasa

Banyak gejala gangguan tiroid mirip keluhan kehamilan yang normal, bahkan menyerupai ciri awal kehamilan. Karena itu, gejala saja belum cukup untuk menilai kondisi tiroid. Perhatikan apakah keluhan terasa berat, menetap, atau muncul bersamaan.

1. Lelah Berat yang Tidak Kunjung Membaik

Rasa lelah umum dialami ibu hamil. Pada hipotiroid, lelah bisa terasa berat dan menetap dari hari ke hari. Bila rasa cepat lelah mengganggu aktivitas harian, sampaikan kepada dokter saat kontrol.

2. Berat Badan Tidak Sesuai Usia Kehamilan

Berat badan memang naik selama hamil. Hipotiroid bisa membuat kenaikannya melebihi perkiraan, sementara hipertiroid bisa membuat berat badan justru turun. Perubahan yang tidak biasa bisa dibahas saat kontrol rutin.

3. Jantung Berdebar

Jantung berdebar bisa dialami ibu hamil dengan tiroid yang normal. Pada hipertiroid, debaran terasa sering, cepat, atau tidak teratur, dan kerap disertai gemetar serta cemas. Segera ke IGD bila debaran disertai nyeri dada, sesak napas, atau rasa hendak pingsan.

4. Tidak Tahan Dingin atau Panas

Rasa gerah cukup sering dikeluhkan ibu hamil. Keluhan ini patut dicermati bila disertai keringat berlebihan, yang bisa mengarah ke hipertiroid. Sebaliknya, selalu merasa kedinginan saat orang lain nyaman lebih sering berkaitan dengan hipotiroid.

5. Sembelit yang Menetap

Sembelit sering dialami selama kehamilan. Pada hipotiroid, sembelit bisa bertahan lama dan muncul bersama lelah serta kulit kering. Bila pola buang air besar berubah drastis atau disertai nyeri perut hebat, bicarakan dengan dokter.

6. Rambut Rontok atau Kering

Rambut kering, kasar, atau mudah rontok bisa menjadi bagian dari hipotiroid. Rambut menipis juga bisa muncul pada hipertiroid. Karena penyebabnya beragam, dokter menilai keluhan ini bersama gejala lain dan hasil tes darah.

Apa Risikonya Bila Tidak Ditangani?

Gangguan tiroid yang tidak ditangani bisa memengaruhi kehamilan. Risikonya antara lain:

  • Preeklamsia, yaitu tekanan darah tinggi selama hamil yang bisa memengaruhi organ ibu. Risiko ini dikaitkan dengan hipotiroid maupun hipertiroid yang tidak terkontrol.

  • Kelahiran prematur, yaitu bayi lahir sebelum waktunya. Risiko ini juga dilaporkan pada kedua jenis gangguan.

  • Berat lahir rendah, yaitu berat bayi saat lahir di bawah batas normal. Kondisi ini bisa menyertai gangguan tiroid yang tidak diobati.

  • Gangguan perkembangan anak. Kekurangan hormon tiroid dari ibu, khususnya di awal kehamilan, dikaitkan dengan gangguan perkembangan otak anak.

Pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai membantu menurunkan risiko tersebut.

Perbedaan Hipotiroid dan Hipertiroid Saat Hamil

Kedua gangguan ini melibatkan kelenjar yang sama dengan arah gangguan yang berlawanan.

Aspek

Hipotiroid saat hamil

Hipertiroid saat hamil

Gejala umum

Lelah berat, mudah kedinginan, sembelit, berat badan naik, rambut kering

Jantung berdebar, gerah, berkeringat, gemetar, cemas, berat badan turun

Risiko bila tidak ditangani

Preeklamsia, kelahiran prematur, berat lahir rendah, gangguan perkembangan otak anak

Preeklamsia, kelahiran prematur, berat lahir rendah

Penanganan umum

Obat pengganti hormon tiroid, dosis dipantau lewat tes darah

Obat penekan produksi hormon tiroid sesuai trimester, atau pemantauan pada kasus ringan

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Siapa yang Dianjurkan Memeriksakan Tiroid Saat Hamil?

Para ahli masih berbeda pendapat soal tes tiroid untuk semua ibu hamil. Sebagian panduan menganjurkannya bagi kelompok berisiko, dan keputusannya ada pada dokter. Kelompok tersebut antara lain:

  • Ibu dengan riwayat gangguan tiroid, termasuk yang pernah menjalani operasi atau terapi tiroid. Kondisi ini perlu dipantau ulang karena kebutuhan hormon berubah selama hamil.

  • Ibu dengan penyakit autoimun lain, misalnya diabetes tipe 1. Kelompok ini lebih berisiko mengalami gangguan tiroid.

  • Ibu yang punya anggota keluarga dengan penyakit tiroid. Riwayat keluarga menaikkan kemungkinan gangguan serupa.

  • Ibu dengan gejala gangguan tiroid atau pembesaran di leher. Keluhan ini sebaiknya diperiksa tanpa menunggu jadwal kontrol berikutnya.

Bagi yang menjalani program hamil dengan riwayat gangguan tiroid, konsultasi sebelum hamil membantu dokter menyiapkan pemantauan.

Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?

Sampaikan keluhan kepada dokter kandungan bila gejala terasa berat, menetap, atau berbeda dari keluhan hamil biasa. Contohnya lelah yang mengganggu aktivitas, jantung sering berdebar disertai gemetar, berat badan turun, benjolan di leher, atau mual muntah berat hingga sulit makan dan minum.

Setelah melahirkan, keluhan lelah, murung, atau berdebar yang berlangsung lama juga layak dibicarakan. Jika Anda sudah punya penyakit tiroid, beri tahu dokter begitu mengetahui sedang hamil karena dosis obat sering perlu disesuaikan.

Cara Dokter Mendiagnosis Gangguan Tiroid

Dokter akan menanyakan keluhan serta riwayat kesehatan dan keluarga, lalu memeriksa leher. Setelah itu, dokter meminta tes darah yang umumnya mencakup dua pemeriksaan berikut:

  • TSH menjadi pemeriksaan awal yang umum dipakai. Kadar tinggi biasanya mengarah ke hipotiroid, sedangkan kadar rendah bisa mengarah ke hipertiroid atau efek hCG di awal kehamilan.

  • FT4 atau tiroksin bebas, yaitu hormon tiroid yang beredar bebas dalam darah dan siap dipakai tubuh. Hasilnya dibaca bersama TSH untuk menilai jenis dan tingkat gangguan.

Hasil dibaca dengan rentang khusus kehamilan sesuai trimester. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter, yang bisa menambah pemeriksaan lain bila perlu.

Pemeriksaan Hormon Tiroid di Bumame

Gejala gangguan tiroid sering tumpang tindih dengan keluhan kehamilan itu sendiri. Tes darah menjadi cara untuk membedakan keduanya, lalu dokter kandungan membaca hasilnya dengan rentang khusus kehamilan.

Bumame menyediakan Paket Hormon Tiroid, paket pemeriksaan hormon tiroid yang mencakup TSH dan FT4. Paket ini merupakan pemeriksaan tiroid umum, jadi bawa hasilnya ke dokter yang menangani kehamilan Anda. Untuk jadwal dan lokasi, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Pengobatan Gangguan Tiroid Selama Hamil

Gangguan tiroid saat hamil bisa ditangani. Pengobatannya disesuaikan dengan jenis gangguan dan usia kehamilan.

  • Pada hipotiroid, dokter memberikan obat pengganti hormon tiroid. Dosisnya sering perlu dinaikkan selama hamil dan dipantau lewat tes darah berkala.

  • Pada hipertiroid, dokter bisa memberikan obat penekan produksi hormon tiroid yang dipilih sesuai trimester. Kasus ringan terkadang cukup dipantau.

  • Pada peradangan tiroid setelah melahirkan, sebagian ibu cukup dipantau. Sebagian lain membutuhkan obat, sementara atau jangka panjang.

Beberapa terapi yang dipakai di luar kehamilan tidak digunakan selama hamil. Obat tiroid sebaiknya tidak dihentikan atau diubah dosisnya tanpa arahan dokter.

Bicarakan Kondisi Tiroid dengan Dokter Sejak Awal Kehamilan

Keluhan tiroid saat hamil mudah tersamar oleh perubahan tubuh yang wajar. Tes darah membantu membedakannya, dan pengobatan membantu menjaga kadar hormon sesuai kebutuhan ibu dan janin. Mengetahui lebih awal berarti punya lebih banyak pilihan.

Bicarakan kebutuhan tes tiroid dengan dokter kandungan, khususnya bila ada faktor risiko atau gejala yang menetap. Untuk menjadwalkan pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Tiroid pada Masa Kehamilan. Retrieved 23 September 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1044/tiroid-pada-masa-kehamilan

  2. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Mengapa Harus Mengenal Hypotiroid? Khusus bagi Wanita Hamil, Sebuah Sharing dan Perspektif dari Bagian Endokrin. Retrieved 23 September 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/812/mengapa-harus-mengenal-hypotiroid-khusus-bagi-wanita-hamil-sebuah-sharing-dan-perspektif-dari-bagian-endokrin

  3. NHS. Underactive thyroid (hypothyroidism). Retrieved 23 September 2026 from https://www.nhs.uk/conditions/underactive-thyroid-hypothyroidism

  4. NHS. Overactive thyroid (hyperthyroidism). Retrieved 23 September 2026 from https://www.nhs.uk/conditions/overactive-thyroid-hyperthyroidism

  5. Mayo Clinic. Hypothyroidism (underactive thyroid) - Symptoms and causes. Retrieved 23 September 2026 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypothyroidism/symptoms-causes/syc-20350284

  6. StatPearls, NCBI Bookshelf. Thyroid Disease and Pregnancy. Retrieved 23 September 2026 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538485

Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri

Frequently Asked Question

Apa pengaruh hormon tiroid ibu terhadap janin?
Hormon tiroid ibu membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin, khususnya pada trimester pertama saat kelenjar tiroid janin belum bekerja sendiri.
Apa saja gejala gangguan tiroid saat hamil?
Gejalanya bisa berupa lelah berat, jantung berdebar, tidak tahan dingin atau panas, sembelit, perubahan berat badan, dan rambut rontok. Karena mirip keluhan hamil biasa, tes darah dibutuhkan untuk membedakannya.
Apakah semua ibu hamil perlu tes tiroid?
Para ahli masih berbeda pendapat soal pemeriksaan untuk semua ibu hamil. Dokter biasanya menganjurkannya bagi ibu dengan riwayat penyakit tiroid, penyakit autoimun, riwayat keluarga, atau gejala tertentu.
Berapa kadar TSH normal saat hamil?
Rentang TSH saat hamil berbeda dari orang yang tidak hamil dan bisa berbeda di tiap trimester. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter berdasarkan usia kehamilan dan hasil pemeriksaan lain.
Apakah gangguan tiroid saat hamil bisa diobati?
Bisa, dengan obat yang jenis dan dosisnya disesuaikan dokter sepanjang kehamilan lewat tes darah berkala. Obat sebaiknya tidak dihentikan tanpa arahan dokter.