Oak Circle
Nyeri haid bisa terasa mengganggu aktivitas, terutama pada hari-hari awal menstruasi. Kenali pilihan pereda nyeri haid dan kapan keluhan perlu diperiksakan lebih lanjut.
Nyeri haid atau dismenore merupakan rasa sakit yang muncul sebelum atau saat menstruasi. Keluhan ini biasanya terasa sebagai kram pada perut bagian bawah dan dapat menjalar ke punggung atau paha. Pada sebagian orang, nyeri juga dapat disertai mual, sakit kepala, atau rasa lelah.
Nyeri haid umumnya terjadi karena rahim berkontraksi untuk mengeluarkan darah menstruasi. Kondisi ini sering disebut dismenore primer dan biasanya muncul sejak beberapa waktu setelah menstruasi pertama.
Namun, nyeri haid yang baru muncul ketika dewasa, semakin berat, atau berbeda dari biasanya dapat berkaitan dengan kondisi tertentu. Endometriosis, adenomiosis, fibroid, dan penyakit radang panggul merupakan beberapa kondisi yang dapat menyebabkan dismenore sekunder.
Karena penyebabnya bisa berbeda, cara mengatasi nyeri haid juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Jenis Pereda Nyeri Haid yang Bisa Dipilih
Ada beberapa cara yang dapat membantu mengurangi nyeri haid. Pilihannya bergantung pada tingkat nyeri, kondisi kesehatan, dan apakah terdapat penyakit lain yang mendasarinya.
Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol dapat membantu meredakan nyeri pada sebagian orang. Obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID juga umum digunakan untuk nyeri haid karena dapat mengurangi zat yang memicu kontraksi dan rasa sakit.
Selain obat, kompres hangat pada perut dapat membantu mengurangi rasa kram. Mandi air hangat, pijat ringan pada perut atau punggung, serta aktivitas fisik ringan seperti berjalan, berenang, atau yoga juga dapat dicoba.
Bumame juga memiliki layanan pereda nyeri haid melalui Menstrual Remedy V-Drip. Layanan ini mengandung elektrolit, analgesik, gastric protector, serta vitamin B1, B6, dan B12 untuk membantu meredakan keluhan menstruasi seperti nyeri perut, kram, mual, dan kelelahan. Penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan rekomendasi tenaga medis.
Cara Memilih Pereda Nyeri Haid yang Aman
Tidak semua obat pereda nyeri cocok untuk setiap orang. Sebelum mengonsumsi obat, perhatikan kondisi kesehatan dan obat lain yang sedang digunakan.
NSAID seperti ibuprofen tidak dianjurkan untuk sebagian orang dengan kondisi tertentu, termasuk beberapa masalah lambung, jantung, ginjal, atau hati. Karena itu, membaca aturan penggunaan atau berkonsultasi dengan dokter maupun apoteker penting dilakukan sebelum menggunakannya.
Untuk nyeri ringan, kompres hangat dan olahraga ringan dapat menjadi pilihan awal. Jika keluhan cukup berat, obat pereda nyeri dapat digunakan sesuai petunjuk dan kondisi kesehatan.
Bagi wanita yang mengalami keluhan menstruasi sekaligus ingin mengevaluasi kondisi kesehatan hormonal, pemeriksaan hormon wanita dapat menjadi salah satu pilihan pemeriksaan di Bumame. Paket MCU Basic & Cek Hormon menggabungkan pemeriksaan kesehatan dasar dengan evaluasi hormon reproduksi wanita.
Pemeriksaan tersebut bukan pemeriksaan khusus untuk menentukan penyebab semua jenis nyeri haid. Dokter tetap perlu menilai gejala dan riwayat menstruasi untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.
Kapan Nyeri Haid Tidak Lagi Normal?
Nyeri haid perlu mendapat perhatian jika intensitasnya jauh lebih berat dibandingkan biasanya atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri yang semakin berat dari waktu ke waktu juga perlu diperiksa karena dapat berkaitan dengan kondisi yang mendasarinya.
Beberapa tanda yang sebaiknya tidak diabaikan antara lain:
- Nyeri sangat berat dan tidak membaik dengan obat pereda nyeri
- Menstruasi menjadi jauh lebih banyak atau lebih lama
- Siklus menstruasi berubah menjadi tidak teratur
- Muncul perdarahan di luar menstruasi
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Nyeri saat buang air kecil atau buang air besar
- Nyeri baru muncul setelah sebelumnya menstruasi tidak terlalu sakit
Keluhan tersebut dapat ditemukan pada kondisi seperti endometriosis, fibroid, adenomiosis, atau penyakit radang panggul. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Pengobatan Medis Bila Nyeri Haid Berat
Jika pereda nyeri biasa tidak cukup membantu, dokter dapat mempertimbangkan pengobatan lain berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan keluhan. Obat antiinflamasi tertentu dapat diresepkan untuk mengurangi nyeri. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat mempertimbangkan terapi hormonal.
Jika nyeri disebabkan oleh kondisi seperti endometriosis atau fibroid, penanganannya akan diarahkan pada kondisi tersebut. Endometriosis, misalnya, dapat ditangani dengan obat pereda nyeri, terapi hormonal, atau tindakan tertentu jika gejalanya berat dan tidak membaik dengan pengobatan awal.
Bumame juga menyediakan pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi anemia melalui pemeriksaan Hematologi Lengkap. Pemeriksaan ini menilai sel darah merah, hemoglobin, sel darah putih, dan trombosit. Pemeriksaan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi darah, termasuk tanda anemia yang dapat berkaitan dengan kehilangan darah.
Pemeriksaan darah tidak secara langsung menentukan penyebab nyeri haid. Jika menstruasi sangat banyak atau berlangsung lama, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan darah sebagai bagian dari evaluasi sesuai kondisi pasien.
Kapan Harus ke Dokter Kandungan?
Konsultasikan nyeri haid kepada dokter kandungan jika rasa sakit mengganggu aktivitas, semakin berat, atau tidak membaik dengan langkah sederhana maupun obat pereda nyeri. Pemeriksaan juga diperlukan ketika pola menstruasi berubah atau muncul keluhan lain yang tidak biasa.
Dokter dapat menanyakan pola menstruasi, lokasi dan intensitas nyeri, serta gejala lain yang muncul. Jika dicurigai terdapat kondisi tertentu, pemeriksaan tambahan seperti tes darah atau USG dapat dilakukan untuk membantu mencari penyebab.
Bagi wanita yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan secara lebih menyeluruh, medical check up untuk kesehatan wanita dapat menjadi salah satu pilihan di Bumame. Paket ini menggabungkan pemeriksaan kesehatan dasar dengan pemeriksaan hormon reproduksi wanita.
Namun, jika nyeri haid terasa sangat berat, muncul secara tiba-tiba, atau disertai perdarahan yang tidak biasa, jangan menunda pemeriksaan hanya dengan mengandalkan pereda nyeri.
Jika Anda mengalami nyeri haid berat atau ingin mengetahui pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan melalui chat gratis dengan dokter.
Sumber:
National Health Service (NHS)
Lokasi Klinik Bumame
Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310
Klinik Bumame Puri Indah
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
Frequently Asked Question
Apa pereda nyeri haid yang bisa digunakan?
Pereda nyeri haid dapat berupa obat tertentu, kompres hangat, dan aktivitas fisik ringan. Pilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan tingkat nyeri.
Apakah kompres hangat bisa membantu nyeri haid?
Kompres hangat pada bagian bawah perut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan kram selama menstruasi.
Apakah olahraga bisa membantu mengurangi nyeri haid?
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, yoga, berenang, atau bersepeda dapat membantu sebagian orang merasa lebih nyaman saat menstruasi.
Kapan nyeri haid perlu diperiksakan?
Nyeri perlu diperiksakan jika terasa sangat berat, semakin parah, mengganggu aktivitas, atau disertai perubahan menstruasi maupun gejala lain yang tidak biasa.
