Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sindrom de Quervain
Kembali ke Artikel & Berita

Sindrom de Quervain: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

SBAOthers

Pernah mengalami nyeri di pergelangan dekat ibu jari setelah mengetik, berkebun, atau mengangkat beban terlalu lama? Keluhan ini bisa terjadi salah satunya karena sindrom de Quervain, yaitu radang atau iritasi pada selubung tendon di sisi pergelangan tangan dekat pangkal ibu jari. 

Sindrom ini umumnya bisa sembuh dengan istirahat dan penanganan yang tepat, tapi jika berlangsung lama dan terus-menerus, maka bisa jadi tanda kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan menguraikan gejala, penyebab, hingga cara pengobatan penyakit ini sebagai referensi Anda dalam menanganinya.

Apa Itu Sindrom de Quervain?

Sindrom de Quervain atau de Quervain tenosynovitis yaitu radang atau iritasi pada selubung tendon di sisi pergelangan tangan dekat dengan ibu jari. Tendon sendiri adalah jaringan kuat yang menghubungkan otot dengan tulang dan membantu dalam pergerakan anggota tubuh.

Gejala Nyeri Pergelangan Tangan

Intensitas gejala sindrom de Quervain yang dirasakan setiap orang akan berbeda tergantung dari tingkat keparahan dan kondisi tubuh. Akan tetapi, gejala yang umumnya muncul seperti:

  • Nyeri dan bengkak di area pangkal ibu jari dan sisi pergelangan tangan.

  • Nyeri saat menggerakkan ibu jari atau pergelangan tangan, terutama saat menggenggam, mencubit, menulis, memutar, atau mengangkat benda.

  • Kaku atau sulit menggerakkan ibu jari secara normal. 

  • Kekuatan genggaman jadi berkurang.

  • Pada sebagian orang, gerakan ibu jari bisa terasa tersendat atau seperti ditarik.

Penyebab dan Faktor Risiko de Quervein Tenosynovitis

Sebab dari sindrom de Quervain sebagian besar masih belum diketahui secara pasti. Tapi, beberapa hal berikut bisa menjadi penyebab dan meningkatkan risiko keluhan ini muncul, yaitu:

  • Melakukan gerakan tangan berulang dalam waktu lama seperti menggenggam, mencubit, mengangkat, memutar, dan mengetik.

  • Menggunakan konsol atau perangkat secara berlebihan dan lama.

  • Cedera langsung di pergelangan tangan atau ibu jari yang menyerupai cedera acl, karena kecelakaan atau benturan keras. 

  • Mengidap penyakit autoimun atau rematik tertentu, yang bisa meningkatkan risiko peradangan pada tendon dan jaringan sekitarnya.

  • Sedang hamil, karena pada beberapa orang bisa menyebabkan perubahan hormonal dan retensi cairan yang bisa meningkatkan tekanan pada jaringan di sekitar tendon.

Adapun faktor risiko terkena Sindrom ini akan semakin besar pada orang-orang yang sering olahraga seperti basket dan bulu tangkis karena gerakan berulang pada ibu jari dan pergelangan tangan bisa memberikan tekanan berlebihan pada tendon. 

Selain itu, pekerja atau orang dengan hobi yang memakai ibu jari dan pergelangan tangan secara berulang, seperti penjahit dan musisi, juga memiliki risiko tinggi terkena gangguan ini.

Apakah Sindrom de Quervain Bisa Sembuh Sendiri?

Secara umum, sindrom ini bisa membaik dengan sendirinya setelah aktivitas pemicunya dikurangi atau memberikan waktu ibu jari untuk beristirahat. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, maka peluang untuk sembuh akan kecil.

Diagnosis dan Pemeriksaan

Untuk mendiagnosis penyakit ini, umumnya dilakukan berdasarkan hasil wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Adapun beberapa pengecekan fisik untuk mendiagnosis penyakit ini yaitu:

  • Tes Finkelstein, yang dilakukan dengan mengatur posisi ibu jari dan pergelangan tangan untuk tahu apakah gerakan tertentu bisa menimbulkan nyeri pada sisi ibu jari. 

  • Rontgen (X-ray), yaitu metode pengecekan yang menggunakan sinar-X untuk menghasilkan gambaran struktur tulang dan sendi, dan umumnya dilakukan untuk melihat kondisi tulang dan sendi pada area pergelangan tangan dan memastikan apakah nyeri yang dirasakan karena sindrom atau gangguan lain yang mirip seperti patah tulang atau radang sendi.

  • Ultrasonografi (USG), yaitu metode pengecekan yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran jaringan tubuh, terutama kondisi tendon dan jaringan di sekitarnya. Tapi metode ini dipakai hanya jika dokter membutuhkan informasi tambahan tentang peradangan atau perubahan pada tendon.

  • MRI, yaitu metode pemeriksaan yang bekerja menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambaran detail tentang jaringan lunak sehingga penyebab nyeri bisa diketahui. Namun, metode ini umumnya dilakukan hanya jika diagnosis belum jelas atau diperlukan pemeriksaan lebih lanjut pada tendon dan jaringan lunak di area pergelangan tangan.

Pengobatan dan Fisioterapi

Untuk mengobati sindrom de Quervain, ada beberapa penanganan yang biasanya dilakukan seperti:

  • Mengurangi atau menghindari gerakan yang memicu nyeri, seperti mengetik, main basket, hingga bermain musik yang melibatkan ibu jari, agar tidak memperburuk kondisi dan memberikan waktu untuk jaringan pulih. 

  • Memberikan splint atau penyangga, untuk membatasi gerakan ibu jari dan pergelangan tangan sehingga tendon bisa beristirahat dan tidak terus mengalami iritasi.

  • Kompres dingin sekitar 15-20 menit untuk menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga aliran darah ke area cedera berkurang dan pembekakan atau nyeri bisa mereda. 

  • Obat pereda nyeri atau anti inflamasi seperti ibuprofen atau naproxen, yang dosis dan penggunaannya sesuai anjuran tenaga kesehatan.

  • Fisioterapi atau terapi tangan, yang biasanya dilakukan dengan latihan peregangan, latihan penguatan otot, dan latihan rentang gerak untuk melatih jari agar rentan gerakannya meningkat, otot dan tendon menjadi lebih kuat, serta nyeri berkurang dan fungsi tangan meningkat. 

  • Injeksi kortikosteroid di area sekitar selubung tendon untuk mengurangi peradangan, karena zat ini bisa bekerja sebagai zat anti inflamasi kuat yang bisa meniru hormon kortisol alami tubuh untuk menekan sistem imun dan menghambat produksi zat kimia yang memicu radang. 

  • Operasi jika diperlukan, terutama jika gejalanya menetap atau terapi non operatif tidak memberikan efek atau perbaikan yang signifikan.

  • Cek kesehatan secara rutin selama pengobatan baik itu pengecekan kondisi tendon hingga evaluasi respons terhadap terapi agar tingkat keberhasilan pengobatan meningkat dan mencegah sindrom muncul kembali.

Kapan Harus ke Dokter?

Nyeri pergelangan tangan yang ringan bisa sembuh dengan sendirinya setelah mengurangi aktivitas pemicunya dan memberikan waktu pada jari untuk beristirahat. Namun, sebaiknya konsultasikan ke dokter jika:

  • Nyeri menetap, berulang, atau tidak kunjung membaik setelah istirahat dan melakukan penanganan awal.

  • Nyeri sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • Muncul bengkak parah di sekitar ibu jari atau pergelangan tangan.

  • Ibu jari atau pergelangan tangan tidak bisa digerakkan.

Pasalnya, ini bisa jadi tanda kondisi komplikasi serius atau masalah lain yang membutuhkan penanganan medis seperti injeksi kortikosteroid hingga operasi.

Wujudkan Tubuh Sehat Menyeluruh dengan Pemeriksaan yang Tepat!

Sindrom de Quervain merupakan radang pada selubung tendon di sisi ibu jari dan pergelangan tangan yang bisa menimbulkan nyeri, bengkak, hingga kesulitan saat menggerakkan ibu jari atau pergelangan tangan. Kondisi ini bisa dipicu karena menggunakan ibu jari dan pergelangan tangan secara berulang, termasuk saat bekerja ataupun melakukan aktivitas olahraga tertentu.

Sindrom ini memang bisa sembuh, tapi jika tidak ditangani dengan baik bisa menimbulkan komplikasi. Untuk itulah, sebaiknya Anda melakukan tindak penanganan seperti yang sudah disebutkan di atas, terutama pemeriksaan kesehatan mengingat nyeri pergelangan tangan juga bisa disebabkan karena gangguan saraf hingga patah tulang. 

Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan MCU Basic di Bumame sebagai bagian dari pengecekan kesehatan rutin untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh. 

Dalam satu paket ini sudah mencakup pemeriksaan darah, fungsi hati, fungsi ginjal, kadar gula darah, dan profil lemak, sehingga Anda benar-benar tahu kondisi tubuh untuk kemudian mengambil tindak penanganan yang tepat jika ada masalah demi mewujudkan tubuh sehat impian. 

Untuk booking layanan, hubungi Bumame sekarang!

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2023). Sindrom De Quervain. 

  2. Primaya Hospital. (2023). De Quervain’s Tenosynovitis: Nyeri pada Ibu Jari dan Mengatasinya. 

  3. Hand Surgery Associated. (2026). Pengobatan Nyeri Pergelangan Tangan. 

  4. Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2022). De Quaervain's Syndrome. 

  5. Spine Clinic. (2026). De Quaervain Syndrome. 

  6. Akupunktur Medik. (2021). Peran Akupunktur dalam De Quervain’s Tenosynovitis. 

  7. Siloam Hospitals. (2025). De Quervain Syndrome, Kenali Penyebab dan Gejalanya. 

  8. Mount Elizabeth. (2022). Sindrom De Quervain: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan. 

  9. Glenagles Hospital. (2022). Tenosinovitis De Quervain.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apa itu sindrom de Quervain?
Sindrom de Quervain adalah radang atau iritasi pada selubung tendon di sisi pergelangan tangan dekat ibu jari.
Apa saja gejala sindrom de Quervain?
Gejalanya dapat berupa nyeri dan bengkak di pangkal ibu jari, nyeri saat menggerakkan ibu jari atau pergelangan tangan, kaku, serta berkurangnya kekuatan genggaman.
Apa penyebab sindrom de Quervain?
Keluhan ini dapat berkaitan dengan gerakan tangan berulang, penggunaan perangkat secara berlebihan, cedera, penyakit autoimun atau rematik tertentu, serta perubahan hormonal dan retensi cairan saat hamil.
Bagaimana cara mengobati sindrom de Quervain?
Penanganannya dapat meliputi mengurangi aktivitas pemicu, menggunakan penyangga, kompres dingin, obat pereda nyeri atau antiinflamasi, fisioterapi, injeksi kortikosteroid, hingga operasi jika diperlukan.
Kapan penderita sindrom de Quervain perlu ke dokter?
Konsultasikan ke dokter jika nyeri menetap atau berulang, mengganggu aktivitas sehari-hari, disertai bengkak parah, atau ibu jari dan pergelangan tangan tidak dapat digerakkan.