Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Telogen Effluvium: Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Telogen Effluvium: Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

SBAOthers

Anda pernah merasa rambut lebih banyak tertinggal di sisir, bantal, ataupun saluran kamar mandi saat keramas? Jika hal ini terjadi setelah sakit, mengalami stres berat, ataupun menjalani perubahan pola makan, maka salah satu kemungkinan penyebabnya adalah telogen effluvium (TE).

Ini merupakan jenis kerontokan rambut yang umumnya bersifat sementara, tapi tetap saja perlu dipahami agar penyebabnya bisa dikenali dan juga ditangani dengan tepat. Yuk, kenali lebih dalam lewat artikel berikut!

Apa Itu Telogen Effluvium?

Dalam siklus normal, rambut akan melewati fase tumbuh, transisi, dan juga istirahat sebelum akhirnya lepas dan digantikan rambut baru. Sedangkan telogen effluvium adalah kondisi saat lebih banyak folikel rambut dari biasanya memasuki fase istirahat dalam siklus pertumbuhan rambut.

Akibatnya, rambut-rambut tersebut rontok dalam jumlah lebih banyak. Kerontokannya sendiri bisa terlihat menyebar di berbagai bagian kulit kepala, bukan hanya membentuk satu area botak yang jelas. 

Masalah ini dapat menyerang siapapun, dari segala jenis usia, kelamin, hingga latar belakang ras. Namun, wanita memiliki kecenderungan lebih besar untuk mengalaminya. Pada banyak kasus, folikel rambut tetap ada sehingga pertumbuhan rambutnya bisa kembali setelah faktor pemicunya teratasi. 

TE juga bisa bersifat akut, yaitu berlangsung kurang dari enam bulan, ataupun kronis ketika kerontokan berlanjut lebih dari enam bulan. Meski sering kali dapat membaik dengan sendirinya, tetap saja kerontokan yang menetap perlu dievaluasi untuk bisa memastikan tidak ada penyebab lain. 

Gejala Telogen Effluvium yang Perlu Dikenali

Gejala paling umumnya adalah rambut rontok lebih banyak dari biasanya. Rambut biasanya akan terlihat menipis secara merata, terutama di bagian atas kepala, dan juga helai rambut lebih mudah ditemukan saat menyisir ataupun mencuci rambut.

Kerontokannya juga bisa baru disadari beberapa bulan setelah pemicu, misalnya demam tinggi, operasi, persalinan, ataupun stres fisik maupun emosional. Jeda waktu ini bisa membuat hubungan antara peristiwa sebelumnya dan juga rambut rontok tidak selalu langsung terlihat. 

Anda juga harus memahami, TE umumnya tidak berdampak pada kulit kepala. Kulit kepala biasanya tetap tampak normal. Rasa nyeri, kemerahan, sisik yang jelas, luka, ataupun rasa gatal yang menetap bukan jadi ciri khas kondisi ini. 

Jika merasakan hal tersebut, kemungkinan ada masalah lain seperti peradangan kulit berupa dermatitis seboroik. Karena itu, sebaiknya tetap periksakan diri untuk mencari kemungkinan masalah kulit kepala lain.

Penyebab dan Faktor Risiko Telogen Effluvium

Masalah ini dapat dipicu oleh perubahan yang bisa memengaruhi kondisi tubuh ataupun siklus rambut. Beberapa faktor yang sering berkaitan dengan effluvium telogen adalah sebagai berikut.

  • Stres fisik atau emosional berat, termasuk pada masa pemulihan dari penyakit ataupun operasi.

  • Demam tinggi dan infeksi, yang bisa saja mengganggu siklus pertumbuhan rambut.

  • Perubahan hormon, misalnya setelah melahirkan ataupun ketika terdapat gangguan tiroid.

  • Asupan nutrisi yang tidak memadai, terutama bila pola makan sangat terbatas ataupun berat badan turun drastis.

  • Obat-obatan tertentu, yang efeknya terhadap rambut perlu dinilai berdasarkan riwayat penggunaan dan juga kondisi pasien.

Ingat! Tidak semua orang dengan faktor-faktor tersebut akan mengalami TE. Rambut rontok juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti pola kebotakan herediter, penyakit autoimun alopecia areata, ataupun gangguan kulit kepala. 

Maka dari itu, penyebabnya sendiri tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan jumlah rambut yang rontok. Jika kerontokannya disertai dengan mudah lelah, perubahan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, ataupun keluhan lain, dokter bisa mempertimbangkan pemeriksaan untuk mencari kondisi yang mendasarinya. 

Anda juga bisa membaca artikel penyebab rambut rontok parah dan cara mengatasinya untuk memahami penyebab kerontokan rambut lainnya.

Diagnosis dan Pemeriksaan Telogen Effluvium

Diagnosis telogen effluvium umumnya akan dimulai dengan wawancara medis dan juga pemeriksaan kulit kepala. Dokter akan menanyakan kapan kerontokan mulai, penyakit ataupun stres yang dialami beberapa bulan sebelumnya, perubahan pola makan, serta obat ataupun suplemen apa saja yang digunakan. 

Pemeriksaan rambut, termasuk hair pull test ataupun tes tarik rambut, bisa membantu menilai pola kerontokan. Namun, tidak semua orang membutuhkan tes laboratorium ini. Jika memang riwayat ataupun pemeriksaan mengarah pada kemungkinan kekurangan zat besi, gangguan tiroid, ataupun masalah lain, dokter bisa merekomendasikan tes darah yang sesuai. 

Pemeriksaan tambahan akan dipilih berdasarkan kondisi masing-masing orang, bukan semata-mata karena adanya rambut rontok. Salah satu opsi pemeriksaan yang bisa Anda pertimbangkan sesuai kebutuhan adalah MCU Hair Panel Core Bumame. 

Panel ini telah mencakup hematologi lengkap, ferritin, TSHs, vitamin D 25-OH total, dan juga zinc serum untuk bisa membantu mengevaluasi sejumlah faktor darah, nutrisi, serta fungsi tiroid yang mungkin berkaitan dengan kesehatan rambut. [3]

Namun, perlu Anda pahami bahwa, MCU Hair Panel Core bukan tes yang secara langsung memastikan TE. Hasilnya masih perlu dinilai bersama gejala, riwayat kesehatan, dan juga pemeriksaan dokter. 

Tidak semua parameter dibutuhkan oleh setiap orang, sehingga konsultasi nantinya akan membantu menentukan pemeriksaan yang relevan. Informasi mengenai pemeriksaan cadangan zat besi juga bisa dibaca dalam artikel fungsi ferritin dan pemeriksaannya.

Cara Mengatasi Telogen Effluvium

Penanganan berfokus pada identifikasi dan juga penanganan faktor pemicunya. Jika memang kerontokan berkaitan dengan penyakit, perubahan hormon, ataupun kekurangan nutrisi, dokter nantinya akan menentukan langkah sesuai penyebab yang ditemukan. 

Hindari langsung mengonsumsi suplemen dosis tinggi tanpa mengetahui dengan jelas apakah tubuh memang membutuhkannya. Pada banyak kasus akut, kerontokan berangsur berkurang setelah pemicunya sudah membaik. 

Rambut biasanya mulai tumbuh kembali, tetapi pemulihan volume rambut masih tetap membutuhkan waktu karena pertumbuhan rambut berlangsung bertahap. Waktu pemulihan bisa saja berbeda pada setiap orang, terutama jika faktor pemicu masih berlangsung.

Obat ataupun terapi khusus tidak selalu diperlukan. Penggunaan minoxidil maupun perawatan lain masih perlu dibicarakan dengan dokter karena kesesuaiannya tetap bergantung pada diagnosis dan juga kondisi individu. 

Jika kerontokannya berlangsung lama, maka dokter mungkin masih perlu mengevaluasi apakah ada kondisi lain yang terjadi bersamaan. 

Cara Membantu Mencegah Kerontokan Berulang

Sayangnya tidak semua kasus telogen effluvium bisa Anda cegah, tetapi beberapa kebiasaan bisa membantu menjaga kesehatan rambut dan juga mendukung pemulihan.

  • Konsumsi makanan seimbang dengan asupan protein, vitamin, dan juga mineral yang memadai.

  • Hindari diet ekstrem ataupun penurunan berat badan yang terlalu cepat.

  • Kelola stres dengan cara yang realistis, misalnya aktivitas fisik, relaksasi, ataupun dukungan profesional bila diperlukan.

  • Rawat rambut secara lembut dan juga kurangi tarikan berlebihan dari gaya rambut yang terlalu ketat.

  • Jangan menghentikan obat yang diresepkan ataupun memulai suplemen dosis tinggi tanpa adanya konsultasi dengan tenaga medis.

Bila ingin memahami pilihan pemeriksaan kesehatan secara umum, Anda juga bisa membaca panduan persiapan sebelum melakukan medical check up di Bumame.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Pertimbangkanlah untuk berkonsultasi jika rambut rontok terus-menerus, penipisan semakin terlihat, ataupun kerontokan tidak membaik dalam beberapa bulan. Pemeriksaan juga penting jika memang muncul kebotakan berbentuk bercak, kulit kepala meradang, terasa nyeri, ataupun terdapat luka.

Sebab, tanda tersebut bisa mengarah pada kondisi selain telogen effluvium. Jangan hanya menunda konsultasi jika memang kerontokan disertai gejala lain seperti kelelahan yang berat, perubahan berat badan tanpa sebab jelas, ataupun sampai gangguan kesehatan yang baru muncul. 

Nantinya dokter bisa membantu menentukan apakah diperlukan pemeriksaan laboratorium ataupun masih perlu evaluasi lebih lanjut. Jika pemeriksaan darah dinilai sesuai dengan keluhan dan riwayat kesehatan Anda, MCU Hair Panel Core Bumame juga bisa menjadi salah satu pilihan.

Tujuannya untuk mengevaluasi beberapa faktor yang berkaitan dengan kesehatan rambut. Hasilnya dari pemeriksaan masih perlu diinterpretasikan secara tepat dan juga tidak menggantikan konsultasi medis.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Cleveland Clinic — Telogen Effluvium: Symptoms, Causes, Treatment & Regrowth

  2. Asghar F, Shamim N, Farooque U, et al. — Telogen Effluvium: A Review of the Literature

  3. DermNet New Zealand — Telogen Effluvium

  4. DermNet New Zealand — Hair Loss

  5. Mellaratna, Wizar Putri & Kholilullah, Vina Zaynah — Telogen Effluvium

Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila

Frequently Asked Question

Apa itu telogen effluvium?

Telogen effluvium adalah kondisi ketika lebih banyak folikel rambut dari biasanya memasuki fase istirahat dalam siklus pertumbuhan rambut sehingga kerontokan meningkat dan rambut menipis secara merata.

Apa saja penyebab telogen effluvium?

Telogen effluvium dapat dipicu stres fisik atau emosional, demam tinggi, infeksi, perubahan hormon, asupan nutrisi yang tidak memadai, serta penggunaan obat-obatan tertentu.

Apakah telogen effluvium bisa sembuh?

Banyak kasus telogen effluvium akut membaik setelah faktor pemicunya teratasi dan rambut dapat tumbuh kembali. Namun, waktu pemulihan berbeda-beda dan kerontokan yang menetap perlu dievaluasi oleh dokter.

Berapa lama rambut rontok akibat telogen effluvium berlangsung?

Telogen effluvium akut berlangsung kurang dari enam bulan, sedangkan kondisi kronis dapat berlangsung lebih dari enam bulan. Pertumbuhan rambut baru dan pemulihan volumenya membutuhkan waktu yang berbeda pada setiap orang.

Kapan rambut rontok akibat telogen effluvium perlu diperiksa?

Periksakan diri jika rambut terus rontok, penipisan semakin jelas, muncul bercak kebotakan, atau kulit kepala terasa nyeri dan meradang. Konsultasi juga diperlukan jika kerontokan disertai kelelahan berat atau perubahan berat badan tanpa sebab jelas.