Selesai mandi sepulang kerja, lutut atau jari tangan terasa ngilu. Tak lama kemudian, muncul nasihat lama dari keluarga bahwa kebiasaan mandi malam bisa membuat rematik.
Anggapan ini sudah turun-temurun, jadi wajar bila membuat ragu. Masalahnya, menyalahkan jam mandi bisa membuat sumber nyeri yang sebenarnya, misalnya kadar asam urat yang tinggi atau radang sendi, luput dari pemeriksaan.
Artikel ini membahas temuan penelitian soal mandi malam dan rematik, penyebab nyeri sendi yang sudah diketahui, alasan nyeri sering terasa di malam hari, dan tanda yang perlu diperiksakan ke dokter.
Benarkah Mandi Malam Bisa Memicu Rematik?
Sejauh ini, mandi malam tidak tercatat sebagai penyebab rematik. Faktor yang dicatat CDC, NHS, Kemenkes, dan MSD Manual adalah usia, jenis kelamin, keturunan, berat badan berlebih, cedera sendi, merokok, dan kadar asam urat yang tinggi. Jam mandi dan suhu air tidak termasuk di dalamnya.
Lalu dari mana anggapan ini berasal? Sebagian orang memang merasa nyeri sendinya kambuh saat udara dingin atau lembap. Studi Cloudy with a Chance of Pain di jurnal npj Digital Medicine mengikuti 2.658 orang di Inggris selama 15 bulan, sebagian besar dengan artritis. Kelembapan tinggi, angin kencang, dan tekanan udara rendah berhubungan dengan nyeri yang lebih berat, tetapi efeknya kecil.
Suhu udara sendiri tidak berhubungan bermakna dengan nyeri dalam studi tersebut. Bahkan saat kelembapan, angin, dan tekanan udara berada pada kombinasi yang memberatkan, peluang munculnya nyeri hanya naik sedikit di atas 20% dibanding hari rata-rata. Temuan ini menyangkut orang yang sudah punya penyakit penyebab nyeri, sehingga tidak menunjukkan bahwa air dingin memicu penyakit sendi yang baru.
Satu Sebutan Rematik untuk Banyak Penyakit
Dalam KBBI, rematik adalah bentuk tidak baku dari reumatik atau reumatisme, yaitu penyakit yang ditandai rasa nyeri atau radang pada otot, sendi, atau jaringan tubuh. Cakupannya luas. Karena itu, pegal setelah seharian beraktivitas dan keluhan badan sakit semua pun sering disebut rematik.
Di dunia medis, radang sendi atau artritis saja mencakup lebih dari 100 kondisi, menurut CDC. Saat orang menyebut rematik, biasanya yang dimaksud adalah salah satu dari tiga kondisi berikut:
Osteoartritis. Kemenkes menyebut osteoartritis sebagai jenis artritis yang umum dan biasanya mengenai lutut, pinggul, tangan, serta tulang belakang. Penuaan menjadi faktor risiko utama, ditambah faktor genetik. CDC menambahkan cedera sendi dan berat badan berlebih sebagai faktor yang bisa diubah.
Artritis reumatoid. NHS menggolongkannya sebagai penyakit autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel yang melapisi sendi. Pemicunya belum jelas, tetapi risikonya lebih tinggi pada perempuan, orang dengan riwayat keluarga, dan perokok. Sendi tangan, kaki, dan pergelangan tangan biasanya terasa nyeri, bengkak, dan kaku.
Asam urat atau gout. Menurut Kemenkes, gout terjadi karena kristal asam urat menimbun di jaringan, terutama sendi. Sekitar 20% purin pembentuk asam urat berasal dari makanan, sedangkan lebih dari 80% dihasilkan metabolisme sel tubuh sendiri.
Ketiganya punya pemicu yang berbeda. Karena penyebab rematik beragam, dokter menelusuri jenisnya lebih dulu sebelum menentukan pengobatan.
Kenapa Sendi Terasa Nyeri Selepas Mandi Malam?
Beberapa hal bisa membuat nyeri sendi muncul bersamaan dengan mandi malam:
Sendi kaku setelah istirahat atau aktivitas berat. Kemenkes mencatat sendi dengan osteoartritis bisa terasa kaku terutama setelah istirahat atau aktivitas yang berlebihan. Setelah seharian bekerja lalu duduk lama, rasa kaku ini mudah terasa saat Anda mulai bergerak lagi menuju kamar mandi.
Gejala yang memang naik turun. NHS menyebut gejala artritis reumatoid bisa memburuk pada periode tertentu yang disebut flare, dan waktunya sulit diprediksi. Bila flare kebetulan muncul setelah mandi malam, kebiasaan mandi mudah dianggap sebagai pemicunya.
Serangan asam urat yang datang malam hari. MSD Manual menyebut serangan gout berupa nyeri hebat yang muncul tiba-tiba, sering pada malam hari. Kristal asam urat juga lebih mudah terbentuk di bagian tubuh yang dingin, sehingga gout sering mengenai kaki, terutama pangkal jempol.
Kadar asam urat yang sudah tinggi. Menurut MSD Manual, kristal tersebut terbentuk karena asam urat dalam darah berlebih. Suhu dingin memengaruhi tempat kristal terbentuk, sedangkan sumber masalahnya ada pada kadar asam urat itu sendiri.
Pola nyeri juga bisa memberi petunjuk. Kemenkes menyebut serangan gout umumnya mengenai satu sendi, memuncak dalam waktu kurang dari 24 jam, lalu mereda dalam waktu hingga 14 hari.
Anggapan Seputar Mandi Malam dan Temuan Medisnya
Berikut anggapan yang sering terdengar beserta temuan medis sejauh ini.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Mandi Malam yang Nyaman bagi Sendi yang Sering Pegal
Efek mandi malam pada tidur, kulit, dan daya tahan tubuh punya pertimbangan tersendiri di luar urusan sendi. Bagi yang sudah punya keluhan sendi, langkah berikut membantu mandi tetap nyaman:
Pilih suhu air yang membuat sendi lega. NHS menyebut kompres hangat atau dingin pada sendi bisa meredakan nyeri dan gejala osteoartritis pada sebagian orang. Respons tiap orang berbeda, dan sebagian memilih mandi air hangat saat sendi terasa kaku.
Keringkan badan dan segera berpakaian. Handuk kering dan pakaian yang nyaman membantu tubuh tidak kedinginan. Saat kamar terasa lembap dan dingin, pakaian berlapis bisa menjadi pilihan.
Gerakkan sendi perlahan. Sendi yang kaku setelah lama diam biasanya lebih nyaman bila digerakkan pelan-pelan sebelum berdiri lama di kamar mandi. Keset antiselip juga membantu Anda melangkah lebih aman saat lutut atau pergelangan kaki terasa kaku.
Kebiasaan Harian untuk Merawat Sendi
Sebagian faktor risiko berkaitan dengan gaya hidup dan masih bisa diubah. Kebiasaan berikut membantu menurunkan risiko dan meringankan keluhan:
Jaga berat badan. CDC mencatat orang dengan berat badan berlebih lebih mungkin mengalami osteoartritis lutut, salah satu penyebab lutut nyeri. Kemenkes juga menganjurkan berat badan ideal untuk membantu mengendalikan asam urat.
Bergerak aktif secara teratur. NHS menyebut olahraga sebagai salah satu pengobatan penting untuk osteoartritis, apa pun usia dan tingkat kebugaran Anda. Untuk asam urat, Kemenkes menganjurkan latihan fisik 3 sampai 5 kali seminggu, masing-masing 30 sampai 60 menit. Diskusikan jenis olahraga dengan dokter atau fisioterapis bila sendi sudah sering nyeri.
Berhenti merokok. Menurut CDC, merokok menaikkan risiko artritis reumatoid dan bisa memperberat keluhan artritis. Bila sulit berhenti sendiri, minta bantuan tenaga kesehatan.
Batasi alkohol dan minuman manis. Kemenkes menganjurkan menghindari alkohol dan minuman berpemanis untuk mengendalikan asam urat. MSD Manual juga menyebut alkohol atau makanan tinggi purin dalam jumlah besar bisa memicu serangan gout.
Tanda Nyeri Sendi yang Sebaiknya Diperiksa Dokter
Jadwalkan konsultasi dengan dokter bila Anda mengalami keluhan berikut:
Nyeri, bengkak, dan kaku yang menetap. NHS menyarankan pemeriksaan ke dokter bila ada gejala artritis reumatoid, seperti nyeri dan kaku di sendi tangan, kaki, atau pergelangan tangan. Keluhan umum seperti mudah lelah dan berat badan turun juga perlu disampaikan.
Sendi mendadak nyeri hebat, bengkak, dan merah. Pola ini sering terjadi pada serangan gout, terutama di pangkal jempol kaki dan pada malam hari. Kemenkes mengingatkan gout yang tidak terkendali bisa berujung pada kerusakan sendi permanen.
Gerak sendi makin terbatas. Kemenkes menyebut osteoartritis bisa mengganggu gerakan normal sendi dan membatasi mobilitas. Pemeriksaan sejak awal membantu dokter menyusun latihan dan pengobatan yang sesuai.
Sendi bengkak, merah, dan hangat disertai demam. CDC mencatat sebagian infeksi bisa membuat sendi bengkak, merah, atau terasa hangat. Kondisi seperti ini perlu segera diperiksa dokter.
Dokter akan menanyakan pola nyeri, memeriksa sendi, lalu memilih tes sesuai dugaan. Pada nyeri yang mengarah ke asam urat, dokter bisa meminta pemeriksaan asam urat sebagai salah satu langkah awal.
Tes Kadar Asam Urat saat Sendi Sering Nyeri di Malam Hari
Kristal penyebab gout terbentuk ketika asam urat dalam darah berlebih, jadi kadar asam urat membantu dokter menelusuri nyeri sendi yang datang tiba-tiba. Hasilnya tetap dibaca bersama keluhan, karena Kemenkes menyebut tidak semua kadar tinggi menimbulkan gout, dan MSD Manual mencatat kadarnya bisa normal saat serangan berlangsung.
Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Asam Urat. Halaman produknya menyebut tes darah ini membantu mendeteksi kadar asam urat tinggi untuk menunjang diagnosis gout. Sampel bisa diambil saat Walk In di klinik atau lewat Home Care, dengan puasa 8 sampai 12 jam sesuai konfirmasi tim Bumame. Untuk pertanyaan seputar persiapan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Mandi dengan Tenang, Periksakan Sendi Bila Keluhan Berulang
Mandi malam bisa tetap menjadi bagian dari rutinitas Anda. Bila nyeri sendi sering kambuh, disertai bengkak, atau mengganggu tidur, cari tahu sumbernya bersama dokter. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan sendi, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah — Reumatisme, KBBI VI Daring
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat — Osteoartritis
Hidayat R, Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Penyakit Asam Urat, Apakah Berbahaya?
Centers for Disease Control and Prevention — Arthritis Risk Factors
NHS — Rheumatoid Arthritis
NHS — Osteoarthritis: Treatment and Support
Keller SF, MSD Manual Consumer Version — Gout
Dixon WG, et al., npj Digital Medicine — How the Weather Affects the Pain of Citizen Scientists Using a Smartphone App
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
Frequently Asked Question
Apakah mandi malam bisa menyebabkan rematik?
Tidak. Mandi malam tidak tercatat sebagai faktor risiko rematik dalam sumber medis seperti CDC, NHS, dan Kemenkes. Faktor risikonya antara lain usia, keturunan, berat badan berlebih, cedera sendi, merokok, dan kadar asam urat tinggi.
Kenapa sendi terasa ngilu setelah mandi malam?
Sendi dengan osteoartritis bisa terasa kaku setelah istirahat atau aktivitas berat, sedangkan serangan asam urat sering muncul pada malam hari. Waktu kemunculannya bisa bertepatan dengan mandi tanpa berarti mandi menjadi penyebabnya.
Apakah udara dingin membuat rematik kambuh?
Studi terhadap 2.658 orang di Inggris menemukan suhu udara tidak berhubungan secara bermakna dengan nyeri. Kelembapan tinggi, angin kencang, dan tekanan udara rendah berkaitan dengan peningkatan nyeri, tetapi efeknya kecil.
Apakah orang dengan nyeri sendi boleh mandi malam?
Boleh. Gunakan suhu air yang nyaman bagi tubuh. Kompres hangat atau dingin juga dapat membantu meredakan nyeri osteoartritis pada sebagian orang.
Kapan nyeri sendi perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri bila nyeri menetap, disertai bengkak dan kaku, atau muncul mendadak dengan kemerahan. Sendi yang bengkak, merah, dan hangat disertai demam perlu segera diperiksa.
