Demam sudah turun dan obat sudah habis, tetapi batuk masih muncul setiap pagi dan badan cepat lelah saat naik tangga. Banyak orang yang baru menjalani pengobatan pneumonia lalu bertanya, apakah parunya benar-benar sudah sembuh.
Jawabannya membantu Anda membedakan sisa gejala yang wajar dari tanda yang perlu diperiksa ulang. Bila muncul sesak napas berat hingga sulit bicara, bibir atau kulit kebiruan, batuk darah, atau bingung mendadak, segera ke IGD.
Artikel ini membahas peluang sembuh, gambaran lama pemulihan, gejala yang biasanya tersisa, dan cara dokter menilai paru setelah pengobatan.
Bisakah Pneumonia Sembuh Sepenuhnya?
Bisa. Pada banyak orang, pneumonia sembuh dengan pengobatan yang sesuai penyebabnya. NHS menyebut sebagian besar orang membaik dalam 2 sampai 4 minggu, tergantung gejalanya. NHLBI mencatat sebagian orang sudah kembali ke rutinitas dalam 1 sampai 2 minggu, sedangkan yang lain butuh sebulan atau lebih.
Kecepatan pulih dipengaruhi beberapa hal berikut:
Penyebab infeksi. Kemenkes menyebut bakteri dan virus sebagai penyebab pneumonia yang umum, sedangkan jamur dan parasit lebih jarang. Menurut Cleveland Clinic, pneumonia akibat virus sering membaik dengan sendirinya, sedangkan infeksi bakteri diobati dengan antibiotik.
Kondisi tubuh dan berat ringannya penyakit. Cleveland Clinic menyebut anak kecil, orang berusia di atas 65 tahun, dan orang dengan kekebalan lemah lebih mungkin perlu dirawat di rumah sakit. Pemulihan setelah dirawat umumnya butuh waktu lebih lama.
Apa yang Terjadi di Paru Saat Pneumonia?
Pneumonia adalah peradangan akut jaringan paru akibat kuman, misalnya bakteri, virus, atau jamur. Cleveland Clinic menjelaskan, infeksi ini menimbulkan peradangan dan cairan di alveolus, yaitu kantong udara kecil di paru. Cairan itu bisa berupa nanah. Di masyarakat, kondisi ini termasuk yang sering disebut paru-paru basah.
Hasil pemeriksaan kadang memakai istilah lain, misalnya bronkopneumonia, yang artinya akan dijelaskan dokter.
Gambaran Lama Pemulihan Pneumonia
Rentang berikut dirangkum dari NHLBI, Cleveland Clinic, dan MSD Manual. Waktu tiap orang bisa berbeda.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kondisi yang Membuat Pemulihan Perlu Dipantau Lebih Dekat
Kelompok berikut berisiko lebih tinggi terkena pneumonia, sehingga pemulihannya perlu diawasi bersama dokter:
Usia 65 tahun ke atas. Kemenkes mencatat kelompok usia ini berisiko lebih tinggi. NHS menyebut mereka mungkin perlu menjalani pengobatan di rumah sakit.
Balita. Kemenkes memasukkan balita ke dalam kelompok berisiko. Orang tua perlu mengenali gejala pneumonia pada anak dan membawanya ke dokter sejak awal.
Penyakit paru atau jantung. Cleveland Clinic menyebut asma dan PPOK meningkatkan risiko. NHLBI juga mencatat pneumonia bisa memperberat penyakit jantung dan pembuluh darah.
Kebiasaan merokok. Kemenkes memasukkan perokok ke dalam kelompok berisiko. NHLBI menyebut asap rokok, termasuk dari orang lain, bisa memperburuk pneumonia.
Kekebalan tubuh lemah. Contohnya orang dengan HIV, seperti dicatat Kemenkes. NHLBI menyebut gejala pada kelompok ini bisa tidak khas.
Gejala yang Biasanya Mereda Bertahap
Kemenkes mencatat gejala umum pneumonia meliputi demam, batuk, nyeri dada, sesak napas, dan kelelahan.
1. Demam dan Menggigil
Demam yang turun termasuk tanda perbaikan menurut MSD Manual. Pada lansia, NHLBI menyebut demam bisa tidak muncul dan suhu tubuh justru lebih rendah dari normal. Hubungi dokter bila demam tidak turun atau naik lagi setelah beberapa hari minum obat.
2. Batuk Berdahak
Batuk pada pneumonia bisa kering atau disertai dahak kental berwarna kuning atau hijau. Batuk bisa bertahan beberapa minggu, dan minum cukup air membantu mengeluarkan lendir. Kabari dokter bila batuk makin berat, atau bila Anda mengalami batuk tidak kunjung sembuh meski gejala lain sudah membaik.
3. Nyeri Dada saat Bernapas atau Batuk
Nyeri dada yang muncul saat bernapas atau batuk termasuk gejala umum, dan nyeri yang mereda menjadi tanda perbaikan menurut MSD Manual. Nyeri dada yang baru muncul atau makin berat perlu segera diperiksa di IGD.
4. Sesak Napas
Sesak yang berkurang menandakan paru mulai membaik. NHLBI meminta pasien menghubungi dokter bila sulit bernapas atau berbicara selama masa pulih. Bila sesak tidak membaik, dokter bisa mencari penyebab sesak napas yang lain.
5. Lelah dan Lemas
Lelah bisa bertahan setelah gejala lain membaik, dan NHLBI menyebut kebanyakan orang masih merasa lelah sekitar sebulan. Bila lelah disertai suasana hati yang terus murung, sampaikan kepada dokter, karena NHLBI mencatat depresi sebagai salah satu efek jangka panjang pneumonia.
Tanda Pemulihan Tidak Berjalan Sesuai Harapan
Bila kondisi tidak membaik, MSD Manual menyebut dokter akan mencari kemungkinan kuman yang kebal obat, infeksi ganda, atau diagnosis lain. Komplikasi yang dicatat Cleveland Clinic antara lain:
Efusi pleura. Cairan menumpuk di sekitar paru. Dokter bisa mengambil contoh cairan ini untuk diperiksa.
Bakteri masuk ke aliran darah. Infeksi ini bisa berkembang menjadi sepsis dan gagal organ. Bingung mendadak atau sesak berat menjadi alasan untuk segera ke IGD.
Abses paru. Kantong berisi nanah terbentuk di dalam jaringan paru. Dokter menilainya lewat foto dada atau CT scan.
Gagal napas. Paru tidak mampu memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Cleveland Clinic juga mencatat ARDS, yaitu peradangan paru berat yang membuat napas sangat sulit.
Kapan Perlu Kontrol Ulang atau Segera ke IGD?
Segera ke IGD bila Anda sulit bernapas hingga terengah-engah atau tidak bisa bicara, kulit atau bibir tampak pucat atau kebiruan, batuk darah, atau bingung mendadak. NHS juga menyebut bayi yang sulit dibangunkan atau tubuhnya lemas sebagai tanda gawat.
Hubungi dokter bila gejala tiba-tiba memburuk atau kondisi tidak membaik setelah minum antibiotik. NHLBI juga menganjurkan pasien menanyakan jadwal kontrol dan waktu yang aman untuk kembali bekerja atau berolahraga.
Cara Dokter Menilai Paru Sudah Membaik
Selain menilai keluhan dan pemeriksaan fisik, dokter bisa meminta foto dada atau CT scan, tes darah, dan oksimetri, yaitu alat kecil di jari untuk mengukur kadar oksigen dalam darah. Foto dada termasuk jenis rontgen yang menghasilkan gambar paru untuk dinilai dokter. Pada tes darah, MSD Manual mencatat jumlah sel darah putih (leukosit) yang menurun sebagai salah satu tanda perbaikan.
MSD Manual menyebut foto ulang umumnya tidak dianjurkan bila gejala membaik sesuai harapan dalam 5 sampai 7 hari. Foto ulang dipertimbangkan bila gejala tidak hilang atau memburuk, dan NHLBI menyebut foto ini membantu memeriksa kemungkinan kondisi lain.
Rontgen Thorax untuk Memantau Perbaikan Paru
Foto dada memperlihatkan gambaran paru, jantung, dan tulang rusuk, sehingga dokter bisa membandingkan bagian paru yang meradang dengan foto sebelumnya. Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Rontgen - Thorax. Menurut halaman produknya, pemeriksaan ini membantu mendeteksi kelainan seperti pneumonia dan bisa dipakai untuk memantau perkembangan penyakit serta respons terapi.
Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa, dan hasilnya keluar dalam lebih dari 1x24 jam. Waktu pemeriksaan ulang sebaiknya mengikuti saran dokter. Keluhan berat tetap ditangani di IGD. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pengobatan dan Perawatan Selama Masa Pulih
Menurut Kemenkes dan Cleveland Clinic, pengobatan disesuaikan dengan penyebab dan berat ringannya penyakit:
Obat sesuai penyebab. Pneumonia bakteri diobati dengan antibiotik, dan infeksi jamur dengan obat antijamur. Minum obat sampai habis walau badan sudah terasa lebih baik, karena NHLBI menyebut berhenti sebelum waktunya bisa membuat infeksi kembali.
Perawatan di rumah. Pasien rawat jalan dianjurkan beristirahat dan minum cukup untuk mengatasi dehidrasi. Dokter bisa menambahkan obat pengencer dahak (mukolitik) atau obat yang membantu mengeluarkan dahak (ekspektoran).
Perawatan di rumah sakit. Pasien dengan kondisi lebih berat mendapat terapi oksigen, obat pereda gejala, dan antibiotik. Jenis dan lama pengobatan ditentukan dokter.
Rehabilitasi paru. NHLBI menyebut dokter bisa menyarankan program ini untuk membantu Anda bernapas lebih baik selama paru pulih. Tanyakan kepada dokter apakah program ini sesuai untuk kondisi Anda.
Selama masa pulih, cukup tidur dan jauhi asap rokok. Alat pelembap udara (humidifier) atau mandi uap air hangat bisa membuat napas terasa lebih ringan, menurut Cleveland Clinic.
Langkah Menurunkan Risiko Pneumonia Berulang
NHLBI mencatat sebagian orang terkena pneumonia berulang kali, sehingga pencegahan tetap penting setelah sembuh. Langkah berikut membantu menurunkan risikonya:
Vaksinasi. Kemenkes menyebut vaksinasi PCV sebagai langkah pencegahan, dan vaksin pneumokokus direkomendasikan bagi lansia serta orang dewasa dengan kondisi khusus. Diskusikan jenis vaksin pneumonia dan vaksin flu yang sesuai dengan dokter.
Berhenti merokok. MSD Manual menyebut berhenti merokok bisa menurunkan risiko pneumonia. Hindari juga asap rokok dari orang di sekitar Anda.
Cuci tangan dengan sabun. Kuman penyebab pneumonia bisa menular. Cleveland Clinic menganjurkan cuci tangan dengan sabun dan air.
Makan bergizi seimbang. Kemenkes menyebut gizi seimbang dan daya tahan tubuh yang terjaga sebagai bagian dari pencegahan. Pada bayi, ASI eksklusif termasuk dalam anjuran ini.
Pulih Bertahap, Pantau Bersama Dokter
Sebagian besar orang bisa pulih dari pneumonia, dan sisa batuk atau lelah umumnya mereda dalam beberapa minggu. Kontrol sesuai jadwal membantu dokter memastikan paru membaik dan menangani hambatan lebih awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan paru, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Pneumonia.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Ketahui Apa Itu Pneumonia?
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. World Pneumonia Day 2022.
NHS. Pneumonia.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI, NIH). Pneumonia - Recovery.
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI, NIH). Pneumonia - Symptoms.
Cleveland Clinic. Pneumonia.
Sethi S (MSD Manual Professional Version). Community-Acquired Pneumonia.
Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing
Frequently Asked Question
Berapa lama pneumonia bisa sembuh sepenuhnya?
Sebagian orang kembali beraktivitas dalam satu sampai dua minggu, sedangkan yang lain membutuhkan waktu sebulan atau lebih. Setelah dirawat di rumah sakit, pemulihan bisa memakan waktu enam sampai delapan minggu, bergantung pada kondisi tubuh dan tingkat keparahan penyakit.
Apakah batuk dan rasa lelah setelah pneumonia masih normal?
Ya. Batuk dapat bertahan selama beberapa minggu, sedangkan rasa lelah bisa berlangsung sekitar sebulan meskipun gejala lain sudah membaik. Periksakan diri bila batuk semakin berat atau kondisi tidak kunjung membaik.
Apakah pneumonia bisa kambuh setelah sembuh?
Bisa. Sebagian orang mengalami pneumonia berulang. Pada infeksi bakteri, menghentikan antibiotik sebelum waktunya juga dapat membuat infeksi kembali. Ikuti petunjuk pengobatan dokter dan tetap jaga kebersihan serta kesehatan paru.
Apakah rontgen dada perlu diulang setelah pneumonia?
Tidak selalu. Rontgen ulang umumnya tidak diperlukan jika gejala membaik sesuai harapan dalam lima sampai tujuh hari. Dokter dapat menyarankannya bila gejala menetap, memburuk, atau ada dugaan kondisi lain.
Apakah pneumonia masih menular selama masa pemulihan?
Kuman penyebab pneumonia dapat menular. Pada pneumonia bakteri, penderita umumnya tidak lagi dianggap menular setelah demam hilang dan antibiotik telah diminum minimal dua hari. Lama penularan dapat berbeda sesuai penyebab infeksinya.
