Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Ciri-ciri Kontraksi Asli dan Bedanya dengan Kontraksi Palsu
Kembali ke Artikel & Berita

Ciri-ciri Kontraksi Asli dan Bedanya dengan Kontraksi Palsu

SBATips Kesehatan

Menjelang hari perkiraan lahir (HPL), perut yang mendadak terasa sangat kencang dan nyeri biasanya membuat calon ibu terburu-buru pergi ke rumah sakit. Padahal, kondisi tersebut belum tentu menandakan ciri-ciri kontraksi asli dan waktunya bersalin.

Sering kali, para ibu hamil belum bisa mengenali perbedaan kontraksi palsu dan asli. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap ibu hamil mengerti ciri-cirinya agar tidak salah langkah ketika harus pergi ke fasilitas kesehatan.

Apa itu Kontraksi Asli?

Kontraksi asli merujuk pada kondisi otot-otot rahim yang sedang mengalami pengencangan secara teratur, serta frekuensinya menjadi semakin sering dan kuat seiring berjalannya waktu. Kondisi ini menandakan bahwa leher rahim (serviks) mulai terbuka sebagai jalan lahir bayi.

Sebelum terbuka, serviks mengalami penipisan terlebih dahulu. Pada tahap ini, ibu hamil mungkin merasakan kontraksi ringan yang terkadang datang dan pergi. Setelah itu, serviks terbuka secara bertahap, yang diukur dari 0 sampai 10 centimeter.

Awalnya, pembukaan serviks biasanya masih sangat lambat. Tetapi, setelah terbuka sekitar 6 centimeter, pembukaan akan semakin cepat. Pada tahap ini, kontraksi terasa semakin kuat dan sakit. Kontraksi tersebut juga dipicu oleh lonjakan hormon oksitosin yang menstimulasi otot rahim untuk mendorong bayi keluar.

Ciri-ciri Kontraksi Asli

Mengenali tanda-tanda awal dari gelombang cinta atau kontraksi sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin agar bisa segera mendapat bantuan persalinan. Berikut ini ciri-ciri kontraksi asli yang umumnya dirasakan oleh ibu hamil.

1. Polanya Teratur dan Jarak Semakin Pendek

Berbeda dengan perut kencang biasa, ciri-ciri kontraksi asli selalu datang dengan pola jeda yang teratur dengan ritme yang konsisten dan dapat diprediksi. Selain itu, jarak antar kontraksi semakin lama semakin pendek. Misalnya, awal kontraksi muncul setiap 15–20 menit sekali, lalu bertahap memendek menjadi setiap 5 menit sekali.

2. Durasi Sensasi Bertambah Lama

Pada fase awal persalinan, perut terasa kencang yang berlangsung sekitar 30–45 detik. Tapi, seiring berjalannya waktu dan ketika pembukaan pada leher rahim bertambah, durasi kontraksi juga semakin lama, yaitu sekitar 60–90 detik per gelombang.

3. Intensitas Nyeri Semakin Meningkat

Seiring pembukaan serviks, nyeri perut bagian bawah semakin intens akibat tekanan otot rahim yang juga semakin kuat. Biasanya, ibu sudah tidak kuat untuk berdiri, berjalan, atau berbicara. Rasa tidak nyaman tersebut tidak akan berkurang meski sudah mencoba untuk beristirahat.

4. Nyeri Meluas dari Punggung ke Perut Bawah

Ciri-ciri kontraksi asli berikutnya adalah nyeri atau kram yang dirasakan berawal dari bagian punggung bawah atau pinggang. Kemudian, nyeri menjalar dan mengelilingi bagian pinggang hingga ke seluruh area perut bagian depan dan bawah.

Tanda Lain yang Bisa Menyertai Kontraksi Asli

Selain ciri-ciri kontraksi asli di atas, ada beberapa tanda lain yang menyertai kontraksi yang mana artinya proses persalinan sudah dekat. Tanda-tanda fisik tersebut adalah sebagai berikut.

  • Air ketuban pecah atau merembes: Keluarnya cairan bening yang tidak berbau dari vagina yang terus merembes atau menyembur.

  • Keluar lendir bercampur darah: Saat lapisan serviks menipis, sumbatan berupa lendir akan ikut terlepas dan keluar bersama darah dari vagina.

  • Tekanan kuat area panggul: Posisi kepala bayi yang sudah siap keluar akan semakin turun ke bawah rongga panggul, sehingga menekan kuat bagian panggul dan rektum.

  • Diare atau gangguan pencernaan ringan: Selalu merasa ingin buang air besar sebelum persalinan akibat pelepasan hormon prostaglandin yang merangsang usus bekerja lebih aktif.

Perbedaan Kontraksi Palsu dan Asli

Ibu hamil sering kali sulit membedakan kontraksi palsu dengan asli, karena rasa nyeri dan kencang di otot rahim pada kedua jenis kontraksi tersebut hampir sama. Terutama jika kontraksi asli masih dalam fase awal yang intensitasnya ringan. Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan kontraksi palsu dan asli pada tabel di bawah ini.

Aspek Pembanding

Kontraksi Palsu (Braxton Hicks)

Kontraksi Asli (Persalinan)

Pola Kedatangan

Tidak teratur dan jeda waktunya acak

Teratur, konsisten, dan jeda memendek

Durasi Gelombang

Bervariasi, singkat, dan tidak memanjang

Semakin lama dan panjang (30–90 detik)

Intensitas Nyeri

Cenderung lemah dan tidak bertambah sakit

Semakin lama semakin kuat dan intens

Pengaruh Aktivitas

Mereda saat berjalan, minum air, atau istirahat

Tidak mereda walau berganti posisi atau istirahat

Lokasi Nyeri

Hanya terasa di perut bagian depan

Berawal dari punggung bawah ke perut depan dan bawah

Efek pada Serviks

Tidak menyebabkan pembukaan leher rahim (serviks)

Menyebabkan penipisan dan pembukaan leher rahim (serviks)

Cara agar Cepat Kontraksi Asli dan Pembukaan

Jika Anda belum merasakan ciri-ciri kontraksi asli padahal sudah memasuki usia kehamilan trimester 3 akhir, ada beberapa cara alami dan aman yang dapat membantu menstimulasi gelombang persalinan. Berikut adalah cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan pada serviks.

  • Aktivitas fisik seperti berjalan santai agar kepala bayi dapat terdorong ke bawah area panggul dan menekan leher rahim.

  • Konsumsi makanan agar cepat kontraksi asli, seperti buah kurma yang bermanfaat dalam mematangkan serviks dan membantu membukakan jalan lahir.

  • Stimulasi puting payudara dengan cara memijat lembut agar hormon oksitosin terlepas dari kelenjar di otak, sehingga kontraksi otot rahim cepat terasa.

  • Duduk dan bergoyang di atas birthing ball (bola bersalin) supaya otot-otot panggul menjadi longgar dan bayi mudah turun ke area tersebut.

  • Berhubungan intim dengan suami, karena hormon prostaglandin yang ada dalam sperma akan merangsang kematangan leher rahim, serta orgasme ibu juga bisa mempercepat kontraksi.

Apa yang Harus Ibu Hamil Lakukan saat Kontraksi Mulai Terasa?

Ketika mulai merasakan kontraksi, sebaiknya ibu hamil tetap tenang agar energinya tidak banyak terkuras. Berikut ini beberapa hal yang bisa ibu lakukan selama kontraksi.

  • Hitung waktu jeda kontraksi, yaitu berapa menit sekali rasa kencang di perut datang dan berapa lama durasinya hingga reda.

  • Tarik napas melalui hidung dan hembuskan perlahan lewat mulut agar lebih tenang dan teralihkan rasa nyerinya.

  • Usahakan tetap menyantap makanan ringan yang bergizi dan minum air putih yang cukup, supaya masih punya tenaga untuk menjalani persalinan.

  • Untuk melengkapi gizi harian, konsumsi vitamin khusus ibu hamil untuk menjaga daya tahan tubuh.

  • Cobalah memposisikan tubuh agar lebih nyaman dan rasa pegal berkurang, misalnya berbaring miring ke kiri atau duduk bersandar pada bantal.

Pemeriksaan Kehamilan Lengkap di Bumame 

Mempersiapkan kelahiran buah hati tidak hanya soal mengenali ciri-ciri kontraksi asli, tetapi juga memastikan kondisi fisik calon ibu dan janin selalu dalam keadaan sehat. Kondisi kesehatan bisa dipantau melalui pemeriksaan laboratorium, dan apabila ada risiko komplikasi kehamilan, maka bisa terdeteksi sedini mungkin.

Untuk itu, ibu dapat memanfaatkan layanan Pemeriksaan Ibu Hamil atau Pemeriksaan Kehamilan Trimester I, Trimester II, dan Trimester III dari Bumame yang akurat dan tepercaya. Jenis pemeriksaannya sangat lengkap, mulai dari tes darah, gula darah, hingga mendeteksi risiko infeksi penyakit menular dan kelainan genetik pada janin.

Kapan Harus ke Dokter? 

Jika secara tiba-tiba ibu hamil mendapati tanda-tanda yang tidak normal, segeralah menuju ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mengecek kondisi ibu dan janin di dalamnya. Tanda-tanda yang perlu ibu waspadai adalah:

  • Keluar darah segar yang cukup banyak dari vagina;

  • Air ketuban yang pecah berwarna hijau pekat atau cokelat serta berbau tidak sedap;

  • Sedikit atau tidak merasakan gerakan janin di dalam kandungan;

  • Sakit kepala hebat, pandangan kabur, atau bengkak pada wajah dan tangan; serta

  • Jeda kontraksi semakin cepat, yaitu setiap 5 menit sekali dan berlangsung selama 1 jam.

Menyambut Persalinan dengan Persiapan Matang 

Mengenali ciri-ciri kontraksi asli merupakan cara untuk mengetahui bahwa waktu kelahiran sebentar lagi tiba. Jika setiap ibu hamil memahaminya, maka tidak akan keliru membedakan antara tanda persalinan dengan kontraksi palsu. Dengan memahami pola, durasi, dan intensitasnya, ibu akan lebih siap dalam menghadapi persalinan.

Selain itu, supaya persiapan lebih matang, ibu juga harus rutin melakukan pemeriksaan kehamilan secara disiplin, sehingga kondisi fisik lebih prima. Ditambah dukungan tim medis yang tepat akan menghantarkan ibu pada proses persalinan yang lancar, aman, dan sehat.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Mayo Clinic — Signs of Labor: Know What to Expect

  2. National Health Service (NHS) — Signs That Labour Has Begun

  3. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) — How to Tell When Labor Begins

  4. American Pregnancy Association — Signs of Labor

  5. Australian Birth Stories — 5 Signs of Early Labour

  6. American Academy of Family Physicians — How Do I Know I’m in Labor?

  7. Tommy’s — Can Anything Bring on Labour?

  8. Al-Kuran, O., Al-Mehaisen, L., Bawadi, H., Beitawi, S., & Amarin, Z. — The Effect of Late Pregnancy Consumption of Date Fruit on Labour and Delivery

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Bagaimana ciri-ciri kontraksi asli saat pertama kali muncul?

Kontraksi asli dapat dimulai dengan kram seperti menstruasi atau pegal di punggung bawah. Seiring waktu, kontraksi biasanya menjadi lebih teratur, kuat, dan sering.

Berapa lama jeda waktu kontraksi hingga persalinan?

Jeda kontraksi dapat berawal sekitar 15–20 menit, lalu semakin pendek ketika persalinan berkembang. Polanya berbeda pada setiap ibu, sehingga ikuti panduan tenaga kesehatan mengenai waktu untuk ke rumah sakit.

Apakah kontraksi asli bisa hilang jika ibu hamil beristirahat?

Kontraksi persalinan umumnya tetap berlanjut meskipun ibu berganti posisi atau beristirahat. Jika ragu apakah kontraksi yang dirasakan merupakan tanda persalinan, hubungi tenaga kesehatan.

Apa perbedaan kontraksi asli dan kontraksi palsu saat hamil?

Kontraksi asli cenderung teratur, semakin kuat, dan semakin rapat, sedangkan kontraksi palsu biasanya tidak teratur serta tidak terus meningkat intensitasnya. Pemeriksaan tenaga kesehatan dapat membantu memastikan kondisi serviks.

Kapan ibu hamil harus segera ke rumah sakit saat mengalami kontraksi?

Segera cari pertolongan medis jika terjadi perdarahan banyak, ketuban berwarna hijau atau cokelat maupun berbau tidak sedap, gerakan janin berkurang, atau sakit kepala hebat disertai pandangan kabur. Hubungi fasilitas persalinan untuk panduan berdasarkan usia kehamilan dan pola kontraksi.