Bercak cokelat di pipi sering baru disadari saat bercermin di bawah lampu terang. Awalnya samar, lalu melebar setelah berbulan-bulan sering terkena terik matahari. Krim yang dibeli online sempat memudarkannya, tetapi flek kembali beberapa minggu kemudian.
Sebagian besar flek hitam di wajah tidak berbahaya. Hanya saja, flek punya beberapa jenis dengan pemicu berbeda, sehingga cara mengatasinya pun berbeda. Krim pemutih tanpa izin edar malah bisa memicu bintik gelap baru.
Artikel ini membahas jenis flek, pemicunya, cara mengatasinya dengan aman, dan tanda yang perlu diperiksakan ke dokter.
Apa Itu Flek Hitam?
Flek hitam adalah bercak datar berwarna cokelat, abu-abu, atau kehitaman yang lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Dalam istilah medis, kondisi ini termasuk hiperpigmentasi, yaitu kelebihan pigmen pada area kulit tertentu.
Warna kulit berasal dari melanin, pigmen yang dibuat oleh sel melanosit. Saat sel ini terpicu, misalnya oleh matahari, hormon, atau peradangan, pigmen menumpuk dan tampak sebagai flek. Kebalikannya terjadi pada vitiligo, ketika kulit kehilangan pigmen sehingga muncul bercak putih.
Jenis Flek Hitam di Wajah yang Perlu Anda Kenali
Mengenali jenisnya membantu Anda memilih perawatan yang sesuai.
1. Melasma
Melasma tampak sebagai bercak cokelat, abu-abu kecokelatan, atau abu-abu kebiruan di kedua sisi wajah, biasanya di pipi, dahi, dagu, dan atas bibir. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), melasma sering pertama kali muncul saat hamil atau ketika mulai minum pil KB.
Kondisi ini tidak menular dan tidak termasuk kanker kulit. Pada sebagian perempuan, bercak memudar setelah melahirkan atau berhenti minum pil KB. Pada orang lain, melasma bisa bertahan bertahun-tahun.
2. Lentigo Solaris atau Flek Penuaan
Lentigo solaris adalah bintik datar berbentuk oval, berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, dengan ukuran hingga sekitar 13 milimeter. Bintik ini muncul di kulit yang bertahun-tahun terpapar matahari, seperti wajah, punggung tangan, dan bahu.
Mayo Clinic menyebut flek ini sangat umum pada orang di atas 50 tahun, walau usia lebih muda yang sering terpapar matahari juga bisa mengalaminya. Flek ini umumnya tidak perlu diobati dan bisa dipudarkan bila mengganggu penampilan.
3. Hiperpigmentasi Pascainflamasi
Hiperpigmentasi pascainflamasi adalah noda gelap yang tertinggal setelah kulit meradang atau terluka. Noda ini sering muncul setelah jerawat mendem kempis, eksim mereda, atau luka gores sembuh.
Menurut AAD, noda yang hanya beberapa tingkat lebih gelap dari warna kulit biasanya memudar dalam 6 sampai 12 bulan setelah pemicunya berhenti. Karena itu, bekas luka sebaiknya dibiarkan pulih tanpa dikorek agar kulit tidak terluka lagi.
Apa Saja Pemicu Flek Hitam?
Pemicu yang sering ditemui antara lain:
Sinar matahari. Sinar ultraviolet (UV) mendorong kulit membuat lebih banyak melanin, sehingga flek banyak muncul di wajah, leher, dan lengan. Lampu dan kasur tanning juga bisa memicunya.
Perubahan hormon. Kenaikan hormon estrogen dan progesteron saat hamil diduga memicu melasma. Pil KB juga sering dikaitkan dengan bercak ini.
Obat tertentu. Obat antikejang dan obat yang membuat kulit peka terhadap matahari, seperti golongan retinoid, bisa memicu melasma. Bila curiga, tanyakan ke dokter yang meresepkan sebelum berhenti minum obat.
Peradangan dan iritasi. Jerawat, dermatitis, psoriasis, luka, dan produk yang membuat kulit perih bisa meninggalkan noda gelap. Pada kulit sawo matang, iritasi juga bisa membuat melasma bertambah gelap.
Gangguan tiroid. Masalah pada kelenjar tiroid bisa meningkatkan risiko melasma. Pada sebagian orang, flek membaik setelah masalah tiroid tersebut diobati.
Siapa yang Lebih Mudah Mengalami Flek Hitam?
AAD mencatat risiko melasma lebih tinggi pada perempuan usia 20 sampai 40 tahun, orang dengan warna kulit sedang hingga gelap termasuk keturunan Asia, dan orang yang memiliki keluarga sedarah dengan melasma.
Data RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2012 sampai 2015 menunjukkan pola serupa. Sebanyak 62 dari 64 pasien baru melasma adalah perempuan, dan 34 kasus berada di usia 25 sampai 44 tahun.
Sementara itu, lentigo solaris lebih mudah muncul pada orang yang sering terpapar matahari atau pernah mengalami kulit terbakar matahari.
Membedakan Melasma, Lentigo Solaris, dan Bekas Jerawat
Ketiganya sering tampak mirip di cermin, tetapi polanya berbeda.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Flek Hitam Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Flek yang datar, simetris, dan tidak berubah umumnya tidak berbahaya. Meski begitu, sebagian bercak gelap bisa menyerupai kanker kulit, termasuk melanoma yang berasal dari sel penghasil pigmen. Kemenkes merangkum tanda waspadanya dalam aturan ABCDE, yaitu bentuk asimetris, batas tepi tidak teratur, warna tidak merata, diameter lebih dari 6 milimeter, dan evolusi atau perubahan seiring waktu.
Buat janji dengan dokter bila Anda menemukan kondisi berikut:
Bercak hitam yang membesar atau berdarah. Mayo Clinic menyarankan bintik yang hitam, membesar, bertepi tidak rata, berwarna campuran, atau berdarah dievaluasi dokter. Perubahan seperti ini bisa menjadi tanda melanoma.
Kulit gelap yang menebal dan terasa seperti beludru. Kondisi ini bisa merupakan akantosis nigrikans, yang tidak hilang walau digosok. AAD menyebut bercak ini bisa menjadi tanda prediabetes, kondisi yang meningkatkan risiko diabetes, sehingga dokter mungkin menyarankan cek gula darah.
Flek tidak membaik setelah perawatan mandiri. AAD menyarankan produk tanpa resep dipakai tidak lebih dari 3 sampai 6 bulan. Bila hasilnya belum sesuai harapan, dokter kulit bisa menyusun rencana perawatan lain.
Bagaimana Dokter Menentukan Jenis Flek?
Dokter akan menanyakan kapan flek muncul, riwayat kehamilan, obat dan produk perawatan yang dipakai, serta kebiasaan beraktivitas di luar ruangan. Setelah itu, kulit diperiksa secara menyeluruh.
Pemeriksaan dengan lampu Wood, yaitu lampu khusus untuk pemeriksaan kulit, membantu memperkirakan kedalaman pigmen. Pada data rumah sakit yang sama, pemeriksaan ini membagi melasma menjadi tipe epidermal di lapisan atas kulit, tipe dermal di lapisan yang lebih dalam, dan tipe campuran. Bercak yang mencurigakan bisa diperiksa lewat biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan kecil untuk dianalisis di laboratorium.
Cara Mengatasi Flek Hitam dengan Aman
Perawatan flek bergantung pada jenis dan pemicunya, tetapi langkah pertamanya sama, yaitu melindungi kulit dari matahari setiap hari.
Atasi pemicunya. Bila flek berasal dari jerawat atau eksim, kondisi kulit itu perlu dikendalikan dulu agar noda baru berhenti muncul. Noda lama umumnya memudar perlahan setelahnya.
Pakai bahan pemudar flek. AAD menyebut beberapa bahan bisa membantu, di antaranya vitamin C dan golongan retinoid. Sebagian flek membutuhkan krim berkekuatan resep yang dipakai sesuai arahan dokter.
Pertimbangkan prosedur di dokter kulit. Untuk flek yang membandel, dokter bisa mempertimbangkan chemical peel, yaitu pengelupasan kulit dengan larutan kimia, atau terapi laser. Pada kulit gelap, sebagian perawatan bisa mengiritasi dan membuat melasma lebih gelap, sehingga pilihannya perlu disesuaikan.
Tunda perawatan saat hamil. AAD menyarankan perawatan melasma ditunda sampai setelah melahirkan. Bercak bisa membaik setelah persalinan, dan keamanan sebagian produk tanpa resep selama kehamilan sulit diketahui.
Pigmen yang letaknya dalam dan tampak abu-abu kebiruan bisa butuh bertahun-tahun untuk memudar. Melasma juga mudah kambuh saat kulit terpapar matahari tanpa perlindungan.
Waspadai Krim Pemutih Tanpa Izin Edar
Pada Juli 2026, BPOM kembali menemukan 14 kosmetik yang mengandung bahan berbahaya atau dilarang, baik dari penjualan online maupun toko langsung.
Bahan yang ditemukan antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat, dan steroid kuat. Menurut BPOM, merkuri bisa menimbulkan bintik hitam, iritasi, hingga kerusakan ginjal. Hidrokinon dalam kosmetik bisa memicu okronosis, yaitu perubahan warna kulit berupa bintik kehitaman. Asam retinoat berisiko bagi janin, sedangkan steroid kuat bisa membuat kulit menipis.
Sebelum membeli, terapkan Cek KLIK dari BPOM, yaitu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa. Hindari produk yang menjanjikan kulit putih dalam hitungan hari.
Kebiasaan Harian agar Flek Tidak Bertambah
Kebiasaan berikut membantu mencegah flek baru:
Pakai tabir surya setiap hari. Pilih tabir surya spektrum luas dengan SPF minimal 30 dan oleskan 15 sampai 30 menit sebelum keluar. Ulangi setiap dua jam atau setelah berkeringat.
Pertimbangkan tabir surya berwarna. AAD menyarankan tabir surya berwarna dengan oksida besi (iron oxide) untuk kulit gelap. Bahan ini membantu menahan cahaya tampak, salah satu pemicu flek.
Batasi paparan di jam terik. Kemenkes menganjurkan menghindari sinar matahari langsung pukul 10.00 sampai 16.00. Bila harus keluar, pakai topi bertepi lebar, kacamata hitam, dan baju lengan panjang.
Pilih produk yang lembut. Produk untuk kulit sensitif atau tanpa pewangi lebih jarang memicu iritasi. Hentikan produk yang terasa perih, dan hindari memencet jerawat atau mengorek luka.
Kulit Lebih Rata dengan Perawatan yang Konsisten
Flek hitam di wajah umumnya bisa dipudarkan bila jenis dan pemicunya diketahui. Perlindungan matahari setiap hari, produk yang terdaftar, dan kesabaran selama beberapa bulan membantu hasilnya lebih terjaga.
Bila flek disertai keluhan lain, misalnya kulit yang menebal dan terasa seperti beludru, medical check up bisa membantu dokter melihat kondisi tubuh secara lebih lengkap. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk informasi pemeriksaan, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
American Academy of Dermatology. Melasma: Overview.
Mayo Clinic. Age Spots (Liver Spots): Symptoms and Causes.
American Academy of Dermatology. How to Fade Dark Spots in Darker Skin Tones.
American Academy of Dermatology. Melasma: Causes.
Salim YF, Yenny SW, Lestari S. Jurnal Kesehatan Andalas. Insidens Melasma di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2012–2015.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Kanker Kulit.
American Academy of Dermatology. Acanthosis Nigricans: Overview.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). BPOM Temukan Kembali 14 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya dan Bahan Dilarang pada Triwulan II Tahun 2026.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila
Frequently Asked Question
Apa penyebab flek hitam di wajah?
Flek hitam terjadi ketika melanin menumpuk pada area kulit tertentu. Pemicu yang umum meliputi paparan sinar matahari, perubahan hormon, peradangan akibat jerawat atau eksim, iritasi produk perawatan, dan kondisi tertentu seperti gangguan tiroid.
Apa perbedaan melasma, flek penuaan, dan bekas jerawat?
Melasma biasanya berupa bercak lebar di kedua sisi wajah yang dipengaruhi matahari dan hormon. Flek penuaan atau lentigo solaris berbentuk bintik cokelat akibat paparan matahari bertahun-tahun. Bekas jerawat atau hiperpigmentasi pascainflamasi muncul di area kulit yang pernah mengalami peradangan atau luka.
Berapa lama flek hitam bekas jerawat bisa memudar?
Bekas jerawat yang sedikit lebih gelap dari warna kulit biasanya memudar dalam 6–12 bulan setelah pemicunya berhenti. Jika pigmen berada lebih dalam, prosesnya bisa berlangsung bertahun-tahun. Hindari memencet jerawat atau mengorek luka agar noda baru tidak terbentuk.
Bagaimana cara mengatasi flek hitam di wajah dengan aman?
Gunakan tabir surya spektrum luas minimal SPF 30 setiap hari, atasi pemicu seperti jerawat, dan pilih produk perawatan yang lembut. Vitamin C atau retinoid dapat membantu sebagian jenis flek. Untuk flek membandel, dokter kulit dapat mempertimbangkan krim resep, chemical peel, atau laser sesuai kondisi kulit.
Kapan flek hitam di wajah perlu diperiksa dokter?
Periksakan flek yang membesar, berdarah, memiliki tepi tidak teratur, warnanya tidak merata, atau berubah bentuk. Kulit gelap yang menebal dan terasa seperti beludru juga perlu dievaluasi. Jika perawatan mandiri selama 3–6 bulan tidak memberikan hasil yang diharapkan, konsultasikan dengan dokter kulit.
