Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Makanan untuk Penderita Batu Empedu yang Aman
Kembali ke Artikel & Berita

Makanan untuk Penderita Batu Empedu: Dianjurkan & Pantang

SBATips Kesehatan

Gorengan dan makanan bersantan memang menggugah selera, tapi bagi penderita batu empedu, makanan tinggi lemak seperti ini bisa memperberat keluhan. Mulai dari nyeri perut hingga mual dan muntah, terutama setelah makan. Lalu, apa sebenarnya makanan untuk penderita batu empedu? 

Bukan berarti semua lemak harus dihindari, karena tubuh tetap butuh lemak dalam jumlah cukup untuk mendukung fungsi pentingnya. Artikel ini akan membahas berbagai jenis makanan yang bagus, lengkap dengan menu harian sebagai referensi Anda mewujudkan tubuh sehat, bebas dari gangguan hati dan saluran empedu. 

Apa Itu Batu Empedu?

Batu empedu merupakan endapan keras yang ada di dalam kantung empedu dan terbentuk dari kolesterol, bilirubin, garam empedu, kalsium, dan hasil pemecahan sel darah merah. Kondisi ini bisa terjadi saat komposisi cairan empedu tidak seimbang atau kantung tidak bisa mengosongkan empedunya dengan baik, sehingga zat-zat mengkristal dan membatu. 

Ukuran dari empedu ini umumnya bervariasi, mulai dari sebesar butiran pasir hingga seukuran bola golf. Batu yang berukuran kecil seringkali tidak memunculkan gejala, tapi jika sudah sangat besar bisa menyumbat saluran empedu dan menimbulkan gejala nyeri perut, mual, hingga muntah.

Kenapa Diet Berperan Penting?

Diet memiliki peranan penting dalam meningkatkan atau menurunkan risiko terbentuknya batu empedu. Sebab, pola makan bisa berefek pada berat badan, metabolisme lemak, dan komposisi empedu. 

Adapun pola makan tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula tambahan bisa berkontribusi pada obesitas atau kelebihan berat badan. Serta dapat memicu gangguan metabolisme yang berhubungan dengan resiko batu empedu. 

Namun, penurunan berat badan yang ekstrim akibat diet ketat juga bisa meningkatkan risiko gangguan ini karena tubuh memecahkan cadangan lemak dalam jumlah besar. Sehingga, kandung empedu tidak bisa mengosongkan empedu dengan optimal. 

Karena itu, pola makan yang seimbang dan menjaga berat badan tetap ideal secara bertahap penting untuk membantu menurunkan risiko terjadinya batu empedu.

Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Batu Empedu

Secara umum, makanan yang baik untuk penderita gangguan ini adalah makanan  yang rendah lemak, tinggi serat, serta kaya vitamin dan mineral. Lebih jelasnya, berikut beberapa makanan untuk penderita batu empedu yang bisa Anda pertimbangkan.

  • Makanan kaya serat seperti sayuran, oatmeal, beras merah, dan roti gandum utuh, karena bisa memperlancar pencernaan dan menjaga berat badan tetap ideal. Pola makan ini juga bisa membantu mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan kalori berlebih, bagus untuk mengontrol faktor risiko.

  • Makanan dengan protein rendah lemak, seperti ikan, dada ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe. Selain bisa membantu penuhi kebutuhan protein, makanan ini bisa membatasi asupan lemak yang sering menjadi pemicu keluhan.

  • Mengandung lemak tak jenuh, seperti ikan, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun. Jenis lemak ini bisa merangsang kontraksi kantung empedu sehingga empedu pun tidak terlalu lama tertahan.

  • Produk susu rendah lemak, karena selain mengandung protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh, kandungan lemak jenuhnya juga rendah. Sehingga, penderita tetap bisa memperoleh nutrisi penting tanpa harus mengonsumsi lemak secara berlebihan.

  • Buah dan sayuran kaya vitamin C, seperti jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, dan paprika. Vitamin ini bisa memengaruhi komposisi empedu, termasuk meningkatkan kadar fosfolipid dan merubah komposisi asam empedu, sehingga peluang terbentuknya kristal kolesterol yang menjadi cikal bakal batu empedu pun menjadi lebih rendah.

Makanan Pemicu yang Harus Dihindari

Selain mengonsumsi makanan untuk penderita batu empedu, sebaiknya Anda juga menghindari pemicunya. Pada dasarnya, faktor utama yang memicu atau memperburuk keluhan batu empedu yaitu konsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan. Lebih lengkapnya, berikut daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari.

  • Makanan tinggi lemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, kulit ayam, jeroan, mentega, dan makanan dengan banyak krim. 

Lemak tidak hanya akan merangsang terbentuknya batu empedu, tetapi juga bisa merangsang kandung empedu untuk berkontraksi yang kemudian bisa memicu nyeri hebat bagi penderita gangguan ini.

  • Makanan bersantan seperti gulai dan opor karena bisa mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi sehingga perlu dibatasi.

  • Olahan makanan cepat saji dan ultra-proses, seperti burger, kentang goreng, nugget, sosis, kornet, keripik, dan biskuit. Makanan tersebut umumnya tinggi lemak jenuh, kalori, dan natrium, sehingga bisa menimbulkan asupan kalori dan lemak menjadi terlalu tinggi serta berat badan menjadi tidak terkendali.

  • Daging merah berlemak dan daging olahan, seperti iga berlemak, salami dan bacon, karena cenderung kaya akan lemak jenuh.

  • Produk susu tinggi lemak, seperti susu full cream, mentega, krim, dan es krim, karena kandungan lemak jenuhnya yang cukup tinggi. 

  • Makanan dan minuman tinggi gula, seperti kue, permen, minuman bersoda, dan berbagai jus kemasan karena bisa meningkatkan asupan kalori. Serta berkontribusi besar pada kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme yang sering menjadi pemicu batu empedu.

  • Karbohidrat olahan, seperti roti putih, kue, biskuit, dan sereal dengan tambahan gula. Sebab, makanan tersebut secara umum rendah serat dan mengandung gula serta kalori yang cukup tinggi, bisa memicu berat badan naik dan meningkatkan risiko.

Contoh Menu Sehari untuk Penderita Batu Empedu

Menu makanan sehari-hari bagi penderita batu empedu sebaiknya yang rendah lemak, kaya serat, serta tetap mengandung protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Berikut beberapa contoh menu makanan untuk penderita batu empedu yang bisa Anda coba.

Contoh 1

Waktu makan

Pilihan yang baik

Sarapan

Oatmeal dengan susu rendah lemak dan stroberi

Makan siang

Nasi merah, dada ayam panggang tanpa kulit, wortel dan buncis rebus

Makan malam

Ikan putih panggang, kentang dan brokoli kukus

Camilan

Apel, pir, atau yoghurt yang rendah lemak

Contoh 2

Waktu makan

Pilihan yang baik

Sarapan

Putih telur, roti gandum utuh, dan stroberi

Makan siang

Sup ayam tanpa kulit, nasi secukupnya, wortel dan buncis

Makan malam

Ikan bakar, ubi, dan sayuran hijau

Camilan

Wortel dan seledri dengan hummus yang rendah lemak

Contoh 3

Waktu makan

Pilihan yang baik

Sarapan

Bubur dengan ayam tanpa kulit dan sayuran

Makan siang

Salad, dada ayam panggang, nasi merah, selada, tomat, dan wortel

Makan malam

Ikan panggang, quinoa, dan brokoli

Camilan

Buah segar atau popcorn dengan rendah mentega

Kapan Harus Cek Fungsi Hati?

Pengecekan fungsi hati perlu Anda lakukan jika sudah mengalami gejala gangguan hati dan saluran empedu terutama batu empedu. Meliputi nyeri perut, demam, mual, muntah, mata menguning hingga urin menggelap. Selain itu, pengecekan ini juga bisa dipertimbangkan jika Anda punya faktor risikonya seperti berikut.

  • Mengalami obesitas atau diabetes.

  • Konsumsi alkohol secara berlebihan.

  • Menjalani pengobatan tertentu  yang bisa berefek ke hati dalam jangka waktu lama

  • Punya riwayat penyakit hati dalam keluarga.

Cek Fungsi Hati Bumame: Lengkap dan Terpercaya

Makanan untuk penderita batu empedu sebaiknya yang rendah lemak, kaya serat serta mengandung protein, vitamin dan mineral yang cukup. Selain itu, hindari gorengan, makanan cepat saji atau makanan olahan karena tinggi lemak jahat dan bisa memicu kontraksi kantung empedu dan memperburuk keluhan penderitanya. 

Namun, menjaga pola makan saja tidak cukup untuk mengatasi gangguan ini. Anda juga perlu melakukan cek kesehatan secara rutin, termasuk cek fungsi hati, salah satunya melalui paket MCU Plus Hati Lengkap Bumame. 

Adapun dalam satu paket ini sudah ada pengecekan gamma GT, protein total, alkali fosfatase, bilirubin total dan bilirubin serta konsultasi dokter. Jadi, Anda bisa lebih tahu kondisi kesehatan hati dengan lebih baik!

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Kemenkes Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2024). Apa itu Batu Empedu?. 

  2. Eka Hospital. (2025). Penyakit Batu Empedu: Penyebab, Gejala,, dan Pengobatan. 

  3. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. (2017). Dieting & Gallstones. 

  4. National Library of Medicine. (2019). The Role of Diet in the Pathogenesis of Cholesterol Gallstones. 

  5. Rumah Sakit Pondok Indah. (2025). Makanan yang Mampu Memecah Batu Empedu. 

  6. Universitas Alma Ata. (2025). Pola Makan Sehat untuk Mencegah Batu Empedu. 

  7. Aashlok Hospital. (2025). Foods to Eat and Avoid in Your 7-Day Gallbladder Diet Menu. 

  8. Rumah Sakit Pusat Pertamina. (2026). 6 Jenis Makanan Penyebab Batu Empedu yang Wajib Dihindari Sekarang Juga. 

  9. Siloam Hospitals. (2026). 7 Makanan Penyebab Batu Empedu yang Perlu Dibatasi, Apa Saja?. 

  10. The Medical Travel Company. (2026). What to Eat With Gallbladder Stones: Essential Diet Tips for UK Patients. 

  11. Aashlok Hospital. (2025). Benefits of Following a 7 Day Gallbladder Diet Menu. 

  12. Bunda. (2024). Mengenal Batu Empedu, Penyebab, Gejala, dan Kapan Harus ke Dokter. 

  13. Felix Hospital. (2026). Liver Function Test: Why It’s Important for Your Health.

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Apa makanan yang dianjurkan untuk penderita batu empedu?
Penderita batu empedu dianjurkan memilih makanan rendah lemak, tinggi serat, serta kaya protein, vitamin, dan mineral seperti ikan, sayuran, oatmeal, dan buah.
Makanan apa yang harus dihindari penderita batu empedu?
Makanan yang sebaiknya dibatasi antara lain gorengan, makanan cepat saji, makanan bersantan, daging berlemak, produk susu tinggi lemak, makanan tinggi gula, dan karbohidrat olahan.
Apakah penderita batu empedu boleh makan pedas?
Tidak ada larangan umum untuk makanan pedas. Namun, jika makanan pedas memicu nyeri perut atau gangguan pencernaan, sebaiknya dikurangi atau dihindari.
Apa perbedaan gejala batu empedu dan gastritis?
Batu empedu umumnya menyebabkan nyeri di perut kanan atas yang dapat menjalar ke punggung atau bahu kanan, terutama setelah makanan berlemak. Gastritis lebih sering menyebabkan rasa perih atau terbakar di bagian atas perut.
Apakah batu empedu berbahaya jika tidak diobati?
Apakah batu empedu berbahaya jika tidak diobati?