Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Susu Kambing Etawa: Manfaat, Fakta Gizi, dan Cara Minum yang Aman
Kembali ke Artikel & Berita

Susu Kambing Etawa: Manfaat, Fakta Gizi, dan Cara Minum yang Aman

SBATips Kesehatan

Segelas susu kambing etawa hangat sering menjadi minuman pagi, dari bubuk kemasan maupun susu segar yang dibeli langsung dari peternak. Banyak orang meminumnya agar tulang lebih kuat atau karena menganggapnya cocok untuk semua usia.

Anggapan yang terlalu luas bisa membuat sebagian orang mengambil risiko yang tidak perlu, misalnya orang dengan alergi susu sapi, bayi yang masih membutuhkan ASI, atau orang yang terbiasa minum susu mentah.

Artikel ini membahas kandungan gizi, manfaat yang didukung data, klaim yang perlu disikapi dengan kritis, kelompok yang perlu berhati-hati, serta cara memilih dan menyimpannya dengan aman.

Apa Itu Susu Kambing Etawa?

Susu kambing etawa adalah susu dari kambing Peranakan Etawa (PE), salah satu kambing perah yang banyak dipelihara di Indonesia bersama Saanen, Sapera, dan Jawa Randu. Penelitian Universitas Lampung mencatat susu kambing sudah banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Di pasaran, susu ini tersedia dalam bentuk segar, pasteurisasi, dan bubuk.

Jawaban singkat soal manfaatnya, susu kambing etawa bergizi seperti susu hewani pada umumnya. FAO menyebut komposisi susu kambing mirip dengan susu sapi. Klaim bahwa susu ini bisa menyembuhkan penyakit perlu disikapi dengan kritis karena susu tetaplah bahan pangan.

Sebagian orang memilih susu kambing mentah karena percaya khasiatnya lebih baik. Penelitian yang sama mengingatkan bahwa susu kambing segar bisa membawa cemaran bakteri yang membahayakan konsumen.

Kandungan Gizi Susu Kambing Etawa

Menurut FAO, susu menyediakan energi, protein berkualitas tinggi, dan lemak, serta menyumbang kalsium, magnesium, selenium, riboflavin (vitamin B2), dan vitamin B12. Karena susunan gizinya mirip dengan susu sapi, kandungan ini juga berlaku untuk susu kambing.

Susu kambing juga mengandung laktosa, yaitu gula alami pada susu. NHS menyebut laktosa terdapat pada susu hewan, termasuk susu sapi, kambing, dan domba.

Angka gizi tiap produk bisa berbeda karena komposisi susu dipengaruhi ras hewan, pakan, tahap menyusui, sistem peternakan, dan musim, seperti dijelaskan FAO. Pada susu bubuk, bahan tambahan seperti gula ikut mengubah isinya, sehingga label gizi perlu dibaca.

Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Kesehatan

Manfaat susu kambing etawa pada dasarnya sama dengan manfaat susu hewani lain bila diminum sebagai bagian dari menu seimbang.

1. Sumber Protein Hewani

FAO menggolongkan protein susu sebagai protein berkualitas tinggi. Segelas susu kambing bisa melengkapi makanan tinggi protein lain, seperti telur, ikan, tahu, dan tempe.

2. Membantu Mencukupi Asupan Kalsium

NHS menyebut kalsium penting untuk kesehatan tulang, dan produk susu termasuk sumbernya bersama sayuran hijau, tahu, dan buah kering. Kalsium dari susu kambing menjalankan peran kalsium dalam tubuh yang sama dengan kalsium dari makanan lain.

3. Mendukung Kesehatan Tulang bersama Gaya Hidup Aktif

Tulang yang kuat tidak bergantung pada satu jenis minuman. NHS menjelaskan bahwa kesehatan tulang juga dipengaruhi faktor keturunan, olahraga yang menopang berat badan, latihan beban, berhenti merokok, dan membatasi alkohol. Vitamin D juga dibutuhkan karena membantu tubuh menyerap kalsium. Dengan pola hidup seperti ini, susu kambing etawa bisa menjadi bagian dari upaya mencegah osteoporosis, kondisi tulang keropos yang mudah patah.

4. Menyumbang Vitamin dan Mineral Lain

Selain protein dan kalsium, susu menyumbang magnesium, selenium, riboflavin, dan vitamin B12 yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Susu kambing bisa melengkapi sayur, buah, ikan, dan kacang-kacangan dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.

Perlu diingat, manfaat di atas adalah manfaat susu sebagai bahan pangan. Bila Anda memiliki asma, nyeri sendi, atau penyakit kronis lain, pengobatannya tetap perlu diatur bersama dokter.

Klaim yang Sering Beredar dan Faktanya

Iklan dan media sosial kerap memuat klaim tentang susu kambing etawa. Berikut klaim yang sering muncul beserta penjelasannya:

Klaim yang Beredar

Penjelasan

 

Gizinya jauh di atas susu sapi

FAO menyebut komposisi susu kambing mirip susu sapi. Keduanya sama-sama sumber protein, lemak, dan kalsium.

Aman untuk orang yang alergi susu sapi

Mayo Clinic menyebut sebagian besar orang yang bereaksi terhadap susu sapi juga bereaksi terhadap susu kambing.

Cocok untuk orang yang sulit mencerna laktosa

Susu kambing juga mengandung laktosa, sehingga keluhan seperti kembung dan diare tetap bisa muncul.

Bisa menggantikan ASI

Susu kambing tidak cocok sebagai minuman utama bayi di bawah 1 tahun karena kandungan zat besi dan zat gizinya kurang untuk bayi.

Susu mentah lebih berkhasiat

CDC menyebut susu pasteurisasi memberi manfaat gizi yang sama tanpa risiko kuman dari susu mentah.

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

Susu kambing etawa umumnya bisa dinikmati orang dewasa yang sehat. Kelompok berikut perlu lebih berhati-hati atau berdiskusi dulu dengan dokter:

  • Orang dengan alergi susu sapi. Alergi susu terjadi saat sistem imun keliru menganggap protein susu, yaitu kasein dan whey, sebagai ancaman. Alergi ini termasuk alergi makanan yang sering dialami anak, dan menurut Mayo Clinic sebagian besar penderitanya juga bereaksi terhadap susu kambing. Gejalanya antara lain biduran, gatal di sekitar bibir, mengi, muntah, atau diare.

  • Bayi di bawah 1 tahun. NHS menyebut ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan bayi pada 6 bulan pertama, dan susu kambing belum cocok menjadi minuman utama sebelum usia 1 tahun. Susu formula berbahan susu kambing juga tetap tidak cocok untuk bayi dengan alergi protein susu sapi karena proteinnya sangat mirip.

  • Orang dengan intoleransi laktosa. Kondisi ini terjadi saat tubuh kurang menghasilkan enzim laktase untuk mencerna laktosa. Nyeri perut, perut kembung, sering buang angin, diare, atau mual bisa muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah minum susu. Porsi yang lebih kecil bisa membantu mengurangi keluhan pada sebagian orang.

  • Kelompok yang rentan terhadap infeksi. CDC menyebut anak di bawah 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih berisiko sakit berat akibat kuman dari susu mentah. Kelompok ini sebaiknya hanya minum susu yang sudah dipasteurisasi.

  • Penderita diabetes atau orang yang membatasi gula. Susu bubuk kemasan bisa mengandung gula tambahan. Untuk kebutuhan kalori harian sekitar 2.000 kalori, Kemenkes, mengacu pada WHO, menyebut batas gula sekitar 50 gram atau 4 sendok makan per hari. Asupan berlebih bisa menaikkan berat badan dan gula darah, dua dampak gula berlebih yang meningkatkan risiko diabetes.

Cara Memilih dan Menyimpan Susu Kambing Etawa dengan Aman

Agar manfaatnya didapat tanpa risiko yang tidak perlu, perhatikan langkah berikut:

  • Pilih susu yang sudah dipasteurisasi. Pasteurisasi adalah pemanasan susu pada suhu dan waktu tertentu untuk mematikan kuman penyebab penyakit. Susu mentah bisa membawa Campylobacter, E. coli, Listeria, Brucella, dan Salmonella yang memicu infeksi usus dengan gejala diare, kram perut, dan muntah. Pada sebagian kecil kasus, infeksi ini menimbulkan komplikasi pada saraf atau ginjal.

  • Panaskan susu segar dari peternak. Susu segar perlu dipanaskan dulu sebelum diminum. Penelitian Universitas Lampung pada susu kambing PE menunjukkan pemanasan 72°C selama 15 detik mampu menonaktifkan bakteri koliform dan E. coli, sementara Staphylococcus aureus tidak ditemukan setelahnya.

  • Simpan dalam wadah bersih di lemari pendingin. Susu bisa tercemar kembali dari wadah, tangan, debu, atau lalat, dan Staphylococcus aureus yang masuk setelah pemanasan bisa menghasilkan racun. CDC menyarankan makanan yang mudah rusak disimpan pada suhu sekitar 4°C atau lebih dingin dan tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2 jam.

  • Baca label gizi sebelum membeli. Pemerintah mewajibkan produsen mencantumkan kandungan gula pada label gizi. Gunakan informasi ini untuk menghitung asupan gula harian dan pilih produk tanpa pemanis tambahan bila tersedia.

  • Perhatikan reaksi tubuh saat pertama kali mencoba. Gejala alergi susu biasanya muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah minum. Catat keluhan yang muncul agar mudah diceritakan kepada dokter.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?

Segera ke IGD bila setelah minum susu muncul bengkak pada bibir, lidah, atau tenggorokan, sesak napas atau mengi, sulit menelan, bibir pucat kebiruan, atau penurunan kesadaran. Tanda ini bisa mengarah ke anafilaksis, reaksi alergi berat yang membutuhkan penanganan darurat.

Buat janji dengan dokter bila Anda mengalami kondisi berikut:

  • Reaksi ringan setelah minum susu. Mayo Clinic menyarankan setiap reaksi terhadap susu disampaikan ke dokter, seringan apa pun reaksinya. Dokter bisa menyarankan tes alergi untuk memastikan penyebabnya sehingga reaksi yang lebih berat bisa dicegah.

  • Keluhan perut yang terus berulang. NHS menyarankan pemeriksaan bila keluhan sering kambuh setelah makan, pola buang air besar berubah selama 3 minggu, ada darah pada tinja, atau berat badan turun tanpa sebab. Dokter bisa meminta diet tanpa laktosa sementara, tes darah, atau tes napas hidrogen.

  • Diare, kram perut, atau muntah setelah minum susu mentah. Keluhan ini perlu diperiksa, khususnya pada anak kecil, lansia, dan ibu hamil. Sampaikan sumber susu dan waktu minumnya kepada dokter.

  • Anak dengan alergi susu sapi. Diskusikan pilihan susu pengganti dengan dokter anak sebelum mengubah menu susu anak. Kalsium, vitamin D, dan riboflavin dari susu perlu diganti dari sumber lain bila anak harus menghindari susu.

Pemeriksaan kesehatan atau medical check up berkala juga membantu dokter melihat kondisi Anda secara menyeluruh, termasuk saat Anda ingin menyesuaikan pola makan.

Nikmati Susu Kambing Etawa sebagai Bagian dari Menu Seimbang

Susu kambing etawa bisa menjadi sumber protein, kalsium, serta vitamin dan mineral bagi orang dewasa yang cocok meminumnya. Manfaatnya lebih terasa bila Anda memilih susu pasteurisasi, membatasi gula tambahan, dan menyeimbangkannya dengan makanan beragam serta aktivitas fisik.

Mulailah dari langkah sederhana, seperti membaca label gizi dan menyimpan susu dengan benar. Bila Anda ingin berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.

Bumame Cideng

JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi

Bumame TB Simatupang

Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi

Bumame BSD

Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi

Bumame Puri

Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi

Bumame Kelapa Gading

Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi

Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.

Referensi

  1. Wanniatie V, Qisthon A, Husni A, Olsen E, Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, IPB University. Kualitas Mikrobiologis Susu Kambing dengan Metode Pasteurisasi High Temperature Short Time (HTST) pada Penyimpanan Berbeda.

  2. Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO). Milk Composition.

  3. NHS. Lactose Intolerance.

  4. NHS. Osteoporosis, Prevention.

  5. Mayo Clinic. Milk Allergy, Symptoms and Causes.

  6. NHS. Drinks and Cups for Babies and Young Children.

  7. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Raw Milk.

  8. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI. Gula Si Manis yang Menyebabkan Ketergantungan.

Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia

Frequently Asked Question

Apa saja manfaat susu kambing etawa untuk kesehatan?

Susu kambing etawa merupakan sumber protein, kalsium, lemak, serta vitamin dan mineral seperti magnesium, selenium, riboflavin, dan vitamin B12. Kandungan ini membantu melengkapi kebutuhan gizi sebagai bagian dari pola makan seimbang, tetapi bukan untuk menyembuhkan penyakit.

Apakah susu kambing etawa lebih baik daripada susu sapi?

Komposisi gizi susu kambing mirip dengan susu sapi. Keduanya dapat menjadi sumber protein dan kalsium. Pilih berdasarkan kebutuhan dan toleransi tubuh, serta utamakan produk yang sudah dipasteurisasi.

Apakah susu kambing etawa aman untuk orang yang alergi susu sapi?

Umumnya tidak. Sebagian besar orang yang alergi susu sapi juga dapat bereaksi terhadap protein dalam susu kambing. Konsultasikan pilihan susu pengganti dengan dokter, terutama jika susu akan diberikan kepada anak.

Bolehkah bayi di bawah satu tahun minum susu kambing etawa?

Tidak sebagai minuman utama. Susu kambing biasa tidak memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi di bawah satu tahun. ASI atau susu formula yang sesuai usia tetap menjadi pilihan utama. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum mengganti jenis susu.

Apakah susu kambing etawa boleh diminum mentah?

Sebaiknya tidak. Susu mentah dapat mengandung bakteri penyebab penyakit, termasuk Salmonella dan E. coli. Pilih susu yang sudah dipasteurisasi atau pastikan susu segar dipanaskan dengan benar sebelum diminum, lalu simpan dalam wadah bersih di lemari pendingin.