Hari pertama haid, perut bawah terasa diremas dan pekerjaan sulit diselesaikan. Banyak perempuan memilih menahannya karena sudah terbiasa sejak remaja.
Nyeri haid memang umum, menurut NHS. Namun WHO mencatat nyeri haid kerap dianggap remeh, sementara diagnosis endometriosis, salah satu penyebab nyeri haid berat, rata-rata baru ditegakkan setelah 4 sampai 12 tahun.
Artikel ini membahas pengertian dismenore, jenis, penyebab, gejala, dan kapan nyeri haid perlu diperiksakan.
Apa Itu Dismenore?
Dismenore adalah istilah medis untuk nyeri haid. Menurut MedlinePlus, bentuknya umumnya berupa kram atau nyeri berdenyut di perut bawah, kadang disertai nyeri punggung bawah, mual, diare, atau sakit kepala.
Penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, menemukan 82,3% dari 96 mahasiswi mengalami dismenore, sedangkan penelitian lain di kampus yang sama mencatat 71,6% dari 95 mahasiswi mengalami dismenore primer.
Ada dua jenis dismenore. Dismenore primer tidak disebabkan penyakit lain dan lebih umum, sedangkan dismenore sekunder muncul akibat kondisi pada organ reproduksi. Keduanya berbeda dengan PMS atau tanda mau haid, yang menurut MedlinePlus biasanya mulai satu sampai dua minggu sebelum haid.
Mengapa Haid Bisa Terasa Nyeri?
Saat haid, rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisan dindingnya. Mayo Clinic menjelaskan kontraksi ini dipicu prostaglandin, zat mirip hormon yang berperan dalam nyeri dan peradangan, dan kadar yang lebih tinggi berkaitan dengan kram yang lebih berat. MedlinePlus menyebut kelebihan prostaglandin sebagai penyebab umum dismenore primer.
Pada dismenore sekunder, nyeri bersumber dari kondisi lain. Menurut Mayo Clinic dan NHS, penyebab nyeri haid jenis ini antara lain:
Endometriosis. Jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim, misalnya di indung telur atau saluran telur. WHO memperkirakan kondisi ini dialami sekitar 10% perempuan usia reproduksi di dunia, dengan gejala endometriosis seperti haid banyak dan nyeri panggul menahun.
Adenomiosis. Jaringan lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim. Seperti endometriosis, kondisi ini bisa membuat haid terasa nyeri, menurut NHS.
Mioma. Benjolan nonkanker di dinding rahim atau miom rahim ini bisa menimbulkan nyeri. MedlinePlus menyebutnya sebagai contoh penyebab dismenore sekunder.
Penyakit radang panggul. Infeksi rahim, saluran telur, dan indung telur ini umumnya disebabkan bakteri yang menular lewat hubungan seksual. Kondisi ini perlu ditangani dokter.
Stenosis serviks dan IUD. Lubang leher rahim yang sangat sempit bisa menghambat aliran darah haid dan menaikkan tekanan di dalam rahim. NHS juga mencatat alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) bisa memicu nyeri, terutama 3 sampai 6 bulan pertama setelah dipasang.
Faktor yang Meningkatkan Risiko Dismenore
Mayo Clinic menyebut risiko kram haid lebih tinggi pada usia di bawah 30 tahun, pubertas di usia 11 tahun atau lebih muda, riwayat keluarga dengan keluhan serupa, haid sangat banyak (menoragia), perdarahan haid tidak teratur (metroragia), dan kebiasaan merokok.
Penelitian di FK Universitas Andalas juga menemukan paparan asap rokok dari orang lain, yang dialami 32,6% responden, berhubungan bermakna dengan dismenore primer. Mayo Clinic menambahkan stres psikologis bisa meningkatkan risiko dan beratnya kram haid.
Gejala Dismenore yang Sering Dirasakan
Menurut Mayo Clinic, nyeri biasanya mulai 1 sampai 3 hari sebelum haid, memuncak sekitar 24 jam setelah haid dimulai, lalu mereda dalam 2 sampai 3 hari. Gejalanya antara lain:
1. Kram atau Nyeri Berdenyut di Perut Bawah
Ini keluhan utama dismenore, bisa terasa tajam atau berupa pegal tumpul yang menetap, menurut NHS dan Mayo Clinic. Pada sebagian perempuan nyerinya cukup berat hingga menghambat aktivitas harian.
2. Nyeri yang Menjalar ke Punggung Bawah dan Paha
Kram dari perut bisa menyebar ke punggung bawah dan paha. Nyeri yang tetap terasa di luar masa haid perlu disampaikan kepada dokter, menurut MedlinePlus.
3. Mual, Diare, atau Tinja Lebih Lembek
Mayo Clinic dan MedlinePlus mencatat keluhan pencernaan ini pada sebagian perempuan. Bila mual cukup mengganggu, kenali penyebab mual saat haid dan cara meredakannya.
4. Sakit Kepala dan Pusing
Keluhan ini bisa menyertai kram haid. Catat kapan muncul dan seberapa berat, agar polanya mudah dijelaskan kepada dokter.
Apakah Dismenore Bisa Menimbulkan Komplikasi?
Mayo Clinic menjelaskan kram haid sendiri tidak menimbulkan komplikasi medis, tetapi bisa mengganggu sekolah, pekerjaan, dan kegiatan sosial. Komplikasi berasal dari kondisi penyebab dismenore sekunder.
Endometriosis bisa mengganggu kesuburan, dan WHO mencatat 25 sampai 50% perempuan dengan infertilitas memiliki endometriosis. Haid banyak akibat endometriosis juga bisa menyebabkan kekurangan zat besi dan lelah, jadi kenali ciri-ciri anemia. Penyakit radang panggul bisa meninggalkan jaringan parut di saluran telur dan menaikkan risiko kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim.
Membedakan Dismenore Primer dan Sekunder
Pola nyeri dari bulan ke bulan memberi petunjuk tentang jenisnya.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Segera periksakan diri bila nyeri haid atau nyeri panggul terasa hebat atau lebih berat dari biasanya dan pereda nyeri tidak membantu, sesuai saran NHS. Buat janji dengan dokter bila:
Nyeri mengganggu aktivitas setiap bulan. MedlinePlus dan Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan, terutama bila pereda nyeri dan perawatan mandiri tidak membantu.
Pola nyeri atau haid berubah. Kram yang tiba-tiba memburuk atau makin berat perlu dievaluasi. NHS juga menyarankan pemeriksaan bila haid menjadi lebih banyak atau haid tidak teratur.
Nyeri berat baru muncul setelah usia 25 tahun. MedlinePlus dan Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan untuk pola ini.
Disertai demam atau nyeri di luar masa haid. MedlinePlus memasukkan keduanya sebagai alasan menghubungi dokter.
Disertai keluhan lain. NHS menyebut nyeri saat berhubungan seksual, buang air kecil, atau buang air besar, perdarahan di antara haid, perut membesar, dan berat badan turun tanpa sebab sebagai alasan pemeriksaan.
Bagaimana Dokter Mencari Penyebab Nyeri Haid?
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan pola haid, lalu memeriksa panggul untuk mencari kelainan organ reproduksi dan tanda infeksi. Mayo Clinic menyarankan Anda mencatat tanggal haid, beratnya kram, serta obat dan suplemen yang dikonsumsi. Catatan ini juga bisa dibandingkan dengan ciri siklus menstruasi normal.
Pemeriksaan lanjutan bisa berupa USG, CT scan, atau MRI. Bila dokter mencurigai dismenore sekunder, laparoskopi atau operasi kecil dengan kamera lewat sayatan di perut bisa membantu menemukan endometriosis, mioma, kista ovarium, atau perlengketan.
Pengobatan Dismenore Mengikuti Jenis dan Penyebabnya
Untuk dismenore primer, MedlinePlus menyebut obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) membantu karena menurunkan produksi prostaglandin. Golongan ini tidak dianjurkan bagi orang dengan tukak lambung, gangguan perdarahan, penyakit hati, atau alergi obat antinyeri tertentu, jadi diskusikan pilihan pereda nyeri haid dengan dokter atau apoteker.
Dokter juga bisa menyarankan kontrasepsi hormonal seperti pil, suntik, implan, atau IUD, yang mencegah ovulasi atau menipiskan lapisan rahim sehingga nyeri berkurang, menurut Mayo Clinic dan NHS.
Pada dismenore sekunder, penanganan mengikuti penyebabnya. NHS menyebut mioma bisa ditangani dengan obat atau operasi, dan penyakit radang panggul biasanya memerlukan antibiotik. WHO mencatat endometriosis belum bisa disembuhkan, sehingga terapinya bertujuan mengendalikan gejala.
Perawatan Pendukung Setelah Berkonsultasi dengan Dokter
Karena nyeri dismenore primer berkaitan dengan prostaglandin, pereda nyeri menjadi bagian penting penanganannya. Setelah dokter menilai kondisi Anda, perawatan pendukung bisa menjadi salah satu pilihan.
Bumame menyediakan V-Drip Menstrual Remedy, infus berisi elektrolit, gastric protector atau pelindung lambung, analgesik atau pereda nyeri, serta vitamin B1 (tiamin), B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Infus ini tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, orang dengan riwayat epilepsi, atau yang alergi terhadap kandungannya, dan disarankan untuk usia di atas 12 tahun. Sampaikan riwayat penyakit dan obat yang Anda konsumsi sebelum tindakan. Untuk jadwal di klinik atau lewat Home Care, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Langkah Sehari-hari untuk Meringankan Nyeri Haid
Beberapa cara mengurangi kram perut saat haid bisa Anda coba di rumah:
Kompres hangat. Letakkan bantal pemanas atau botol air hangat berbalut kain di perut bawah, atau mandi air hangat. NHS menambahkan pijatan lembut di perut dan punggung.
Olahraga ringan. Yoga, berenang, berjalan kaki, atau bersepeda membantu sebagian perempuan, menurut NHS dan Mayo Clinic. Penelitian pada 96 mahasiswi di Padang tidak menemukan hubungan bermakna antara kebiasaan olahraga dan kejadian dismenore.
Istirahat dan relaksasi. Tidur cukup dianjurkan Mayo Clinic, dan MedlinePlus menyarankan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi.
Jauhi rokok dan alkohol. NHS dan MedlinePlus menyebut berhenti merokok dan mengurangi alkohol bisa membantu. Hindari pula asap rokok dari orang lain.
Tanyakan soal suplemen. Mayo Clinic menyebut sejumlah penelitian menunjukkan vitamin E, omega-3, vitamin B1, vitamin B6, dan magnesium mungkin membantu mengurangi kram. Diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Kenali Pola Nyeri Haid Anda Sejak Sekarang
Nyeri haid ringan yang datang di waktu yang sama setiap bulan umumnya bisa dikelola di rumah. Saat polanya berubah, makin berat, atau mengganggu aktivitas, pemeriksaan membantu menemukan penyebabnya lebih awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk bertanya seputar jadwal klinik, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
MedlinePlus, National Library of Medicine. Period Pain.
Mayo Clinic. Menstrual Cramps, Symptoms and Causes.
Mayo Clinic. Menstrual Cramps, Diagnosis and Treatment.
NHS. Period Pain.
World Health Organization. Endometriosis.
Bahri AA, Afriwardi A, Yusrawati Y. Jurnal Kesehatan Andalas. Hubungan antara Kebiasaan Olahraga dengan Dismenore pada Mahasiswi Pre-Klinik Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Tahun Ajaran 2012–2013.
Rifki YS, Ermawati E, Medison I. Jurnal Kesehatan Andalas. Hubungan Paparan Asap Rokok Lingkungan dengan Kejadian Dismenorea Primer.
Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan
Frequently Asked Question
Apa yang dimaksud dengan dismenore?
Dismenore adalah istilah medis untuk nyeri haid yang biasanya berupa kram atau nyeri berdenyut di perut bawah. Keluhan ini dapat disertai nyeri punggung bawah, mual, diare, atau sakit kepala.
Apa perbedaan dismenore primer dan dismenore sekunder?
Dismenore primer tidak disebabkan penyakit lain dan berkaitan dengan prostaglandin yang memicu kontraksi rahim. Dismenore sekunder disebabkan kondisi seperti endometriosis, adenomiosis, mioma, atau penyakit radang panggul, dan nyerinya dapat semakin berat seiring waktu.
Berapa lama nyeri haid yang masih tergolong umum?
Nyeri haid biasanya mulai satu hingga tiga hari sebelum menstruasi, memuncak sekitar 24 jam setelah haid dimulai, lalu mereda dalam dua sampai tiga hari. Nyeri yang berlangsung di luar masa haid atau semakin berat perlu diperiksakan.
Kapan nyeri haid perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri jika nyeri mengganggu aktivitas setiap bulan, semakin berat, baru muncul secara berat setelah usia 25 tahun, disertai demam, atau terasa di luar masa haid. Segera cari pertolongan medis jika nyeri sangat hebat dan obat pereda nyeri tidak membantu.
Bagaimana cara meredakan nyeri haid di rumah?
Nyeri haid dapat diringankan dengan kompres hangat di perut bawah, mandi air hangat, pijatan lembut, olahraga ringan, istirahat cukup, dan relaksasi. Konsultasikan penggunaan obat pereda nyeri atau suplemen dengan dokter maupun apoteker agar sesuai kondisi kesehatan.
.jpg&w=3840&q=75)