Redaksi Bumame
Tubuh Sering Terasa Panas Berlebihan? Kenali Penyebabnya dan Kapan Perlu Waspada
Merasa tubuh lebih panas dari biasanya bisa terjadi setelah berolahraga, berada di lingkungan yang panas, atau saat mengalami demam. Namun, jika sensasi panas muncul terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diperiksa.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai heat intolerance, yaitu ketidakmampuan tubuh mentoleransi suhu panas sehingga seseorang merasa kepanasan meski orang lain merasa suhu lingkungan normal. Menurut Cleveland Clinic, heat intolerance dapat berkaitan dengan gangguan metabolisme, hormon, maupun sistem saraf.¹
Mengenal Kondisi Panas yang Berlebihan pada Tubuh
Panas yang berlebihan adalah kondisi ketika seseorang merasa tubuhnya lebih panas dibandingkan biasanya, baik disertai peningkatan suhu tubuh maupun hanya berupa sensasi kepanasan.
Kondisi ini dapat berlangsung sementara, misalnya setelah aktivitas fisik, atau berlangsung lama akibat penyakit tertentu.
Penyebab Tubuh Terasa Panas Berlebihan
Panas yang berlebihan dapat dipicu oleh berbagai kondisi, mulai dari faktor lingkungan hingga gangguan medis.
1. Hipertiroid
Salah satu penyebab medis yang cukup sering adalah hipertiroid sebagai penyebab tubuh kepanasan. Produksi hormon tiroid yang berlebihan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga penderita lebih mudah berkeringat, merasa gerah, dan tidak tahan terhadap suhu panas.
2. Demam akibat Infeksi
Demam merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi virus, bakteri, atau penyebab lainnya. Saat suhu tubuh meningkat, seseorang biasanya merasa panas, menggigil, dan berkeringat.
Apabila ingin mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab demam, penting untuk mengenali apakah keluhan disebabkan infeksi ringan atau kondisi yang memerlukan penanganan medis.
3. Cuaca Panas atau Heat Exhaustion
Paparan suhu lingkungan yang tinggi dalam waktu lama dapat mengganggu kemampuan tubuh membuang panas.
Selain menyebabkan dehidrasi, dampak cuaca ekstrem bagi tubuh juga dapat meningkatkan risiko heat exhaustion hingga heat stroke apabila tidak segera ditangani.
4. Olahraga Berlebihan
Saat berolahraga, suhu tubuh akan meningkat sebagai respons normal. Namun, aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa asupan cairan yang cukup dapat menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit.
Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah hiponatremia saat olahraga berlebih, yaitu kadar natrium yang terlalu rendah akibat kelebihan cairan atau kehilangan elektrolit.
5. Menopause
Pada wanita, perubahan hormon saat menopause dapat memicu hot flashes, yaitu sensasi panas mendadak yang biasanya disertai keringat berlebih.
Menurut National Institute on Aging (NIA), hot flashes merupakan salah satu keluhan paling umum selama masa menopause.²
Gejala yang Dapat Menyertai
Selain tubuh terasa panas, beberapa gejala lain yang dapat muncul meliputi:
- Berkeringat berlebihan.
- Wajah kemerahan.
- Jantung berdebar.
- Mudah lelah.
- Haus berlebihan.
- Pusing.
- Mual.
- Kram otot.
Apabila keluhan terjadi setelah berada di bawah terik matahari atau berolahraga berat, segera hentikan aktivitas dan cari tempat yang lebih sejuk.
Tanda Panas Berlebihan yang Memerlukan Pertolongan Medis
Segera cari pertolongan medis apabila tubuh terasa sangat panas disertai:
- Suhu tubuh mencapai 40°C atau lebih.
- Kebingungan atau penurunan kesadaran.
- Sulit bernapas.
- Kejang.
- Nyeri dada.
- Pingsan.
- Tidak berkeringat meskipun tubuh sangat panas.
Gejala tersebut dapat mengarah pada heat stroke yang merupakan kondisi gawat darurat medis.
Bagaimana Cara Mengatasi Panas yang Berlebihan?
Penanganan bergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Minum air putih yang cukup.
- Beristirahat di tempat yang sejuk.
- Mengenakan pakaian tipis dan menyerap keringat.
- Menghindari aktivitas berat saat cuaca panas.
- Menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan.
- Mengompres tubuh dengan air dingin bila diperlukan.
Apabila keluhan sering kambuh tanpa penyebab yang jelas, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk menilai fungsi hormon tiroid, infeksi, maupun gangguan metabolik.
Sebagai bagian dari evaluasi awal, kamu dapat melakukan cek darah lengkap di Bumame untuk membantu menilai kondisi kesehatan secara umum sesuai rekomendasi dokter.
Jika dokter mencurigai adanya gangguan hormon, tersedia juga tes fungsi tiroid di Bumame untuk membantu mengevaluasi penyebab tubuh yang sering terasa panas.
Pada kondisi tertentu yang disertai keluhan berkepanjangan, dokter juga dapat menyarankan medical check up di Bumame guna mengevaluasi kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Jangan Abaikan Tubuh yang Terasa Terlalu Panas
Panas yang berlebihan memang sering disebabkan oleh cuaca atau aktivitas fisik. Namun, bila keluhan muncul berulang tanpa penyebab yang jelas atau disertai gejala lain seperti jantung berdebar, penurunan berat badan, atau demam berkepanjangan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Jika tubuh sering terasa panas dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kamu dapat chat gratis dengan dokter untuk konsultasi agar keluhan dievaluasi dan mendapatkan rekomendasi pemeriksaan maupun penanganan yang sesuai.
Sumber: Cleveland Clinic, National Institute on Aging (NIA), Mayo Clinic.
Lokasi Klinik Bumame
Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
Klinik Bumame TB Simatupang
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310
Klinik Bumame Puri Indah
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
Frequently Asked Question
Apakah tubuh terasa panas selalu berarti demam?
Tidak. Sensasi panas juga dapat disebabkan oleh hipertiroid, menopause, cuaca panas, olahraga berat, atau kondisi medis lainnya meskipun suhu tubuh normal.
Apa perbedaan heat intolerance dan demam?
Heat intolerance adalah sensasi tidak tahan terhadap panas, sedangkan demam ditandai dengan peningkatan suhu tubuh akibat respons sistem imun terhadap infeksi.
Apakah hipertiroid dapat menyebabkan tubuh terasa panas?
Ya. Produksi hormon tiroid yang berlebihan meningkatkan metabolisme sehingga penderita lebih mudah merasa kepanasan dan berkeringat.
Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?
Segera periksa apabila tubuh sering terasa panas tanpa sebab yang jelas, disertai penurunan berat badan, jantung berdebar, sesak napas, atau suhu tubuh sangat tinggi.
Pemeriksaan apa yang mungkin diperlukan?
Dokter dapat menyarankan pemeriksaan darah lengkap, fungsi tiroid, atau pemeriksaan lain sesuai penyebab yang dicurigai.
