Leher bagian depan tampak lebih penuh di foto, atau kerah kemeja terasa sesak. Orang di sekitar Anda lalu menyebutnya gondokan, dan sarannya hampir selalu sama, perbanyak garam beryodium.
Pembengkakan ini umumnya tidak nyeri, sehingga pemeriksaannya mudah ditunda. Menurut NHS, gondok biasanya tidak serius, tetapi tetap perlu diperiksa dokter karena penyebabnya beragam.
Berikut penyebab gondokan satu per satu, kelompok yang lebih berisiko, tanda yang perlu diperhatikan, dan cara dokter menelusurinya.
Apa Itu Gondok dan Apa Hubungannya dengan Tiroid?
Gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid di leher bagian depan bawah, dengan istilah medis struma atau goiter. Tiroid memakai yodium dari makanan untuk membuat hormon tiroid, bagian dari fungsi kelenjar tiroid dalam mengatur metabolisme. Saat bahan bakunya kurang atau kelenjarnya terganggu, tiroid bisa membesar.
Menurut NHS dan MSD Manual, gondok bisa muncul saat kadar hormon normal, kurang (hipotiroid), atau berlebih (hipertiroid). Gondok juga berbeda dengan gondongan, infeksi virus pada pipi dan leher yang terasa nyeri.
Penyebab Gondokan yang Umum Ditemukan
1. Kekurangan Yodium
Saat asupan yodium kurang, tiroid membesar untuk menangkap lebih banyak yodium dan lama-kelamaan bisa kurang aktif. Menurut MSD Manual, kondisi ini masih menjadi penyebab utama gondok sederhana di sebagian besar wilayah dunia.
2. Penyakit Hashimoto
Pada penyakit Hashimoto, antibodi menyerang tiroid sehingga terjadi peradangan kronis. Kondisi ini sering diawali pembesaran yang tidak nyeri dan terasa kenyal. MSD Manual menyebutnya penyebab utama hipotiroid, dengan gejala hipotiroid seperti mudah lelah dan tidak tahan dingin.
3. Penyakit Graves
Penyakit Graves juga gangguan autoimun, tetapi memacu tiroid memproduksi hormon berlebihan. Studi dalam jurnal endokrinologi PERKENI menyebut penyakit Graves mencakup 60 sampai 80 persen kasus tirotoksikosis, atau kelebihan hormon tiroid, di dunia. Keluhan hipertiroid bisa berupa jantung berdebar, gelisah, dan tidak tahan panas.
4. Nodul Tiroid
Nodul adalah benjolan di dalam tiroid, bisa satu atau lebih. NHS menggolongkan nodul tiroid sebagai benjolan yang umumnya tidak berbahaya, sedangkan kanker tiroid jarang menjadi penyebab gondok. Dokter bisa menilai nodul dengan USG.
5. Peradangan Tiroid atau Tiroiditis
Tiroiditis bisa dipicu infeksi virus atau reaksi autoimun. Pada tiroiditis subakut, kelenjar biasanya nyeri saat disentuh, berbeda dari gondok sederhana yang umumnya tidak nyeri. Peradangan juga bisa menggeser kadar hormon.
6. Perubahan Hormon saat Pubertas, Kehamilan, atau Menopause
Gondok bisa muncul sementara pada masa-masa ini, saat keseimbangan hormon berubah. MSD Manual juga mencatat ibu hamil sering kurang mendapat yodium. Ibu hamil dengan riwayat gangguan tiroid bisa membicarakan pemeriksaan fungsi tiroid di awal kehamilan dengan dokter.
7. Efek Obat Tertentu
MSD Manual mencontohkan obat tertentu untuk gangguan irama jantung dan gangguan suasana hati sebagai pemicu gondok. Bila leher membesar saat rutin minum obat ini, sampaikan kepada dokter tanpa menghentikan obat sendiri.
8. Konsumsi Makanan Goitrogenik Berlebihan
Singkong, brokoli, kembang kol, dan kubis termasuk makanan goitrogenik, yaitu bahan yang bisa menghambat pembentukan hormon tiroid. MSD Manual mengaitkannya dengan gondok bila dimakan dalam jumlah yang jauh di atas kebiasaan.
Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Gondok?
Gondok bisa dialami siapa saja, tetapi kelompok berikut perlu lebih memperhatikan lehernya:
Perempuan dan orang dengan riwayat keluarga. MSD Manual mencatat penyakit Hashimoto lebih sering dialami perempuan, khususnya usia lebih tua, dan cenderung menurun dalam keluarga. Sebagian penderitanya juga memiliki diabetes atau penyakit autoimun lain.
Tinggal jauh dari laut atau di dataran tinggi. Lingkungan seperti ini hanya mengandung sedikit yodium. Garam beryodium membantu mencukupi asupannya.
Sedang hamil atau menyusui. MSD Manual menyarankan vitamin kehamilan yang mengandung yodium pada masa ini. Pilihannya sebaiknya dibicarakan dengan dokter.
Gejala yang Menyertai Pembesaran Tiroid
Tanda utamanya adalah bengkak di leher depan bawah yang biasanya tidak nyeri. Bila gondok menekan jaringan sekitarnya, NHS dan MSD Manual mencatat keluhan berikut:
Batuk menetap. Batuk tidak kunjung hilang walau sudah berlangsung lama. Keluhan ini perlu diperiksakan ke dokter.
Suara serak atau berubah. Suara terdengar parau atau berbeda dari biasanya. Perubahan yang menetap layak dibicarakan dengan dokter.
Rasa mengganjal dan sulit menelan. Ada rasa tersangkut di tenggorokan saat makan atau minum. Catat sejak kapan keluhan ini muncul.
Napas berbunyi atau sesak. Bunyi mengi atau sulit bernapas menandakan saluran napas tertekan. NHS menganjurkan segera ke IGD bila ini terjadi.
Komplikasi yang Bisa Muncul
Sebagian besar gondok kecil dan tidak menimbulkan masalah. Komplikasi umumnya berkaitan dengan ukuran dan penyebabnya:
Tekanan pada saluran napas dan makan. Gondok yang besar bisa mengganggu napas dan menelan. Kondisi ini memerlukan penanganan dokter, kadang dengan operasi.
Ketidakseimbangan hormon. Kekurangan yodium dan penyakit Hashimoto bisa membuat tiroid kurang aktif atau hipotiroid. Kekurangan yodium juga bisa menurunkan kesuburan.
Pengaruh pada kehamilan. Kekurangan yodium saat hamil meningkatkan risiko keguguran dan bisa mengganggu perkembangan otak janin. Asupannya sebaiknya dipantau bersama dokter.
Gondok, Gondongan, atau Kelenjar Getah Bening?
Ketiganya tampak sebagai bengkak di leher, tetapi letak dan sifatnya berbeda. Untuk jenis benjolan di leher yang lain, dokter perlu memeriksa secara langsung.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Segera ke IGD bila leher yang bengkak disertai sesak napas atau bunyi mengi, karena NHS menggolongkannya sebagai keadaan darurat. Untuk keadaan lain, buat janji dengan dokter bila:
Leher tampak membesar untuk pertama kali. NHS menyarankan setiap dugaan gondok diperiksakan walau tidak nyeri. Pemeriksaan awal menentukan tes lanjutan.
Benjolan nyeri saat disentuh. Nyeri bisa mengarah ke peradangan tiroid. Dokter akan mencari pemicunya.
Muncul keluhan hormon. Lelah berkepanjangan, tidak tahan dingin, atau jantung berdebar perlu dicatat. Catatan ini membantu dokter memilih pemeriksaan.
Benjolan keras atau terus membesar. Menurut NHS, kelenjar getah bening yang membesar, keras, atau belum mengempis setelah 1 minggu perlu diperiksa. Gondok yang terus membesar juga perlu dinilai dokter.
Cara Dokter Menelusuri Penyebab Gondok
Dokter biasanya memulai dengan wawancara dan meraba leher untuk menilai ukuran, nyeri tekan, dan benjolan. Setelah itu, pemeriksaan berikut bisa dipilih:
Tes darah fungsi tiroid. Kadar TSH dan T4 menunjukkan apakah tiroid bekerja normal, kurang, atau berlebih. TSH biasanya dibaca bersama nilai FT4.
Tes antibodi tiroid. Tes ini mencari antibodi yang menyerang tiroid. Hasilnya membantu mengenali penyakit Hashimoto.
USG dan pemindaian tiroid. USG membantu menemukan nodul. Pemindaian dengan sedikit iodium radioaktif membantu membedakan penyakit Graves, nodul, dan tiroiditis.
Biopsi jarum halus. Dokter mengambil sampel kecil jaringan tiroid dengan jarum halus. Sampel lalu diperiksa di laboratorium.
Peran Tes Hormon Tiroid dalam Menilai Gondok
Besar kecilnya gondok tidak menunjukkan kerja tiroid, sehingga dokter umumnya meminta tes darah. TSH adalah hormon dari kelenjar hipofisis di otak yang memberi sinyal ke tiroid, sedangkan free T4 adalah hormon tiroid aktif yang beredar di darah.
Bila dokter menyarankan pemeriksaan ini, Bumame menyediakan Paket Hormon Tiroid berisi tes TSHs dan Free T4 dari satu kali pengambilan darah, tanpa perlu puasa. Sampaikan obat, vitamin, dan suplemen yang rutin Anda konsumsi. Pemeriksaan tersedia di klinik atau lewat Home Care, dan hasilnya dibahas bersama dokter. Untuk jadwal, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pengobatan Gondok Mengikuti Penyebabnya
Gondok kecil kadang cukup dipantau. Bila perlu penanganan, dokter menyesuaikannya dengan penyebab:
Kekurangan yodium. Dokter bisa memberikan suplemen yodium. Di tingkat masyarakat, yodium ditambahkan ke garam atau air.
Kadar hormon terganggu. Hipotiroid dan hipertiroid umumnya ditangani dengan obat sesuai resep dokter. Pada penyakit Hashimoto, terapi hormon tiroid juga bisa mengecilkan kelenjar, dan umumnya dijalani seumur hidup setelah menjadi hipotiroid.
Gondok berukuran besar. Bila gondok mengganggu napas atau menelan, dokter bisa menyarankan operasi. Pilihan lain adalah terapi iodium radioaktif untuk mengecilkan kelenjar.
Pertanyaan seputar kesembuhan penyakit tiroid sebaiknya dicatat untuk dibahas saat kontrol.
Langkah Menjaga Kesehatan Tiroid
Penyebab autoimun dan perubahan hormon sulit dicegah. Langkah berikut membantu dari sisi asupan:
Pakai garam beryodium. MSD Manual mencatat kekurangan yodium jarang terjadi di wilayah yang memakai garam beryodium. Gunakan secukupnya dalam masakan.
Hindari suplemen yodium tanpa arahan dokter. Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Andalas di Dharmasraya, daerah dengan kelebihan yodium, menjelaskan kelebihan yodium jangka panjang bisa memicu hipertiroid. Menurut MSD Manual, penderita penyakit Hashimoto yang belum menjalani terapi hormon sebaiknya menghindari yodium dosis tinggi seperti tablet rumput laut.
Makan beragam dalam porsi wajar. Kubis, brokoli, dan singkong tetap bisa menjadi menu harian. Masalah tiroid dikaitkan dengan jumlah yang sangat banyak.
Cek leher di depan cermin. Perhatikan pembengkakan baru di leher depan saat bercermin. Catat sejak kapan muncul dan keluhan penyertanya.
Kenali Penyebabnya, Rawat Tiroid dengan Tenang
Gondok bisa berasal dari kekurangan yodium, gangguan autoimun, nodul, peradangan, perubahan hormon, obat, atau pola makan. Kabar baiknya, gondok umumnya tidak serius dan penyebabnya bisa ditelusuri. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan, jadi periksakan leher yang membesar dan bicarakan hasilnya bersama dokter.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
NHS. Goitre.
MSD Manual Consumer Version. Simple Nontoxic Goiter.
MSD Manual Consumer Version. Iodine Deficiency.
MSD Manual Consumer Version. Hashimoto Thyroiditis.
Kuddah NR, Subekti I, Siswoyo AD. InaJEMD (PERKENI). Outcome of Graves' Disease Patients Treated with Radioactive Iodine Therapy at RSCM: Preliminary Study.
Kurniawati N, Decroli E, Alioes Y. Jurnal Kesehatan Andalas. Hubungan Kadar FT4 dengan Gejala Klinis yang Terkait Efek Simpatis berdasarkan Indek Wayne pada Nagari Koto Salak Kabupaten Dharmasraya.
NHS. Mumps.
NHS. Swollen Glands.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila
Frequently Asked Question
Apa penyebab gondokan yang paling umum?
Kekurangan yodium merupakan salah satu penyebab utama gondok sederhana di banyak wilayah dunia. Penyebab lainnya meliputi penyakit Hashimoto, penyakit Graves, nodul tiroid, peradangan tiroid atau tiroiditis, perubahan hormon saat pubertas maupun kehamilan, dan efek obat tertentu.
Apakah gondok sama dengan gondongan?
Tidak. Gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid di bagian depan bawah leher dan biasanya tidak nyeri. Gondongan merupakan infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan di area pipi dan leher, umumnya disertai nyeri dan terkadang demam.
Apakah gondok selalu disebabkan oleh kekurangan yodium?
Tidak. Gondok juga dapat disebabkan oleh gangguan autoimun, nodul tiroid, tiroiditis, perubahan hormon, atau obat tertentu. Karena kelebihan yodium juga dapat mengganggu fungsi tiroid, hindari suplemen yodium dosis tinggi tanpa arahan dokter.
Apakah gondok berbahaya dan kapan harus diperiksa?
Gondok umumnya tidak serius, tetapi pembesaran tiroid tetap perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya. Konsultasikan jika leher membesar, benjolan terasa nyeri, atau muncul suara serak dan sulit menelan. Segera ke IGD jika pembengkakan disertai sesak napas atau napas berbunyi.
Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk mengetahui penyebab gondok?
Dokter biasanya memulai dengan pemeriksaan fisik dan tes darah fungsi tiroid, seperti TSH dan T4. Jika diperlukan, pemeriksaan dilanjutkan dengan tes antibodi tiroid, USG, pemindaian tiroid, atau biopsi jarum halus untuk menilai nodul dan mencari penyebab pembesaran.
