Sudah dua minggu kulit lengan dan punggung terasa gatal. Pelembap dan sabun sudah diganti, tetapi keinginan menggaruk tetap datang. Lalu muncul pertanyaan, apakah gatal ini berhubungan dengan ginjal?
Sebagian besar gatal berasal dari kulit itu sendiri, misalnya kulit kering, eksim, alergi, atau kudis. Gatal karena ginjal lebih jarang dan umumnya muncul saat fungsi ginjal sudah menurun cukup jauh. Penyakit ginjal tahap awal juga sering tidak bergejala dan baru diketahui lewat tes darah dan urine.
Berikut perbedaan ciri keduanya, tanda yang perlu diperiksakan, dan pemeriksaan yang membantu menemukan sumber gatal.
Apa Perbedaan Gatal karena Ginjal dan Gatal Biasa?
Perbedaannya ada pada sumber, pola, dan keluhan yang menyertainya. Gatal biasa bersumber dari kulit, biasanya punya pemicu yang jelas, sering disertai ruam di area tertentu, dan mereda dengan perawatan sederhana dalam beberapa minggu.
Gatal karena ginjal bersumber dari dalam tubuh. Dalam istilah medis, gatal yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis dikenal sebagai pruritus uremik. Gatal ini lebih sering muncul pada penyakit ginjal tahap lanjut, bisa terasa di area luas tanpa ruam yang jelas, dan biasanya belum reda hanya dengan perawatan kulit. Tidak ada satu ciri yang cukup untuk menentukan sumbernya, sehingga dokter tetap menilai pola gatal, riwayat kesehatan, dan hasil pemeriksaan.
Mengapa Ginjal yang Bermasalah Bisa Memicu Gatal?
Ginjal menyaring darah dan membuang sisa metabolisme lewat urine. Pada penyakit ginjal kronis, ginjal yang rusak tidak lagi menyaring darah sebagaimana mestinya, sehingga sisa metabolisme dan cairan menumpuk di dalam tubuh.
Kadar mineral juga ikut berubah. NIDDK mencatat bahwa fosfor yang berlebihan dalam darah bisa membuat kulit gatal, selain menarik kalsium dari tulang. Kondisi ini perlu diperhatikan pada pasien hemodialisis atau cuci darah, karena sisa metabolisme bisa menumpuk di antara dua sesi cuci darah. Kulit pada penyakit ginjal tahap lanjut juga bisa menjadi kering, dan kulit kering sendiri mudah terasa gatal.
Penyebab Gatal Biasa yang Lebih Sering Ditemui
Beberapa penyebab gatal pada kulit yang umum antara lain:
Kulit kering. Xerosis atau kulit kering termasuk penyebab gatal yang umum, terutama pada lansia karena kulit makin kering seiring usia. Kulit bisa tampak kasar atau bersisik, dan gatal biasanya berkurang dengan pelembap rutin.
Eksim. Dermatitis atau eksim termasuk kondisi kulit jangka panjang yang memicu gatal. Kulit bisa tampak meradang, pecah-pecah, atau menebal. Pada eksim kering, menjaga kelembapan kulit membantu mengendalikan gatal.
Alergi dan iritasi. Kain wol, bahan kimia, sabun, kosmetik, gigitan serangga, atau obat tertentu bisa mengiritasi kulit atau memicu reaksi alergi. Gatal biasanya muncul di area yang terkena dan berkurang setelah pemicunya dihindari.
Infeksi jamur. Kurap dan kutu air termasuk infeksi jamur kulit yang sering menimbulkan gatal. Gatal umumnya terbatas pada area yang terinfeksi, misalnya sela jari kaki pada kutu air.
Kudis. Skabies atau penyakit kudis disebabkan tungau yang menggali kulit, dengan gatal sangat kuat yang biasanya lebih parah pada malam hari. Tanda khasnya adalah keluhan serupa pada orang serumah atau satu asrama, serta garis halus di sela jari dan pergelangan tangan.
Gatal di seluruh tubuh juga bisa berasal dari penyakit dalam lain, seperti penyakit hati, anemia, diabetes, gangguan tiroid, dan kanker tertentu. Gatal juga umum dialami saat hamil dan setelah menopause.
Ciri Gatal yang Berkaitan dengan Ginjal
Ciri berikut membantu Anda menilai kapan gatal perlu dikaitkan dengan ginjal.
1. Datang Bersama Keluhan Ginjal Lain
Penyakit ginjal tahap lanjut bisa menimbulkan rasa lelah, sulit tidur, mual, nafsu makan turun, kram otot, bengkak di kaki, dan sulit berkonsentrasi. Perubahan urine juga perlu diperhatikan, misalnya frekuensi buang air kecil berubah atau kencing berbusa. Gatal yang datang bersama beberapa tanda gangguan ginjal ini perlu diperiksakan.
2. Kulit Kering atau Menggelap tanpa Ruam yang Jelas
NIDDK mencatat gatal, kulit kering, kulit yang menggelap, dan rasa kebas sebagai gejala penyakit ginjal kronis tahap lanjut. Kulit bisa tampak normal tanpa ruam, atau hanya menyisakan bekas garukan.
3. Menetap Walau Kulit Sudah Dirawat
Gatal biasa umumnya mereda dengan pelembap, mandi air suam-suam kuku, dan menghindari pemicu. Gatal yang bertahan lebih dari dua minggu walau sudah dirawat perlu diperiksakan, karena sumbernya bisa berada di dalam tubuh.
4. Muncul pada Orang dengan Faktor Risiko
Diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, dan usia lanjut termasuk faktor risiko penyakit ginjal. Orang yang sudah didiagnosis penyakit ginjal kronis atau menjalani cuci darah sebaiknya menyampaikan keluhan gatal kepada dokternya.
Membandingkan Pola Gatal dalam Satu Tabel
Waktu munculnya gatal kurang membantu membedakan keduanya, karena gatal kudis juga biasanya lebih parah pada malam hari. Pola berikut lebih berguna untuk diamati.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Gatal Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Gatal yang berat atau berlangsung lebih dari enam minggu disebut pruritus kronis dan bisa mengganggu tidur, memicu cemas, serta melukai kulit akibat garukan. Periksakan diri ke dokter bila gatal:
Bertahan lebih dari dua minggu. Gatal tidak membaik dengan perawatan mandiri atau terus kambuh. Penyebabnya perlu dicari.
Berat atau mengganggu tidur. Gatal membuat Anda sulit beraktivitas atau terbangun di malam hari. Dokter bisa membantu meredakannya.
Muncul tiba-tiba di seluruh tubuh. Gatal datang tanpa penyebab yang jelas dan terasa di banyak bagian tubuh. Pola ini lebih mungkin berasal dari penyakit dalam.
Disertai keluhan lain. Gatal datang bersama berat badan turun, demam, keringat malam, bengkak di kaki, atau perubahan buang air kecil. Gatal saat hamil juga perlu dikonsultasikan ke dokter atau bidan.
Bagaimana Dokter Menelusuri Sumber Gatal?
Dokter memulai dengan pemeriksaan fisik dan pertanyaan tentang riwayat kesehatan, termasuk sejak kapan gatal muncul serta obat, vitamin, dan herbal yang dikonsumsi. Bila gatal diduga berasal dari penyakit dalam, dokter bisa meminta tes darah lengkap serta tes fungsi ginjal dan hati.
Untuk ginjal, dokter biasanya melihat kadar ureum dan kreatinin dalam darah serta eGFR, yaitu perkiraan laju penyaringan ginjal. Pedoman nasional menyebut urinalisis atau pemeriksaan urine sebagai langkah pertama deteksi dini penyakit ginjal kronis, untuk mencari protein atau darah dalam urine. Pemeriksaan urine penting karena pada gangguan ginjal ringan kadar kreatinin bisa masih normal.
Bila hasilnya tidak normal, tes biasanya diulang. Penyakit ginjal kronis ditegakkan bila kelainan ginjal menetap tiga bulan atau lebih, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.
Cek Fungsi Ginjal Saat Dokter Menyarankannya
Gatal terkait ginjal muncul ketika kemampuan ginjal membuang sisa metabolisme menurun, sehingga kadar sisa metabolisme dalam darah dan kondisi urine membantu menilai apakah ginjal ikut berperan. Bila dokter menyarankan pemeriksaan ini, Anda bisa memilih Paket Fungsi Ginjal di Bumame yang berisi pemeriksaan ureum, kreatinin dan eGFR, asam urat, serta urine lengkap. Pemeriksaan bisa dilakukan di klinik atau lewat layanan Home Care, dan tim Bumame akan mengonfirmasi persiapan yang diperlukan. Untuk jadwal dan pertanyaan lain, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Penanganan Mengikuti Sumber Gatalnya
Pengobatan gatal berfokus pada penyebabnya. Pada gatal biasa, dokter bisa memberikan obat oles atau obat minum sesuai penyebab, dan kudis biasanya diobati bersama anggota keluarga yang tinggal serumah. Gatal jangka panjang yang sulit dikendalikan juga bisa ditangani dengan fototerapi atau terapi sinar.
Pada gatal terkait ginjal, penanganan diarahkan pada penyakit ginjalnya, termasuk pengaturan pola makan, obat, hingga cuci darah atau transplantasi bila ginjal sudah gagal. Pasien cuci darah biasanya dibantu ahli gizi untuk membatasi fosfor, dan dokter bisa meresepkan obat pengikat fosfat atau phosphate binder. Hindari suplemen dan penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan tanpa arahan dokter.
Perawatan Kulit dan Kebiasaan yang Menjaga Ginjal
Langkah sehari-hari berikut membantu meredakan gatal dari kulit:
Mandi singkat dengan air suam-suam kuku. Air panas dan mandi terlalu lama bisa membuat kulit makin kering. Setelah mandi, tepuk kulit hingga kering lalu oleskan pelembap tanpa pewangi.
Pilih pelembap yang kental. Untuk kulit kering, krim atau salep biasanya lebih membantu dibanding losion. Oleskan setidaknya sekali sehari.
Kurangi garukan dan iritasi. Tepuk atau kompres kulit dengan handuk lembap yang dingin, dan jaga kuku tetap pendek. Kenakan pakaian katun yang longgar serta hindari sabun berpewangi dan bahan wol.
Untuk menjaga ginjal, hindari rokok, kurangi garam dan gula, jaga berat badan ideal, dan berolahraga minimal 30 menit per hari. Mengendalikan diabetes dan tekanan darah tinggi juga penting karena keduanya termasuk penyebab gagal ginjal yang umum.
Kenali Polanya dan Periksakan Saat Ragu
Gatal biasa dan gatal terkait ginjal bisa dibedakan dari sumbernya, pola munculnya, dan keluhan yang menyertainya. Bila gatal menetap, terasa di seluruh tubuh, atau datang bersama tanda gangguan ginjal, pemeriksaan membantu Anda dan dokter menemukan penyebabnya lebih awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk mengatur jadwal pemeriksaan, Anda bisa chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Penyakit Ginjal.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/1634/2023 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Penyakit Ginjal Kronik.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Scabies.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). What Is Chronic Kidney Disease in Adults?
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Eating and Nutrition for Hemodialysis.
Mayo Clinic. Itchy Skin (Pruritus), Symptoms and Causes.
Mayo Clinic. Itchy Skin (Pruritus), Diagnosis and Treatment.
NHS. Itchy Skin.
Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan
Frequently Asked Question
Apa perbedaan gatal karena ginjal dan gatal biasa?
Gatal biasa umumnya berasal dari masalah kulit, seperti kulit kering, eksim, alergi, atau infeksi, dan sering disertai ruam atau pemicu yang jelas. Gatal terkait ginjal lebih sering terjadi pada penyakit ginjal tahap lanjut, dapat terasa di area luas tanpa ruam yang jelas, dan cenderung menetap meski kulit sudah dirawat.
Di bagian tubuh mana gatal karena ginjal biasanya muncul?
Gatal terkait ginjal dapat muncul di area luas atau hampir seluruh tubuh. Kulit bisa tampak normal, kering, menggelap, atau hanya memperlihatkan bekas garukan. Pola ini tidak cukup untuk memastikan penyebabnya tanpa pemeriksaan dokter.
Apakah gatal yang lebih parah pada malam hari merupakan tanda sakit ginjal?
Belum tentu. Gatal pada malam hari juga dapat terjadi akibat kondisi kulit, seperti kudis atau skabies. Untuk menilai kemungkinan gangguan ginjal, dokter mempertimbangkan pola gatal, keluhan lain, riwayat kesehatan, dan hasil pemeriksaan.
Tes apa yang digunakan untuk mengetahui apakah gatal berkaitan dengan gangguan ginjal?
Dokter dapat meminta tes darah untuk mengukur ureum, kreatinin, dan eGFR, serta pemeriksaan urine untuk mendeteksi protein atau darah. Hasil pemeriksaan dinilai bersama gejala dan riwayat kesehatan untuk menentukan kondisi ginjal.
Kapan gatal perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri bila gatal bertahan lebih dari dua minggu tanpa membaik, terasa di seluruh tubuh, mengganggu tidur, atau disertai bengkak di kaki, perubahan buang air kecil, berat badan turun, maupun keluhan lain yang tidak biasa.
