Bercak merah muncul di pergelangan tangan setelah memakai jam tangan baru, atau bintik gatal muncul di leher setelah seharian berkeringat. Ruam seperti ini sering dibiarkan hingga hilang sendiri, dan banyak ruam ringan memang membaik dengan perawatan yang lembut.
Pemicunya beragam, mulai dari iritasi, alergi, infeksi, sampai reaksi obat, sehingga cara mengatasinya juga berbeda. Sebagian ruam juga menjadi tanda kondisi darurat yang perlu ditangani di IGD.
Artikel ini membahas tanda bahaya lebih dulu, lalu penyebab, ciri pembeda, perawatan di rumah, dan pemeriksaan untuk menemukan pemicunya.
Tanda Ruam yang Perlu Segera Ditangani di IGD
Segera ke IGD bila ruam disertai salah satu tanda berikut:
Demam dengan bintik ungu yang tidak memudar saat ditekan. Cara mengeceknya adalah tes gelas, yaitu menekan sisi gelas bening ke ruam. NHS menyebut bintik yang tetap terlihat seperti memar kecil perlu pertolongan darurat, apalagi bila disertai leher kaku, silau terhadap cahaya, atau tampak bingung.
Kulit melepuh atau mengelupas disertai demam. Tanda ini bisa mengarah ke Sindrom Stevens-Johnson, reaksi kulit yang jarang tetapi serius dan biasanya dipicu obat tertentu. Keluhannya bisa diawali demam, sakit tenggorokan, dan nyeri sendi, lalu muncul lepuh yang pecah menjadi luka.
Bibir, lidah, atau wajah membengkak. Bengkak mendadak, apalagi bila tenggorokan terasa sempit atau sulit menelan, bisa menjadi tanda reaksi alergi berat atau anafilaksis. NHS menyebut kondisi ini mungkin perlu ditangani segera di rumah sakit.
Sesak napas atau sulit bernapas. MedlinePlus menganjurkan segera menghubungi layanan darurat bila ruam disertai sesak napas atau tenggorokan terasa menyempit. Bibir atau lidah yang tampak pucat atau kebiruan juga termasuk tanda darurat.
Pada kulit sawo matang hingga gelap, ruam bisa lebih sulit terlihat. Menurut NHS, perubahan warna lebih mudah tampak di telapak tangan, telapak kaki, bibir, lidah, dan bagian dalam kelopak mata.
Apa Itu Ruam dan Seperti Apa Wujudnya?
Ruam adalah perubahan warna, rasa, atau tekstur kulit. Menurut MedlinePlus, ruam sering berasal dari dermatitis atau peradangan kulit, dan wujudnya bisa berupa bintik, bentol, bercak bersisik, atau lepuhan. Penyebabnya sering bisa diperkirakan dari bentuk, lokasi, dan gejala penyertanya, walau pada sebagian orang tetap tidak diketahui.
Penyebab Ruam Merah yang Sering Ditemui
1. Dermatitis Kontak
Jenis dermatitis ini muncul di bagian kulit yang langsung menyentuh suatu bahan. Kemenkes membedakan jenis iritan, misalnya akibat sabun, deterjen, atau pemutih, dan jenis alergi, misalnya akibat nikel pada perhiasan, lateks, atau pewangi. Ruamnya tidak menular dan biasanya sembuh dalam dua sampai empat minggu bila pemicunya dihindari.
2. Eksim atau Dermatitis Atopik
Eksim membuat kulit meradang, kemerahan atau kecokelatan, kering, gatal, dan pecah-pecah, sering di lipatan siku, belakang lutut, dan sisi leher. Kemenkes mencatat gatalnya bisa memburuk pada malam hari hingga mengganggu tidur, dan eksim lebih sering pada anak walau juga dialami orang dewasa. Menurut MedlinePlus, eksim cenderung muncul pada orang dengan alergi atau asma.
3. Biduran
Biduran atau urtikaria berupa bentol gatal yang menonjol, kemerahan atau sewarna kulit, dan hilang timbul di berbagai bagian tubuh. Kemenkes mencatat pemicunya antara lain makanan, obat, bulu hewan, tungau debu rumah, infeksi, suhu, dan stres. Orang dengan riwayat alergi juga lebih berisiko mengalaminya.
4. Biang Keringat
Biang keringat atau miliaria berupa bintik kecil menonjol yang terasa gatal seperti tertusuk. NHS menyebut gejalanya sering sama pada anak dan orang dewasa, dan pada kulit cokelat bintiknya bisa tampak keabuan. Ruam ini tidak menular dan bisa dirawat di rumah dengan menjaga kulit tetap sejuk.
5. Kurap dan Infeksi Jamur
Kurap memunculkan bercak gatal, kering, dan berbentuk cincin yang bisa tampak merah, keperakan, atau lebih gelap dari kulit sekitar. NHS menyebut pengobatannya bisa memakai obat antijamur setiap hari hingga 4 minggu. Obat tetap dipakai sesuai anjuran walau ruam sudah tampak hilang.
6. Infeksi Virus yang Disertai Demam
NHS menjelaskan campak biasanya diawali gejala mirip pilek, lalu ruam bintik muncul beberapa hari kemudian di kepala atau leher dan menyebar ke seluruh tubuh. Cacar air memunculkan bintik gatal yang berubah menjadi lepuh lalu keropeng, sedangkan WHO mencatat ruam sebagai salah satu gejala dengue atau demam berdarah, bersama demam tinggi dan nyeri otot. Waktu munculnya bintik merah setelah demam membantu dokter menelusuri penyebabnya.
7. Reaksi Obat
MedlinePlus menganjurkan konsultasi ke dokter bila ruam muncul saat Anda memakai obat baru, dan obat hanya diubah atau dihentikan atas arahan dokter. Menurut NHS, risiko Sindrom Stevens-Johnson rendah, bahkan pada orang yang memakai obat yang diketahui bisa memicunya. Ruam yang menyebar atau melepuh setelah mulai obat baru tetap perlu segera ditangani di IGD.
8. Psoriasis dan Penyakit Imun Lain
Psoriasis memunculkan bercak merah bersisik, sering di atas sendi dan kulit kepala, kadang gatal dan disertai perubahan kuku. MedlinePlus juga mencatat penyakit imun seperti lupus sebagai penyebab ruam. Ruam yang disertai nyeri sendi sebaiknya diperiksakan ke dokter.
Petunjuk Awal dari Bentuk dan Gejala Penyerta Ruam
Tabel berikut merangkum ciri pembeda yang bisa Anda sampaikan saat berkonsultasi.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Ruam Merah Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Menurut MedlinePlus, ruam tanpa tanda darurat tetap perlu diperiksakan bila disertai demam, nyeri sendi, atau sakit tenggorokan, atau bila muncul setelah Anda mulai memakai obat baru. Konsultasi juga disarankan bila muncul garis kemerahan, bengkak, atau area yang sangat nyeri saat disentuh, karena tanda ini bisa mengarah ke infeksi. Periksakan pula ruam yang tidak membaik dengan perawatan di rumah, makin memburuk, atau terus kambuh.
Pemeriksaan yang Membantu Dokter Menemukan Pemicu
Dokter memulai dengan pemeriksaan fisik dan pertanyaan seputar waktu munculnya ruam, sabun atau kosmetik baru, perubahan obat, makanan, serta riwayat asma atau alergi. Pemeriksaan lanjutan bisa mencakup:
Patch test. Sedikit alergen ditempelkan pada kulit dengan plester, lalu reaksinya dinilai setelah dua hari. Kemenkes menyebut tes ini membantu melihat alergi terhadap zat tertentu pada dermatitis kontak.
Uji tusuk kulit atau tes darah alergi. Kemenkes menyebut uji tusuk kulit dipakai untuk mencari pemicu biduran. Menurut MedlinePlus, tes darah bisa dipilih bila uji kulit sulit dilakukan, dan jenis tes alergi ditentukan dokter sesuai keluhan.
Kerokan kulit atau biopsi. Sampel kerokan atau sedikit jaringan kulit diperiksa di laboratorium. MedlinePlus menyebut pemeriksaan kulit seperti ini membantu dokter menegakkan diagnosis.
Tes IgE Spesifik bila Ruam Diduga Dipicu Alergi
Pada ruam yang dipicu alergi, misalnya sebagian kasus biduran, sistem imun menganggap alergen sebagai ancaman dan membentuk antibodi imunoglobulin E atau IgE. Tes IgE spesifik mengukur antibodi ini untuk tiap alergen. Di Bumame, tes ini tersedia sebagai IgE Atopy (Panel Indonesia), yang menurut halaman produknya memeriksa 54 alergen makanan dan nonmakanan yang relevan di Indonesia, seperti tungau, jamur, dan hewan peliharaan. Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa dan tersedia secara Walk In maupun Home Care. MedlinePlus menjelaskan hasil yang tinggi berarti Anda mungkin alergi terhadap zat itu tanpa menggambarkan berat reaksinya, sehingga dokter membacanya bersama riwayat keluhan. Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Cara Meredakan Ruam Merah di Rumah
MedlinePlus menyebut banyak ruam ringan membaik dengan perawatan kulit yang lembut dan menghindari bahan yang mengiritasi. Langkahnya antara lain:
Hentikan pemicu yang dicurigai. Berhenti memakai sabun, losion, atau kosmetik yang baru digunakan. Kemenkes menyebut menghindari pemicu sebagai langkah utama pada dermatitis kontak dan biduran.
Bersihkan kulit dengan lembut. Pakai pembersih lembut dan air suam-suam kuku, lalu tepuk kulit hingga kering tanpa menggosok. Biarkan area ruam terkena udara dan hindari mengoleskan losion kosmetik di atasnya.
Jaga kulit tetap sejuk. NHS menganjurkan pakaian katun longgar, mandi air sejuk, dan kompres dingin hingga 20 menit untuk biang keringat. Tepuk ruam saat gatal, karena garukan bisa melukai kulit dan memicu infeksi.
Pengobatan dari dokter mengikuti penyebabnya, bisa berupa krim, losion berobat, atau obat minum. MedlinePlus menyebut obat antihistamin minum bisa membantu meredakan gatal, dengan jenis dan lama pemakaian sesuai arahan dokter atau apoteker.
Langkah Mencegah Ruam Kambuh
Kebiasaan berikut membantu mencegah ruam kambuh:
Catat pemicu yang dicurigai. Tulis sabun, kosmetik, makanan, dan obat yang dipakai sebelum ruam muncul agar dokter lebih mudah melihat polanya. Bila ruam selalu muncul setelah makanan tertentu, kemungkinan alergi makanan perlu dibicarakan dengan dokter.
Lindungi kulit dari bahan pemicu. Kemenkes menyarankan sarung tangan dan alat pelindung diri bila pekerjaan melibatkan bahan yang mengiritasi. Pada eksim yang kambuh karena debu, ganti seprai dan sarung bantal minimal dua minggu sekali.
Rawat kelembapan kulit. Pakai pelembap secara rutin, khususnya pada eksim, dan pilih produk tanpa pewangi bila kulit mudah teriritasi. Kemenkes juga menyarankan menghindari sabun beralkali.
Rawat Kulit dengan Lembut dan Telusuri Pemicunya
Banyak ruam ringan membaik dengan perawatan lembut di rumah, sementara tanda darurat ditangani di IGD. Ruam yang terus kambuh bisa ditelusuri pemicunya lewat pemeriksaan. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Untuk informasi seputar tes alergi, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Sumber
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Dermatitis Kontak.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Dermatitis Atopik.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI. Kenali Gejala dan Penanganan Urtikaria.
World Health Organization Indonesia. Lembar Fakta Dengue dan Dengue Berat.
MedlinePlus Medical Encyclopedia, National Library of Medicine. Rashes.
NHS. Rashes in Babies and Children.
NHS. Stevens-Johnson Syndrome.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Allergy Blood Test.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
Frequently Asked Question
Apa saja penyebab ruam merah pada kulit?
Ruam merah dapat disebabkan oleh dermatitis kontak, eksim, biduran, biang keringat, infeksi jamur atau virus, reaksi obat, serta penyakit seperti psoriasis. Bentuk ruam dan gejala penyertanya dapat membantu dokter menelusuri penyebabnya.
Ruam merah seperti apa yang perlu segera dibawa ke IGD?
Segera ke IGD jika ruam disertai demam dengan bintik ungu yang tidak memudar saat ditekan, kulit melepuh atau mengelupas, pembengkakan bibir atau lidah, maupun sesak napas.
Apakah ruam merah bisa hilang sendiri?
Banyak ruam ringan membaik dengan perawatan kulit yang lembut dan menghindari pemicunya. Dermatitis kontak, misalnya, biasanya sembuh dalam dua hingga empat minggu. Ruam yang memburuk atau tidak membaik perlu diperiksakan ke dokter.
Bagaimana cara mengatasi ruam merah yang gatal di rumah?
Hentikan penggunaan produk yang dicurigai sebagai pemicu, bersihkan kulit dengan pembersih lembut dan air suam-suam kuku, serta gunakan kompres dingin bila diperlukan. Hindari menggaruk agar kulit tidak terluka dan mengalami infeksi.
Apakah ruam karena alergi bisa diperiksa melalui tes?
Ya. Dokter dapat merekomendasikan uji tusuk kulit atau tes darah IgE spesifik untuk menelusuri alergi. Patch test digunakan untuk membantu mengidentifikasi alergi kontak. Hasil pemeriksaan perlu dinilai bersama riwayat keluhan.
