Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sakit Pundak Belakang, Apakah Tanda Kolesterol? Ini Fakta dan Cara Memastikannya
Kembali ke Artikel & Berita

Sakit Pundak Belakang, Apakah Tanda Kolesterol? Ini Fakta dan Cara Memastikannya

SBAOthers

Setelah seharian bekerja di depan laptop, pundak hingga punggung atas terasa kaku dan berat. Lalu ada yang berkomentar, "Itu tanda kolesterol naik." Anggapan ini begitu umum hingga banyak orang menebak kadar kolesterol dari rasa pegal.

Tebakan ini bisa keliru ke dua arah. Pegal otot biasa dikira masalah kolesterol, sementara kolesterol yang benar-benar tinggi luput karena tidak terasa. Bila sakit di pundak muncul bersama nyeri atau rasa tertekan di dada, sesak napas, berkeringat, atau mual, segera ke IGD.

Artikel ini membahas kaitan sakit pundak dengan kolesterol, penyebab umumnya, cara membedakan pegal otot dari keluhan jantung, dan cara memastikan kadar kolesterol.

Apakah Sakit Pundak Belakang Tanda Kolesterol Tinggi?

Jawabannya, sakit pundak belakang tidak bisa dijadikan patokan kolesterol tinggi. MedlinePlus dari National Library of Medicine menyebut kolesterol tinggi umumnya tidak menimbulkan tanda atau gejala, sehingga kadarnya diketahui lewat tes darah. Itulah sebabnya kolesterol tinggi tanpa gejala bisa lama tidak disadari.

Kolesterol sebenarnya zat mirip lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon dan vitamin D. Bila kadarnya berlebih, kolesterol bisa membentuk plak yang menempel di dinding pembuluh darah, kondisi yang disebut aterosklerosis. Proses ini berjalan pelan tanpa rasa pegal.

Nyeri baru muncul bila plak sudah mempersempit pembuluh darah jantung, kondisi yang dikenal sebagai penyakit jantung koroner. Aliran darah ke otot jantung yang berkurang bisa memicu angina pektoris, yaitu nyeri dada karena jantung kekurangan pasokan darah, bahkan serangan jantung. Nyeri dari jantung inilah yang kadang menjalar ke pundak dan punggung.

Mengapa Pundak Pegal Sering Dikaitkan dengan Kolesterol?

Anggapan ini kemungkinan muncul karena keduanya sama-sama lebih berisiko dialami orang yang banyak duduk. Kementerian Kesehatan menyebut sedentary lifestyle atau gaya hidup kurang gerak, seperti duduk berjam-jam di depan komputer, meningkatkan risiko dislipidemia atau kadar lemak darah yang tidak normal. Kebiasaan ini juga dikaitkan dengan gangguan otot dan tulang seperti nyeri sendi.

Stres pun berperan pada keduanya. Otot menegang saat stres, sementara MedlinePlus menyebut stres bisa menaikkan hormon yang mendorong tubuh membuat lebih banyak kolesterol. Meski akarnya bisa sama, angka kolesterol hanya terbaca lewat tes darah.

Penyebab Umum Sakit Pundak Belakang

Area pundak hingga punggung atas tersusun dari otot, sendi, ligamen, dan saraf yang terhubung dengan leher. Gangguan pada salah satunya bisa memicu nyeri atau kaku.

1. Postur Kurang Baik dan Duduk Berjam-jam

Duduk membungkuk atau bekerja dalam posisi yang sama berjam-jam membuat otot leher dan pundak kaku serta tegang. Keluhan ini bisa dialami siapa saja yang lama menatap layar komputer atau ponsel. Kementerian Kesehatan menganjurkan menjaga postur dan sering mengubah posisi untuk mencegahnya.

2. Posisi Tidur dan Bantal yang Kurang Menopang

Posisi leher yang tidak tepat saat tidur atau bantal yang tidak menopang bisa membuat otot leher dan pundak tegang. Kebiasaan ini juga bisa memicu leher belakang sakit saat bangun pagi. Bantal leher yang menopang dengan baik membantu mencegah keluhan berulang.

3. Stres yang Membuat Otot Menegang

Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan otot menegang. Bila stres berlangsung berminggu-minggu, ketegangan di pundak bisa terasa terus-menerus. Bicarakan dengan dokter bila stres mulai mengganggu tidur atau aktivitas harian.

4. Cedera atau Gerakan Berlebihan

Gerakan menyentak saat berolahraga, gerakan berlebihan, jatuh, atau kecelakaan bisa mencederai otot dan sendi di sekitar leher dan bahu. Nyeri hebat, bahu yang berubah bentuk atau bengkak, dan lengan yang sulit digerakkan setelah cedera perlu segera diperiksa dokter.

5. Gangguan Sendi Bahu atau Saraf Leher

Nyeri yang bertambah saat lengan dipakai bisa berasal dari peradangan urat atau jaringan di sekitar sendi bahu. Nyeri dan kaku yang menetap berbulan-bulan bisa berkaitan dengan radang sendi atau frozen shoulder, kondisi bahu yang nyeri dan kaku dalam waktu lama. Saraf leher yang tertekan bisa menimbulkan kesemutan atau lemah yang menjalar ke lengan hingga jari, kondisi yang disebut radikulopati.

Kapan Nyeri Pundak Bisa Berasal dari Jantung?

Segera ke IGD atau hubungi layanan gawat darurat bila dada terasa ditekan atau diremas, nyeri menjalar ke lengan, leher, atau rahang, napas sangat sesak, atau bibir dan kulit tampak pucat kebiruan. Jangan menyetir sendiri ke rumah sakit. Serangan jantung terjadi saat aliran darah ke jantung tersumbat dan perlu penanganan darurat.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), nyeri angina biasanya bermula di balik tulang dada, lalu bisa terasa di bahu, lengan, leher, punggung, dan rahang. Keluhan penyertanya bisa berupa sesak napas, mual, berkeringat, kepala terasa ringan, atau lemas. Karena itu, nyeri dada sebelah kiri yang menjalar ke pundak perlu segera diperiksa.

Pada perempuan, nyeri di lengan, leher, punggung, dan rahang lebih sering muncul dibanding pada laki-laki, begitu pula sesak dan mual. Gejala ini kadang tidak dikenali sebagai keluhan jantung sehingga penanganan tertunda. Memahami penanganan pertama serangan jantung membantu Anda bertindak tepat sambil menunggu bantuan.

Membedakan Pegal Otot dan Nyeri yang Berasal dari Jantung

Pola keluhan berikut membantu Anda menentukan langkah berikutnya.

Ciri

Lebih mengarah ke otot atau sendi

Perlu diwaspadai sebagai keluhan jantung

Pemicu

Duduk lama, postur kurang baik, posisi tidur, atau gerakan lengan tertentu

Aktivitas fisik atau stres emosional, kadang saat istirahat atau tidur

Rasa nyeri

Pegal, kaku, atau tegang di leher, pundak, dan bahu

Dada terasa ditekan, berat, atau diremas, menjalar ke bahu, lengan, leher, punggung, atau rahang

Keluhan penyerta

Gerak leher atau bahu terbatas, kadang kesemutan di lengan

Sesak napas, berkeringat, mual, kepala terasa ringan, atau lemas

Perjalanan keluhan

Umumnya mulai membaik dengan perawatan mandiri dalam sekitar 2 minggu

Angina stabil reda dengan istirahat dalam 5 menit, nyeri yang tidak reda perlu ditangani di IGD

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Cara Memastikan Kadar Kolesterol Anda

Tes darah menjadi cara mengetahui kadar kolesterol. LDL disebut kolesterol jahat karena kadar yang tinggi memicu penumpukan plak, sedangkan HDL disebut kolesterol baik karena membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang. Trigliserida, jenis lemak lain dalam darah, juga bisa meningkatkan risiko gangguan jantung.

Memahami perbedaan kolesterol baik dan kolesterol jahat memudahkan diskusi dengan dokter. Hasil tes dibandingkan dengan kadar kolesterol normal, dan nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter.

Risiko kolesterol tinggi meningkat seiring usia, pada perempuan setelah menopause, serta pada orang dengan riwayat keluarga, berat badan berlebih, diabetes, penyakit ginjal kronik, kebiasaan merokok, atau kurang gerak. MedlinePlus menyarankan orang dewasa muda menjalani tes setiap 5 tahun dan lebih sering seiring bertambahnya usia. Dokter bisa menyesuaikan jadwal tes kolesterol dengan faktor risiko Anda.

Pemeriksaan Kolesterol Lengkap di Bumame

Hasil laboratorium menunjukkan kadar lemak darah yang tidak bisa dirasakan tubuh, sehingga tes darah membantu dokter menilai risiko jantung Anda. Bila tidak ada tanda gawat darurat dan dokter menyarankannya, Anda bisa menjalani Paket Kolesterol Lengkap di Bumame. Paket ini memeriksa kolesterol total, trigliserida, kolesterol HDL, dan kolesterol LDL direk dari sampel darah. Layanan tersedia di klinik atau lewat Home Care, dan tim Bumame akan mengonfirmasi persiapan puasa. Untuk mengatur jadwal, silakan hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Bila Anda Sudah Minum Obat Penurun Kolesterol

Sebagian orang yang minum obat penurun kolesterol golongan statin bertanya apakah pegal berasal dari obatnya. Menurut MedlinePlus, statin umumnya tidak menimbulkan efek samping, dan kerusakan otot termasuk efek samping yang jarang. Bila nyeri otot muncul, sampaikan kepada dokter, yang bisa meminta tes darah atau mengganti jenis obat. Hindari menghentikan obat sendiri karena bisa menimbulkan masalah serius.

Meredakan Pegal Pundak Sekaligus Menjaga Kolesterol

Kebiasaan berikut membantu meredakan pegal otot sekaligus mendukung kadar kolesterol yang sehat:

  • Tetap bergerak dan regangkan pundak. NHS menganjurkan tetap aktif dan menggerakkan bahu perlahan karena berhenti total memakai bahu bisa menghambat pemulihan. Kementerian Kesehatan juga menganjurkan peregangan atau latihan leher setiap hari.

  • Perbaiki posisi duduk. Duduklah tegak dengan bahu turun dan sedikit ke belakang, dengan bantal kecil di punggung bawah. Hindari membungkuk, menjulurkan leher ke depan, atau menjepit telepon di antara leher dan bahu.

  • Gunakan kompres dingin atau hangat. Es yang dibungkus kain atau kompres hangat bisa ditempelkan hingga 20 menit. Untuk obat pereda nyeri, tanyakan pilihan yang sesuai kepada apoteker atau dokter.

  • Kurangi waktu duduk dan berolahraga rutin. Berdiri saat menelepon dan mengerjakan pekerjaan rumah membantu mengurangi perilaku kurang gerak. Kementerian Kesehatan menganjurkan olahraga minimal 30 menit, 5 kali seminggu, dan MedlinePlus memasukkan aktivitas fisik rutin sebagai bagian dari cara menurunkan kolesterol.

  • Kelola stres. Tidur cukup, meluangkan waktu untuk hobi, dan meditasi membantu tubuh lebih rileks. Saat meditasi, kadar kortisol menurun.

  • Batasi lemak jenuh dan berhenti merokok. Lemak jenuh dari daging merah, susu berlemak penuh, dan makanan yang digoreng bisa menaikkan LDL, sedangkan merokok menurunkan HDL. Daftar pantangan kolesterol bisa menjadi panduan saat berbelanja.

Periksakan diri ke dokter bila sakit pundak makin berat, tidak membaik setelah 2 minggu, atau disertai kesemutan yang tidak hilang, demam, atau lengan yang sulit digerakkan. Nyeri setelah jatuh atau nyeri berat di kedua bahu juga perlu diperiksa secepatnya.

Kenali Sumber Nyerinya, Lalu Cek Kolesterol Secara Berkala

Sakit pundak belakang umumnya berkaitan dengan otot, postur, atau stres dan bisa membaik dengan perawatan sederhana. Kadar kolesterol tetap perlu diketahui lewat tes darah, khususnya bila Anda memiliki faktor risiko. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk mengatur jadwal pemeriksaan, Anda bisa chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Sakit Leher.

  2. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Mengatasi Ancaman Sedentary Lifestyle untuk Kesehatan.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Apa Itu Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan.

  4. MedlinePlus, National Library of Medicine. Cholesterol.

  5. National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Angina (Chest Pain) Symptoms.

  6. NHS. Heart Attack.

  7. NHS. Shoulder Pain.

  8. MedlinePlus, National Library of Medicine. Statins.

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Apakah sakit pundak belakang merupakan tanda kolesterol tinggi?

Tidak. Kolesterol tinggi umumnya tidak menimbulkan gejala, sehingga sakit pundak belakang tidak bisa dijadikan patokan. Kadar kolesterol hanya dapat diketahui melalui tes darah. Nyeri dari jantung akibat gangguan aliran darah terkadang menjalar ke pundak dan punggung.

Apa penyebab sakit pundak belakang yang paling umum?

Sakit pundak belakang sering disebabkan oleh postur duduk yang kurang baik, terlalu lama duduk, posisi tidur atau bantal yang tidak tepat, stres, cedera, serta gangguan sendi bahu atau saraf leher.

Bagaimana membedakan pegal otot dengan nyeri pundak akibat masalah jantung?

Pegal otot biasanya berkaitan dengan postur atau gerakan tertentu dan terasa kaku atau tegang. Nyeri jantung dapat berupa tekanan di dada yang menjalar ke pundak, lengan, leher, punggung, atau rahang, disertai sesak napas, keringat, atau mual. Jika gejala tersebut muncul, segera ke IGD.

Kapan sebaiknya melakukan tes kolesterol?

Tes kolesterol perlu dilakukan secara berkala, terutama jika usia bertambah atau terdapat faktor risiko seperti riwayat keluarga, diabetes, berat badan berlebih, kebiasaan merokok, dan kurang gerak. Dokter dapat menentukan frekuensi pemeriksaan sesuai kondisi dan risiko masing-masing.

Apakah obat penurun kolesterol bisa menyebabkan sakit otot?

Obat penurun kolesterol golongan statin dapat menyebabkan nyeri otot, tetapi efek samping ini tergolong jarang. Jika nyeri muncul setelah mengonsumsi obat, konsultasikan dengan dokter. Jangan menghentikan obat tanpa arahan medis.