Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Selulitis: Gejala, Penyebab, Tanda Bahaya, dan Pengobatannya
Kembali ke Artikel & Berita

Selulitis: Gejala, Penyebab, Tanda Bahaya, dan Pengobatannya

SBATips Kesehatan

Lecet kecil di tulang kering atau kulit pecah di sela jari kaki sering terlupakan. Beberapa hari kemudian, kulit di sekitarnya memerah, hangat, dan bengkak, lalu dikira memar atau bekas gigitan serangga.

Keluhan seperti ini bisa mengarah ke selulitis, infeksi bakteri pada lapisan kulit bagian dalam. Sebagian besar orang pulih dengan antibiotik, tetapi infeksinya bisa menjalar bila dibiarkan. Bila kemerahan meluas cepat atau muncul demam dan menggigil, segera ke IGD terdekat.

Artikel ini membahas tanda bahaya, penyebab, cara membedakannya dari bisul, dan apa yang terjadi selama pengobatan.

Tanda Bahaya Selulitis yang Perlu Segera ke IGD

Segera ke IGD bila kulit yang merah, hangat, dan bengkak disertai salah satu tanda berikut:

  • Kemerahan meluas cepat. CDC menganjurkan segera mencari pertolongan medis bila area merah melebar dalam waktu singkat. Infeksi jaringan dalam yang jarang tetapi serius juga diawali pola seperti ini.

  • Demam atau menggigil. CDC menganjurkan pertolongan segera bila muncul demam atau menggigil. NHS menambahkan denyut jantung atau napas yang cepat, pusing seperti mau pingsan, linglung, serta kulit dingin, lembap, dan pucat.

  • Garis merah menjalar. Garis merah dan hangat dari area infeksi ke arah lipat paha atau ketiak bisa menandakan limfangitis, yaitu infeksi saluran getah bening. MSD Manual mencatat infeksi ini bisa masuk ke aliran darah dengan cepat.

  • Nyeri hebat. Nyeri hebat yang terasa sampai di luar area merah bisa menjadi gejala awal fasciitis nekrotikans, infeksi bakteri yang menghancurkan jaringan dengan cepat. CDC menyebut kondisi ini jarang, tetapi memerlukan perawatan rumah sakit segera.

  • Bengkak di sekitar mata. Kemenkes menyebut selulitis orbita, infeksi jaringan di rongga bola mata, sebagai kondisi gawat darurat yang lebih sering dialami anak dan bisa berujung pada kebutaan. Waspadai kelopak mata bengkak yang disertai nyeri saat bola mata digerakkan, mata menonjol, penglihatan ganda, atau demam tinggi.

Apa Itu Selulitis?

Selulitis adalah infeksi bakteri pada lapisan kulit bagian dalam dan jaringan tepat di bawahnya. CDC menggolongkannya sebagai infeksi kulit yang umum. Kemenkes mencatat infeksi ini umumnya muncul di tungkai bawah, wajah, dan lengan, sementara MSD Manual menyebut biasanya hanya satu sisi tubuh yang terkena.

NHS menyebut selulitis tidak bisa ditularkan dari orang lain karena infeksinya berada di lapisan kulit dalam.

Penyebab Selulitis dan Celah Masuk Bakteri

Kemenkes dan MSD Manual menyebut bakteri Streptococcus dan Staphylococcus aureus sebagai penyebab yang umum. Bakteri masuk lewat celah pada kulit, misalnya:

  • Luka yang membuka kulit. CDC menyebut sayatan, luka terbuka, gigitan, tusukan, tato, dan tindik sebagai jalan masuk. MSD Manual menambahkan goresan, luka operasi, dan luka bakar.

  • Kulit kaki yang pecah. MSD Manual mencatat infeksi jamur seperti kutu air bisa membuat celah kecil tempat bakteri masuk. Luka di sisi kuku, misalnya pada kuku cantengan, juga membuka jalan yang sama.

CDC mencatat jalur masuk bakteri sering tidak diketahui. Kemenkes juga menyebut selulitis bisa muncul tanpa luka pada orang dengan penyakit kronis, HIV/AIDS, atau yang memakai obat penekan daya tahan tubuh.

Siapa yang Lebih Mudah Terkena Selulitis?

  • Bengkak menahun. CDC dan NHS mencatat limfedema, yaitu penumpukan cairan karena saluran getah bening tidak mengalir semestinya, sebagai faktor risiko. Kaki bengkak yang tidak kunjung kempis perlu dicari penyebabnya bersama dokter.

  • Berat badan berlebih. NHS mengaitkannya dengan aliran darah yang kurang lancar di tungkai dan lengan. CDC juga mencatatnya sebagai faktor risiko.

  • Daya tahan tubuh lemah. NHS menyebut diabetes dan kemoterapi sebagai contoh. Pada penyandang diabetes, luka diabetes di kaki perlu dirawat sejak awal.

  • Eksim dan kutu air. CDC memasukkan eksim dan kutu air ke dalam penyakit kulit menahun yang memudahkan bakteri menembus kulit. NHS menganjurkan orang yang berisiko segera mengobati kutu air.

  • Riwayat selulitis. NHS mencatat pernah mengalami selulitis sebagai faktor risiko. CDC menyarankan pemeriksaan infeksi jamur bagi orang yang berulang kali mengalaminya di bawah lutut.

Gejala Selulitis dari Awal hingga Meluas

Gejala biasanya berawal di satu area lalu melebar. Pada anak, Kemenkes mencatat selulitis biasanya diawali demam.

1. Kulit Merah atau Lebih Gelap

Area yang terinfeksi tampak merah dan bisa bertambah lebar. NHS mencatat kemerahan ini kurang jelas pada kulit cokelat atau gelap, jadi perhatikan juga rasa hangat dan bengkaknya.

2. Bengkak, Hangat, dan Nyeri saat Disentuh

MSD Manual menyebut kemerahan, nyeri, dan nyeri tekan sebagai gejala awal, lalu kulit menjadi panas dan bengkak. Nyeri yang makin hebat perlu segera diperiksa.

3. Kulit seperti Kulit Jeruk atau Melepuh

CDC mencatat kulit yang terkena bisa tampak berlubang halus seperti kulit jeruk. Lepuhan berisi cairan, kecil maupun besar, juga bisa muncul.

4. Demam, Menggigil, dan Rasa seperti Flu

NHS menyebut sebagian orang merasa tidak enak badan seperti terkena flu. MSD Manual mencatat demam, menggigil, denyut jantung cepat, dan sakit kepala.

5. Kelenjar Getah Bening Membesar

Saat infeksi menyebar, kelenjar getah bening di dekatnya bisa membesar dan nyeri saat ditekan. Pada infeksi di tungkai, benjolan ini bisa teraba di lipat paha.

Komplikasi Selulitis bila Infeksi Menjalar

Kemenkes mencatat selulitis yang tidak segera ditangani bisa menjalar ke bagian tubuh lain, misalnya:

  • Infeksi aliran darah. Bakteri bisa menyebar lewat saluran getah bening ke aliran darah. Dari sana, infeksi bisa meluas ke seluruh tubuh dengan cepat.

  • Abses. MSD Manual mencatat sebagian orang mengalami abses, yaitu kantong nanah di kulit. Kemenkes menyebut abses bisa memerlukan tindakan bedah.

  • Selulitis berulang. MSD Manual menyebut serangan berulang di tempat yang sama, terutama di kaki, bisa merusak pembuluh getah bening hingga bengkaknya menetap. Bengkak menahun seperti ini termasuk faktor risiko selulitis berikutnya.

Baca Juga: Sepsis, Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Selulitis, Bisul, atau Kondisi Lain?

Kulit yang merah dan nyeri juga bisa berasal dari bisul atau kondisi lain. MSD Manual mencatat dokter kadang perlu tes untuk membedakan selulitis dari trombosis vena dalam, yaitu bekuan darah di vena dalam tungkai.

Kondisi

Ciri yang umum

Langkah yang biasanya diperlukan

Selulitis

Area merah atau lebih gelap, hangat, bengkak, dan nyeri yang melebar, biasanya di satu sisi tubuh

Periksa ke dokter secepatnya untuk menentukan perlu tidaknya antibiotik

Bisul

Benjolan keras dan nyeri yang berisi nanah

Kompres hangat dan jangan dipencet. Periksa segera bila kulit di sekitarnya panas, nyeri, dan bengkak

Trombosis vena dalam

Bekuan darah di tungkai yang bisa tampak mirip selulitis

Dokter menentukan tes untuk membedakannya

Fasciitis nekrotikans

Area merah atau bengkak yang meluas cepat, disertai nyeri hebat dan demam

Segera ke IGD untuk rawat inap, antibiotik, dan operasi

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Kapan Kulit Merah Perlu Diperiksa Dokter?

Walau belum ada tanda bahaya, NHS menganjurkan kulit yang nyeri, panas, dan bengkak segera diperiksa dokter. Pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda bila Anda memiliki diabetes, penyakit ginjal, kanker, atau sirosis hati, kondisi yang menurut CDC melemahkan daya tahan tubuh.

Foto area yang merah bisa membantu dokter menilai perubahannya.

Cara Dokter Memastikan Selulitis

CDC menyebut dokter biasanya mendiagnosis selulitis dengan melihat kulit yang terkena. Dokter juga menanyakan riwayat luka, gigitan, dan penyakit lain.

Pemeriksaan laboratorium tidak selalu diperlukan. MSD Manual mencatat dokter kadang meminta kultur darah atau jaringan untuk mengenali bakterinya, serta tes untuk menyingkirkan bekuan darah di tungkai.

Peran Pemeriksaan Darah dalam Penilaian Dokter

Sel darah putih atau leukosit membantu tubuh melawan infeksi, dan MedlinePlus mencatat jumlahnya bisa naik saat ada infeksi atau peradangan, yang dikenal sebagai leukosit tinggi. Bila dokter meminta hitung darah, Hematologi Lengkap di Bumame mencakup hemoglobin, hematokrit, sel darah merah beserta indeksnya, sel darah putih dan jenisnya, serta trombosit, tanpa perlu puasa. Hasilnya umumnya keluar dalam 1x24 jam dan dibaca dokter bersama gejala serta pemeriksaan lain, jadi keluhan dengan tanda bahaya tetap ditangani di IGD.

Pengobatan Selulitis dan Masa Pemulihannya

Kemenkes menyebut antibiotik sebagai langkah utama, dengan jenis dan lama pemberian yang ditentukan dokter. Penanganannya meliputi:

  • Antibiotik sesuai resep. Untuk kasus ringan, NHS menyebut tablet antibiotik biasanya diberikan sekitar seminggu. Habiskan obatnya walau sudah merasa lebih baik.

  • Rawat inap pada kasus berat. Selulitis orbita, misalnya, ditangani di rumah sakit dengan antibiotik lewat pembuluh darah. Abses kadang perlu tindakan untuk mengeluarkan nanah.

  • Perawatan pendukung. NHS menganjurkan bagian yang terkena diangkat di atas bantal untuk mengurangi bengkak, serta minum cukup cairan. MSD Manual menyebut kompres dingin dan basah bisa meredakan rasa tidak nyaman.

NHS mencatat gejala bisa tampak memburuk dalam 48 jam pertama sebelum membaik, dan sebagian besar orang pulih penuh dalam 7 sampai 10 hari. Hubungi dokter bila keluhan belum membaik 2 sampai 3 hari setelah mulai minum antibiotik.

Langkah Mencegah Selulitis Kembali

  • Rawat luka dan kulit. Kemenkes menganjurkan luka dibersihkan dengan air dan sabun, dan NHS menambahkan krim antiseptik. Jaga kulit tetap bersih dan lembap, serta pakai sarung tangan saat bekerja di luar ruangan.

  • Kendalikan bengkak tungkai. MSD Manual menyebut stoking bertekanan bisa membantu mencegah selulitis kambuh di kaki. Pemakaiannya mengikuti saran dokter.

  • Bahas pencegahan jangka panjang. Pada sebagian orang yang sering kambuh, NHS menyebut dokter bisa meresepkan antibiotik dosis rendah jangka panjang. Keputusannya bergantung pada riwayat Anda.

Rawat Luka Kecil dan Periksakan Kemerahan Lebih Awal

Selulitis umumnya pulih dengan pengobatan tepat waktu. Luka yang dirawat sejak awal dan pemeriksaan saat kemerahan mulai melebar membantu infeksi tetap terkendali. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Mengenal Selulitis Pada Anak dan Cara Mencegahnya.

  2. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Mengapa Bisa Terkena Selulitis Orbita?

  3. Rehmus WE, MSD Manual Versi Konsumen — Selulitis.

  4. Rehmus WE, MSD Manual Versi Konsumen — Limfangitis.

  5. NHS — Cellulitis.

  6. Centers for Disease Control and Prevention — About Cellulitis.

  7. Centers for Disease Control and Prevention — About Necrotizing Fasciitis.

  8. NHS — Boils.

  9. MedlinePlus, National Library of Medicine — White Blood Count (WBC).

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Apakah selulitis menular?

Menurut NHS, selulitis tidak menular dari orang lain karena infeksi terjadi pada lapisan kulit bagian dalam dan jaringan di bawahnya.

Berapa lama selulitis bisa sembuh?

Sebagian besar orang pulih dalam 7–10 hari setelah pengobatan. Gejala dapat tampak memburuk selama 48 jam pertama. Hubungi dokter jika belum membaik setelah 2–3 hari mengonsumsi antibiotik.

Apa perbedaan selulitis dengan bisul?

Bisul biasanya berupa benjolan keras dan nyeri yang berisi nanah. Selulitis ditandai area kulit merah atau lebih gelap, hangat, bengkak, dan nyeri yang dapat meluas.

Kapan selulitis harus dibawa ke IGD?

Segera ke IGD jika kemerahan meluas cepat, muncul demam atau menggigil, terdapat garis merah yang menjalar, nyeri terasa hebat, atau terjadi pembengkakan di sekitar mata.

Mengapa selulitis bisa kambuh di bagian kaki yang sama?

Selulitis dapat kambuh akibat faktor risiko seperti kutu air, eksim, berat badan berlebih, dan pembengkakan menahun. Infeksi berulang juga dapat merusak pembuluh getah bening sehingga pembengkakan menetap dan risiko infeksi meningkat.