Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Social Anxiety Adalah: Tanda, Bedanya dengan Pemalu, dan Cara Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Social Anxiety Adalah: Tanda, Bedanya dengan Pemalu, dan Cara Mengatasinya

SBATips Kesehatan

Suara bergetar saat memperkenalkan diri di rapat, wajah memerah ketika makan bersama rekan baru, atau memilih diam walau punya ide. Banyak orang menganggapnya sifat pemalu yang akan hilang sendiri.

Pada sebagian orang, rasa takut dinilai muncul berminggu-minggu sebelum acara, bertahan berbulan-bulan, dan membuat mereka menjauhi sekolah, pekerjaan, atau pertemanan. Pola ini bisa mengarah ke social anxiety, kondisi kesehatan jiwa yang umum dan bisa ditangani.

Artikel ini membahas arti, tanda, penyebab, dan penanganan social anxiety, termasuk cara membedakannya dari rasa malu biasa.

Social Anxiety Adalah Rasa Takut Dinilai yang Sulit Dikendalikan

Menurut Kemenkes, social anxiety atau gangguan kecemasan sosial adalah kondisi ketika seseorang merasa cemas dan takut secara berlebihan terhadap situasi sosial atau saat tampil di depan orang lain. Istilah lainnya adalah fobia sosial. Orang yang mengalaminya sering khawatir dihakimi, diejek, atau dipermalukan.

WHO menggolongkannya sebagai salah satu jenis anxiety disorder. Menurut NIMH, rasa takutnya sering terasa sulit dikendalikan dan bisa mengganggu kegiatan sehari-hari.

Pemicunya bisa berupa berbicara di depan umum, berkenalan dengan orang baru, wawancara kerja, atau makan di depan orang lain. Pada sebagian orang, cemas hanya muncul saat harus tampil, misalnya berpidato di panggung.

MSD Manual mencatat sekitar 5 sampai 13% orang mengalaminya pada suatu waktu dalam hidup. Gejalanya biasanya mulai pada masa anak atau remaja, dan lebih sering dialami perempuan.

Pemalu atau Social Anxiety, Apa Bedanya?

Rasa canggung di situasi sosial itu wajar. NHS menyebut banyak orang sesekali khawatir menghadapi situasi sosial, sedangkan orang dengan social anxiety merasa sangat cemas sebelum, selama, dan sesudahnya. Gugup sesekali atau kebiasaan overthinking masih umum selama tidak mengendalikan hidup Anda.

Aspek

Rasa malu biasa

Social anxiety

Kekuatan rasa takut

Canggung, tetapi masih bisa dihadapi

Jauh melebihi situasinya dan sulit dikendalikan

Waktu muncul

Sesekali, saat situasi berlangsung

Sebelum, selama, dan sesudah situasi, kadang berminggu-minggu sebelumnya

Sikap terhadap situasi

Tetap menjalani kegiatan

Menghindar, atau bertahan dengan sangat tertekan

Lama keluhan

Datang sesekali

Menetap setidaknya 6 bulan

Dampak

Sekolah, kerja, dan pertemanan tetap berjalan

Mengganggu pekerjaan, sekolah, atau hubungan

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Tanda Social Anxiety pada Pikiran, Tubuh, dan Perilaku

Gejalanya berbeda pada tiap orang. NIMH menggambarkan tanda berikut saat seseorang harus tampil atau berada di dekat orang lain.

1. Takut Dinilai Negatif

Intinya adalah takut dinilai buruk, dikritik, atau ditolak. Seseorang bisa merasa terus diperhatikan dan memiliki rasa percaya diri yang rendah. Bila rasa takut ini membuat Anda menolak kesempatan yang sebenarnya diinginkan, sampaikan kepada dokter.

2. Wajah Memerah, Berkeringat, dan Gemetar

Wajah memerah, berkeringat, gemetar, mual, dan jantung berdebar bisa muncul di situasi sosial yang menekan. Sebagian orang mengalami serangan panik, yaitu rasa takut yang sangat kuat dan biasanya berlangsung beberapa menit. PDSKJI mencatat kecemasan juga bisa muncul sebagai keringat dingin, dan serangan panik kerap dikira gangguan jantung. Keluhan yang muncul juga di luar situasi sosial perlu diperiksa dokter.

3. Pikiran Mendadak Kosong

Saat gugup, pikiran bisa terasa kosong atau kehilangan kata-kata. Tubuh tampak kaku, suara sangat pelan atau bergetar, dan menatap mata lawan bicara terasa sulit walau sebenarnya ingin mengobrol.

4. Cemas Jauh Hari Sebelum Acara

Rapat, presentasi, atau acara keluarga bisa memicu cemas sampai berminggu-minggu sebelumnya, disertai bayangan bahwa semuanya akan berakhir buruk. Bila pola ini terus berulang dan mengganggu kegiatan, konsultasikan dengan dokter.

5. Menghindar dan Mengulang Kejadian di Kepala

Banyak orang memilih tidak datang, atau datang dengan perasaan sangat tertekan. Setelah acara, mereka bisa terus memutar ulang percakapan dan mencari kekurangan diri. Menurut NIMH, menghindar terasa melegakan sesaat, tetapi rasa cemasnya cenderung menetap tanpa penanganan.

Social Anxiety pada Anak dan Remaja

Gejala pada anak dan remaja mirip orang dewasa, ditambah beberapa tanda berikut:

  • Enggan ke sekolah. Anak takut ikut kegiatan kelas atau pentas dan jarang meminta bantuan guru. Keengganan ini bisa disertai keluhan sakit perut atau sakit kepala.

  • Emosi mudah meluap. Anak lebih sering menangis, marah, atau sangat bergantung pada orang tua. Ia juga bisa menghindari anak lain dan orang dewasa, sehingga sulit berteman.

  • Menolak berbicara. Sebagian anak menolak bicara di situasi sosial. Bila anak lancar berbicara di rumah tetapi terus diam di situasi tertentu, WHO menggolongkannya sebagai mutisme selektif.

NHS menyarankan orang tua berkonsultasi dengan dokter bila khawatir. Terapinya disesuaikan dengan usia anak, sering melibatkan orang tua, dan umumnya tanpa obat.

Mengapa Seseorang Mengalami Social Anxiety?

Kemenkes menyebut penyebabnya melibatkan gabungan beberapa faktor:

  • Keturunan. Seseorang bisa lebih rentan bila ada anggota keluarga dengan gangguan kecemasan serupa. NIMH menjelaskan genetik ikut memengaruhi kerja bagian otak yang terlibat dalam rasa takut.

  • Pengalaman dan pola asuh. Pengalaman dipermalukan, dilecehkan, atau dirundung bisa berperan. Lingkungan yang otoriter atau terlalu melindungi juga bisa berkontribusi.

  • Faktor biologis. Ketidakseimbangan zat kimia otak seperti serotonin bisa berperan. Peneliti juga mempelajari pengaruh stres dan lingkungan.

  • Tekanan sosial dan budaya. Norma yang ketat atau tuntutan tampil sempurna bisa memengaruhi munculnya kondisi ini. Menurut NIMH, gejala juga sering memburuk saat ada tekanan berat atau perubahan besar.

Dampaknya pada Sekolah, Kerja, dan Hubungan

Social anxiety yang tidak ditangani sering menetap dan membuat seseorang melewatkan kegiatan yang sebenarnya ia inginkan. Kemenkes mencatat kebiasaan menghindar bisa memicu isolasi sosial, dan cemas yang berkepanjangan bisa menghambat pendidikan, pekerjaan, serta hubungan pribadi.

Risiko depresi, gangguan kecemasan lain, dan penyalahgunaan zat juga meningkat. Sebagian orang memakai alkohol atau ganja untuk meredakan cemas. WHO menyebut alkohol dan narkoba bisa memperburuk cemas.

Tanda Sudah Waktunya Mencari Bantuan

NIMH menyarankan mencari bantuan profesional bila rasa cemas mulai menimbulkan masalah sehari-hari, misalnya membuat Anda menghindari sekolah, pekerjaan, atau teman. Anda bisa mulai dari dokter umum, yang bisa merujuk ke psikolog atau psikiater.

Banyak orang ragu ke dokter jiwa karena stigma. PDSKJI menjelaskan psikiater juga menangani depresi dan kecemasan, dengan obat maupun psikoterapi.

WHO mencatat gangguan kecemasan meningkatkan risiko pikiran dan perilaku bunuh diri. Bila muncul pikiran untuk menyakiti diri, hubungi layanan gratis Healing119.id dari Kemenkes di nomor 119 ekstensi 8. Bila ada bahaya langsung, segera ke IGD terdekat.

Cara Dokter dan Psikolog Menilai Social Anxiety

Kemenkes menjelaskan diagnosis ditegakkan lewat wawancara klinis tentang gejala, pola pikir, dan pengalaman Anda. Menurut MSD Manual, dokter menilai apakah rasa takut tersebut:

  • Kuat dan menetap. Keluhan berlangsung 6 bulan atau lebih dan hampir selalu muncul pada situasi yang sama. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.

  • Berpusat pada penilaian orang lain. Rasa takut dinilai buruk jauh melebihi bahaya yang sebenarnya. Situasinya dihindari atau dijalani dengan sangat tidak nyaman.

  • Mengganggu hidup. Keluhan menimbulkan tekanan berat atau menghambat fungsi sehari-hari. Kriteria ini membantu membedakannya dari rasa gugup yang wajar.

Tes penunjang umumnya tidak diperlukan, tetapi dokter bisa memintanya untuk menyingkirkan penyebab medis lain dengan gejala serupa.

Terapi Bicara dan Obat untuk Social Anxiety

Penanganannya berupa psikoterapi, obat, atau gabungan keduanya, sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

  • Cognitive behavioral therapy (CBT). Terapi ini membantu mengenali dan mengubah pola pikir serta perilaku negatif, sekaligus melatih keterampilan sosial. NIMH menyebut CBT sudah banyak diteliti dan menjadi standar acuan psikoterapi untuk kondisi ini.

  • Terapi paparan. Bagian dari CBT ini mengajak Anda menghadapi situasi yang ditakuti secara bertahap. MSD Manual menyebut terapi ini umumnya efektif.

  • Program terpandu dan kelompok dukungan. NHS mencantumkan program mandiri berbasis CBT dengan pendampingan terapis sebagai salah satu pilihan. Kelompok dukungan bisa memberi masukan jujur, tetapi sarannya tidak menggantikan anjuran tenaga kesehatan.

  • Obat sesuai resep. Dokter bisa meresepkan antidepresan golongan SSRI atau SNRI, yang bisa butuh beberapa minggu untuk bekerja. Golongan beta-blocker meredakan debar, gemetar, dan keringat saat tampil, tetapi tidak meredakan rasa cemasnya. WHO umumnya tidak menganjurkan obat penenang golongan benzodiazepin untuk gangguan kecemasan karena risiko ketergantungan.

Jenis obat dan lama pengobatan selalu ditentukan dokter.

Langkah Mandiri Saat Rasa Takut Muncul

Kemenkes menyebut belum ada cara khusus untuk mencegah social anxiety. Kebiasaan berikut membantu meredakan cemas, walau NIMH mengingatkan langkah ini tidak menggantikan pengobatan:

  • Catat pikiran Anda. NHS menyarankan menulis apa yang terlintas di pikiran dan bagaimana Anda bersikap di situasi sosial tertentu. Catatan ini membantu Anda memahami pemicunya.

  • Latih napas dan fokus. Napas lambat dan relaksasi otot bertahap membantu menenangkan tubuh. Saat mengobrol, arahkan perhatian pada isi percakapan dan hindari langsung mengira hal buruk akan terjadi.

  • Hadapi secara bertahap. Pecah situasi sulit menjadi bagian kecil, misalnya menyapa satu rekan sebelum ikut rapat besar. Kemenkes menyebut cara bertahap di lingkungan yang aman bisa mengurangi cemas.

  • Jaga pola hidup. Tidur dan makan teratur, bergerak aktif walau hanya jalan kaki singkat, serta batasi alkohol. Ceritakan perasaan Anda kepada orang yang dipercaya, dan terapkan tips menjaga kesehatan mental serta cara mengelola stres.

Prosesnya bisa naik turun, jadi hargai setiap kemajuan kecil.

Ambil Langkah Pertama agar Interaksi Terasa Lebih Ringan

Social anxiety adalah kondisi yang umum dan bisa ditangani. Dengan penanganan dan dukungan yang tepat, orang dengan kondisi ini bisa mengelola cemasnya dan meningkatkan kualitas hidup. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Kebiasaan sehat dan cara meningkatkan kesehatan mental sehari-hari ikut mendukung prosesnya. Untuk memantau kondisi tubuh secara umum, medical check up berkala juga bisa dipertimbangkan. Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan di Bumame, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Gangguan Kecemasan Sosial.

  2. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) — Jangan Takut ke Dokter Jiwa.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas — Cegah Bunuh Diri, Dukung Kesehatan Jiwa: Kenali Layanan Healing119.id.

  4. National Institute of Mental Health (NIMH) — Social Anxiety Disorder: What You Need to Know.

  5. NHS — Social Anxiety (Social Phobia).

  6. Barnhill JW, MSD Manual Consumer Version — Social Anxiety Disorder.

  7. World Health Organization — Anxiety Disorders.

Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri

Frequently Asked Question

Apa arti social anxiety?

Social anxiety adalah rasa cemas dan takut berlebihan dalam situasi sosial atau saat tampil di depan orang lain karena khawatir dinilai, diejek, atau dipermalukan. Kondisi ini disebut juga gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial.

Apa bedanya social anxiety dan pemalu?

Rasa malu atau gugup sesekali merupakan hal yang wajar dan biasanya tidak menghalangi aktivitas. Pada social anxiety, ketakutan jauh lebih kuat, berlangsung setidaknya enam bulan, dan dapat mengganggu sekolah, pekerjaan, atau hubungan sosial.

Apakah social anxiety bisa sembuh?

Social anxiety dapat ditangani melalui psikoterapi, obat sesuai resep, atau kombinasi keduanya. Terapi seperti cognitive behavioral therapy (CBT) membantu seseorang mengelola kecemasan dan menghadapi situasi sosial secara bertahap. Konsultasi lebih awal dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai.

Bagaimana cara meredakan social anxiety saat sedang cemas?

Cobalah bernapas perlahan, melakukan relaksasi otot, dan memusatkan perhatian pada percakapan daripada mengantisipasi penilaian negatif. Untuk jangka panjang, latihan menghadapi situasi yang ditakuti secara bertahap dan terapi CBT bersama tenaga profesional dapat membantu.

Ke mana harus berkonsultasi bila mengalami social anxiety?

Mulailah dengan berkonsultasi kepada dokter umum, yang dapat merujuk Anda ke psikolog atau psikiater jika diperlukan. Jika muncul pikiran untuk menyakiti diri, hubungi layanan Healing119.id melalui 119 ekstensi 8. Jika terdapat bahaya langsung, segera ke IGD terdekat.