Malam hari, dahi si kecil terasa panas, tetapi telapak tangan dan kakinya justru dingin. Banyak orang tua lalu bingung, apakah anak perlu diselimuti tebal atau sedang membutuhkan pertolongan.
Kombinasi ini sering muncul saat demam baru naik dan membaik dengan sendirinya. Meski begitu, NHS memasukkan tangan dan kaki yang dingin tidak seperti biasanya ke dalam tanda darurat. Bila disertai kulit pucat, kebiruan, atau belang, anak sangat lemas, atau napasnya berat, segera bawa ke IGD.
Artikel ini membahas penyebabnya, tanda bahaya, masa rawan pada DBD, perawatan di rumah, dan pemeriksaan dokter.
Wajarkah Anak Demam tapi Tangan dan Kaki Dingin?
Sering kali wajar, terutama di awal demam. NHS menyebut demam sebagai respons alami tubuh melawan infeksi, dan menurut MSD Manual, penyebab demam pada anak umumnya infeksi virus. Saat suhu sedang naik, tangan dan kaki memang bisa terasa dingin walau dada anak panas.
Yang membedakan adalah polanya. Tangan dan kaki yang dingin sebentar lalu kembali hangat umumnya bagian dari demam biasa, yang menurut NHS reda dalam 1 sampai 4 hari. Tangan dan kaki yang tetap dingin, apalagi saat demam turun atau anak makin lemas, perlu segera diperiksa.
Mengapa Badan Panas tetapi Tangan dan Kaki Terasa Dingin?
Suhu tubuh diatur oleh hipotalamus, bagian otak yang bekerja seperti termostat. Menurut MSD Manual, demam terjadi saat patokan suhu di hipotalamus naik, lalu tubuh menyesuaikan diri lewat tiga tahap berikut:
Suhu naik. Pembuluh darah di kulit menyempit atau mengalami vasokonstriksi, sehingga darah dialihkan dari tangan dan kaki ke bagian dalam tubuh agar panas tidak terbuang. Anak juga bisa menggigil karena otot bergetar untuk menghasilkan panas.
Suhu bertahan. Setelah darah yang mengalir ke otak mencapai patokan baru, penyempitan pembuluh darah tidak lagi diperlukan. Tangan dan kaki umumnya kembali hangat.
Suhu turun. Saat patokan kembali turun, misalnya setelah obat penurun demam bekerja, tubuh membuang panas lewat keringat dan pelebaran pembuluh darah. Kulit anak terasa hangat dan berkeringat.
Karena suhu kulit ikut berubah, MSD Manual menyebutnya tidak akurat untuk menilai suhu inti tubuh. Gunakan termometer digital di bagian atas ketiak seperti anjuran NHS. Suhu 38°C atau lebih termasuk demam, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.
Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai Bersama Tangan dan Kaki Dingin
Menurut NHS dan pedoman Kemenkes, tangan dan kaki dingin perlu segera ditangani bila muncul bersama tanda berikut:
1. Kulit Pucat, Kebiruan, atau Belang
Kulit, bibir, atau lidah yang lebih pucat, kebiruan, keabuan, atau belang menandakan aliran darah ke kulit terganggu. Pada kulit gelap, perubahan ini lebih sulit terlihat. Pedoman Kemenkes untuk DBD anak memasukkan kulit belang atau kutis marmorata ke dalam tanda syok berat, yaitu kondisi saat aliran darah tidak cukup memenuhi kebutuhan tubuh.
2. Sangat Lemas, Sulit Dibangunkan, atau Gelisah
Anak yang demam memang lebih banyak tidur. Namun, anak yang sulit dibangunkan, tidak merespons seperti biasa, atau menangis terus tanpa bisa ditenangkan perlu segera diperiksa. MSD Manual juga menyebut anak yang tetap tampak sakit berat walau suhunya sudah normal sebagai tanda yang mengkhawatirkan.
3. Napas Cepat atau Tampak Berat
Perhatikan napas yang jauh lebih cepat dari biasanya, bunyi mengerang, atau perut yang tertarik ke dalam di bawah tulang iga. NHS memasukkan tanda ini ke dalam kondisi darurat, dan pedoman Kemenkes mencatat napas cepat sebagai tanda sirkulasi yang mulai terganggu.
4. Muntah Terus, Nyeri Perut, atau Jarang Buang Air Kecil
Muntah berulang membuat cairan tubuh anak cepat berkurang, dan penyebab anak muntah perlu dinilai dokter. Pedoman Kemenkes memasukkan muntah terus-menerus dan nyeri perut yang makin berat ke dalam warning signs atau tanda perburukan DBD. Popok yang jarang basah, mata cekung, dan menangis tanpa air mata adalah tanda dehidrasi atau kekurangan cairan menurut NHS.
5. Ruam yang Tidak Memudar, Leher Kaku, atau Kejang
Menurut NHS, ruam yang tetap terlihat saat ditekan sisi gelas bening, leher kaku, atau kejang yang baru pertama kali terjadi termasuk tanda darurat. Tanda ini bisa berkaitan dengan meningitis, infeksi selaput pelindung otak yang menurut NHS juga bisa disertai tangan dan kaki yang sangat dingin. Kejang pertama, termasuk kejang demam, tetap perlu dinilai dokter.
Pola yang Umumnya Wajar dan Pola yang Perlu Diperiksa
Perbedaan yang bisa Anda amati di rumah:
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Mengapa Saat Demam Turun pada DBD Perlu Diawasi?
Banyak orang tua lega saat demam anak turun. Pada demam berdarah dengue (DBD), pedoman Kemenkes menjelaskan bahwa fase kritis justru dimulai saat suhu turun, ketika cairan darah bisa merembes keluar dari pembuluh dan memicu syok. Tanda perburukan umumnya muncul sekitar hari ke-3 sampai ke-7 sakit, dan masa rembesan berlangsung 24 sampai 48 jam.
CDC mencatat pasien bisa tampak baik walau tanda awal syok sudah ada. Pedoman Kemenkes menyebut tenaga kesehatan bisa menilai sirkulasi dengan memegang tangan pasien selama 30 detik. Tangan hangat dan merah muda menandakan sirkulasi stabil. Tangan dingin dengan waktu pengisian kapiler lebih dari 2 detik, yaitu waktu kembalinya warna kulit setelah ujung jari ditekan, termasuk tanda syok yang masih terkompensasi. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.
Karena itu, tangan dan kaki dingin saat demam turun pada dugaan DBD perlu segera diperiksa. Gejala lain dari DBD pada anak, seperti mimisan, gusi berdarah, atau bintik merah awal demam berdarah, juga perlu dipantau bersama dokter. Pedoman yang sama mencatat sepsis bakteri sebagai kondisi yang bisa menyerupai fase kritis DBD.
Perawatan di Rumah Saat Tangan dan Kaki Anak Dingin
Tanpa tanda bahaya, sebagian besar anak demam bisa dirawat di rumah. Selain cara menurunkan demam pada anak yang sesuai usianya, langkah berikut membantu:
Cukupi cairan. NHS menganjurkan banyak minum, dan bayi tetap diberi ASI seperti biasa. Cairan membantu mencegah dehidrasi saat anak berkeringat atau muntah.
Pakaian tipis yang nyaman. NHS tidak menganjurkan membungkus anak dengan terlalu banyak pakaian atau selimut, juga tidak menganjurkan melepas semua pakaiannya. Selimut tipis cukup saat anak menggigil.
Hindari air dingin. Menurut MSD Manual, menggigil bisa menaikkan suhu, jadi cara yang memicu menggigil seperti mandi air dingin sebaiknya dihindari. Panduan kompres anak demam membantu Anda memilih cara yang nyaman.
Obat penurun demam bila anak tidak nyaman. Berikan antipiretik atau obat penurun demam sesuai aturan pakai atau saran dokter. Pada dugaan DBD, tanyakan dulu ke dokter sebelum memberi golongan antiinflamasi nonsteroid, karena pedoman Kemenkes mencatat kaitannya dengan perdarahan hebat.
Pantau berkala. Cek anak secara rutin, termasuk di malam hari, lalu catat suhu, jumlah minum, dan buang air kecil. Menurut MSD Manual, anak yang kembali aktif setelah demamnya turun adalah tanda yang menenangkan.
Kapan Harus ke IGD dan Kapan Cukup ke Dokter?
Segera ke IGD bila tangan dan kaki dingin muncul bersama salah satu tanda bahaya di atas, termasuk muntah terus atau perdarahan pada dugaan DBD.
Menurut NHS, hubungi dokter secepatnya bila bayi di bawah 3 bulan bersuhu 38°C atau lebih, bayi berusia 3 sampai 6 bulan bersuhu 39°C atau lebih, demam berlangsung 5 hari atau lebih, atau anak tidak mau makan dan menunjukkan tanda kurang cairan.
Pemeriksaan yang Mungkin Dilakukan Dokter
Dokter akan menanyakan riwayat demam, asupan minum, dan buang air kecil, lalu memeriksa suhu, denyut nadi dibandingkan nadi normal anak seusianya, laju napas, warna kulit, dan kehangatan tangan serta kaki.
Tes darah diminta sesuai dugaan penyebabnya. Pada dugaan dengue, pedoman Kemenkes menganjurkan pemeriksaan darah tepi berkala, termasuk hematokrit dan trombosit, serta tes antigen NS1 pada fase demam karena lebih peka di empat hari pertama. Untuk demam tifoid atau tipes, yang menurut Ayo Sehat Kemenkes disebabkan bakteri Salmonella typhi, dokter bisa meminta uji antibodi, uji Widal, atau kultur darah. Tes darah lengkap juga membantu menilai sel darah putih.
Paket Skrining Demam 1 untuk Mencari Penyebab Demam
Menurut pedoman Kemenkes, demam karena dengue di fase awal sulit dibedakan dari infeksi lain hanya dari gejalanya. Karena itu, saat demam berlangsung beberapa hari tanpa tanda bahaya, dokter bisa meminta tes darah untuk mempersempit dugaan penyebab.
Di Bumame, Paket Skrining Demam 1 berisi hematologi lengkap, IgM Anti Salmonella Typhi, dan Dengue NS-1 Rapid. Sampel diambil dari darah vena tanpa persiapan khusus, lewat Walk In maupun Home Care, dan hasilnya dibaca dokter bersama gejala anak. Bila ada tanda bahaya, pemeriksaan dilakukan di IGD atas permintaan dokter. Untuk jadwal dan kesesuaian paket dengan usia anak, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kenali Polanya dan Bertindak Tepat Waktu
Tangan dan kaki dingin saat demam baru naik umumnya bagian dari cara tubuh menahan panas. Ukur suhu dengan termometer, cukupi cairan, dan perhatikan perilaku anak setelah demam turun. Bila dingin menetap, warna kulit berubah, atau anak makin lemas, segera cari pertolongan medis.
Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan demam anak, Anda bisa chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
NHS. High Temperature (Fever) in Children.
Bush LM. MSD Manual Professional Version. Fever.
Consolini DM. MSD Manual Consumer Version. Fever in Infants and Children.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4636/2021 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Dengue Anak dan Remaja.
Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Features of Dengue.
NHS. Meningitis.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Tipus (Penyakit Tipes).
Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan
Frequently Asked Question
Apakah anak demam tetapi tangan dan kaki dingin itu normal?
Kondisi ini sering terjadi saat demam baru naik karena pembuluh darah di kulit menyempit untuk menahan panas. Namun, jika tangan dan kaki tetap dingin, kulit pucat atau belang, atau anak sangat lemas, segera cari pertolongan medis.
Mengapa badan anak panas tetapi tangan dan kakinya dingin?
Saat demam, hipotalamus menaikkan patokan suhu tubuh. Pembuluh darah di kulit menyempit sehingga aliran darah ke tangan dan kaki berkurang untuk mempertahankan panas. Setelah suhu stabil, tangan dan kaki biasanya kembali hangat.
Bagaimana cara merawat anak demam dengan tangan dan kaki dingin di rumah?
Berikan cukup cairan, lanjutkan ASI untuk bayi, dan pakaikan baju nyaman dengan selimut tipis bila menggigil. Hindari mandi air dingin, berikan obat penurun demam sesuai aturan atau saran dokter, serta pantau suhu dan buang air kecil anak.
Kapan anak demam dengan tangan dan kaki dingin harus dibawa ke IGD?
Segera ke IGD jika kondisi ini disertai kulit pucat, kebiruan atau belang, anak sulit dibangunkan, napas berat, muntah terus-menerus, nyeri perut berat, ruam yang tidak memudar saat ditekan, atau kejang.
Mengapa demam yang turun pada anak dengan DBD tetap perlu diwaspadai?
Pada DBD, fase kritis justru dapat dimulai saat demam turun, umumnya pada hari ke-3 hingga ke-7 sakit. Tangan dan kaki dingin, muntah terus, nyeri perut, atau anak gelisah dapat menandakan perburukan dan memerlukan pemeriksaan segera.
