Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Anxiety Disorder Adalah: Batas Cemas Wajar, Jenis, dan Cara Penanganannya
Kembali ke Artikel & Berita

Anxiety Disorder Adalah: Batas Cemas Wajar, Jenis, dan Cara Penanganannya

SBATips Kesehatan

Jantung berdebar menjelang presentasi atau sulit tidur sebelum wawancara kerja adalah reaksi yang wajar. Rasa cemas seperti ini membantu Anda bersiap, lalu mereda setelah situasinya lewat.

Lain halnya bila rasa khawatir muncul hampir setiap hari, sulit dihentikan, dan membuat seseorang menghindari tempat atau kegiatan tertentu. Pola ini bisa mengarah ke anxiety disorder, kondisi kesehatan mental yang bisa diobati.

Artikel ini membahas pengertian, batas cemas wajar, jenis, gejala, pemeriksaan, dan penanganan anxiety disorder.

Anxiety Disorder Adalah Cemas Berlebihan yang Menetap

Menurut WHO, anxiety disorder atau gangguan kecemasan adalah kondisi ketika rasa takut dan khawatir muncul jauh lebih kuat dari situasinya, sulit dikendalikan, dan bisa bertahan lama bila tidak ditangani.

WHO memperkirakan sekitar 5,8% penduduk dunia mengalaminya, atau 470 juta orang pada 2023. Kondisi ini lebih banyak dialami perempuan, dan gejalanya sering mulai sejak masa anak atau remaja. Pengobatan yang efektif tersedia, tetapi hanya sekitar 1 dari 4 orang yang membutuhkannya benar-benar mendapat pengobatan.

Kapan Rasa Cemas Disebut Gangguan?

Cemas sesekali adalah bagian normal dari hidup, misalnya saat memikirkan uang, pekerjaan, atau keluarga. Rasa cemas dan overthinking sehari-hari seperti ini umumnya masih bisa dikelola. MSD Manual menggolongkan cemas sebagai gangguan bila muncul di waktu yang tidak sesuai, sering terjadi, serta begitu kuat dan lama sehingga mengganggu aktivitas.

Aspek

Cemas sehari-hari

Anxiety disorder

Pemicu

Ada tekanan atau ancaman yang jelas

Bisa muncul tanpa pemicu jelas atau pada banyak situasi

Kadar

Sebanding dengan situasinya

Berlebihan dan sulit dikendalikan

Kemunculan

Sesekali

Sering, bertahan setidaknya beberapa bulan

Dampak

Membantu Anda bersiap dan waspada

Mengganggu pekerjaan, sekolah, keluarga, dan pergaulan

Perilaku

Tetap menghadapi situasinya

Cenderung menghindari situasi pemicu

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Jenis Anxiety Disorder dan Ciri Khasnya

WHO membagi gangguan kecemasan ke dalam beberapa jenis, dan satu orang bisa mengalami lebih dari satu jenis:

  • Generalized anxiety disorder (GAD). Khawatir berlebihan dan terus-menerus tentang banyak hal sehari-hari. Menurut NIMH, GAD berkembang perlahan dan biasanya mulai pada usia dewasa muda.

  • Panic disorder atau gangguan panik. Serangan panik datang berulang, sering tanpa sebab jelas, disertai rasa takut akan serangan berikutnya. NHS mencatat sebagian orang mengalaminya sekali atau dua kali sebulan, sebagian lain beberapa kali seminggu.

  • Social anxiety disorder. Takut berlebihan pada situasi sosial yang bisa membuat seseorang merasa dipermalukan atau ditolak. Akibatnya, pertemuan atau berbicara di depan umum cenderung dihindari.

  • Agorafobia. Takut berada di situasi yang dikhawatirkan bisa memicu panik atau membuat seseorang merasa terjebak. Situasi seperti itu lalu dihindari.

  • Fobia spesifik. Takut yang kuat dan tidak rasional terhadap benda atau situasi tertentu, misalnya hewan, darah, atau jarum suntik. Rasa takut ini mendorong perilaku menghindar.

WHO juga mencatat separation anxiety disorder, yaitu takut berlebihan berpisah dari orang yang disayangi, dan mutisme selektif, yaitu tidak bisa berbicara di situasi sosial tertentu, yang umumnya dialami anak. MSD Manual menambahkan cemas akibat kondisi medis lain serta akibat obat atau zat tertentu.

Gejala Anxiety Disorder pada Pikiran dan Tubuh

Gejala gangguan kecemasan muncul pada pikiran, perasaan, dan tubuh.

1. Khawatir Berlebihan yang Sulit Dihentikan

Rasa khawatir datang tentang banyak hal dan terus berulang walau situasinya tidak mengancam. NIMH menggambarkannya lebih sering dan lebih kuat dibanding situasi yang dihadapi.

2. Gelisah, Tegang, dan Mudah Tersinggung

Seseorang bisa merasa gelisah, tegang, mudah tersinggung, dan sulit bersantai. Kemenkes juga mencatat ketegangan otot dan tubuh gemetar.

3. Sulit Berkonsentrasi dan Tidur Terganggu

Pikiran yang penuh membuat sulit fokus atau mengambil keputusan. Sulit memulai tidur, mudah terbangun, atau tetap lelah juga sering terjadi, dan bila berlangsung lama perlu dinilai sebagai kemungkinan insomnia.

4. Jantung Berdebar dan Keluhan Perut

WHO mencatat jantung berdebar, berkeringat, gemetar, mual, dan rasa tidak nyaman di perut. NIMH menambahkan sakit kepala, nyeri otot, dan napas terasa pendek. Bila keluhan lambung sering kambuh saat cemas, pahami juga keterkaitan GERD dan kecemasan.

5. Serangan Panik dan Kebiasaan Menghindar

Serangan panik datang mendadak dengan jantung berpacu, nyeri dada, sesak napas, gemetar, dan rasa takut akan mati. NHS mencatat sebagian besar serangan berlangsung 5 sampai 20 menit. Karena takut serangan berulang, sebagian orang mulai menghindari tempat tertentu. Nyeri dada yang baru pertama kali muncul atau terasa berat tetap perlu segera diperiksa di IGD.

Apa yang Memicu Anxiety Disorder?

Penyebabnya belum diketahui secara jelas. Menurut NIMH, gangguan ini muncul dari gabungan faktor genetik, kimia otak, biologis, dan lingkungan. Hal yang memengaruhi risikonya antara lain:

  • Riwayat keluarga. Gangguan kecemasan cenderung menurun dalam keluarga. Menurut MSD Manual, sebagian diduga diwariskan dan sebagian dipelajari dari hidup bersama orang yang mudah cemas.

  • Pengalaman berat. WHO mencatat orang yang pernah mengalami kekerasan atau kehilangan besar lebih mungkin mengalaminya. Kemenkes juga menyebut stres berkepanjangan dan trauma.

  • Kimia otak dan hormon. Kemenkes menyebut peran serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Perubahan hormon saat hamil atau menopause juga bisa memengaruhi risiko.

  • Kondisi medis. Kemenkes mengaitkan gangguan tiroid dan penyakit jantung dengan risiko GAD yang lebih tinggi. MSD Manual juga menyebut tiroid yang bekerja berlebihan dan gagal jantung bisa memicu cemas.

  • Kafein, obat, dan alkohol. Kafein, obat steroid, serta putus alkohol atau obat penenang bisa memicu cemas. Meredakan cemas dengan alkohol juga bisa membuat cemas naik turun.

Kapan Perlu ke Dokter, Psikolog, atau IGD?

WHO mencatat gangguan kecemasan meningkatkan risiko depresi, gangguan penggunaan zat, serta pikiran dan perilaku bunuh diri. MSD Manual menyebut risiko depresi setidaknya dua kali lipat. Bila depresi dan anxietas muncul bersamaan, NIMH menyarankan rencana penanganan yang mencakup keduanya.

Temui dokter, psikolog, atau psikiater bila rasa cemas sulit dikendalikan, berlangsung berbulan-bulan, mengganggu pekerjaan atau hubungan, atau mulai diredakan dengan alkohol dan obat-obatan.

Segera ke IGD bila nyeri dada baru pertama kali muncul, terasa berat, berlangsung lebih dari beberapa menit, atau disertai sesak, mual, dan nyeri menjalar ke lengan atau rahang. Kemenkes mencatat ciri ini bisa mengarah ke serangan jantung, walau cemas juga bisa menimbulkan nyeri dada.

Bila muncul pikiran menyakiti diri atau mengakhiri hidup, segera cari pertolongan. Kemenkes menyediakan layanan gratis Healing119.id lewat telepon 119 ekstensi 8 atau laman healing119.id. Bila ada bahaya langsung, segera ke IGD terdekat.

Pemeriksaan untuk Menegakkan Diagnosis

Dokter atau psikiater akan menanyakan kapan gejala mulai, berapa lama, seberapa sering, dan dampaknya pada hidup Anda, serta riwayat keluarga dan obat yang dipakai. Pemeriksaan fisik, dan bila perlu tes darah, membantu mencari penyakit lain yang bisa memicu cemas.

Untuk GAD, NIMH menyebut khawatir yang sulit dikendalikan hampir setiap hari selama setidaknya 6 bulan, disertai minimal tiga gejala seperti gelisah, mudah lelah, sulit konsentrasi, mudah tersinggung, otot tegang, atau gangguan tidur. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.

Tes Tiroid bila Keluhan Cemas Mirip Hipertiroid

Hipertiroid terjadi saat kelenjar tiroid membuat hormon lebih banyak dari kebutuhan tubuh. Menurut NIDDK, gejalanya antara lain gugup, mudah tersinggung, sulit tidur, jantung berdebar cepat, dan tangan gemetar, sehingga bisa mirip gangguan kecemasan. Bila dokter melihat alasannya, misalnya berat badan turun walau nafsu makan bertambah atau ada benjolan di leher, tes fungsi tiroid membantu menyingkirkan hipertiroid.

Di Bumame, tersedia Paket Hormon Tiroid yang memeriksa TSHs dan Free T4 dari sampel darah, tanpa puasa, dengan hasil dalam 1x24 jam. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Pilihan Penanganan Anxiety Disorder

MSD Manual menyebut obat, psikoterapi, atau gabungan keduanya bisa meredakan keluhan secara bermakna pada sebagian besar orang. Pilihannya disesuaikan dengan jenis gangguan:

  • Psikoterapi. WHO menyebut terapi bicara sebagai penanganan utama, dengan dukungan bukti kuat pada cognitive behavioral therapy (CBT). Salah satunya terapi paparan, yaitu belajar menghadapi hal yang ditakuti.

  • Obat sesuai resep. Dokter bisa meresepkan antidepresan golongan SSRI atau SNRI, yang menurut NIMH bisa butuh beberapa minggu untuk mulai bekerja. WHO umumnya tidak menganjurkan benzodiazepin karena risiko ketergantungan.

  • Mengatasi penyebab medis. Bila cemas dipicu penyakit lain atau obat, dokter menangani penyebabnya lebih dulu. Cemas diharapkan mereda setelah kondisi fisiknya diobati.

  • Dukungan dan relaksasi. Sebagian orang terbantu oleh kelompok dukungan. Kemenkes juga menganjurkan relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, dan yoga.

Kebiasaan Harian yang Membantu Meredakan Cemas

Kebiasaan berikut membantu menekan gejala dan mendukung pengobatan:

  • Bergerak aktif. Jalan kaki singkat pun bermanfaat. WHO mencatat program olahraga bisa membantu mencegah gangguan kecemasan pada orang dewasa.

  • Tidur, makan, dan kafein. Usahakan jam tidur dan makan yang tetap dengan menu bergizi. NIMH mencatat tidur cukup dan mengurangi kafein membantu meredakan gejala bila dijalankan bersama pengobatan.

  • Batasi alkohol dan hindari narkoba. WHO menyebut keduanya bisa memperburuk cemas. Langkah ini juga memutus kebiasaan meredakan cemas dengan zat.

  • Latih napas dan perhatian penuh. Napas lambat, relaksasi otot bertahap, dan latihan mindfulness beberapa menit sehari bisa dicoba. Pilih juga cara mengelola stres yang cocok untuk Anda.

  • Jaga hubungan sosial. Kemenkes menganjurkan membangun jaringan sosial yang kuat. Berbagi cerita dengan orang yang Anda percaya termasuk cara sederhana merawat kesehatan mental.

Langkah Kecil Menuju Pikiran yang Lebih Tenang

Rasa cemas yang menetap adalah kondisi kesehatan yang bisa ditangani. MSD Manual menyebut catatan harian tentang kapan cemas muncul dan apa pemicunya bisa membantu, termasuk saat berkonsultasi. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. World Health Organization — Anxiety Disorders

  2. National Institute of Mental Health (NIMH) — Generalized Anxiety Disorder: What You Need to Know

  3. Barnhill JW, MSD Manual Consumer Version — Overview of Anxiety Disorders

  4. NHS — Panic Disorder

  5. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Hyperthyroidism (Overactive Thyroid)

  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Gangguan Kecemasan Umum

  7. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Apakah Sakit Dada Selalu Menandakan Penyakit Jantung?

  8. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Kesehatan Jiwa, Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas — Cegah Bunuh Diri, Dukung Kesehatan Jiwa: Kenali Layanan Healing119.id

Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri

Frequently Asked Question

Apa perbedaan cemas biasa dan anxiety disorder?


Cemas biasa muncul sesekali karena pemicu yang jelas dan sebanding dengan situasinya. Anxiety disorder ditandai kecemasan berlebihan, sulit dikendalikan, berlangsung selama beberapa bulan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa saja jenis anxiety disorder?


Jenis anxiety disorder meliputi generalized anxiety disorder, gangguan panik, social anxiety disorder, agorafobia, separation anxiety disorder, fobia spesifik, dan mutisme selektif. Seseorang dapat mengalami lebih dari satu jenis.

Apakah anxiety disorder bisa diobati?


Anxiety disorder dapat ditangani melalui psikoterapi, obat sesuai resep dokter, atau kombinasi keduanya. Relaksasi, aktivitas fisik, tidur cukup, dan dukungan sosial juga dapat membantu mengelola gejala.

Apakah hipertiroid bisa menimbulkan gejala mirip kecemasan?


Bisa. Hipertiroid dapat menyebabkan gugup, mudah tersinggung, sulit tidur, jantung berdebar, dan tangan gemetar. Dokter dapat menyarankan pemeriksaan fungsi tiroid jika terdapat indikasi medis.

Berapa lama serangan panik biasanya berlangsung?


Sebagian besar serangan panik berlangsung sekitar 5–20 menit, meskipun beberapa dapat bertahan hingga satu jam. Nyeri dada yang baru muncul atau terasa berat perlu segera diperiksa di IGD.