Aroma nangka matang dari lapak buah atau semangkuk es campur sering sulit ditolak saat hamil. Lalu seorang kerabat mengingatkan agar menjauhi nangka karena dianggap membuat badan panas, bahkan memicu keguguran. Banyak ibu hamil pun jadi ragu.
Pantangan yang tidak berdasar bisa membuat ibu hamil menjauhi buah yang bergizi. Di sisi lain, nangka memang manis dan beraroma kuat, sehingga porsinya tetap perlu diatur, terutama bagi ibu dengan gula darah tinggi atau perut yang mudah kembung.
Artikel ini membahas mitos nangka, kandungan gizinya, porsi harian, cara menyantap, siapa yang perlu lebih cermat, dan kapan perlu ke dokter.
Nangka Boleh Dimakan Selama Hamil dengan Porsi yang Wajar
Pada kehamilan yang sehat, nangka matang boleh dimakan. Nangka masak tercantum dalam daftar buah penukar Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan, bersama pisang, pepaya, dan mangga. Pedoman ini juga meminta ibu hamil mengonsumsi aneka ragam pangan lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan janin.
Kewaspadaan lebih tepat diarahkan pada makanan yang membawa risiko nyata. Kemenkes mengingatkan ibu hamil menghindari makanan mentah, seperti sushi, steak atau telur setengah matang, dan susu yang belum dipasteurisasi, karena meningkatkan risiko listeriosis, toksoplasmosis, dan keracunan makanan. Alkohol juga perlu dihindari. Kelompok makanan yang dilarang untuk ibu hamil berisi jenis makanan seperti ini, sedangkan nangka cukup diatur porsinya.
Dari Mana Datangnya Pantangan Nangka?
Pantangan makan saat hamil biasanya diwariskan turun-temurun dengan niat melindungi ibu dan bayi. Penelitian dalam jurnal Universitas Diponegoro tentang ibu hamil Suku Dayak di Sintang, Kalimantan Barat, merangkum temuan di Bantul yang memasukkan nangka ke daftar buah pantangan bersama nanas dan durian. Alasannya beragam, mulai dari membuat badan panas, memicu gatal, menurunkan hemoglobin, hingga mempersulit persalinan.
Penelitian yang sama menyimpulkan bahwa makanan yang dipantang tersebut bertolak belakang dengan prinsip ilmu gizi. Anggapan serupa juga banyak menyertai larangan ibu hamil trimester pertama.
1. Anggapan Nangka Memicu Keguguran
MedlinePlus menjelaskan bahwa sebagian besar keguguran terjadi karena janin tidak berkembang dengan baik. Kondisi ini sering berkaitan dengan masalah genetik, seperti kelebihan atau kekurangan kromosom. Faktor yang bisa meningkatkan peluang keguguran antara lain gangguan pada rahim atau leher rahim, hamil di atas usia 35 tahun, merokok, alkohol, diabetes yang tidak terkendali, dan kekurangan gizi berat. Nangka tidak termasuk di dalamnya.
2. Anggapan Nangka Membuat Badan Panas
Istilah buah "panas" berasal dari kepercayaan turun-temurun. Dalam Pedoman Gizi Seimbang, nangka matang diperlakukan sama seperti buah lain, yaitu dihitung dalam satuan porsi. Kajian gizi mencatat kandungan airnya tinggi, sekitar 72 sampai 94 gram per 100 gram, dan rasanya mirip buah tropis lain seperti pisang, mangga, atau nanas.
3. Anggapan Getah Nangka Mengurangi ASI
Di Sintang, sebagian ibu hamil menghindari sayur nangka karena getahnya diyakini membuat ASI sedikit setelah melahirkan. Kajian gizi tentang nangka menjelaskan bahwa getah dihasilkan sel khusus di poros dan bagian tengah buah, bagian yang memang tidak dimakan. Bila Anda khawatir soal produksi ASI, bicarakan dengan bidan atau dokter saat kontrol kehamilan.
4. Anggapan Nangka Membuat Perut Kembung
Anggapan ini ada dasarnya bila nangka dimakan berlebihan. Pedoman Gizi Seimbang menyebut beberapa jenis buah meningkatkan risiko kembung. NIDDK menjelaskan bahwa sebagian gula, pati, dan serat tidak tercerna sempurna di lambung dan usus halus, lalu diuraikan bakteri di usus besar sehingga menghasilkan gas. Bila Anda sering mengalami perut kembung, mulai dari beberapa potong saja.
Kandungan Gizi Nangka Matang dan Nangka Muda
Nangka (Artocarpus heterophyllus) dimakan saat matang sebagai buah dan saat muda sebagai sayur. Kajian gizi dalam International Journal of Food Science merangkum perbedaan keduanya per 100 gram bagian yang dimakan.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Angkanya bervariasi menurut jenis dan tingkat kematangan. Nangka matang lebih tinggi karbohidrat dan gula, sedangkan nangka muda lebih berserat. Pedoman Gizi Seimbang pun menggolongkan nangka muda sebagai sayuran golongan C, dengan sekitar 50 Kalori dan 10 gram karbohidrat per 100 gram.
Cleveland Clinic menyebut nangka sebagai sumber vitamin C, vitamin B6, asam folat, magnesium, kalium, dan fosfor. Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil tetap perlu dipenuhi dari sayuran hijau dan kacang-kacangan, sedangkan suplemen seperti vitamin ibu hamil setiap trimester mengikuti arahan dokter atau bidan.
Berapa Banyak Nangka dalam Sehari?
Pedoman Gizi Seimbang memakai satuan porsi. Satu porsi buah mengandung sekitar 50 Kalori dan 10 gram karbohidrat. Untuk nangka matang, satu porsi setara 3 biji sedang, yaitu tiga potong daging buah dengan berat bersih sekitar 50 gram.
Ibu hamil dengan kebutuhan sekitar 2.500 kkal per hari dianjurkan makan 4 porsi buah. Jadi, 3 potong nangka mengisi satu porsi, dan sisanya bisa diisi buah lain seperti pepaya, jeruk, atau salak untuk ibu hamil agar gizinya lebih beragam.
Menurut pedoman yang sama, makin matang buah, makin tinggi kandungan fruktosa dan glukosa, yaitu gula alami yang membuat rasanya manis. Buah yang sangat matang dan jus bergula perlu dibatasi agar kadar gula darah terkendali. Kemenkes juga mengingatkan bahwa kelebihan berat badan saat hamil bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes gestasional, yaitu salah satu jenis diabetes yang muncul hanya selama kehamilan.
Cara Menyantap Nangka agar Perut Tetap Nyaman
Beberapa kebiasaan berikut membantu Anda menikmati nangka dengan tenang:
Cuci tangan sebelum menyiapkan buah. Pedoman Gizi Seimbang menganjurkan cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir sebelum memegang makanan. Pisahkan daging buah dari bagian tengah yang bergetah.
Mulai dari porsi kecil. Santap 3 potong lebih dulu, lalu perhatikan respons perut Anda. Menurut NIDDK, sedikit gas wajar muncul saat atau setelah makan, tetapi bila begah mengganggu, kurangi porsinya.
Batasi olahan nangka yang manis atau digoreng. Es campur dengan susu kental manis, kolak, manisan, dan keripik nangka menambah gula atau minyak. Pedoman Gizi Seimbang membatasi gula sekitar 50 gram (4 sendok makan) dan lemak atau minyak total sekitar 67 gram (5 sendok makan) per orang per hari.
Masak nangka muda bersama sayuran lain. Penelitian dari Sintang tersebut juga mencatat kalori nangka muda sekitar setengah dari nangka matang, tetapi zat gizinya lebih sedikit dibanding sayuran hijau. Gudeg dan sayur lodeh biasanya dimasak dengan santan, dan gudeg juga memakai gula merah, jadi nikmati dalam porsi wajar.
Rebus atau panggang biji nangka. Biji nangka bisa dimakan dan umumnya dikonsumsi setelah direbus atau dipanggang. Biji ini kaya karbohidrat dan protein, jadi perhitungkan sebagai tambahan karbohidrat harian.
Kondisi yang Membuat Ibu Hamil Perlu Membatasi Nangka
Pada kondisi berikut, porsi nangka perlu diatur lebih teliti atau dibicarakan dulu dengan dokter:
Ibu dengan diabetes gestasional. Penanganannya meliputi pola makan sehat dan aktivitas fisik, dengan insulin bila diperlukan. Jumlah nangka dan buah manis lain sebaiknya masuk dalam rencana makan dari dokter atau ahli gizi.
Ibu dengan alergi lateks atau serbuk sari pohon birch. Cleveland Clinic menyarankan mereka menghindari nangka karena kedua alergi ini bisa bereaksi silang dengan nangka. Bila Anda punya riwayat alergi makanan, tanyakan dulu kepada dokter sebelum mencoba nangka.
Ibu dengan penyakit ginjal. Nangka cukup tinggi kalium. Pada penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal akut, asupan kalium yang tinggi bisa menyebabkan hiperkalemia, yaitu penumpukan kalium dalam darah yang bisa mengganggu kerja otot dan jantung.
Ibu yang sedang mual. Aroma nangka yang kuat tidak cocok bagi sebagian orang. Untuk mual dan muntah berlebihan, Pedoman Gizi Seimbang menganjurkan makan porsi kecil tetapi sering, jadi pilih buah lain bila aroma nangka mengganggu.
Keluhan yang Perlu Segera Diperiksakan ke Dokter
Segera hubungi dokter atau bidan bila muncul keluhan berikut:
Perdarahan dari vagina atau kram perut. MedlinePlus menganjurkan ibu hamil segera menghubungi tenaga kesehatan bila ada perdarahan, termasuk bercak. Bila perdarahan banyak atau nyeri terasa hebat, langsung ke IGD, apa pun makanan yang Anda santap sebelumnya.
Bengkak di bibir atau wajah, biduran, atau sesak napas setelah makan. Keluhan ini bisa menandakan reaksi alergi. Sesak napas atau bengkak di wajah perlu pertolongan IGD segera.
Kembung yang disertai nyeri perut, diare, sembelit, atau berat badan turun. NIDDK menyarankan konsultasi bila keluhan gas mengganggu, berubah mendadak, atau muncul bersama gejala tersebut.
Peran Pemeriksaan Darah selama Kehamilan
Buah manis menambah asupan gula, sementara kebutuhan zat besi untuk membentuk hemoglobin meningkat selama hamil. Kekurangan hemoglobin disebut anemia, dan diabetes gestasional biasanya diperiksa dokter pada usia kehamilan 24 sampai 28 minggu. Karena itu, gula darah dan hemoglobin termasuk yang dipantau lewat tes darah saat hamil.
Bila dokter atau bidan menyarankan cek rutin, Paket Ibu Hamil Rutin dari Bumame berisi pemeriksaan Hematologi Lengkap dan Glukosa Puasa, dengan puasa 8 sampai 12 jam sebelum pengambilan sampel. Pemeriksaan tersedia secara Walk In maupun Home Care.
Santap Nangka Secukupnya dan Lanjutkan Kontrol Kehamilan
Nangka matang bisa menjadi camilan segar selama hamil. Patokannya sekitar 3 potong daging buah sebagai satu porsi, diselingi buah lain, dan disantap tanpa tambahan gula.
Bila Anda ingin bertanya seputar pemeriksaan darah selama kehamilan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp. Kontrol teratur bersama dokter atau bidan membantu Anda menjalani kehamilan dengan tenang.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.
Huda SN, Kartasurya MI, Sulistiyani. Perilaku Berpantang Makan pada Ibu Hamil Suku Dayak di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI. Pregnancy: Do's & Don't.
Ranasinghe RASN, Maduwanthi SDT, Marapana RAUJ. Nutritional and Health Benefits of Jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lam.): A Review. International Journal of Food Science.
Cleveland Clinic. Jackfruit: What It Is and Why It's Healthy.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Miscarriage.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Gestational Diabetes.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Symptoms & Causes of Gas in the Digestive Tract.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
Frequently Asked Question
Apakah makan nangka saat hamil bisa menyebabkan keguguran?
Nangka tidak termasuk faktor yang diketahui meningkatkan peluang keguguran. Sebagian besar keguguran terjadi karena janin tidak berkembang dengan baik, sering kali akibat masalah kromosom.
Berapa banyak nangka yang boleh dimakan ibu hamil dalam sehari?
Sekitar tiga potong daging nangka matang ukuran sedang, atau 50 gram, setara dengan satu porsi buah. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi sekitar empat porsi buah per hari, sehingga porsi lainnya bisa dipenuhi dari buah berbeda.
Apakah ibu hamil boleh makan gudeg atau sayur nangka muda?
Boleh. Nangka muda tergolong sayuran dan memiliki kalori lebih rendah daripada nangka matang. Perhatikan tambahan santan dan gula dalam olahannya, serta padukan dengan sayuran lain.
Bolehkah ibu hamil dengan diabetes gestasional makan nangka?
Boleh dengan pengaturan yang sesuai. Nangka matang mengandung gula alami, sehingga porsinya perlu disesuaikan dengan rencana makan dari dokter atau ahli gizi. Batasi nangka yang sangat matang dan olahan yang diberi gula tambahan.
Kenapa perut terasa kembung setelah makan nangka?
Sebagian gula, pati, dan serat dapat mencapai usus besar tanpa tercerna sempurna, lalu diuraikan bakteri sehingga menghasilkan gas. Mengurangi porsi nangka dapat membantu meredakan keluhan kembung.
