Haid belum juga datang, lalu muncul keputihan putih yang menggumpal seperti ampas tahu di celana dalam. Wajar bila pikiran langsung tertuju pada kehamilan.
Bentuk keputihan sebenarnya lebih banyak bercerita tentang kondisi vagina. Keputihan bergumpal umumnya berkaitan dengan infeksi jamur, yang justru sering muncul saat hamil. Jadi, dugaan hamil dan keluhan keputihan perlu dicek dengan cara berbeda.
Artikel ini membahas arti keputihan seperti ampas tahu, bedanya dengan keputihan normal saat hamil, waktu tes kehamilan yang sesuai, dan pengobatannya bila Anda hamil.
Apakah Keputihan seperti Ampas Tahu Menandakan Kehamilan?
Keputihan seperti ampas tahu umumnya menandakan infeksi jamur di vagina, yang dalam istilah medis disebut kandidiasis vulvovaginal. Kemenkes dan NHS sama-sama menggambarkan keputihan putih yang tebal dan bergumpal seperti keju sebagai ciri infeksi jamur.
Kehamilan sendiri dipastikan lewat tes yang mendeteksi hormon hCG dalam urine atau darah, sehingga bentuk keputihan tidak bisa dipakai untuk menebaknya.
Meski begitu, keduanya bisa muncul bersamaan. Kemenkes mencatat keputihan lebih sering terjadi pada ibu hamil akibat perubahan hormon, dan CDC menyebut infeksi jamur vagina sering terjadi selama kehamilan.
Mengapa Cairan Vagina Bisa Bergumpal seperti Ampas Tahu?
Jamur Candida hidup secara alami di vagina, mulut, dan saluran cerna tanpa menimbulkan keluhan. Menurut Kemenkes, masalah muncul saat jamur ini berkembang biak tidak terkendali, dan CDC menyebut penyebabnya umumnya Candida albicans.
CDC memperkirakan 75% perempuan pernah mengalami infeksi jamur vagina setidaknya sekali. Office on Women's Health juga menyebut infeksi jamur tidak digolongkan sebagai infeksi menular seksual, karena bisa muncul tanpa hubungan seksual.
Kehamilan dan Kondisi Lain yang Memudahkan Jamur Tumbuh
Office on Women's Health memasukkan kehamilan ke dalam kondisi yang meningkatkan risiko infeksi jamur vagina. Kondisi lain yang juga memudahkan jamur tumbuh antara lain:
Gula darah yang belum terkendali. Risiko naik pada penderita diabetes yang gula darahnya belum terkontrol. Infeksi berulang juga lebih sering dialami kelompok ini.
Obat tertentu. Antibiotik, kortikosteroid, dan kontrasepsi hormonal berkadar estrogen tinggi tercatat sebagai faktor risiko. Kemenkes mengingatkan agar antibiotik dan kortikosteroid dipakai sesuai anjuran dokter.
Daya tahan tubuh yang lemah. Kemenkes menyebut HIV, kanker, dan kemoterapi sebagai kondisi yang melemahkan daya tahan tubuh. Pada kondisi ini, jamur lebih mudah berkembang.
Area kewanitaan yang lembap. Cuaca hangat, pakaian dalam yang jarang diganti, dan pakaian yang tidak menyerap keringat meningkatkan risiko. Begitu pula kebiasaan membilas bagian dalam vagina atau douching.
Keluhan yang Biasanya Datang Bersama Keputihan Ampas Tahu
Keputihan bergumpal jarang muncul sendirian. Keluhan berikut sering menyertainya.
1. Gatal, Kemerahan, dan Bengkak
Kemenkes menggambarkan rasa gatal pada infeksi jamur vagina bisa sangat kuat. Office on Women's Health juga mencatat kemerahan dan bengkak di vagina dan bagian luar vagina (vulva). Ibu hamil disarankan tidak menggaruk area yang gatal.
2. Perih saat Buang Air Kecil
Rasa nyeri dan terbakar saat buang air kecil termasuk gejala yang dicatat Kemenkes dan CDC. Perih biasanya terasa di kulit sekitar vagina yang meradang.
3. Nyeri saat Berhubungan Intim
Rasa tidak nyaman atau nyeri saat berhubungan seksual juga tercatat sebagai gejala oleh Kemenkes dan CDC. Keluhan ini muncul karena kulit di sekitar vagina sedang meradang.
4. Cairan yang Umumnya Tidak Berbau
Menurut NHS dan Office on Women's Health, keputihan akibat infeksi jamur umumnya tidak berbau tidak sedap. Bau amis atau busuk mengarah ke penyebab lain.
CDC menegaskan tidak satu pun gejala ini khas untuk infeksi jamur, sehingga pemeriksaan tetap diperlukan.
Keputihan Normal saat Hamil dan Keputihan Akibat Infeksi, Apa Bedanya?
Warna, tekstur, dan bau keputihan memberi petunjuk awal tentang penyebabnya.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Ciri-ciri ini sering tumpang tindih. Office on Women's Health menyebut gejala infeksi jamur mirip vaginosis bakterial dan infeksi menular seksual. Karena itu, keputihan tidak normal perlu dinilai dokter, termasuk lewat tes infeksi menular seksual bila perlu.
Kapan Keputihan Bergumpal Perlu Diperiksakan?
Segera hubungi dokter atau datang ke IGD bila keluar darah dari vagina saat Anda hamil. NHS menggolongkan perdarahan saat hamil sebagai keluhan yang perlu segera ditangani.
Buat janji dengan dokter bila:
Keluhan baru pertama kali muncul. Pemeriksaan dokter memastikan infeksi jamur dan menyingkirkan infeksi lain. Office on Women's Health menyarankannya sebelum Anda membeli obat sendiri.
Anda hamil atau mungkin hamil. NHS meminta ibu hamil bertanya kepada dokter, apoteker, atau bidan sebelum memakai obat jamur. Sebagian obat jamur tidak dianjurkan selama hamil.
Warna, bau, atau tekstur berubah. Keputihan hijau, kuning, berbuih, atau berbau tidak sedap perlu diperiksa. Begitu pula keputihan yang lebih banyak dari biasanya atau disertai nyeri.
Infeksi sering kambuh. Office on Women's Health menyarankan konsultasi bila infeksi jamur muncul empat kali atau lebih dalam setahun. Pola ini lebih sering ditemukan pada penderita diabetes.
Daftar tanda keputihan abnormal lainnya bisa menjadi pengingat sebelum berkonsultasi.
Langkah Memastikan Kehamilan saat Haid Terlambat
Untuk dugaan hamil, patokan yang lebih jelas adalah haid yang terlambat dan hasil tes kehamilan. Daftar ciri awal kehamilan bisa membantu mencatat keluhan lain, tetapi hasil tes tetap menjadi pegangan.
NHS juga menyebut keputihan biasanya bertambah menjelang haid, jadi keputihan putih di akhir siklus bisa termasuk tanda menjelang haid yang biasa. Agar hasil tes kehamilan lebih bisa diandalkan, MedlinePlus menyarankan hal berikut:
Tunggu waktu yang sesuai. Tes urine lebih akurat bila dilakukan satu sampai dua minggu setelah haid terlambat. Tes yang terlalu cepat bisa memberi hasil negatif palsu karena kadar hCG belum cukup tinggi.
Pakai urine pertama di pagi hari. Urine pagi biasanya mengandung hCG lebih banyak. Hindari minum terlalu banyak sebelum tes.
Ulangi bila hasilnya negatif. Bila haid belum datang, ulangi tes seminggu kemudian. Tes darah bisa mendeteksi hCG lebih awal.
Panduan waktu tes setelah telat haid membantu memilih hari tes yang sesuai.
Bagaimana Dokter Menemukan Penyebab Keputihan?
Setelah menanyakan keluhan, siklus haid, dan kemungkinan hamil, dokter bisa melakukan pemeriksaan berikut:
Pemeriksaan panggul. Dokter melihat kondisi vagina, leher rahim, dan kulit sekitarnya. Bengkak, kemerahan, dan ciri cairan menjadi petunjuk awal.
Tes pH dan sampel cairan. Sampel keputihan diperiksa di bawah mikroskop dengan larutan KOH untuk melihat sel jamur. CDC mencatat infeksi jamur biasanya disertai pH vagina yang normal.
Tes lanjutan bila perlu. Bila sampel tidak menunjukkan jamur padahal keluhan ada, dokter bisa meminta kultur jamur. Tes infeksi menular seksual dipertimbangkan bila ciri keputihan mengarah ke infeksi lain.
Tes Kehamilan sebelum Memulai Obat Keputihan
Status kehamilan ikut menentukan obat jamur yang dipilih. Tes kehamilan urine mendeteksi hCG, hormon yang dibuat plasenta setelah sel telur yang dibuahi menempel di dinding rahim.
Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Tes Kehamilan (Rapid test). Menurut halaman produknya, tes ini memakai sampel urine tanpa perlu puasa, tersedia secara Walk In maupun Home Care, dan hasilnya keluar dalam 1x24 jam. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pengobatan Infeksi Jamur Vagina, Hamil maupun Tidak
Keputihan normal tidak memerlukan pengobatan khusus. Infeksi jamur diatasi dengan obat antijamur dalam bentuk tablet, krim, atau obat yang dimasukkan ke vagina, sesuai lokasi dan beratnya infeksi. Selama hamil, pilihannya lebih terbatas:
Obat yang dipakai di vagina. CDC hanya merekomendasikan obat antijamur golongan azol yang dipakai di vagina untuk ibu hamil, dengan lama pemakaian dari dokter. Obat antijamur yang diminum tidak direkomendasikan selama hamil, menurut Kemenkes dan Office on Women's Health.
Penyebab lain, obat lain. Vaginosis bakterial dan trikomoniasis membutuhkan obat yang berbeda. Karena itu, penyebabnya perlu dipastikan dulu.
Menurut Kemenkes, infeksi jamur ini bersifat lokal di vagina dan tidak naik ke rahim. Pasangan umumnya juga tidak perlu ikut diobati, menurut CDC. Setelah kehamilan terkonfirmasi, perubahan keputihan saat hamil tetap perlu dipantau.
Kebiasaan Harian agar Area Kewanitaan Tetap Kering
Langkah berikut membantu menurunkan risiko infeksi jamur, baik saat hamil maupun tidak:
Pilih celana dalam katun yang longgar. Katun membantu area kewanitaan tetap kering, sedangkan pakaian ketat menahan panas dan lembap. Ganti celana dalam saat terasa lembap.
Hindari douching dan produk berpewangi. Douching menghilangkan sebagian bakteri baik yang melindungi vagina, menurut Office on Women's Health. Kemenkes juga menyarankan ibu hamil menghindari tisu basah dan sabun berpewangi.
Keringkan setelah buang air dan mandi. Bersihkan dari arah depan ke belakang. Segera ganti baju renang atau pakaian olahraga yang basah.
Kendalikan pemicu dari dalam tubuh. Jaga gula darah bila Anda memiliki diabetes. Minum antibiotik hanya sesuai resep dokter.
Bila keputihan terasa banyak tanpa gatal atau bau, panduan mengatasi keputihan berlebihan bisa membantu.
Satu Tes untuk Kehamilan, Satu Pemeriksaan untuk Keputihan
Dugaan hamil dan keputihan seperti ampas tahu punya jawaban masing-masing. Tes kehamilan menjawab dugaan hamil, sedangkan pemeriksaan dokter memastikan penyebab keputihan dan obat yang cocok. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar tes kehamilan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Kenali Ciri dan Gejala Keputihan Pada Ibu Hamil.
NHS. Vaginal discharge in pregnancy.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Pregnancy Test.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Keputihan Normal >< Keputihan Tidak Normal.
Centers for Disease Control and Prevention. Vulvovaginal Candidiasis - STI Treatment Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Kandidiasis.
Office on Women's Health, U.S. Department of Health and Human Services. Vaginal yeast infections.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Ibu Hamil Tak Perlu Khawatir, Ini dia Pencegahan Keputihan Abnormal.
Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani
Frequently Asked Question
Apakah keputihan seperti ampas tahu tanda hamil?
Keputihan seperti ampas tahu umumnya menandakan infeksi jamur di vagina. Kehamilan perlu dipastikan melalui tes yang mendeteksi hormon hCG dalam urine atau darah.
Apakah keputihan ampas tahu saat hamil berbahaya bagi janin?
Menurut Kementerian Kesehatan RI, infeksi jamur ini bersifat lokal di vagina dan tidak naik ke rahim. Namun, keluhan tetap perlu diperiksakan untuk memastikan penyebabnya dan menyingkirkan infeksi lain yang berisiko bagi kehamilan.
Seperti apa keputihan normal saat hamil?
Keputihan normal saat hamil biasanya encer, bening atau putih seperti susu, dan tidak berbau tidak sedap. Jumlahnya dapat meningkat selama kehamilan.
Kapan waktu yang tepat untuk tes kehamilan?
Tes urine lebih akurat bila dilakukan satu hingga dua minggu setelah haid terlambat, menggunakan urine pertama pada pagi hari. Jika hasilnya negatif tetapi haid belum datang, ulangi tes seminggu kemudian.
Bolehkah ibu hamil memakai obat keputihan tanpa resep?
Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat keputihan karena sebagian obat antijamur tidak dianjurkan selama kehamilan. Untuk infeksi jamur, dokter dapat merekomendasikan obat antijamur yang digunakan melalui vagina sesuai kebutuhan.
