Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Golongan Darah yang Disukai Nyamuk: Fakta seputar Golongan O dan Cara Mencegah Gigitan
Kembali ke Artikel & Berita

Golongan Darah yang Disukai Nyamuk: Fakta seputar Golongan O dan Cara Mencegah Gigitan

SBATips Kesehatan

Setelah duduk bersama di teras pada sore hari, satu orang pulang dengan beberapa bentol di kaki, sedangkan yang lain hampir tidak digigit. Dari pengalaman seperti ini lahir anggapan bahwa nyamuk punya golongan darah favorit, dan golongan O yang sering disebut.

Di Indonesia, gigitan nyamuk bisa menularkan demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Karena itu, memahami apa yang menarik nyamuk membantu Anda memilih cara perlindungan yang tepat.

Artikel ini merangkum temuan penelitian, faktor lain yang menarik nyamuk, cara mencegah gigitan, dan tanda yang perlu diperiksakan ke dokter.

Benarkah Nyamuk Lebih Menyukai Golongan Darah O?

Belum bisa dipastikan. Ada penelitian yang menemukan kecenderungan ke arah golongan O, tetapi buktinya sedikit dan hasilnya tidak sejalan. Guru besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University menyebut anggapan ini punya dasar ilmiah, sekaligus menegaskan siapa pun tetap bisa digigit.

Penelitian yang sering dirujuk adalah uji di Jepang tahun 2004 dalam Journal of Medical Entomology. Peneliti menjalankan 64 kali uji hinggap dan menghitung nyamuk Aedes albopictus yang mendarat di tangan serta lengan bawah relawan. Golongan O didatangi lebih banyak nyamuk, tetapi perbedaan yang bermakna secara statistik hanya terlihat dibanding golongan A.

Relawan juga dibagi menjadi sekretor, yaitu orang yang mengeluarkan zat golongan darah ke permukaan kulit, dan nonsekretor. Pada kelompok sekretor, rata-rata persentase hinggapan relatif pada golongan O mencapai 83,3%, sedangkan pada golongan A 46,5%. Saat zat penanda golongan darah (antigen ABH) dioleskan ke kulit, peneliti menyimpulkan zat itu secara umum tidak memengaruhi pilihan hinggap nyamuk.

Jadi, pemilik golongan darah O tidak perlu merasa menjadi incaran khusus, dan pemilik golongan lain tetap perlu melindungi diri.

Mengapa Temuan Itu Belum Bisa Dijadikan Patokan

Ada beberapa batasan yang perlu dipahami dari uji tersebut:

  • Yang dihitung adalah hinggapan. Nyamuk dalam uji itu tidak bisa mengisap darah karena bagian mulut penusuknya (proboscis) sudah dipotong. Jadi, hasilnya menggambarkan pilihan nyamuk saat mendarat di kulit.

  • Hanya satu jenis nyamuk. Uji tersebut memakai Aedes albopictus. WHO Indonesia menyebut virus dengue menular lewat gigitan nyamuk betina, khususnya Aedes aegypti, sehingga hasil uji itu belum tentu berlaku untuk jenis nyamuk lain.

  • Keunggulannya terbatas. Golongan O hanya unggul bermakna atas golongan A. Selisihnya dengan golongan B dan AB tidak bermakna secara statistik.

  • Penelitian lain berkata berbeda. Sebuah ulasan ilmiah tahun 2021 mencatat dugaan kaitan golongan darah ABO dengan daya tarik nyamuk pernah dibantah penelitian lain. Karena itu, golongan darah belum bisa dipakai untuk memperkirakan siapa yang akan digigit.

Faktor Lain yang Membuat Seseorang Lebih Sering Digigit

Ulasan tahun 2021 tadi menyebut sebagian orang memang lebih menarik bagi nyamuk. Nyamuk betina memakai panas, kelembapan, penglihatan, dan bau untuk menemukan manusia, dan kadar sinyal ini berbeda pada tiap orang:

  • Napas dan karbon dioksida. Karbon dioksida dari napas menjadi sinyal utama nyamuk untuk menemukan sumber darah dari jarak jauh. Jumlah yang dilepaskan tiap orang bergantung pada laju metabolisme, massa tubuh, dan aktivitas pernapasan.

  • Zat dari kulit dan keringat. Tubuh melepaskan asam laktat, amonia, dan aseton yang menjadi petunjuk bagi nyamuk. Kadar asam laktat dari kulit berbeda antarindividu, antara lain karena kepadatan kelenjar keringat, laju metabolisme, dan keasaman kulit.

  • Bakteri di kulit. Jenis dan jumlah bakteri yang hidup di kulit membentuk bau khas tiap orang. Keragaman dan jumlah bakteri ini ikut mengubah daya tarik seseorang bagi nyamuk.

  • Faktor keturunan. Penelitian pada anak kembar menunjukkan faktor genetik ikut berperan dalam kerentanan terhadap gigitan nyamuk. Faktor ini bawaan, sama seperti golongan darah.

  • Kehamilan. Ibu hamil dilaporkan lebih menarik bagi nyamuk Anopheles, kemungkinan karena metabolisme dan panas tubuh meningkat sehingga karbon dioksida yang dilepaskan bertambah. Untuk Aedes aegypti, bukti yang ada belum menunjukkan pengaruh yang bermakna.

  • Minum bir. Dua penelitian dengan bir sebagai sumber alkohol mendapati daya tarik bagi nyamuk meningkat setelah minum, kemungkinan karena bau tubuh berubah. Penulis ulasan menilai bir bisa menjadi faktor risiko gigitan.

  • Warna pakaian. Guru besar IPB University tadi menjelaskan pakaian gelap cenderung menyerap panas sehingga tubuh lebih hangat. Menurutnya, nyamuk menyukai suasana hangat dan lembap, sehingga pemakai baju gelap lebih sering didatangi.

Nyamuk Siang Hari dan Nyamuk Malam Hari, Apa Bedanya?

Hanya nyamuk betina yang mengisap darah, karena darah dipakai untuk mematangkan telur. Jam aktifnya berbeda menurut jenis, jadi waktu perlindungan sebaiknya ikut disesuaikan. Nyamuk Anopheles penular malaria bisa menggigit di dalam maupun di luar rumah.

Hal

Nyamuk Aedes aegypti

Nyamuk Anopheles

Contoh penyakit

Demam berdarah dengue

Malaria

Waktu aktif mengisap darah

Siang hari

Malam hari, sekitar pukul 18.00 sampai 06.00, dengan variasi antarspesies

Perlindungan yang dianjurkan

Pakaian tertutup, kelambu saat tidur siang, kasa jendela, dan repelan

Repelan dan baju lengan panjang saat beraktivitas malam di luar rumah, serta kawat kasa

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Langkah Melindungi Diri dan Keluarga dari Gigitan Nyamuk

Langkah berikut dirangkum dari anjuran Kemenkes, WHO, dan CDC:

  • Pakai repelan sesuai label. WHO Indonesia menganjurkan pengusir nyamuk yang mengandung DEET, picaridin, atau IR3535. CDC menyarankan tabir surya dioleskan sebelum repelan, dan repelan diulang sesuai petunjuk kemasan.

  • Perhatikan aturan untuk anak. Menurut CDC, repelan tidak dioleskan ke tangan, mata, mulut, luka, atau kulit anak yang iritasi. Produk berbahan OLE (oil of lemon eucalyptus) atau PMD (para-menthane-diol) tidak dipakai pada anak di bawah 3 tahun. Perlindungan ini membantu menurunkan risiko DBD pada anak.

  • Kenakan pakaian yang menutup kulit. Baju lengan panjang dan celana panjang yang longgar mengurangi bagian kulit yang terbuka. CDC juga menyebut pakaian yang diberi permethrin tetap melindungi setelah beberapa kali dicuci.

  • Pasang kasa dan kelambu. Kawat kasa pada jendela dan ventilasi membantu mencegah nyamuk masuk rumah. WHO Indonesia menganjurkan kelambu, sebaiknya yang berinsektisida, bila tidur pada siang hari.

  • Jalankan 3M Plus. Kemenkes mengajak masyarakat menguras dan menutup tempat penampungan air serta mendaur ulang barang yang bisa menjadi sarang Aedes aegypti. Langkah plusnya antara lain memelihara ikan pemakan jentik dan memberi larvasida pada penampungan yang sulit dikuras. WHO Indonesia juga menganjurkan wadah air di rumah dibersihkan setiap minggu.

  • Lindungi anggota keluarga yang sakit. WHO Indonesia menyebut virus dengue bisa berpindah dari manusia ke nyamuk sejak dua hari sebelum gejala hingga dua hari setelah demam reda. Jadi, anggota keluarga yang sedang demam berdarah juga perlu terhindar dari gigitan.

Untuk perlindungan tambahan dari dengue, diskusikan pilihan vaksin dengue dengan dokter sesuai usia dan kondisi Anda.

Merawat Bentol Bekas Gigitan di Rumah

Menurut NHS, gigitan serangga biasanya menimbulkan benjolan kecil yang bengkak dan gatal, lalu membaik dalam beberapa hari. Cuci kulit dengan sabun dan air, kompres dengan kain bersih yang dibasahi air dingin bila bengkak, dan hindari menggaruk karena bekas gigitan bisa terinfeksi.

Bila rasa gatal menetap atau muncul tanpa gigitan yang jelas, bicarakan kemungkinan penyebab gatal pada kulit dengan dokter.

Kapan Gigitan Nyamuk Perlu Diperiksakan ke Dokter?

Segera ke IGD bila setelah digigit serangga bibir, lidah, atau tenggorokan tiba-tiba bengkak, napas terasa sulit, sulit menelan, atau muncul rasa bingung dan pusing mendadak. NHS menggolongkan tanda ini sebagai keadaan darurat.

IGD juga menjadi tujuan bila demam sudah turun tetapi muncul nyeri perut berat, muntah-muntah, napas pendek, perdarahan gusi atau hidung, darah pada muntahan atau tinja, kulit pucat dan dingin, atau badan sangat lemas. WHO Indonesia menyebut gejala dengue berat sering muncul setelah demam mereda.

Jadwalkan pemeriksaan ke dokter dalam keadaan berikut:

  • Demam beberapa hari setelah digigit. Gejala dengue umumnya muncul 4 sampai 10 hari setelah infeksi dan berlangsung 2 sampai 7 hari, misalnya sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, atau ruam. Ruam yang menyerupai bintik merah awal demam berdarah perlu dinilai dokter, yang juga mempertimbangkan penyakit lain dengan gejala mirip.

  • Demam sepulang bepergian. Nyamuk Anopheles aktif pada malam hari. Ceritakan riwayat perjalanan kepada dokter bila demam muncul setelah berkemah, masuk hutan, atau beraktivitas malam di daerah yang masih ada kasus malaria.

  • Bekas gigitan tampak terinfeksi. NHS menyarankan pemeriksaan bila kulit terasa panas, merah, nyeri, atau mengeluarkan nanah. Keluhan yang memburuk, tidak kunjung membaik, atau disertai demam tinggi dan kelenjar bengkak juga perlu dinilai dokter.

Penasaran dengan Golongan Darah Sendiri?

Uji di Jepang tadi dimulai dengan menentukan golongan darah dan status sekretor setiap relawan. Bila Anda belum tahu golongan darah sendiri, jawabannya didapat lewat tes golongan darah dari sampel darah.

Di Bumame, pemeriksaan Golongan Darah & Rhesus menentukan golongan ABO (A, B, AB, atau O) serta status rhesus positif atau negatif, tanpa perlu puasa, lewat Walk In maupun Home Care. Cara melindungi diri dari nyamuk tetap sama apa pun hasilnya, dan datanya berguna untuk keperluan lain seperti transfusi dan kehamilan. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lindungi Diri Setiap Hari, Apa Pun Golongan Darah Anda

Satu uji laboratorium mendapati golongan O lebih sering dihinggapi nyamuk dibanding golongan A, tetapi bukti keseluruhannya belum konsisten. Napas, panas tubuh, bau kulit, dan kebiasaan sehari-hari ikut menentukan.

Repelan, pakaian tertutup, kasa, kelambu, dan 3M Plus membantu melindungi siapa pun. Bila demam muncul setelah digigit nyamuk, periksakan lebih awal karena deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk bertanya, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Shirai Y, Funada H, Takizawa H, Seki T, Morohashi M, Kamimura K — Landing Preference of Aedes albopictus (Diptera: Culicidae) on Human Skin Among ABO Blood Groups, Secretors or Nonsecretors, and ABH Antigens

  2. Ellwanger JH, Cardoso JC, Chies JAB — Variability in human attractiveness to mosquitoes

  3. IPB University — Benarkah Golongan Darah O Lebih Disukai Nyamuk? Guru Besar IPB University Ungkap Faktanya

  4. World Health Organization Indonesia — Lembar Fakta Dengue dan Dengue Berat

  5. Pratiwi AP, Kementerian Kesehatan RI — Perilaku Vektor Malaria di Indonesia

  6. Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Kementerian Kesehatan RI — Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus

  7. Centers for Disease Control and Prevention — Preventing Mosquito Bites

  8. NHS — Insect bites and stings

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Apakah benar nyamuk lebih suka golongan darah O?

Satu penelitian di Jepang tahun 2004 menemukan lebih banyak nyamuk Aedes albopictus hinggap pada golongan O dibandingkan golongan A. Namun, perbedaan dengan golongan B dan AB tidak bermakna secara statistik, sehingga bukti keseluruhannya belum konsisten.

Kenapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk?

Nyamuk tertarik pada karbon dioksida dari napas, panas tubuh, dan bau kulit yang dipengaruhi bakteri kulit. Faktor genetik, kehamilan, serta konsumsi bir juga dilaporkan dapat memengaruhi daya tarik seseorang bagi nyamuk.

Apakah baju warna gelap mengundang nyamuk?

Menurut penjelasan guru besar IPB University, pakaian gelap cenderung menyerap panas sehingga tubuh lebih hangat. Baju lengan panjang dan celana panjang yang longgar membantu mengurangi bagian kulit yang terbuka.

Jam berapa nyamuk DBD dan nyamuk malaria menggigit?

Nyamuk Aedes aegypti yang menularkan dengue umumnya aktif menggigit pada siang hari, sedangkan nyamuk Anopheles dapat aktif pada malam hari, sekitar pukul 18.00 hingga 06.00. Perlindungan tetap diperlukan sepanjang hari.

Bagaimana cara memakai repelan pada anak?

Jangan oleskan repelan pada tangan, mata, mulut, luka, atau kulit anak yang iritasi. Produk berbahan OLE atau PMD tidak boleh digunakan pada anak di bawah usia 3 tahun. Selalu ikuti petunjuk pada label kemasan.