Banyak orang baru membaca golongan darahnya di kartu donor, hasil cek kesehatan kantor, atau buku periksa kehamilan. Bila tertulis O, anggapan yang langsung muncul biasanya dua. Darah Anda cocok untuk siapa saja, dan tubuh Anda lebih kebal terhadap penyakit tertentu.
Sebagian anggapan itu benar dengan catatan, sebagian lagi keliru. Golongan darah menentukan darah yang aman Anda terima saat transfusi, ikut diperhitungkan saat hamil, dan dalam penelitian berkaitan dengan beberapa risiko penyakit.
Berikut penjelasan tentang pewarisan, aturan donor dan transfusi, kehamilan, serta temuan riset seputar golongan darah O.
Apa Itu Golongan Darah O?
Golongan darah ditentukan oleh antigen, yaitu penanda di permukaan sel darah merah, dan oleh antibodi, yaitu protein pertahanan di dalam plasma atau cairan darah. Pada sistem ABO, sel darah merah golongan O tidak membawa antigen A maupun B. Sebaliknya, plasma golongan O mengandung antibodi anti-A dan anti-B.
Antibodi ini mengenali sel darah yang dianggap asing. Bila orang bergolongan O menerima darah golongan A atau B, antibodi tersebut akan menyerang sel darah merah donor dan memicu reaksi yang bisa mengancam nyawa. Itulah sebabnya golongan darah selalu dicocokkan sebelum transfusi.
Golongan O termasuk golongan yang banyak dimiliki. Di Inggris, misalnya, golongan darah O menempati urutan pertama dengan sekitar 48% penduduk. Golongan darah umumnya tetap seumur hidup, kecuali pada kondisi langka seperti transplantasi sumsum tulang atau leukemia tertentu.
Cara Golongan Darah O Diwariskan
Golongan darah diturunkan dari ayah dan ibu kandung lewat gen. Setiap orang membawa dua salinan gen ABO yang disebut alel, satu dari masing-masing orang tua. Alel A dan B menghasilkan enzim yang membentuk antigen A atau B, sedangkan alel O tidak menghasilkan enzim yang berfungsi. Golongan darah O muncul bila seseorang membawa dua alel O.
Pola ini menjelaskan mengapa anak bisa memiliki golongan darah yang berbeda dari kedua orang tuanya. Orang bergolongan A atau B bisa membawa satu alel O yang tidak terlihat pada hasil tes. Bila ayah dan ibu sama-sama membawanya, anak mereka bisa bergolongan O. Pertanyaan seputar golongan darah anak pertama juga berangkat dari pola pewarisan ini.
O Positif dan O Negatif, Apa Bedanya?
Selain ABO, golongan darah juga dibedakan oleh sistem rhesus. Bila sel darah merah membawa antigen RhD, golongan darah Anda O positif. Bila tidak membawanya, golongan darah Anda O negatif. Menurut Kemenkes, hampir semua orang Asia ber-rhesus positif. Meski begitu, kehamilan dengan rhesus negatif tetap ditemukan di Indonesia, terutama pada pernikahan dengan pasangan berketurunan non-Asia.
Status ini penting karena tubuh orang ber-rhesus negatif bisa membentuk antibodi terhadap sel darah rhesus positif. Karena itu, setiap kantong darah donor di Indonesia wajib diperiksa golongan ABO dan rhesus-nya. Unit Transfusi Darah juga mencatat pendonor rhesus negatif sebagai donor khusus yang bisa dipanggil sewaktu-waktu saat dibutuhkan.
Golongan Darah O dalam Donor dan Transfusi
Golongan O sering disebut donor universal. Sebutan ini sebenarnya merujuk pada sel darah merah O negatif. Sel darah merah tersebut tidak membawa antigen A, B, maupun RhD, sehingga bisa diterima semua golongan darah. Karena itu, darah O negatif sering dipakai dalam keadaan darurat ketika golongan darah pasien belum diketahui.
Sisi menerima justru lebih terbatas. Orang bergolongan O hanya bisa menerima sel darah merah dari golongan O, seperti terlihat pada tabel berikut.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Aturan untuk plasma berbeda. Karena plasma golongan O membawa antibodi anti-A dan anti-B, donor plasma universal justru golongan AB.
Rumah sakit tetap memeriksa kecocokan darah meski Anda sudah memegang kartu golongan darah. Sebelum transfusi, darah pasien diuji terhadap sampel sel darah donor, dan darah dengan golongan ABO serta rhesus yang sama dipakai bila tidak muncul reaksi. Di Indonesia, bank darah rumah sakit menjalankan pemeriksaan pratransfusi ini sesuai standar pelayanan transfusi darah.
Hal yang Perlu Diketahui Ibu Hamil Bergolongan Darah O
Pemeriksaan golongan darah termasuk tes yang dilakukan sejak awal kehamilan, biasanya sebagai bagian dari tes darah saat hamil. Ada dua hal yang diperhatikan dokter:
Perbedaan rhesus. Bila ibu bergolongan O negatif dan janin mewarisi rhesus positif dari ayah, antibodi ibu bisa menyeberangi plasenta atau ari-ari dan menyebabkan anemia berat, yaitu kekurangan sel darah merah, pada janin. Kondisi ini termasuk penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. Pada sebagian besar kasus, bentuk ini bisa dicegah lewat pemeriksaan selama kehamilan dan suntikan pencegahan dari dokter.
Perbedaan golongan ABO. Ketidakcocokan ABO antara ibu dan bayi, misalnya ibu bergolongan O dan bayi bergolongan A atau B, merupakan bentuk ketidakcocokan yang lebih sering ditemui. Kondisi ini umumnya ringan, meski bisa membuat bayi kuning lebih cepat dan lebih pekat dari biasanya. Dokter bisa memeriksa kadar bilirubin atau zat kuning, hitung darah, dan golongan darah bayi, lalu memberikan fototerapi atau terapi sinar bila diperlukan.
Perempuan usia subur dengan rhesus negatif sebaiknya hanya menerima darah rhesus negatif bila memerlukan transfusi. Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, tes darah saat program hamil membantu mengetahui status ini lebih awal.
Apakah Golongan Darah O Memengaruhi Risiko Penyakit?
Penelitian selama puluhan tahun menemukan kaitan antara golongan darah ABO dan beberapa penyakit. Temuan ini berlaku pada tingkat populasi dan belum bisa dipakai untuk menilai risiko satu orang. Berikut kaitan yang banyak diteliti:
Penggumpalan darah di pembuluh vena. Kadar faktor von Willebrand dan faktor VIII, dua protein pembekuan darah, pada golongan selain O sekitar 25% lebih tinggi dibanding golongan O. Sebuah meta-analisis menemukan risiko trombosis vena pada golongan selain O kira-kira dua kali lipat. Golongan darah hanya salah satu faktor, sehingga orang bergolongan O tetap bisa mengalami penggumpalan darah.
Serangan jantung dan stroke. Kaitan golongan selain O dengan serangan jantung dan stroke iskemik juga ditemukan, tetapi lebih lemah. Para peneliti menilai temuan ini masih perlu dikonfirmasi lewat studi lanjutan.
Kanker pankreas. Dalam dua studi kohort besar, peserta bergolongan A, B, atau AB lebih sering mengalami kanker pankreas dibanding peserta bergolongan O. Mekanisme di balik kaitan ini sebagian besar belum diketahui.
Faktor seperti tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan, dan kebiasaan merokok bisa Anda kendalikan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala memberi gambaran risiko yang lebih bisa ditindaklanjuti.
Diet Golongan Darah O dan Bukti Ilmiahnya
Diet golongan darah dikenal luas sejak sebuah buku populer terbit pada 1996. Untuk golongan O, diet ini menyarankan makanan tinggi protein seperti daging, ikan, sayur, dan buah, sambil membatasi biji-bijian dan kacang-kacangan.
Sebuah tinjauan sistematis tahun 2013 tidak menemukan penelitian yang membuktikan manfaat diet golongan darah. Studi tahun 2014 memang mencatat perbaikan kolesterol atau tekanan darah pada sebagian peserta, tetapi perbaikan itu tidak berkaitan dengan golongan darah mereka. Hubungan antara golongan darah dan kemampuan mencerna makanan tertentu juga belum terbukti.
Bila Anda memiliki kolesterol tinggi atau diabetes, susun rencana makan bersama dokter atau ahli gizi.
Cara Mengetahui Golongan Darah Anda
Golongan darah diketahui lewat pemeriksaan sampel darah. Di laboratorium, sel darah merah dicampur dengan larutan antibodi anti-A dan anti-B. Bila darah tidak bereaksi terhadap keduanya, golongan darahnya O. Pada pemeriksaan yang sama, status rhesus juga ditentukan.
Kemenkes menekankan pentingnya mengetahui golongan darah, antara lain untuk keadaan darurat dan proses transfusi. Tes golongan darah berguna sebelum donor darah, saat merencanakan kehamilan, menjelang tindakan medis, atau sebagai bagian dari tes pranikah.
Cek Golongan Darah dan Rhesus di Bumame
Golongan ABO dan status rhesus bersama-sama menentukan darah yang aman Anda terima dan menjadi data penting saat merencanakan kehamilan, sehingga keduanya sebaiknya diperiksa sekaligus.
Pemeriksaan Golongan Darah & Rhesus di Bumame menentukan golongan darah ABO (A, B, AB, atau O) beserta status rhesus positif atau negatif dari sampel darah. Pemeriksaan ini bisa dilakukan tanpa puasa. Informasikan obat, vitamin, atau suplemen yang rutin Anda konsumsi kepada petugas. Layanan tersedia secara Walk In di klinik maupun Home Care. Untuk jadwal dan estimasi waktu hasil, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?
Memiliki golongan darah O adalah hal yang normal. Konsultasi dengan dokter diperlukan pada beberapa situasi berikut:
Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan dan belum mengetahui golongan darah serta status rhesus. Dokter kandungan biasanya memeriksanya sejak kunjungan pertama.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Anda ber-rhesus negatif dan sedang hamil. Dokter akan menjelaskan pemantauan dan langkah pencegahan yang diperlukan.
Bayi baru lahir tampak kuning lebih cepat atau lebih pekat dari biasanya. Segera periksakan bayi ke dokter anak agar kadar bilirubin bisa dinilai.
Anda akan menjalani operasi atau tindakan yang mungkin memerlukan transfusi. Sampaikan riwayat transfusi dan kehamilan sebelumnya kepada dokter karena keduanya bisa memicu terbentuknya antibodi.
Kenali Golongan Darah Anda Sejak Awal
Golongan darah O, khususnya O negatif, punya peran besar dalam transfusi darurat dan perlu diperhatikan saat hamil. Untuk kesehatan sehari-hari, pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan pemeriksaan rutin tetap menjadi dasar.
Mengetahui golongan darah dan status rhesus sejak awal memberi lebih banyak pilihan saat Anda berencana donor, menikah, hamil, atau menjalani tindakan medis. Untuk mengatur jadwal pemeriksaan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
NHS. Blood Groups.
NHS Blood and Transplant. O Negative Blood Type.
Cleveland Clinic. Blood Types.
MedlinePlus, U.S. National Library of Medicine. Hemolytic Disease of the Newborn.
Franchini M, Lippi G. The Intriguing Relationship Between the ABO Blood Group, Cardiovascular Disease, and Cancer. BMC Medicine.
Harvard Health Publishing. Diet Not Working? Maybe It’s Not Your Type.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Golongan darah O bisa menerima darah dari golongan apa saja?
Golongan darah O positif dapat menerima sel darah merah dari O positif dan O negatif. Sementara itu, O negatif hanya dapat menerima sel darah merah dari O negatif. Sebelum transfusi, rumah sakit tetap melakukan pemeriksaan kecocokan darah.
Apakah golongan darah O termasuk donor universal?
Donor universal merujuk pada sel darah merah O negatif karena tidak memiliki antigen A, B, maupun RhD. Darah ini dapat digunakan untuk berbagai golongan darah dalam keadaan tertentu, terutama darurat. Namun, pemeriksaan kecocokan tetap diperlukan sebelum transfusi.
Bisakah orang tua bergolongan darah A dan B memiliki anak bergolongan darah O?
Bisa, jika kedua orang tua masing-masing membawa satu alel O. Anak bergolongan darah O harus mewarisi alel O dari ayah dan ibu kandungnya.
Apa yang perlu diperhatikan ibu hamil dengan golongan darah O?
Ibu hamil perlu mengetahui status rhesusnya. Jika ibu rhesus negatif dan janin rhesus positif, antibodi ibu dapat memengaruhi sel darah merah janin sehingga memerlukan pemantauan dan pencegahan dari dokter. Ketidakcocokan ABO juga dapat menyebabkan bayi lebih cepat mengalami kuning, sehingga perlu dipantau setelah lahir.
Apakah orang dengan golongan darah O perlu menjalani diet khusus?
Belum ada bukti ilmiah kuat bahwa diet berdasarkan golongan darah memberikan manfaat khusus. Pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan kondisi kesehatan, dengan bantuan dokter atau ahli gizi bila diperlukan.
