Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Jerawat Pustula: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya tanpa Dipencet
Kembali ke Artikel & Berita

Jerawat Pustula: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya tanpa Dipencet

SBATips Kesehatan

Pagi hari, benjolan merah dengan titik putih di puncaknya muncul di dagu. Isinya tampak siap keluar, dan godaan untuk memencetnya sulit ditahan.

Benjolan bernanah ini disebut jerawat pustula. Cara menanganinya ikut menentukan apakah kulit pulih bersih atau menyisakan noda dan bekas.

Artikel ini membahas asal nanahnya, cirinya, bedanya dengan folikulitis, bisul, dan rosacea, serta perawatan yang aman.

Apa Itu Jerawat Pustula?

Jerawat pustula adalah jerawat yang berisi cairan nanah. Kemenkes menggambarkan ukurannya lebih besar dari komedo putih dan dikelilingi kulit kemerahan.

Tinjauan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya menggolongkan pustula, papula, dan nodul sebagai lesi atau kelainan kulit yang meradang, sedangkan komedo tergolong tidak meradang. Kemenkes mencatat jerawat bernanah sering muncul di usia remaja, dan tinjauan yang sama menyebut jerawat juga ditemukan pada 20 sampai 40 persen orang dewasa, terutama perempuan.

Dari Mana Asal Nanah di Puncak Pustula?

Jerawat berawal dari folikel, kantong kecil tempat rambut tumbuh, yang tersumbat oleh minyak kulit (sebum), sel kulit mati, dan bakteri. MSD Manual menjelaskan, sumbatan ini membuat bakteri Cutibacterium acnes, yang biasa ada di folikel, tumbuh berlebihan dan mengurai minyak menjadi zat yang mengiritasi kulit.

Menurut tinjauan Universitas Palangka Raya, sumbatan yang makin besar bisa memecah dinding folikel sehingga isinya keluar ke lapisan kulit yang lebih dalam. Tubuh merespons dengan peradangan. Sel darah putih jenis limfosit mendominasi dalam 24 jam pertama, lalu neutrofil makin banyak ditemukan. NHS menyebut bakteri di folikel yang tersumbat bisa memicu peradangan dan nanah.

MSD Manual menggolongkan jerawat sebagai salah satu bentuk folikulitis, atau peradangan folikel, yang ditangani berbeda dari infeksi kulit. Meski begitu, kulit yang panas, bengkak, dan merah bisa menandakan infeksi dan perlu diperiksa dokter.

Hal yang Membuat Pustula Lebih Mudah Muncul

Faktor yang sering berperan antara lain:

  • Perubahan hormon. Kemenkes menyebut pengaruh hormon membuat jerawat muncul di masa remaja, dan NHS menambahkan perubahan hormon perempuan saat haid, hamil, dan menopause. MSD Manual mencatat PCOS, gangguan hormon yang bisa mengacaukan siklus haid, juga bisa memicu atau memperberat jerawat.

  • Produk kulit dan riasan. Kosmetik, pembersih, dan losion tertentu bisa memperburuk jerawat karena menyumbat pori. Kemenkes juga memasukkan penggunaan kosmetik yang salah sebagai pemicu.

  • Keringat dan pakaian ketat. MSD Manual mencatat keringat, udara lembap, dan pakaian ketat bisa memicu jerawat. Untuk jerawat punggung dan dada, NHS menyarankan pakaian longgar, terutama saat berolahraga.

  • Stres, obat, dan keturunan. Kemenkes memasukkan stres dan keturunan dalam daftar pemicu, dan MSD Manual menyebut obat golongan glukokortikoid dan steroid anabolik bisa memperberat jerawat. Bila jerawat kambuh di masa sibuk, cara meredakan stres yang cocok bisa dicoba.

Ciri Jerawat Pustula yang Tampak di Kulit

Ciri berikut membantu mengenali pustula.

1. Puncak Putih atau Kekuningan

NHS menggambarkan pustula sebagai benjolan menonjol yang berisi nanah, dan MSD Manual menyebut puncaknya kekuningan. Nanah berada dekat permukaan kulit sehingga warnanya terlihat dari luar.

2. Dikelilingi Kemerahan dan Terasa Nyeri

Kemenkes mencatat pustula dikelilingi kemerahan, tanda peradangan di sekitar pori. MSD Manual menyebut jerawat meradang terasa sedikit tidak nyaman, dan NHS mencatat kulit berjerawat bisa terasa hangat atau nyeri saat disentuh.

3. Muncul di Area Berminyak

Menurut Kemenkes, pustula biasanya muncul di wajah, punggung, dan dada. Pada jerawat yang menetap hingga dewasa, benjolan sering berada di sepertiga bawah wajah, garis dagu, dan leher.

4. Muncul Bersama Jerawat Jenis Lain

NHS menyebut seseorang bisa memiliki lebih dari satu jenis jerawat. Pustula sering muncul bersama komedo dan jerawat papula, yaitu benjolan meradang tanpa nanah. Benjolan besar dan keras di bawah kulit tergolong nodul, yang menurut Kemenkes tidak bisa diatasi dengan obat bebas.

Risiko Memecahkan Pustula Sendiri di Rumah

Puncak putih membuat pustula tampak siap dipecahkan. AAD menjelaskan, memencet jerawat sering mendorong sebagian isinya lebih dalam ke kulit. Akibatnya antara lain:

  • Peradangan bertambah. Jerawat bisa menjadi lebih kentara dan terasa nyeri. MSD Manual menambahkan, memencet juga memperdalam luka di kulit.

  • Infeksi. AAD mengingatkan bakteri di tangan bisa masuk ke jerawat yang dipencet. Tanda infeksi berupa kulit yang panas, bengkak, dan merah.

  • Bekas dan noda gelap. Luka yang lebih dalam membuat bekas lebih mungkin terbentuk. MSD Manual mencatat bekas jerawat bersifat menetap dan bisa tampak lebih gelap dari kulit sekitarnya.

AAD juga menyebut memencet bisa menunda kulit bersih kembali. Bila satu pustula besar terasa mengganggu, dokter spesialis kulit bisa mengeluarkan isinya dengan jarum atau pisau bedah steril.

Pustula Jerawat, Folikulitis, Bisul, atau Rosacea?

Benjolan bernanah juga bisa berasal dari kondisi kulit lain dengan penanganan yang berbeda.

Kondisi

Tampilan

Petunjuk pembeda

Jerawat pustula

Benjolan berpuncak putih atau kekuningan, dikelilingi kemerahan

Muncul bersama komedo atau jerawat lain di wajah, dada, dan punggung

Folikulitis

Bintik bernanah kecil, merah atau putih, di pangkal rambut

Gatal, teriritasi, atau sedikit nyeri, bisa muncul setelah berendam di kolam air hangat yang klorinnya kurang

Bisul (furunkel)

Benjolan merah berisi nanah yang nyeri dan hangat

Melibatkan folikel dan jaringan sekitarnya, sering di leher, wajah, dan bokong

Rosacea

Bintik kecil, kadang bernanah, di bagian tengah wajah

Wajah lama memerah, pembuluh darah halus tampak, tanpa komedo, umumnya usia 30 sampai 50 tahun

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Menurut MSD Manual, folikulitis akibat bakteri dan bisul umumnya disebabkan Staphylococcus aureus. Nanah bisul bisa keluar dengan sendirinya, dan kompres hangat bisa mempercepat prosesnya. Rosacea sering disebut jerawat dewasa, dan tidak adanya komedo membantu dokter membedakannya dari jerawat.

Kapan Jerawat Pustula Sebaiknya Diperiksa Dokter?

AAD menyebut banyak orang bisa membersihkan jerawat dengan obat bebas. NHS menganjurkan ke dokter bila:

  • Jerawat tidak membaik setelah dirawat sendiri. AAD menyarankan ke dokter spesialis kulit bila obat bebas belum memberi hasil dalam 4 sampai 6 minggu.

  • Jerawat banyak, terasa dalam dan nyeri, atau mulai meninggalkan bekas. Kondisi ini bisa memerlukan obat dengan resep dokter.

  • Muncul tanda infeksi seperti kulit panas, bengkak, dan merah. Pada kulit cokelat dan gelap, kemerahan bisa lebih sulit terlihat.

  • Jerawat memengaruhi suasana hati. NHS mencatat jerawat bisa memicu rasa cemas, depresi, dan rendah diri.

Segera periksakan diri bila benjolan bernanah makin nyeri dan disertai demam, karena MSD Manual menyebut bakteri dari abses kulit bisa menyebar ke jaringan sekitarnya.

Langkah Dokter Menilai Jerawat Bernanah

Dokter menegakkan diagnosis jerawat lewat pemeriksaan kulit. MSD Manual menjelaskan dokter mencari komedo untuk membedakan jerawat dari kondisi lain, lalu menilai keparahannya sebagai ringan, sedang, atau berat berdasarkan jumlah dan jenis lesi. Bila folikulitis terus kambuh, sampel nanah bisa diperiksa di laboratorium untuk mengetahui kumannya. Catatan tentang jerawat yang muncul bersama tanda mau haid, obat yang diminum, dan produk kulit yang dipakai membantu dokter menelusuri pemicunya.

Pemeriksaan Darah untuk Gambaran Kesehatan Umum

Tinjauan Universitas Palangka Raya mencatat jerawat yang pertama kali timbul setelah pubertas bisa menyertai penyakit sistemik, yaitu penyakit yang memengaruhi tubuh secara menyeluruh. Bila dokter menyarankan pemeriksaan darah sebagai gambaran kesehatan umum, MCU Skin Panel (Core) berisi Glukosa Puasa, HbA1c, Vitamin D 25-OH Total, Zn Serum, hs-CRP, dan Protein Total. Pemeriksaan ini memerlukan puasa 8 sampai 12 jam, tersedia secara Walk In maupun Home Care, dan hasilnya melengkapi pemeriksaan kulit oleh dokter. Untuk menanyakan jadwal, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Pilihan Pengobatan untuk Jerawat Pustula

Apoteker bisa membantu memilih obat oles yang dijual bebas. Bila belum berhasil, dokter menyesuaikan pengobatan dengan jumlah dan jenis jerawat, misalnya:

  • Obat oles golongan retinoid. NHS menyebut obat ini meredakan peradangan, mengurangi minyak, dan mencegah jerawat baru. Di awal pemakaian sebagian retinoid, jerawat bisa tampak memburuk sebelum membaik.

  • Antibiotik oles atau minum. Obat ini bekerja pada bakteri pemicu peradangan dan nanah. MSD Manual menyebut antibiotik oles sebaiknya dipakai bersama retinoid, sedangkan manfaat penuh antibiotik minum untuk jerawat sedang bisa butuh sekitar 12 minggu.

  • Terapi hormon untuk perempuan. Pil KB kombinasi membantu mengendalikan hormon yang berperan pada jerawat. Menurut MSD Manual, hasilnya baru terlihat setelah lebih dari 6 bulan.

NHS menyebut apoteker juga bisa menyarankan suplemen tablet seperti zinc dan vitamin A. Bicarakan dulu pemakaian vitamin untuk jerawat dengan dokter atau apoteker.

Merawat Kulit selama Pustula Mengering

Langkah berikut membantu pustula pulih tanpa iritasi tambahan:

  • Jauhkan tangan dari wajah. AAD menyebut kebiasaan menyentuh, mengorek, dan memencet bisa memperburuk jerawat. Biarkan pustula mengering dengan sendirinya.

  • Cuci wajah dua kali sehari. Kemenkes menganjurkan mencuci muka pagi dan malam dengan sabun berbahan dasar air yang lembut, dan tidak lebih dari dua kali sehari agar kulit tidak kering. NHS mengingatkan agar kulit tidak digosok keras.

  • Pilih produk non-komedogenik. Label ini berarti produk tidak menyumbat pori. Bersihkan juga riasan sebelum tidur.

  • Redakan nyeri dengan es. AAD menyebut es bisa meredakan peradangan pada jerawat yang terasa sakit. Cara ini membantu tanpa perlu memecahkan jerawat.

Beri Kulit Waktu Pulih dengan Perawatan yang Konsisten

Jerawat pustula adalah tanda peradangan di pori yang tersumbat, dan banyak kasus membaik dengan perawatan yang tepat. Biarkan nanahnya mengering tanpa dipencet dan beri setiap pengobatan waktu beberapa minggu.

Bila pustula muncul dalam jumlah banyak, terasa dalam, atau disertai tanda infeksi, periksakan ke dokter spesialis kulit. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Tim Promkes RSST RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten) — Jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya

  2. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Tim Kerja Hukum dan Humas RSST RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten) — Faktor Pemicu Timbulnya Jerawat

  3. Teresa A, Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (Jurnal Kedokteran Vol. 8 No. 1) — Akne Vulgaris Dewasa: Etiologi, Patogenesis dan Tatalaksana Terkini

  4. NHS — Acne

  5. Keri JE (MSD Manual Consumer Version) — Acne

  6. American Academy of Dermatology — Pimple popping: Why only a dermatologist should do it

  7. Passarelli PJ (MSD Manual Consumer Version) — Folliculitis and Skin Abscesses

  8. Keri JE (MSD Manual Consumer Version) — Rosacea

Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna

Frequently Asked Question

Apa itu jerawat pustula?

Jerawat pustula adalah benjolan berisi nanah dengan puncak putih atau kekuningan yang dikelilingi kulit kemerahan. Jerawat ini sering muncul di wajah, dada, dan punggung.

Apakah jerawat pustula boleh dipencet?

Sebaiknya tidak. Memencet jerawat dapat mendorong isinya lebih dalam, memperparah peradangan, serta meningkatkan risiko infeksi dan bekas luka. Jika perlu dikeluarkan, dokter kulit dapat melakukannya menggunakan alat steril.

Apakah nanah pada jerawat berarti infeksi?

Nanah pada pustula berkaitan dengan peradangan di pori yang tersumbat minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Kulit yang terasa panas, bengkak, dan merah dapat menandakan infeksi sehingga perlu diperiksa dokter.

Apa perbedaan jerawat pustula dan bisul?

Bisul merupakan kantong nanah yang melibatkan folikel rambut dan jaringan di sekitarnya, biasanya terasa nyeri dan hangat serta sering disebabkan bakteri Staphylococcus aureus. Jerawat pustula berawal dari pori yang tersumbat dan biasanya muncul bersama jenis jerawat lainnya.

Kapan jerawat pustula perlu diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika jerawat tidak membaik setelah perawatan mandiri, jumlahnya banyak, terasa dalam dan nyeri, mulai meninggalkan bekas, atau memengaruhi suasana hati. Kulit yang panas, bengkak, dan merah juga perlu diperiksa karena dapat menandakan infeksi.