Jam makan siang tiba dan etalase rumah makan Padang sudah penuh lauk. Sepiring nasi hangat dengan rendang, siraman kuah gulai, daun singkong, dan sambal hijau terasa pas untuk mengisi tenaga sebelum kembali bekerja.
Kalori di piring itu bisa berbeda hampir tiga kali lipat, tergantung banyaknya nasi, lauk yang dipilih, dan kuah yang disiram. Lauk bersantan dan gorengan juga membawa lemak dan garam yang perlu ikut dihitung bila nasi padang menjadi menu rutin.
Artikel ini membahas kalori nasi padang per lauk menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), kandungan lemak dan natrium, cara memesan yang lebih ringan, dan siapa yang perlu lebih cermat.
Berapa Kalori Sepiring Nasi Padang?
Jawabannya bergantung pada isi piring, karena tiap rumah makan punya takaran nasi, ukuran lauk, dan resep kuah sendiri. Cara yang lebih tepat adalah menjumlahkan kalori setiap komponen di piring Anda.
Mulailah dari nasi. Pedoman Gizi Seimbang menghitung satu porsi nasi, sekitar 100 gram atau ¾ gelas, sebesar 175 kkal, sedangkan TKPI mencatat 180 kkal per 100 gram. Nasi yang menggunung di piring bisa berisi dua porsi atau lebih.
Berikut dua contoh hitungan dengan angka TKPI:
Piring yang lebih ringan. Isinya 100 gram nasi, 100 gram gulai ikan, dan 100 gram daun singkong rebus. Totalnya sekitar 317 kkal dengan lemak sekitar 4 gram.
Piring yang lebih berat. Isinya 200 gram nasi, 100 gram kalio ayam, 50 gram paru goreng, 100 gram daun singkong rebus, dan 100 gram kuah santan encer. Totalnya sekitar 850 kkal dengan lemak sekitar 31 gram.
Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, perempuan usia 30 sampai 49 tahun membutuhkan sekitar 2.150 kkal per hari dan laki-laki usia yang sama 2.550 kkal. Piring kedua setara sekitar 40 persen kebutuhan harian perempuan dan sepertiga kebutuhan laki-laki dalam kelompok usia itu. Angka pribadi Anda mengikuti kebutuhan kalori harian menurut usia, jenis kelamin, dan aktivitas.
Angka TKPI berasal dari contoh masakan yang dianalisis. Resep rumah makan bisa memakai lebih banyak santan atau minyak, jadi anggap hasil hitungan ini sebagai perkiraan.
Kalori Lauk Nasi Padang per 100 Gram Menurut TKPI
Tabel berikut merangkum lauk Padang yang tercatat di TKPI. Sebagian lauk bersantan dicatat dengan nama kalio, sebutan untuk masakan bersantan yang kuahnya lebih kental daripada gulai.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Rendang yang sering dianggap lauk berkalori tinggi tercatat 193 kkal per 100 gram, setara kalio telur, dengan protein 22,6 gram. Paru goreng dan telur dadar justru lebih tinggi, yaitu 268 kkal dan 251 kkal, sedangkan gulai ikan 106 kkal atau sekitar separuh kalio ayam. Untuk menghitung lauk di piring Anda, kalikan angka per 100 gram dengan berat lauk, lalu bagi 100. Sepotong rendang 50 gram, misalnya, menyumbang sekitar 97 kkal.
TKPI belum memuat ayam pop, dendeng balado, gulai nangka, dan perkedel, sehingga angka kalori menu tersebut yang beredar perlu dibaca sebagai perkiraan kasar. Nangka muda segar sendiri tercatat 57 kkal per 100 gram sebelum dimasak dengan santan.
Lemak Jenuh dan Garam di Balik Lauk Bersantan
Lemak tetap punya fungsi dalam tubuh, jadi yang perlu diatur adalah jumlah dan jenisnya. Pedoman Gizi Seimbang memasukkan santan ke kelompok lemak jenuh, sedangkan kuah dan bumbu membawa natrium, mineral yang banyak berasal dari garam. WHO menganjurkan lemak total 30 persen atau kurang dan lemak jenuh tidak lebih dari 10 persen dari energi harian, dengan minyak kelapa, minyak sawit, dan daging berlemak sebagai contoh sumber lemak jenuh.
Permenkes Nomor 30 Tahun 2013 menyebut konsumsi gula lebih dari 50 gram, natrium lebih dari 2.000 mg, atau lemak total lebih dari 67 gram per orang per hari berisiko hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke, diabetes, dan serangan jantung. Batas ini disusun karena asupan gula dan garam serta lemak yang berlebih menjadi salah satu penyebab penyakit tidak menular.
Sebagian lauk Padang di TKPI tercatat tinggi natrium. Seratus gram gulai ikan mengandung 743 mg natrium dan 100 gram paru goreng 923 mg, sehingga keduanya membawa sekitar 1.666 mg, lebih dari 80 persen batas harian. Lemak di contoh piring yang lebih berat, sekitar 31 gram, juga hampir separuh batas 67 gram.
Penelitian potong lintang pada 45 mahasiswa asal Minang di Semarang menemukan hubungan antara kebiasaan makan masakan Padang, asupan lemak, dan persentase lemak tubuh dengan kadar kolesterol darah. Penelitiannya kecil dan hanya menunjukkan hubungan. Temuannya sejalan dengan anjuran Isi Piringku untuk membatasi makanan berlemak.
Cara Memesan di Rumah Makan Padang agar Piring Lebih Ringan
Beberapa penyesuaian saat memesan bisa membuat piring lebih ringan:
Atur porsi nasi. Satu porsi nasi kira-kira ¾ gelas atau 100 gram. Setiap 100 gram, termasuk nasi tambah, bernilai 175 sampai 180 kkal, jadi meminta nasi setengah atau satu porsi sejak awal langsung memangkas kalori.
Pilih satu lauk utama yang tidak digoreng. Gulai ikan dan kalio kikil lebih rendah kalori dan lemaknya dibanding paru goreng atau telur dadar. NIDDK juga menyarankan ikan atau ayam yang dikukus atau dipanggang dibanding yang digoreng, misalnya ikan bakar bila tersedia.
Minta kuah sedikit atau dipisah. TKPI mencatat santan encer sekitar 122 kkal dan 10 gram lemak per 100 gram, sedangkan santan murni 324 kkal dan 34,3 gram lemak. Saat makan di luar, NIDDK mencontohkan salad dengan saus yang disajikan terpisah sebagai pilihan yang lebih sehat. Cara yang sama bisa dipakai untuk kuah gulai.
Ambil sambal tanpa minyaknya. Satu sendok teh minyak (5 gram) bernilai 44 kkal menurut TKPI atau 50 kkal menurut takaran penukar Pedoman Gizi Seimbang. Cabai hijau segar hanya 26 kkal per 100 gram, jadi sendokkan cabainya dan sisakan minyak di wadah.
Perbanyak sayur. Isi Piringku menganjurkan separuh piring berisi sayur dan buah. Daun singkong rebus yang hanya 31 kkal per 100 gram bisa mengisi bagian ini.
Pilih air putih. Es teh manis menambah gula di luar piring, sementara batas gula harian dalam Permenkes adalah 50 gram. Air putih membantu Anda tetap di bawah batas itu.
Makan perlahan atau berbagi. NIDDK menyarankan berbagi makanan dengan teman atau membawa pulang separuhnya. Otak bisa butuh setidaknya 15 menit untuk menyadari perut sudah kenyang, sehingga makan perlahan sejalan dengan prinsip mindful eating.
Prinsipnya sama dengan memilih makanan rendah kalori di menu lain, dan kiat ini juga berguna saat hidangan Lebaran yang bersantan memenuhi meja.
Siapa yang Perlu Lebih Cermat Memilih Lauk?
Sebagian orang perlu memperhatikan isi piring dengan lebih teliti:
Orang dengan tekanan darah tinggi. Asupan natrium berlebih termasuk risiko hipertensi, dan sebagian besar lauk di tabel TKPI tadi mengandung lebih dari 500 mg natrium per 100 gram. Pilih satu lauk, kurangi kuah, dan ikuti batas garam dari dokter.
Orang dengan kolesterol tinggi atau penyakit jantung. Lauk bersantan dan gorengan membawa lemak jenuh yang perlu dibatasi. Pemilihan makanan untuk kolesterol tinggi sebaiknya mengikuti arahan dokter atau ahli gizi.
Penyandang diabetes. Satu porsi nasi berisi sekitar 40 gram karbohidrat menurut Pedoman Gizi Seimbang. Jumlah nasi dan minuman manis perlu mengikuti rencana makan dari dokter, termasuk pilihan makanan untuk penderita diabetes.
Orang yang sedang menurunkan berat badan. WHO menyebut asupan energi perlu seimbang dengan energi yang dipakai tubuh. Bila berat badan sudah berlebih atau masuk kategori obesitas, porsi nasi dan lauk goreng perlu diatur lebih ketat.
Kapan Kebiasaan Makan di Luar Perlu Dibicarakan dengan Dokter?
Bicarakan dengan dokter bila Anda sering makan lauk bersantan atau gorengan dan mengalami hal berikut:
Tekanan darah tinggi saat diukur. Hasil yang tinggi berulang kali perlu dievaluasi dokter. Dokter bisa membantu menentukan batas garam yang sesuai.
Berat badan terus naik. Kenaikan yang tidak disengaja perlu ditelusuri penyebabnya. Pola makan, aktivitas, dan kondisi kesehatan lain bisa ikut berperan.
Riwayat keluarga dengan diabetes, kolesterol tinggi, atau penyakit jantung. Riwayat ini membuat pemeriksaan berkala lebih bermanfaat. Dokter bisa menentukan jadwal pemeriksaan yang sesuai untuk Anda.
Keluhan berulang setelah makan. Nyeri ulu hati, perut begah, atau dada terasa panas yang sering muncul perlu diperiksakan. Dokter akan mencari penyebabnya.
Pemeriksaan kesehatan atau medical check up membantu dokter melihat kondisi Anda secara menyeluruh, termasuk lewat cek gula darah dan kolesterol. Ahli gizi juga bisa membantu menyusun porsi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Nikmati Nasi Padang Favorit dengan Piring yang Lebih Seimbang
Nasi padang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat. Kuncinya ada pada porsi nasi, satu lauk utama, kuah secukupnya, sayur yang lebih banyak, dan air putih. Dengan angka TKPI, Anda juga bisa memperkirakan sendiri kalori di piring Anda.
Mulailah dari satu perubahan kecil pada pesanan berikutnya, misalnya meminta kuah dipisah. Bila Anda ingin berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Data Komposisi Pangan Indonesia — Database Makanan Komposisi Gizi TKPI, Semua Nutrisi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat — Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian.
Rahmi NA, Rahfiludin MZ, Pangestuti DR — Hubungan Kebiasaan Konsumsi Masakan Padang dengan Kadar Kolesterol, Studi pada Paguyuban Ikatan Mahasiswa Minang Angkatan 2015 di Semarang.
World Health Organization — Healthy Diet.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) — Food Portions: Choosing Just Enough for You.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
Frequently Asked Question
Berapa kalori nasi Padang satu porsi?
Kalori nasi Padang bergantung pada jumlah nasi, lauk, sayur, dan kuah. Berdasarkan TKPI, nasi 100 gram, gulai ikan 100 gram, dan daun singkong rebus 100 gram mengandung sekitar 317 kkal. Porsi dengan nasi lebih banyak, kalio ayam, paru goreng, dan kuah santan bisa mencapai sekitar 850 kkal.
Berapa kalori rendang per 100 gram?
TKPI mencatat rendang sapi mengandung sekitar 193 kkal, 22,6 gram protein, dan 7,9 gram lemak per 100 gram. Potongan seberat 50 gram mengandung sekitar 97 kkal.
Lauk nasi Padang apa yang lebih rendah kalori?
Di antara lauk yang tercatat dalam TKPI, daun singkong rebus mengandung sekitar 31 kkal dan gulai ikan 106 kkal per 100 gram. Sebagai perbandingan, paru goreng mengandung 268 kkal dan telur dadar 251 kkal per 100 gram.
Apakah kuah santan nasi Padang menambah kalori?
Ya. Santan encer mengandung sekitar 122 kkal dan 10 gram lemak per 100 gram, sedangkan santan murni mengandung sekitar 324 kkal dan 34,3 gram lemak. Meminta kuah sedikit atau dipisah dapat membantu mengurangi asupan kalori dan lemak.
Apakah nasi Padang boleh dimakan saat diet?
Boleh. Atur porsi nasi, pilih satu lauk utama, batasi kuah santan dan gorengan, serta tambahkan sayur. Sesuaikan total asupan kalori harian dengan kebutuhan tubuh dan tingkat aktivitas Anda.
