Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Soda? Ini Batas Aman Kafein dan Gulanya
Kembali ke Artikel & Berita

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Soda? Ini Batas Aman Kafein dan Gulanya

SBATips Kesehatan

Siang yang terik, tenggorokan kering, lalu muncul keinginan meneguk soda dingin. Bagi sebagian ibu hamil, keinginan ini datang sebagai ngidam yang sulit ditahan, apalagi saat makanan terasa hambar.

Sekaleng soda membawa kafein dan gula tambahan, dua hal yang punya batas harian selama kehamilan. Varian diet memang lebih rendah gula, tetapi memakai pemanis buatan yang juga sering dipertanyakan.

Artikel ini membahas isi sekaleng soda, cara menghitungnya terhadap batas harian, soda diet, kiat mengurangi, ibu hamil yang perlu lebih membatasi, dan kapan perlu ke dokter.

Ibu Hamil Boleh Minum Soda, dengan Beberapa Catatan

Jawaban singkatnya, boleh sesekali dalam jumlah terbatas. NHS, layanan kesehatan nasional Inggris, memasukkan cola ke kelompok minuman yang perlu dibatasi selama hamil karena kandungan kafeinnya. Alkohol berada di kelompok yang berbeda, yaitu minuman yang sebaiknya dihindari sama sekali.

Kemenkes pun meminta ibu hamil mengurangi kafein. Jadi, yang perlu diperhatikan dari soda adalah isinya, terutama kafein dan gula tambahan. Pada soda diet, perhatian bergeser ke pemanis buatan.

Di luar soda, Kemenkes meminta ibu hamil menghindari alkohol, rokok, dan makanan mentah atau setengah matang. Makanan mentah termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil, sedangkan rokok dan alkohol menjadi bagian dari larangan ibu hamil trimester pertama.

Berapa Kafein dalam Sekaleng Soda?

NHS memperkirakan satu kaleng cola berisi sekitar 40 mg kafein. Batas kafein bagi ibu hamil menurut NHS adalah 200 mg per hari. Angka ini sejalan dengan batas aman 200 mg dari Kemenkes, yang setara kira-kira 300 ml kopi instan.

Menurut Kemenkes, kafein perlu dibatasi karena bisa meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir prematur, dan berat badan lahir rendah. Kafein juga terdapat dalam teh, cokelat, dan minuman berenergi, sehingga batas harian dihitung dari semua sumber. Berikut perkiraan kandungan kafein menurut NHS:

Minuman atau Makanan

Perkiraan Kafein

Secangkir kopi instan

Sekitar 100 mg, kopi saring dan kopi dari kedai bisa lebih tinggi

Secangkir teh hitam atau teh hijau

Sekitar 75 mg

Sekaleng minuman berenergi 250 ml

Sekitar 80 mg

Sekaleng cola

Sekitar 40 mg

Sebatang cokelat hitam 50 gram

Kurang dari 25 mg

Sebatang cokelat susu 50 gram

Kurang dari 10 mg

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Sebagai contoh, secangkir kopi instan di pagi hari, sekaleng cola saat makan siang, dan secangkir teh di sore hari sudah berjumlah sekitar 215 mg. Total ini melewati batas 200 mg, padahal soda yang diminum hanya satu kaleng.

Gula Tambahan yang Ikut Terminum

Selain kafein, soda biasa membawa banyak gula. Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut satu kaleng soda pada umumnya berisi 7 sampai 10 sendok teh gula tambahan. Dengan 1 sendok teh setara 4,2 gram gula, jumlahnya sekitar 29 sampai 42 gram per kaleng, dengan energi sekitar 150 kalori.

Sebagai pembanding, Kemenkes mengutip rekomendasi WHO agar gula dibatasi kurang dari 10 persen asupan energi harian. Untuk asupan 2.000 kalori, batasnya 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari. Artinya, satu kaleng soda saja sudah memakai lebih dari separuh jatah gula harian.

Kalori dari minuman manis juga tidak membuat kenyang seperti kalori dari makanan padat. Kemenkes mencatat sejumlah dampak gula berlebih bagi kesehatan, mulai dari berat badan naik, kerusakan gigi (karies), hingga kadar gula darah tinggi. Pada kehamilan, kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan obesitas pada anak.

Kadar gula darah selama hamil juga perlu dijaga. Konsensus POGI bersama PAPDI dan PERKENI menyebut hiperglikemia atau gula darah tinggi dalam kehamilan berkaitan dengan risiko keguguran, preeklamsia, dan persalinan prematur. Pada bayi, risikonya antara lain ukuran tubuh besar (makrosomia) dan gula darah rendah setelah lahir. Karena itu, kebiasaan minum manis setiap hari lebih perlu diperhatikan daripada sekaleng soda sesekali.

Bagaimana dengan Soda Diet atau Tanpa Gula?

Soda berlabel diet atau tanpa gula memakai pemanis rendah kalori, misalnya aspartam dan sukralosa. Pilihan ini memangkas gula dan kalori. Meski begitu, Harvard T.H. Chan School of Public Health menilai dampak pemanis rendah kalori bagi kesehatan belum konklusif karena hasil penelitiannya beragam.

Di Indonesia, aspartam diizinkan sebagai pemanis buatan sesuai Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019. Mengacu pada komite ahli WHO dan FAO (JECFA), BPOM menjelaskan bahwa asupan aspartam hingga 40 mg per kg berat badan per hari tergolong aman. Badan riset kanker WHO (IARC) memang memasukkannya ke golongan 2B atau kemungkinan penyebab kanker, tetapi bukti yang mendasarinya masih terbatas.

Bagi ibu hamil, soda diet lebih tepat diperlakukan seperti soda biasa, yaitu diminum sesekali. Varian cola diet juga perlu dicek kandungan kafeinnya di label, lalu dihitung bersama kopi dan teh. BPOM mengingatkan konsumen untuk selalu Cek KLIK, yaitu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa, termasuk membaca peringatan pada label.

Cara Mengurangi Soda saat Ngidam Minuman Segar

Keinginan minum soda tetap bisa dipenuhi dengan cara yang lebih terkendali. Langkah berikut membantu menjaga kafein dan gula tetap dalam batas:

  • Baca label gizi sebelum membeli. Kemenkes menyarankan memperhatikan label gizi dan memilih minuman tanpa pemanis tambahan. Dari label, Anda bisa melihat jumlah gula per kemasan beserta komposisinya.

  • Pilih ukuran kecil dan jadikan sesekali. Kaleng kecil yang dinikmati perlahan lebih mudah masuk ke batas harian daripada botol besar. Hitung kafeinnya bersama kopi, teh, dan cokelat yang Anda konsumsi hari itu.

  • Bedakan soda dengan minuman berenergi. Sekaleng minuman berenergi 250 ml bisa berisi sekitar 80 mg kafein, dua kali lipat sekaleng cola. Bila ingin minuman berkemasan, periksa dulu kandungan kafein dan gulanya.

  • Jadikan air putih minuman utama. Kemenkes menganjurkan ibu hamil memperbanyak minum air putih. Mengganti minuman manis dengan air putih juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan jangka panjang yang lebih rendah. Air dingin dengan irisan lemon atau mentimun bisa memberi rasa segar tanpa gula.

Ibu Hamil yang Perlu Lebih Membatasi Soda

Pada kondisi berikut, soda sebaiknya lebih dibatasi dan dibicarakan dengan dokter atau bidan:

  • Ibu dengan gula darah tinggi atau diabetes gestasional. Soda biasa langsung menambah asupan gula, padahal gula darah tinggi dalam kehamilan berkaitan dengan berbagai risiko bagi ibu dan bayi. Ikuti arahan pola makan dari dokter atau ahli gizi.

  • Ibu yang sering mengalami heartburn. NHS menyebut rasa panas di dada akibat asam lambung naik umum terjadi saat hamil, terutama mulai usia kehamilan 12 minggu. Penyebabnya perubahan hormon dan bayi yang tumbuh menekan lambung. Mengurangi minuman berkafein, termasuk cola, bisa membantu meredakan keluhan.

  • Ibu dengan berat badan naik melebihi anjuran. Satu kaleng soda biasa menyumbang sekitar 150 kalori. Bila dokter atau bidan meminta kenaikan berat badan Anda diatur, mengganti soda dengan air putih termasuk langkah yang mudah dimulai.

  • Ibu yang berisiko kekurangan zat besi. Kemenkes menyebut ibu hamil sangat berisiko mengalami kekurangan zat besi, yang bisa berujung anemia defisiensi besi. Kebiasaan makan sambil minum minuman berkafein bisa mengurangi penyerapan zat besi, jadi beri jeda antara makan dan minum soda cola. Penuhi kebutuhan zat besi dari makanan seimbang dan vitamin ibu hamil sesuai resep dokter.

Kapan Ibu Perlu Menghubungi Dokter atau Bidan?

Sekaleng cola berisi sekitar 40 mg kafein, jauh di bawah batas 200 mg per hari, sehingga satu kaleng yang telanjur diminum biasanya tidak perlu dicemaskan. Hubungi dokter atau bidan bila mengalami hal berikut:

  • Keluhan heartburn tidak membaik. NHS menganjurkan ibu hamil menemui bidan atau dokter bila perubahan pola makan dan gaya hidup belum meredakan keluhan. Dokter bisa memberi obat yang sesuai untuk kehamilan.

  • Muncul sulit menelan atau berat badan turun. NHS juga menyebut suara serak, batuk yang tidak kunjung membaik, kelenjar di leher membengkak, serta nyeri atau bengkak di perut sebagai alasan untuk menemui bidan atau dokter.

  • Hasil gula darah tinggi pada pemeriksaan. Konsensus POGI menetapkan tes toleransi glukosa oral (TTGO) 75 gram sebagai standar diagnosis diabetes gestasional. Ambang diagnosis ditentukan oleh dokter.

Kemenkes juga mengingatkan ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan atau bidan sesuai jadwal, agar komplikasi bisa terdeteksi sejak dini.

Cek Gula Darah dan Sel Darah Merah Selama Hamil

Kebiasaan minum manis berhubungan dengan kadar gula darah, sementara kafein yang diminum bersama makanan bisa memengaruhi penyerapan zat besi untuk membentuk sel darah merah. Kadar gula darah dan kondisi sel darah merah bisa dipantau lewat tes darah saat hamil. Paket Ibu Hamil Rutin di Bumame mencantumkan hematologi lengkap untuk menilai sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan hemoglobin, serta glukosa puasa untuk mengukur kadar gula darah setelah puasa. Persiapannya puasa 8 sampai 12 jam sesuai konfirmasi tim Bumame, dan air putih tanpa pemanis tetap boleh diminum. Hasil keluar dalam 1x24 jam, dengan pilihan Walk In di klinik atau Home Care. Bawa hasilnya saat kontrol kehamilan berikutnya.

Utamakan Air Putih, Nikmati Soda Sesekali

Ibu hamil tetap bisa menikmati soda sesekali. Kuncinya ada pada jumlah, yaitu menjaga total kafein harian tidak lebih dari 200 mg dan gula tambahan tetap di bawah batas harian. Air putih tetap menjadi minuman utama yang menemani hari-hari selama hamil.

Pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal membantu memantau kondisi Anda dan janin. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan selama hamil, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Pregnancy: Do's & Don't.

  2. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Gula Si Manis yang Menyebabkan Ketergantungan.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. 5 Cara Sehat Cegah Anemia saat Menstruasi.

  4. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penjelasan BPOM RI Nomor HM.01.1.2.07.23.24 Tanggal 25 Juli 2023 tentang Keamanan Pemanis Buatan Aspartam.

  5. Himpunan Kedokteran Fetomaternal Indonesia, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), PAPDI, dan PERKENI. Konsensus Hiperglikemia pada Kehamilan.

  6. NHS. Foods to avoid in pregnancy.

  7. NHS. Indigestion and heartburn in pregnancy.

  8. Harvard T.H. Chan School of Public Health, The Nutrition Source. Sugary Drinks.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apakah ibu hamil boleh minum soda?

Boleh sesekali dalam jumlah terbatas. Kandungan kafein dan gula tambahan perlu dihitung agar asupan harian tetap dalam batas yang dianjurkan.

Berapa batas kafein untuk ibu hamil per hari?

Batas kafein yang disebut NHS adalah 200 mg per hari dari semua sumber. Sekaleng cola mengandung sekitar 40 mg, secangkir kopi instan sekitar 100 mg, dan secangkir teh sekitar 75 mg.

Berapa banyak gula dalam satu kaleng soda?

Satu kaleng soda biasa umumnya mengandung 7–10 sendok teh gula tambahan, atau sekitar 29–42 gram. Jumlah ini lebih dari separuh batas 50 gram per hari untuk asupan energi 2.000 kalori.

Apakah soda diet lebih aman untuk ibu hamil?

Soda diet mengurangi gula dan kalori, tetapi dampak pemanis rendah kalori bagi kesehatan belum konklusif. Pemanis seperti aspartam diizinkan BPOM dalam batas asupan harian. Soda diet tetap sebaiknya dikonsumsi sesekali dan kandungan kafeinnya perlu diperiksa.

Apakah minum soda bisa menyebabkan diabetes gestasional?

Soda biasa menambah asupan gula dan kalori. Kelebihan berat badan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional. Diagnosis diabetes gestasional ditetapkan dokter melalui tes toleransi glukosa oral.