Sebutir es batu digosokkan ke pipi sebelum berangkat kerja, atau roller wajah disimpan di lemari es untuk dipakai setiap pagi. Kebiasaan ini banyak dibagikan di media sosial dengan janji pori mengecil, jerawat cepat kempis, dan wajah tampak lebih cerah.
Rasa dingin memang memberi efek pada kulit, dan efek itu berlangsung singkat. Es yang ditempel langsung atau terlalu lama bisa membuat kulit iritasi, bahkan cedera akibat dingin. Pada sebagian orang, suhu dingin justru memicu bentol yang gatal.
Artikel ini membahas efek es pada kulit, klaim yang perlu ditimbang ulang, cara memakainya, siapa yang sebaiknya menghindarinya, dan kapan perlu ke dokter.
Apa yang Terjadi saat Es Menyentuh Kulit Wajah?
Suhu dingin membuat pembuluh darah kecil di wajah menyempit, proses yang disebut vasokonstriksi. Aliran darah ke area yang dikompres berkurang untuk sementara, sehingga bengkak, wajah sembap, dan rasa nyeri saat disentuh bisa mereda. Rasa dingin juga membuat kulit sedikit baal. Itu sebabnya es kadang ditempelkan pada area suntikan filler.
Efek ini berlangsung singkat dan berkurang begitu kulit kembali hangat. Perlu diketahui juga, anjuran tentang es batu untuk wajah sebagian besar berupa saran praktis dari dokter kulit dan praktisi perawatan kulit. Penelitian yang menguji kompres es sebagai perawatan wajah rutin masih sangat sedikit. Karena itu, manfaat yang dibahas di bawah ini sebaiknya dipandang sebagai efek sesaat, dan perawatan kulit harian tetap menjadi dasarnya.
Manfaat yang Bisa Diharapkan dari Kompres Es
Bila dipakai dengan cara yang benar, kompres es bisa membantu beberapa keluhan ringan berikut:
Wajah dan mata sembap. Area bawah mata sering tampak sembap setelah bangun tidur atau setelah makan makanan asin karena cairan tertahan di jaringan. Kompres dingin membantu mengurangi sembap di wajah, termasuk bengkak di sekitar mata setelah menangis. Kantung mata yang diturunkan dari orang tua tetap ada meski rutin dikompres es. Mengatur jam tidur normal juga membantu, karena sebagian besar ahli menyarankan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap hari.
Jerawat meradang yang terasa nyeri. Dokter kulit di Cleveland Clinic menganjurkan kompres es untuk berbagai keluhan, mulai dari gatal, nyeri, sampai jerawat yang meradang dan sakit. Kompres membantu meredakan nyeri dan bengkaknya untuk sementara. Jerawatnya tetap perlu dirawat, dan memencet jerawat yang dalam bisa meninggalkan bekas jerawat serta perubahan warna kulit.
Gatal dan bentol akibat gigitan serangga. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengutip saran American Academy of Dermatology (AAD) untuk memakai es batu guna mengurangi gatal dan bentol akibat gigitan serangga. Gatal di wajah yang sering kambuh perlu dicari pemicunya bersama dokter, karena keluhan ini bisa berkaitan dengan dermatitis.
Wajah terasa lebih segar. Sensasi dingin di pagi hari memberi rasa segar, dan praktisi perawatan kulit di Cleveland Clinic menyebut kulit bisa tampak lebih cerah sesaat setelahnya. Anggap efek ini sebagai penyegar singkat, karena kulit kembali ke kondisi semula begitu suhunya normal.
Benarkah Es Batu Mengecilkan Pori dan Menghilangkan Jerawat?
Menurut dokter kulit di Cleveland Clinic, ukuran pori sebagian besar ditentukan faktor keturunan sehingga pori tidak bisa dikecilkan secara permanen. Es batu atau roller wajah yang didinginkan membuat pori tampak lebih rapat, tetapi hanya selama beberapa menit.
Pori juga bisa tampak makin lebar seiring usia karena kulit kehilangan kolagen dan elastin, dua komponen pembangun kulit. Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan ikut merusak keduanya. Langkah yang efeknya lebih bertahan untuk pori-pori besar adalah mencuci muka dengan pembersih yang lembut pada pagi dan malam hari, memilih produk berlabel oil-free atau noncomedogenic, serta memakai tabir surya setiap hari. Kemenkes menyarankan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih. Hindari memencet pori atau mengoreknya dengan alat ekstraksi.
Untuk jerawat, Cleveland Clinic menyebut kompres es tidak bisa diandalkan sebagai solusi jangka panjang. Jerawat yang terus muncul perlu ditangani sesuai penyebabnya bersama dokter, termasuk bila Anda ingin mencoba vitamin untuk mengatasi jerawat. Bagi orang dengan jerawat batu, dokter kulit di Cleveland Clinic menyarankan untuk langsung berkonsultasi ke dokter kulit.
Cara Memakai Es Batu di Wajah Sesuai Keperluan
Apa pun tujuannya, prinsip dasarnya sama. Bungkus es dengan kain tipis yang bersih dan lembut, karena es yang menempel langsung bisa melukai kulit. Gerakkan kompres perlahan dengan gerakan memutar, dan jangan biarkan es diam terlalu lama di satu titik.
Hentikan segera bila kulit terasa makin nyeri atau mulai mati rasa. Setelah selesai, oleskan pelembap agar kulit tidak kering. Cleveland Clinic menyarankan kompres es wajah dilakukan tidak lebih dari sekali sehari.
Lama dan cara kompres bisa disesuaikan dengan keperluan berikut:
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Siapa yang Sebaiknya Tidak Mengompres Wajah dengan Es?
Beberapa kondisi membuat kulit lebih mudah bereaksi terhadap dingin. Bicarakan dulu dengan dokter bila Anda termasuk salah satu kelompok berikut:
Orang dengan urtikaria dingin. Kondisi ini adalah biduran yang muncul saat kulit terkena dingin, berupa bentol merah yang sering terasa gatal. Pemicunya bisa berenang di air dingin, embusan angin sejuk, atau kantong berisi es. Sebagian orang juga mengalami bibir bengkak, tenggorokan membengkak setelah makan atau minum yang dingin, hingga rasa hendak pingsan.
Kulit sensitif atau mudah memerah. Kemenkes menyarankan orang dengan kulit sensitif tidak melakukan facial icing karena teknik ini bisa memicu iritasi. Cleveland Clinic juga mencatat kulit yang rentan lebih mudah memerah dan iritasi. Bila Anda memiliki rosacea atau kulit yang mudah memerah, tanyakan ke dokter kulit sebelum mencobanya.
Kapiler pecah di wajah. Garis-garis merah kecil seperti jaring laba-laba di bawah kulit sering disebut kapiler pecah. Cleveland Clinic menyarankan area seperti ini tidak dikompres es, karena es bisa memperburuk kondisinya dan menghambat pemulihannya.
Kulit yang baru menjalani tindakan estetik. Setelah operasi kosmetik, laser, atau peeling, Cleveland Clinic menyarankan kompres es wajah dilewati dulu agar kulit pulih secara alami. Ikuti petunjuk perawatan dari dokter yang melakukan tindakan tersebut.
Tanda Kulit Kedinginan dan Pertolongan Pertamanya
Kontak langsung dengan es bisa membuat jaringan kulit membeku, kondisi yang disebut frostbite atau radang dingin. Kemenkes menyebut ujung hidung, bibir, dan telinga termasuk bagian tubuh yang umum terkena. Tahap awalnya disebut frostnip, ditandai kulit yang terasa dingin saat disentuh dan nyeri seperti ditusuk-tusuk. Saat dihangatkan kembali, kulit bisa terasa sakit dan kesemutan.
Bila tanda ini muncul, hentikan kompres dan hangatkan area tersebut dengan handuk yang dibasahi air hangat. Hindari sumber panas langsung seperti api, air panas, atau bantal pemanas. Mati rasa, kulit yang tampak putih pucat atau keabu-abuan, terasa keras, atau muncul lepuh berisi darah menandakan frostbite yang lebih dalam dan perlu ditangani dokter.
Kapan Keluhan di Wajah Perlu Diperiksa Dokter?
Segera ke IGD bila bibir atau tenggorokan membengkak, muncul sesak napas, atau Anda merasa hendak pingsan setelah terkena dingin.
Periksakan diri ke dokter bila mengalami hal berikut:
Bentol gatal muncul setiap kali kulit terkena dingin. Dokter kulit bisa memeriksa kemungkinan urtikaria dingin lewat uji kubus es. Pada uji ini, kantong plastik berisi es batu ditempelkan pada kulit, biasanya di lengan bawah, untuk melihat reaksinya.
Mata bengkak yang nyeri, gatal, merah, atau tidak kunjung hilang. American Academy of Ophthalmology menyarankan pemeriksaan ke dokter mata untuk keluhan ini. Dokter bisa menelusuri penyebab kelopak mata bengkak, termasuk alergi seperti rinitis alergi yang juga bisa membuat bawah mata tampak gelap.
Lepuh akibat terbakar matahari yang memburuk. Kulit yang terbakar matahari bisa memunculkan lepuh kecil berisi cairan yang bisa pecah. Kemenkes menyarankan segera mencari pertolongan medis bila lepuh terasa sangat nyeri atau keluar nanah.
Jerawat dalam yang nyeri dan terus muncul. Hindari mengeluarkan isinya sendiri, karena dokter kulit di Cleveland Clinic menyarankan tindakan ini diserahkan kepada tenaga profesional. Peradangan yang luas juga bisa berkaitan dengan kondisi lain yang perlu dinilai dokter.
Nikmati Sensasi Segar Es Batu dengan Batas yang Aman
Es batu bisa menjadi penyegar singkat untuk wajah yang sembap, jerawat yang nyeri, atau kulit yang gatal. Bungkus es dengan kain, batasi waktunya, dan hentikan bila kulit terasa nyeri atau mati rasa. Untuk pori, jerawat, dan kantung mata, hasil yang lebih bertahan datang dari perawatan harian yang konsisten dan saran dokter kulit.
Perawatan rumahan lain seperti uap air panas untuk wajah juga punya batas amannya sendiri. Pemeriksaan kesehatan berkala atau medical check up membantu Anda memantau kondisi tubuh secara umum. Bila Anda ingin berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Cleveland Clinic — Facial Icing: Is Ice Good for Your Face?
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Beragam Manfaat Es Batu untuk Wajah.
Cleveland Clinic — 7 Ways To Minimize Pores.
American Academy of Ophthalmology — How to Get Rid of Bags Under the Eyes.
Cleveland Clinic — Do Home Remedies for Cystic Acne Work?
American Academy of Dermatology — Welts on skin due to cold temperature could be hives.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Apa Itu Sunburn dan Bagaimana Mencegahnya?
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Frostbite.
Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna
Frequently Asked Question
Apakah es batu bisa mengecilkan pori-pori wajah?
Es batu dapat membuat pori tampak lebih rapat selama beberapa menit, tetapi efeknya menghilang setelah kulit kembali hangat. Ukuran pori sebagian besar dipengaruhi faktor keturunan.
Berapa lama es batu boleh ditempelkan di wajah?
Untuk wajah sembap, kompres es yang dibungkus kain tipis dapat digerakkan perlahan selama 1–2 menit. Hentikan segera jika kulit terasa nyeri atau mulai mati rasa, dan jangan membiarkan es diam terlalu lama di satu titik.
Bolehkah es batu langsung ditempelkan ke kulit wajah?
Sebaiknya tidak. Kontak langsung dengan es dapat menyebabkan iritasi hingga frostbite atau cedera akibat dingin. Bungkus es dengan kain tipis yang bersih dan lembut sebelum menggunakannya.
Apakah kompres es bisa menghilangkan jerawat?
Kompres es dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan jerawat yang meradang untuk sementara, tetapi tidak menghilangkan penyebab jerawat. Jerawat yang terus muncul atau terasa nyeri sebaiknya diperiksakan ke dokter kulit.
Siapa yang sebaiknya tidak memakai es batu untuk wajah?
Orang dengan urtikaria dingin, kulit sensitif, kapiler pecah di wajah, atau yang baru menjalani tindakan estetik sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hindari menempelkan es langsung pada kulit yang terbakar matahari.
