Air dari termos dituang ke baskom, handuk disampirkan di kepala, lalu wajah didekatkan ke uap yang mengepul. Ritual sederhana ini banyak dilakukan di rumah dengan harapan komedo lebih mudah keluar dan wajah terasa segar setelahnya.
Rasanya memang nyaman. Namun, sebagian besar manfaat yang beredar belum banyak diuji, sementara baskom berisi air panas bisa tersenggol dan tumpah. Pada kulit yang mudah memerah, panas uap juga bisa membuat keluhan kambuh.
Artikel ini membahas manfaat uap air panas untuk wajah yang sejauh ini diketahui dan klaim yang perlu disikapi kritis. Pembahasan juga mencakup uap untuk hidung tersumbat, cara menguapi wajah yang lebih aman, siapa yang sebaiknya menghindarinya, dan pertolongan pertama bila kulit tersiram air panas.
Bagaimana Uap Panas Bekerja pada Kulit Wajah?
Uap membawa dua hal ke kulit, yaitu panas dan air. Menurut seorang estetisian atau praktisi perawatan kulit yang diwawancarai Cleveland Clinic, kombinasi ini melunakkan kulit serta melonggarkan minyak dan kotoran di dalam pori. Sumbatan komedo pun lebih mudah lepas saat wajah dibersihkan.
Panas juga mengalirkan lebih banyak darah ke permukaan kulit. Itulah sebabnya wajah tampak merah dan terasa hangat setelah diuapi. Efek yang sama membuat uap kurang cocok bagi kulit yang mudah memerah, karena kemerahannya bisa bertambah.
Ada satu catatan penting. Penjelasan tentang manfaat menguapi wajah sebagian besar datang dari pengalaman praktisi perawatan kulit. Artikel Cleveland Clinic yang membahasnya pun berisi saran seorang estetisian tanpa data penelitian, dan uji klinis yang menilai langsung efek uap pada kulit wajah masih sulit ditemukan.
Klaim Manfaat Uap Air Panas dan Dasar Ilmiahnya
Berikut klaim yang sering beredar dan hal yang sejauh ini diketahui tentangnya:
Membersihkan pori. Yang dijelaskan praktisi adalah efek melunakkan kulit serta minyak di dalam pori, sehingga sumbatan lebih mudah keluar saat wajah dibersihkan. Cara ini juga banyak dicoba oleh orang yang terganggu dengan pori-pori besar.
Mengeluarkan komedo. Sumbatan memang lebih lunak setelah diuapi, tetapi memencet komedo atau jerawat sendiri tetap berisiko. American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa memencet sering mendorong isi jerawat lebih dalam sehingga peradangan bertambah, bakteri dari tangan bisa memicu infeksi, dan sebagian orang akhirnya mengalami bekas jerawat. Pengangkatan komedo sebaiknya dilakukan dokter kulit dengan alat steril.
Melembapkan kulit. Uap memberi tambahan air bagi sel kulit, terutama pada kulit kering. Agar air ini tertahan, praktisi menyarankan pelembap atau serum segera setelah menguapi wajah.
Membantu produk perawatan kulit meresap. Panas dan kelembapan disebut membuat kulit lebih mudah ditembus produk yang dioleskan sesudahnya. Klaim ini juga berasal dari penjelasan praktisi dan belum disertai data penelitian.
Mengatasi jerawat. Jerawat dipicu banyak faktor. Laman Kementerian Kesehatan menyebut pengaruh hormon, kosmetik yang tidak tepat, stres, kebersihan wajah, iklim atau suhu lingkungan, bakteri, dan keturunan. Karena pemicunya beragam, penanganannya perlu menyesuaikan penyebab, dan pertanyaan seputar vitamin untuk jerawat pun sebaiknya didiskusikan dengan dokter.
Kulit tampak kencang dan awet muda. Klaim ini bertumpu pada aliran darah yang meningkat, yang disebut membantu kulit membentuk kolagen dan elastin. Penjelasan ini juga belum disertai data penelitian.
Uap Hangat untuk Hidung Tersumbat, Seberapa Membantu?
Menghirup uap air panas sudah lama menjadi cara rumahan untuk meredakan hidung tersumbat saat flu dan pilek. Kajian Cochrane merangkum 6 uji klinis dengan total 387 peserta yang menghirup udara hangat dan lembap saat selesma. Hasilnya, belum jelas apakah cara ini meredakan gejala. Kualitas buktinya dinilai rendah, dan beberapa penelitian mencatat efek samping ringan berupa rasa tidak nyaman atau iritasi di hidung.
Semua uji tersebut memakai alat khusus yang mengalirkan udara hangat dan lembap, dan terbit antara tahun 1987 dan 1995. Hasilnya tidak bisa langsung disamakan dengan menghirup uap dari baskom di rumah.
Hidung tersumbat yang tidak kunjung membaik perlu dicari penyebabnya. Keluhan ini bisa berkaitan dengan sinusitis atau rinitis alergi, yang penanganannya berbeda.
Risiko Luka Bakar dari Baskom Air Panas
Menguapi wajah dan menghirup uap memakai cara yang sama, yaitu mendekatkan wajah ke baskom berisi air panas. Risiko yang perlu diwaspadai adalah luka bakar. Sebuah pusat luka bakar di London mencatat 19 pasien yang dirawat karena tersiram air panas saat menghirup uap dalam kurun 2 tahun. Sembilan di antaranya adalah anak berusia di bawah 16 tahun.
Dari 19 kasus itu, 17 terjadi saat pasien menghirup uap dari wadah terbuka berisi air yang baru mendidih, dan semuanya berawal dari wadah yang tersenggol hingga tumpah. Sebanyak 16 pasien mengalami luka bakar di tubuh bagian bawah. Enam pasien perlu menjalani operasi.
Para penulis laporan tersebut menilai risiko menghirup uap lebih besar daripada manfaatnya. Mereka juga mengingatkan pentingnya meletakkan baskom di permukaan datar yang kokoh.
Langkah Menguapi Wajah dengan Lebih Aman
Bila Anda tetap ingin mencoba, langkah berikut membantu menekan risiko iritasi dan luka bakar:
Bersihkan wajah lebih dulu. Gunakan sabun pembersih berbahan dasar air yang lembut. Kemenkes menyarankan mencuci muka dua kali sehari dan tidak lebih, karena terlalu sering mencuci bisa membuat kulit kering.
Pakai air panas yang tidak mendidih. Biarkan air mendingin beberapa menit, apalagi bila dipanaskan dengan teko atau microwave. Untuk cara handuk hangat, patokannya sederhana. Bila handuk terlalu panas untuk dipegang tangan, handuk itu juga terlalu panas untuk wajah.
Letakkan baskom di permukaan datar yang kokoh. Duduklah menghadap meja dan hindari memangku baskom berisi air panas. Jauhkan anak-anak dari area tersebut.
Batasi waktunya. Secara umum, menguapi wajah dengan handuk atau baskom cukup hingga 10 menit per sesi. Hentikan bila wajah terasa terlalu panas, perih, atau mulai teriritasi.
Atur frekuensinya. Kulit yang tidak terlalu sensitif biasanya bisa diuapi 2 sampai 3 kali seminggu. Untuk kulit yang kering atau tipis, seminggu sekali sudah cukup.
Lanjutkan dengan pelembap. Keringkan wajah dengan lembut, lalu oleskan pelembap atau serum yang biasa Anda pakai. Langkah ini membantu kulit menahan air yang didapat dari uap.
Ikuti petunjuk alat. Bila memakai alat penguap wajah atau facial steamer, baca petunjuknya tentang jenis air, jarak dari wajah, dan lama pemakaian. Tiap alat bisa punya aturan yang berbeda.
Siapa yang Sebaiknya Tidak Menguapi Wajah?
Uap panas tidak cocok untuk semua jenis kulit. Kelompok berikut sebaiknya menghindarinya atau bertanya dulu kepada dokter:
Orang dengan rosacea atau kulit yang mudah memerah. Rosacea adalah kondisi kulit yang membuat wajah sering memerah, kadang disertai pembuluh darah halus yang tampak dan rasa perih saat terkena air atau produk perawatan. NHS mencatat suhu panas maupun dingin sebagai pemicunya dan menyarankan penderitanya menghindari panas dan udara lembap, sehingga kebiasaan menempelkan es batu untuk wajah setelah diuapi juga perlu dipertimbangkan ulang.
Orang dengan eksim atau kulit sangat sensitif. Uap bisa memperparah peradangan kulit dan memicu iritasi pada kulit sensitif. Bila Anda pernah didiagnosis dermatitis atau sering mengalami eksim kering, bicarakan dengan dokter sebelum mencobanya.
Pemilik kulit kering atau tipis. Kulit jenis ini cukup diuapi seminggu sekali. Kulit berminyak cenderung lebih tebal sehingga biasanya lebih tahan terhadap uap.
Anak-anak. Hampir separuh pasien dalam laporan luka bakar dari London adalah anak. Jangan biarkan anak menghirup uap dari baskom air panas, dan simpan wadah panas di luar jangkauannya.
Pertolongan Pertama bila Kulit Tersiram Air Panas
Luka bakar yang melepuh di wajah atau lebarnya lebih dari tiga inci, serta luka yang membuat kulit tampak putih atau menghitam, termasuk luka bakar berat. Kondisi ini memerlukan penanganan medis darurat, jadi segera ke IGD atau hubungi ambulans.
Untuk luka bakar ringan, lakukan langkah berikut:
Dinginkan dengan air. Alirkan air bersuhu ruang ke area yang terkena selama 15 menit. Langkah ini membantu meredakan panas pada kulit.
Hindari es dan olesan rumahan. Es yang menempel langsung ke kulit bisa memperdalam cedera. Pasta gigi, minyak goreng, dan kecap juga tidak dianjurkan untuk dioleskan pada luka bakar.
Biarkan lepuh tetap utuh. Lepuh yang dipecahkan bisa membuat kulit terinfeksi. Penanganan lepuh selanjutnya, termasuk salep yang dipakai, sebaiknya mengikuti saran dokter.
Tutup dengan kain lembut. Gunakan kain lembut atau kapas yang dibasahi air dingin. Penutup ini melindungi lepuh agar tidak teriritasi dan terinfeksi.
Setelah pertolongan pertama, tetap periksakan luka ke dokter atau rumah sakit agar perawatannya sesuai.
Kapan Keluhan Kulit atau Hidung Perlu Diperiksa Dokter?
Periksakan diri ke dokter bila mengalami hal berikut:
Wajah sering memerah dan terasa panas atau perih. Kemerahan yang datang dan pergi di hidung, pipi, dahi, atau dagu bisa menjadi tanda rosacea. NHS menyarankan pemeriksaan ke dokter bila gejala ini muncul, dan pemeriksaan segera bila disertai nyeri mata, pandangan kabur, mata merah, atau silau.
Jerawat, eksim, atau iritasi yang menetap. Keluhan kulit yang tidak membaik dengan perawatan di rumah perlu dinilai dokter kulit. Dokter bisa mencari pemicunya dan menyusun perawatan yang sesuai.
Hidung tersumbat yang berlangsung lama atau sering kambuh. Keluhan ini perlu diperiksa untuk mencari penyebabnya. Pemeriksaan membantu dokter membedakan infeksi, alergi, atau kondisi lain.
Rawat Kulit Wajah dengan Langkah yang Lembut dan Teratur
Uap air panas bisa menjadi bagian perawatan wajah yang menyenangkan, selama airnya tidak mendidih, waktunya dibatasi, dan baskom diletakkan dengan aman. Anggap uap sebagai pelengkap. Kebiasaan dasar seperti mencuci muka dengan pembersih lembut dan memakai pelembap tetap menjadi pegangan utama.
Pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check up juga membantu Anda mengetahui kondisi tubuh secara umum. Bila Anda ingin berdiskusi soal keluhan kulit atau jadwal pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Cleveland Clinic — Is Steaming Your Face Good for Your Skin?
American Academy of Dermatology — Pimple Popping: Why Only a Dermatologist Should Do It
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Faktor Pemicu Timbulnya Jerawat
Singh M, Singh M, Jaiswal N, Chauhan A (Cochrane) — Heated, Humidified Air for the Common Cold
Scarborough A, Scarborough O, Abdi H, Atkins J — Steam Inhalation, More Harm Than Good? Perspective from a UK Burns Centre
NHS — Rosacea
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Luka Bakar, Simak Cara Mengatasinya
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Penanganan Awal Luka Bakar
Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna
Frequently Asked Question
Apakah uap air panas bisa membuka pori-pori wajah?
Uap membantu melunakkan kulit serta minyak dan kotoran di dalam pori, sehingga sumbatan lebih mudah lepas saat wajah dibersihkan. Namun, manfaat ini belum banyak diteliti secara ilmiah.
Berapa lama dan seberapa sering sebaiknya menguapi wajah?
Menguapi wajah cukup hingga 10 menit per sesi. Kulit yang tidak sensitif dapat melakukannya 2–3 kali seminggu, sedangkan kulit kering atau tipis cukup seminggu sekali.
Apakah orang dengan rosacea atau eksim boleh menguapi wajah?
Sebaiknya dihindari atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Panas uap dapat memperparah kemerahan pada rosacea dan memicu iritasi pada eksim atau kulit sensitif.
Apakah menghirup uap air panas bisa meredakan hidung tersumbat?
Bukti ilmiah belum menunjukkan manfaat yang jelas untuk meredakan gejala selesma. Menghirup uap dari baskom juga berisiko menyebabkan luka bakar akibat air panas yang tumpah.
Apa yang harus dilakukan bila wajah tersiram air panas?
Segera cari pertolongan medis jika luka bakar melepuh di wajah. Untuk luka ringan, alirkan air bersuhu ruang selama 15 menit, hindari es dan olesan rumahan, serta jangan memecahkan lepuh.
