Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Sakit Pinggang Sebelah Kanan: Penyebab dan Cara Mengenali Sumber Nyerinya
Kembali ke Artikel & Berita

Sakit Pinggang Sebelah Kanan: Penyebab dan Cara Mengenali Sumber Nyerinya

SBAOthers

Banyak orang mengira pegal di pinggang kanan hanya akibat salah posisi tidur atau terlalu lama duduk. Dugaan itu sering benar. Namun nyeri di titik yang sama juga bisa berasal dari ginjal kanan, saluran kemih, usus buntu, atau herpes zoster yang ruamnya belum muncul.

Membedakan sumbernya penting karena penanganannya berbeda jauh. Nyeri otot umumnya membaik dengan perawatan sederhana, sedangkan infeksi ginjal perlu diobati dokter dan radang usus buntu termasuk kondisi darurat.

Artikel ini membahas penyebab yang umum, cara membaca pola nyerinya, tanda yang perlu segera dibawa ke IGD, dan pemeriksaan yang biasanya diminta dokter.

Apa yang Dimaksud Sakit Pinggang Sebelah Kanan?

Sakit pinggang sebelah kanan adalah nyeri di sisi kanan punggung bagian bawah, kira-kira di antara tulang rusuk bagian bawah dan tulang panggul. Di area ini ada otot punggung, tulang belakang, dan ginjal kanan. Kementerian Kesehatan menggambarkan ginjal sebagai organ berbentuk seperti kacang seukuran kepalan tangan yang membuang sisa metabolisme lewat urine.

Lokasi nyeri saja belum cukup untuk menentukan penyebabnya, sehingga pola nyeri dan gejala yang menyertai menjadi petunjuk penting. Bila keluhan lebih terasa di bagian depan, nyeri perut sebelah kanan punya daftar kemungkinan penyebab yang berbeda.

Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kanan yang Perlu Dikenali

1. Otot Tegang atau Terkilir

Otot yang tertarik atau tegang termasuk penyebab nyeri punggung yang umum. Keluhan ini sering berkaitan dengan aktivitas tertentu, misalnya mengangkat beban atau memutar badan tiba-tiba, dan bisa terasa lebih berat di satu sisi. Menurut NHS, sebagian besar nyeri punggung membaik sendiri dalam beberapa minggu.

2. Saraf Terjepit atau Bantalan Tulang Belakang Bergeser

Bantalan tulang belakang yang bergeser atau hernia nukleus pulposus dan saraf terjepit atau sciatica juga bisa memicu nyeri punggung. Bila kesemutan, lemah, atau mati rasa muncul di kedua tungkai, kondisi ini perlu penanganan darurat.

3. Batu Ginjal

Batu ginjal atau nefrolitiasis terbentuk saat kadar kalsium, oksalat, dan fosfor dalam urine tinggi. Nyerinya tajam di punggung, sisi tubuh, perut bagian bawah, atau selangkangan, dan bisa datang serta pergi seperti gelombang. Darah dalam urine atau hematuria bisa membuat urine tampak merah muda, merah, atau cokelat.

Selain nyeri, batu ginjal bisa memicu rasa terus ingin buang air kecil, nyeri saat berkemih, urine keruh, mual, dan muntah.

4. Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal atau pielonefritis adalah jenis infeksi saluran kemih yang sering berawal di kandung kemih lalu naik ke satu atau kedua ginjal. Gejalanya meliputi demam, menggigil, nyeri di punggung, sisi tubuh, atau selangkangan, serta nyeri saat buang air kecil. Kabar baiknya, penanganan dini mencegah sebagian besar komplikasi infeksi ginjal.

5. Infeksi Saluran Kemih

Kementerian Kesehatan mencatat nyeri di punggung atau pinggang sebagai salah satu gejala infeksi saluran kemih (ISK). Keluhan lainnya berupa rasa nyeri atau terbakar saat berkemih, sering ingin buang air kecil walau yang keluar sedikit, serta urine keruh, berbau menyengat, atau bercampur darah.

6. Radang Usus Buntu

Nyeri radang usus buntu atau apendisitis biasanya bermula di sekitar pusar lalu berpindah ke kanan bawah, sesuai letak usus buntu. Nyeri bisa muncul tiba-tiba, memburuk saat bergerak, menarik napas dalam, batuk, atau bersin, dan bertambah berat dalam hitungan jam. Kondisi ini termasuk kedaruratan medis.

7. Herpes Zoster

Herpes zoster atau cacar api bisa diawali nyeri, gatal, atau kesemutan di area kulit tertentu beberapa hari sebelum ruam muncul. Ruamnya berupa lepuhan yang umumnya membentuk satu pita di sisi kiri atau kanan tubuh. Karena nyeri datang lebih dulu, keluhan di hari-hari awal bisa membingungkan.

Baca Juga: Sakit Pinggang Belakang: Penyebab, Cara Atasi

Siapa yang Lebih Berisiko?

Keluhan dari ginjal dan saluran kemih lebih mudah muncul pada kelompok berikut:

  • Orang yang kurang minum air putih. Kementerian Kesehatan memasukkan kebiasaan ini ke dalam faktor risiko penyakit ginjal. Cairan yang cukup menjaga urine tetap encer sehingga mineral pembentuk batu lebih mudah terbuang.

  • Perempuan. Infeksi saluran kemih lebih sering dialami perempuan karena uretra mereka lebih pendek. Kebiasaan menahan buang air kecil terlalu lama ikut meningkatkan risikonya.

  • Orang dengan penyakit penyerta atau riwayat infeksi. Diabetes, hipertensi, obesitas, serta ISK atau infeksi ginjal yang sering kambuh termasuk faktor risiko penyakit ginjal. Riwayat keluarga dan usia lanjut juga masuk dalam daftar yang sama.

Membaca Pola Nyeri Berdasarkan Sumbernya

Pola nyeri dan gejala yang menyertainya sering lebih bermakna daripada letak nyeri itu sendiri.

Kemungkinan sumber

Pola nyeri

Tanda yang bisa menyertai

Otot tegang

Berkaitan dengan aktivitas atau posisi tubuh, membaik dalam beberapa minggu

Umumnya tanpa demam dan tanpa perubahan urine

Batu ginjal

Tajam, datang dan pergi seperti gelombang, bisa terasa sampai perut bawah atau selangkangan

Urine merah muda, merah, atau cokelat, mual, muntah

Infeksi ginjal

Nyeri di punggung, sisi tubuh, atau selangkangan

Demam, menggigil, nyeri saat berkemih

Radang usus buntu

Bermula di sekitar pusar lalu pindah ke kanan bawah, memburuk dalam hitungan jam

Hilang nafsu makan, mual, muntah, demam

Herpes zoster

Nyeri, gatal, atau kesemutan di satu sisi beberapa hari sebelum ruam

Ruam lepuh berbentuk pita di satu sisi tubuh

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Sebelum ke dokter, catat kapan nyeri mulai, apa yang memperberat atau meredakannya, dan apakah ada demam. Perhatikan juga warna urine Anda, terutama bila tampak merah, cokelat, atau keruh.

Kapan Harus ke Dokter atau IGD?

Segera ke IGD bila nyeri muncul tiba-tiba dengan sangat hebat, cepat memburuk, atau disertai demam dan menggigil. Muntah terus sampai sulit minum, tidak bisa buang air kecil, dan nyeri yang bermula di sekitar pusar lalu pindah ke kanan bawah juga perlu penanganan segera.

Kesemutan, lemah, atau mati rasa di kedua tungkai, mati rasa di sekitar kelamin atau anus, serta gangguan menahan buang air kecil dan besar juga merupakan tanda darurat. Dalam kondisi ini, mintalah orang lain mengantar Anda ke IGD.

Buat janji dengan dokter bila nyeri tidak membaik setelah beberapa minggu perawatan di rumah, mengganggu aktivitas, memburuk di malam hari, atau disertai berat badan turun tanpa sebab. Periksakan juga bila Anda mengalami kencing darah, urine keruh dan berbau, nyeri saat berkemih, atau ruam berbentuk pita di satu sisi tubuh.

Bagaimana Dokter Mencari Penyebabnya?

Dokter memulai dengan menanyakan riwayat keluhan lalu melakukan pemeriksaan fisik. Bila dicurigai infeksi ginjal, dokter menambahkan tes laboratorium dan, bila perlu, pemeriksaan pencitraan.

Urinalisis menguji sampel urine untuk mendeteksi bakteri, darah, atau sel nanah, sedangkan kultur urine membantu mengetahui jenis bakteri dan antibiotik yang sesuai. Kementerian Kesehatan juga menyebut tes darah dan urine sebagai cara sederhana mendeteksi penyakit ginjal sejak dini, sehingga dokter bisa meminta tes fungsi ginjal bila perlu.

Batu yang keluar bersama urine bisa ditampung untuk diperiksa jenisnya di laboratorium. Hasilnya membantu dokter menyusun langkah pencegahan berikutnya.

Peran Pemeriksaan Urine Rutin

Ginjal membuang sisa metabolisme lewat urine, sehingga perubahan pada urine bisa memberi petunjuk tentang saluran kemih. Darah, sel darah putih, atau tanda bakteri dalam urine membantu dokter menilai apakah nyeri pinggang kanan berkaitan dengan batu atau infeksi.

Bumame menyediakan pemeriksaan Urine Lengkap atau urine rutin yang memeriksa antara lain glukosa, protein, darah, nitrit, leukosit esterase, dan keton. Sampel diambil dari urine porsi tengah dan tidak memerlukan puasa bila dilakukan tersendiri. Hasilnya dibaca bersama keluhan Anda, dan dokter bisa menambahkan pemeriksaan lain bila perlu. Untuk mengatur jadwal, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Penanganan Sesuai Penyebab

Pengobatan sakit pinggang sebelah kanan mengikuti penyebab yang ditemukan dokter.

  • Nyeri otot. Tetaplah aktif dan hindari berbaring terlalu lama di tempat tidur. Kompres dingin atau hangat yang dibalut kain, peregangan, dan obat pereda nyeri sesuai saran apoteker atau dokter bisa membantu, sedangkan fisioterapi bisa dipertimbangkan bila nyeri bertahan.

  • Batu ginjal. Penanganan bergantung pada ukuran, letak, dan jenis batu. Batu kecil bisa keluar sendiri dengan banyak minum, sedangkan batu besar atau yang menyumbat perlu ditangani dokter spesialis urologi, termasuk memilih cara mengeluarkan batu ginjal yang sesuai.

  • Infeksi ginjal dan ISK. Dokter biasanya memberikan antibiotik. Habiskan obat sesuai anjuran meski badan sudah terasa lebih baik.

  • Radang usus buntu. Kondisi ini perlu penanganan darurat di rumah sakit. Dokter menentukan tindakan yang sesuai untuk menurunkan risiko komplikasi.

Langkah Sederhana Menjaga Pinggang dan Ginjal

  • Minum cukup cairan setiap hari. Cairan yang cukup menjaga urine tetap encer dan membantu membilas mineral pembentuk batu. Kebutuhannya meningkat saat cuaca panas atau setelah berolahraga, kecuali dokter meminta Anda membatasi cairan.

  • Buang air kecil saat terasa ingin. Menahan buang air kecil terlalu lama termasuk penyebab ISK. Jaga kebersihan area intim dan berkemih setelah berhubungan seksual untuk membantu membersihkan bakteri dari saluran kemih.

  • Tetap aktif dan rutin meregangkan otot. Jalan kaki, berenang, yoga, dan pilates bisa membantu meredakan nyeri punggung. Peregangan sederhana juga membantu mencegah pegal.

  • Kendalikan faktor risiko ginjal. Jaga gula darah, tekanan darah, dan berat badan, kurangi garam serta gula, dan hindari rokok. Hindari pula penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan.

Kenali Polanya, Periksakan Lebih Awal

Sakit pinggang sebelah kanan sering membaik dengan perawatan sederhana, terutama bila berasal dari otot. Perhatikan pola nyeri, suhu tubuh, dan perubahan urine agar Anda bisa memberi gambaran yang jelas kepada dokter. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Bila ingin berkonsultasi soal jadwal pemeriksaan, Anda bisa chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Penyakit Ginjal.

  2. NHS. Back Pain.

  3. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Symptoms & Causes of Kidney Stones.

  4. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Kidney Infection (Pyelonephritis).

  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Kenali Apa Itu Infeksi Saluran Kemih.

  6. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Symptoms & Causes of Appendicitis.

  7. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Shingles Symptoms and Complications.

  8. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Treatment for Kidney Stones.

Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila

Frequently Asked Question

Sakit pinggang sebelah kanan bisa menjadi tanda penyakit apa?

Sakit pinggang sebelah kanan bisa disebabkan oleh otot tegang, saraf terjepit, batu ginjal, infeksi ginjal atau saluran kemih, radang usus buntu, maupun herpes zoster. Pola nyeri dan gejala penyerta membantu dokter menentukan kemungkinan penyebabnya.

Bagaimana membedakan sakit pinggang akibat masalah ginjal dan otot?

Nyeri otot biasanya berkaitan dengan aktivitas atau posisi tubuh dan dapat membaik dalam beberapa minggu. Masalah ginjal lebih patut dicurigai jika nyeri disertai demam, menggigil, nyeri saat berkemih, atau urine berdarah. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Apakah sakit pinggang sebelah kanan bisa disebabkan oleh batu ginjal?

Bisa. Batu ginjal dapat menimbulkan nyeri tajam yang datang dan pergi seperti gelombang, terkadang menjalar ke perut bawah atau selangkangan. Gejala lain dapat berupa mual, muntah, sering ingin buang air kecil, dan urine berwarna merah muda, merah, atau cokelat.

Kapan sakit pinggang sebelah kanan harus segera dibawa ke IGD?

Segera ke IGD jika nyeri sangat hebat atau cepat memburuk, disertai demam dan menggigil, muntah terus-menerus, atau tidak bisa buang air kecil. Nyeri yang berpindah dari sekitar pusar ke perut kanan bawah, kelemahan atau mati rasa pada kedua tungkai, serta mati rasa di sekitar kelamin juga merupakan tanda darurat.

Bagaimana cara meredakan sakit pinggang sebelah kanan di rumah?

Jika nyeri diduga berasal dari otot, tetaplah aktif, hindari berbaring terlalu lama, dan gunakan kompres dingin atau hangat yang dibalut kain. Minum cukup cairan, kecuali dokter membatasi asupan cairan. Jika nyeri disertai demam, perubahan urine, atau keluhan memburuk, segera periksakan diri.