Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Cara Meningkatkan Imun Tubuh: Kenali Pengaruh Stres, Tidur, hingga Pola Makan
Kembali ke Artikel & Berita

Cara Meningkatkan Imun Tubuh: Kenali Pengaruh Stres, Tidur, hingga Pola Makan

Bumame EditorV-Boost

Pernahkah Anda jatuh sakit tepat setelah tenggat kerja menumpuk atau beberapa malam kurang tidur? Banyak orang menganggapnya kebetulan. Padahal stres yang berlangsung lama memang memengaruhi cara sistem imun bekerja.

Tekanan yang tidak kunjung reda membuat hormon stres terus tinggi, tidur terganggu, dan pola makan bergeser. Tips harian menjaga daya tahan tubuh seperti mencuci tangan dan makan bergizi tetap berlaku untuk semua orang.

Artikel ini membahas cara meningkatkan imun tubuh dari sisi stres, mulai dari cara kerjanya, tanda yang perlu diperhatikan, delapan kebiasaan pendukung, hingga waktu yang tepat untuk periksa.

Bagaimana Stres Memengaruhi Daya Tahan Tubuh?

Sistem imun adalah jaringan organ, sel darah putih, dan protein bernama antibodi yang bekerja sama melindungi tubuh dari bakteri, virus, jamur, dan parasit. Kondisinya ikut dipengaruhi cara Anda tidur, makan, bergerak, dan menghadapi tekanan.

Saat menghadapi tekanan, tubuh melepaskan hormon stres. Adrenalin memacu detak jantung dan menaikkan tekanan darah. Kortisol, hormon stres utama, menaikkan gula darah untuk energi cepat, mengubah respons sistem imun, dan menekan kerja pencernaan. Reaksi singkat ini wajar dan berguna. Masalahnya muncul saat pemicu stres terus ada sehingga tubuh bertahan dalam mode siaga. Stres lalu memengaruhi daya tahan tubuh lewat tiga jalur:

  • Hormon stres yang terus tinggi. Paparan hormon stres dalam waktu lama bisa mengganggu hampir semua proses tubuh. Risiko kecemasan, depresi, sakit kepala, dan gangguan pencernaan pun ikut naik.

  • Tidur yang berkurang. Stres yang berlangsung lama berisiko memicu gangguan tidur. Pikiran yang terus berputar di malam hari memangkas jam tidur, padahal tidur cukup termasuk kebiasaan dasar untuk menjaga sistem imun.

  • Pola makan yang bergeser. Sebagian orang melampiaskan stres lewat makan berlebihan, rokok, atau alkohol. Stres yang menetap juga berkaitan dengan kenaikan berat badan.

Tanda Daya Tahan Tubuh Sedang Menurun

Tanda berikut sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh yang turun. Semuanya tidak spesifik dan bisa muncul karena banyak sebab lain, jadi perhatikan pola yang menetap:

  • Sering sakit. Pilek, batuk, atau radang tenggorokan datang silih berganti dengan jarak yang makin rapat. Catatan tentang kapan Anda sakit dan berapa lama sembuhnya membantu dokter membaca polanya.

  • Luka lama sembuh. Goresan atau lecet kecil yang biasanya cepat kering kini lebih lama pulih. Luka yang tak kunjung membaik, apalagi makin merah, bengkak, atau bernanah, perlu diperiksakan.

  • Mudah lelah. Rasa capek muncul meski aktivitas ringan dan tidak hilang setelah istirahat. Penyebabnya bisa kurang tidur, stres, atau kondisi medis tertentu, jadi lelah yang menetap berminggu-minggu sebaiknya diperiksakan.

  • Sariawan berulang. Luka kecil di mulut yang perih saat makan muncul lagi tidak lama setelah sembuh. Sariawan sesekali umumnya pulih sendiri, tetapi sariawan yang terus kambuh atau berukuran besar layak dibicarakan dengan dokter.

8 Cara Meningkatkan Imun Tubuh di Tengah Stres dan Kesibukan

Kebiasaan berikut membantu sistem imun bekerja normal, dan sebagian besar sekaligus meringankan beban stres. Hasilnya bertahap dan terasa bila dijalani secara konsisten.

1. Tidur Cukup dengan Jadwal yang Teratur

Menjaga tidur adalah titik awal yang realistis karena stres mudah mengganggunya. Orang dewasa membutuhkan sedikitnya 7 jam tidur setiap malam. Usahakan tidur dan bangun di jam yang sama, termasuk akhir pekan, dan jaga kamar tetap tenang, gelap, serta bersuhu nyaman. Jauhkan ponsel dan laptop dari tempat tidur, lalu hindari makan besar, kafein, dan alkohol menjelang tidur. Bila sulit tidur berlangsung berminggu-minggu, bicarakan dengan dokter karena bisa jadi itu insomnia atau gangguan sulit tidur.

2. Kelola Stres dengan Teknik yang Konkret

Tujuannya memberi tubuh kesempatan keluar dari mode siaga secara rutin. Beberapa teknik mengelola stres yang bisa langsung dicoba:

  • Latihan relaksasi. Napas dalam, meditasi, atau yoga bisa dilakukan di rumah tanpa alat. Beberapa menit di sela pekerjaan sudah bisa menjadi awal.

  • Menulis jurnal. Tuliskan isi pikiran atau hal-hal yang Anda syukuri hari itu. Kebiasaan ini membantu menata pikiran sebelum tidur.

  • Menata prioritas. Susun pekerjaan menurut urgensi dan lepaskan tugas yang sebenarnya tidak perlu. Beban yang lebih jelas biasanya terasa lebih ringan.

3. Bergerak Aktif Secara Teratur

Olahraga teratur termasuk cara sehat mengelola stres sekaligus kebiasaan yang mendukung sistem imun. Aktif bergerak di siang hari juga membantu Anda lebih mudah tertidur di malam hari. Pilih jenis olahraga yang Anda nikmati, misalnya jalan kaki, bersepeda, atau berenang, agar mudah dijalani rutin. Bila baru memulai atau punya kondisi kesehatan tertentu, tanyakan intensitas yang aman kepada dokter.

4. Makan Seimbang dengan Banyak Buah dan Sayur

Saat stres, menu harian mudah bergeser ke makanan yang asal kenyang. Sayur dan buah menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan sistem kekebalan tubuh. WHO menganjurkan sedikitnya 400 gram buah dan sayur per hari, dan Isi Piringku dari Kemenkes menyarankan buah dan sayur mengisi separuh piring. Lengkapi piring Anda dengan makanan sehat bergizi dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sumber protein, sambil membatasi gula tambahan, garam, dan lemak berlebih.

5. Cukupi Kebutuhan Cairan

Di tengah kesibukan, minum air putih sering terlupa, sementara kopi dan minuman manis mengisi hari. Biasakan membawa botol minum dan meneguknya secara berkala, lebih sering saat cuaca panas atau setelah berolahraga. Memilih air putih juga membantu membatasi gula tambahan sesuai anjuran WHO.

6. Berhenti Merokok dan Batasi Alkohol

Sebagian orang memakai rokok dan alkohol sebagai pelarian saat stres. Keduanya termasuk cara menghadapi stres yang tidak sehat. Berhenti merokok dan membatasi alkohol termasuk langkah yang dianjurkan untuk menjaga sistem imun. Bila sulit berhenti sendiri, dokter bisa membantu menyusun rencana yang sesuai.

7. Lengkapi Vaksinasi yang Dianjurkan untuk Orang Dewasa

Vaksin membantu sistem imun mengenali kuman tertentu lebih awal, sehingga membantu menurunkan risiko infeksi tersebut. Jenis vaksin yang dibutuhkan orang dewasa bisa berbeda, tergantung usia, pekerjaan, dan kondisi kesehatan. Dokter bisa menyarankan pilihan yang sesuai, misalnya vaksin influenza atau vaksin hepatitis B untuk orang dewasa. Masa sibuk mudah membuat jadwal vaksin terlewat, jadi catat jadwal berikutnya di kalender ponsel.

8. Jaga Hubungan Sosial

Bercerita kepada teman atau keluarga yang dipercaya termasuk cara sehat mengelola stres. Luangkan waktu untuk bertemu atau menelepon orang yang dekat dengan Anda, atau ikut kegiatan sosial seperti menjadi relawan. Bila Anda merasa terisolasi dan sulit keluar dari perasaan tersebut, bicarakan dengan tenaga profesional.

Kesalahan Umum saat Ingin Tubuh Cepat Bugar

Beberapa langkah yang sering diambil justru kurang tepat:

  • Suplemen dosis tinggi sebagai jalan pintas. Suplemen berguna bila memang ada kekurangan zat gizi, dan jenis serta dosisnya sebaiknya ditentukan dokter setelah pemeriksaan. Dokter bisa memeriksa kadar vitamin D bila ada kecurigaan kekurangan vitamin D, lalu memberi saran sesuai hasilnya.

  • Olahraga berlebihan. Sebagian orang melampiaskan stres lewat latihan berat setiap hari tanpa jeda. Bila latihan justru membuat Anda makin lelah atau sulit tidur, kurangi intensitasnya dan beri waktu istirahat.

  • Mengandalkan program "detoks". Jus pembersih atau pembatasan makan yang ketat sering dipromosikan sebagai cara cepat membersihkan tubuh. Pola seperti ini mengurangi variasi makanan, padahal WHO menekankan pola makan beragam sebagai dasar gizi yang sehat.

Kebiasaan Mana yang Menurunkan dan Mana yang Mendukung Daya Tahan Tubuh?

Tabel berikut merangkum kebiasaan sehari-hari dan dampaknya bagi daya tahan tubuh.

Aspek

Cenderung menurunkan daya tahan tubuh

Mendukung daya tahan tubuh

Tidur

Tidak menentu, kurang dari 7 jam

Sedikitnya 7 jam, jadwal tetap

Stres

Tekanan dipendam tanpa jeda

Relaksasi, jurnal, dan prioritas yang jelas

Aktivitas fisik

Duduk seharian atau latihan berat tanpa istirahat

Bergerak teratur dengan waktu pulih

Pola makan

Makan berlebih saat stres, sedikit buah dan sayur

Sedikitnya 400 gram buah dan sayur per hari

Cairan

Kopi dan minuman manis menggantikan air putih

Air putih berkala sepanjang hari

Rokok dan alkohol

Dipakai sebagai pelarian saat stres

Berhenti merokok dan batasi alkohol

Hubungan sosial

Menarik diri dan memendam masalah

Bercerita kepada orang yang dipercaya

Ringkasan di atas bersifat umum. Langkah yang tepat untuk Anda tetap perlu dibicarakan dengan dokter.

Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

Periksakan diri bila mengalami kondisi berikut:

  • Infeksi yang terus berulang. Sakit datang berdekatan, terasa lebih berat, atau lebih lama sembuh dibanding biasanya. Dokter bisa menelusuri penyebabnya lewat tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium.

  • Lelah yang berkepanjangan. Rasa capek tidak membaik meski tidur sudah cukup dan aktivitas dikurangi. Lelah seperti ini bisa menjadi salah satu ciri anemia atau kurang darah, yang terlihat lewat tes darah.

  • Stres yang terasa berat. Tekanan berlangsung lama dan mulai mengganggu tidur, pekerjaan, atau hubungan dengan orang lain. Untuk kondisi ini, bicarakan dengan tenaga profesional.

Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh untuk Melihat Kondisi Dasar Tubuh

Infeksi yang sering kambuh dan lelah yang tidak kunjung hilang bisa berkaitan dengan kondisi yang terukur, misalnya kurang darah, gula darah yang tinggi, atau kekurangan vitamin D, yang sulit ditebak dari gejala saja. Paket MCU Plus dari Bumame adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk melihat kondisi dasar tubuh. Hasilnya menjadi bahan diskusi dengan dokter tentang langkah berikutnya, termasuk pemeriksaan tambahan bila diperlukan. Untuk memilih jadwal atau bertanya seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Mulai Rawat Daya Tahan Tubuh dari Satu Kebiasaan Kecil

Stres memengaruhi daya tahan tubuh lewat hormon, tidur, dan pola makan. Ketiga jalur itu bisa Anda rawat lewat langkah kecil yang konsisten. Pilih satu kebiasaan minggu ini, misalnya jam tidur yang tetap atau jalan kaki setelah makan siang, lalu tambah pelan-pelan. Bila tanda-tanda di atas terus berulang, periksakan diri. Mengetahui kondisi lebih awal membuka lebih banyak pilihan. Untuk pertanyaan seputar jadwal pemeriksaan, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Tips Jaga Imun Saat Cuaca Berubah-ubah. Retrieved 23 September 2026 from https://ayosehat.kemkes.go.id/tips-jaga-imun-saat-cuaca-berubah-ubah

  2. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Kuatkan Sistem Kekebalan Tubuh dengan Cukupi Asupan Sayur dan Buah. Retrieved 23 September 2026 from https://ayosehat.kemkes.go.id/kuatkan-sistem-kekebalan-tubuh-dengan-cukupi-asupan-sayur-dan-buah

  3. World Health Organization. Healthy diet. Retrieved 23 September 2026 from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

  4. Centers for Disease Control and Prevention. About Sleep. Retrieved 23 September 2026 from https://www.cdc.gov/sleep/about/index.html

  5. Mayo Clinic. Chronic stress puts your health at risk. Retrieved 23 September 2026 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress/art-20046037

  6. Cleveland Clinic. Your Immune System: What You Need To Know. Retrieved 23 September 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/body/21196-immune-system

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apakah stres bisa menurunkan daya tahan tubuh?
Stres berkepanjangan membuat tubuh terus melepaskan hormon stres yang mengubah respons sistem imun. Stres juga bisa mengganggu tidur dan pola makan, dua hal yang ikut menopang daya tahan tubuh.
Apa tanda daya tahan tubuh sedang menurun?
Sering sakit, luka yang lama sembuh, lelah berkepanjangan, dan sariawan berulang sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh yang menurun. Tanda-tanda ini tidak spesifik, jadi pola yang menetap sebaiknya diperiksakan ke dokter.
Bagaimana cara meningkatkan imun tubuh secara alami?
Bagi orang dewasa, tidur sedikitnya 7 jam, mengelola stres, bergerak teratur, makan seimbang dengan buah dan sayur, serta cukup minum membantu sistem imun bekerja normal. Hasilnya bertahap dan terasa bila dijalani secara konsisten.
Apakah perlu minum suplemen agar daya tahan tubuh terjaga?
Suplemen berguna bila ada kekurangan zat gizi yang terbukti lewat pemeriksaan, dan jenis serta dosisnya sebaiknya ditentukan dokter. Makan seimbang dengan buah dan sayur tetap menjadi dasarnya
Kapan harus ke dokter jika sering sakit?
Periksakan diri bila infeksi terus berulang dalam waktu berdekatan, terasa lebih berat, lebih lama sembuh dari biasanya, atau disertai lelah yang tidak membaik meski sudah cukup istirahat. Bila stres terasa berat dan mengganggu keseharian, bicarakan dengan tenaga profesional.