Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Tes Nutrigenomik: Diet Sesuai Profil Genetik
Kembali ke Artikel & Berita

Tes Nutrigenomik: Manfaat, Prosedur

SBAOthers

Saat ini, tren hidup sehat sedang populer di media sosial. Banyak influencer berbagi pola diet yang tampak mudah dan sukses. Namun, saat Anda mencobanya, hasilnya ternyata berbeda karena pada dasarnya setiap orang punya respons berbeda saat memproses nutrisi dalam tubuh. Di sinilah tes nutrigenomik dapat membantu Anda.

Perlu diketahui bahwa respons tubuh terhadap nutrisi bisa berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Anda membawa profil genetik sejak lahir dan Anda pun harus mengenalnya dengan baik. Mengenali profil genetik akan menjadi salah satu cara untuk memiliki pola diet yang lebih sehat, bahkan lebih dari itu.

Apa Itu Tes Nutrigenomik?

Secara bahasa, nutrigenomik merujuk pada kajian atau ilmu yang mempelajari hubungan antara DNA manusia dan nutrisi makanan. Sehingga, tes nutrigenomik adalah tes DNA untuk membantu seseorang mengetahui gambaran respons personal tubuhnya terhadap nutrisi atau pola makan tertentu.

Terdapat dua sisi yang dipelajari dari hubungan antara DNA dan nutrisi, yaitu nutrigenetik dan nutrigenomik. Nutrigenetik mempelajari bagaimana perbedaan gen seseorang dapat memengaruhi respons tubuh terhadap makanan. Sedangkan nutrigenomik mempelajari bagaimana makanan dapat memengaruhi gen dalam tubuh.

Namun, respons tubuh terhadap nutrisi makanan tidak hanya dipengaruhi oleh gen. Terdapat faktor lain yang mempengaruhinya, yaitu kondisi kesehatan, aktivitas fisik, kualitas tidur, stres, lingkungan, dan mikrobiota yang juga dapat memengaruhi respons tubuh terhadap nutrisi.

Sehingga, informasi genetik dalam tes nutrigenomik sebaiknya dipahami sebagai salah satu bagian dari gambaran kesehatan seseorang, bukan sebagai penentu tunggal pola makan. Hal inilah yang menjadi modal dalam membuat personalized nutrition (personalisasi nutrisi), sebuah metode untuk menyusun pola makan sesuai dengan karakteristik genetik seseorang.

Manfaat Pemeriksaan Nutrigenomic untuk Diet dan Gaya Hidup

Pemeriksaan nutrigenomik ditujukan bagi siapa saja yang ingin memahami variasi genetik dalam tubuh dan kaitannya dengan cara tubuh merespons, menyerap, serta memanfaatkan berbagai nutrisi. Pemeriksaan ini dapat memberikan gambaran yang lebih personal mengenai hubungan antara faktor genetik, pola makan, dan gaya hidup.

Informasi tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun pola hidup yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu, meskipun hasil pemeriksaan genetik tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan kondisi kesehatan atau diagnosis penyakit.

Dari sekian banyak manfaat pemeriksaan nutrigenomic, berikut adalah beberapa contoh manfaat yang bisa didapat dalam pemeriksaan ini.

  • Memberikan informasi terhadap pola diet yang sesuai dengan profil genetik.

  • Mengetahui risiko dan potensi genetik akan penyakit berat, misalnya diabetes, obesitas, atau kanker sehingga mitigasi yang dilakukan dari pengaturan pola makan bisa dilakukan.

  • Membantu mendukung pengaturan gaya hidup bagi Anda yang rutin berolahraga, termasuk dalam memilih asupan makanan atau suplemen serta mengatur konsumsi kafein dan gluten sesuai kebutuhan.

  • Mengetahui jenis kulit sehingga pola makan bisa diatur untuk menyesuaikan kondisi kulit.

Prosedur Tes Nutrigenomik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tes nutrigenomik dilakukan dengan menganalisis DNA untuk mengidentifikasi variasi genetik seseorang dalam merespons nutrisi dalam makanan. DNA sendiri tersusun di dalam kromosom yang menyimpan semua informasi genetik yang memengaruhi berbagai karakteristik tubuh manusia.

1. Sebelum Pemeriksaan

Prosedur tes nutrigenomik umumnya cukup sederhana dan diawali dengan beberapa tahap persiapan. Pada tahap ini, Anda biasanya akan menjalani proses berikut.

  1. Mengikuti asesmen yang mencakup tujuan pemeriksaan, riwayat kesehatan, serta kebiasaan dan pola makan sehari-hari.

  2. Mendapatkan penjelasan mengenai tujuan dan cakupan pemeriksaan, termasuk jenis informasi yang dapat diperoleh serta keterbatasan tes dari layanan yang digunakan.

  3. Mengisi informed consent atau lembar persetujuan setelah memahami informasi mengenai pemeriksaan.

  4. Mengikuti instruksi yang diberikan pemberi layanan tes, misalnya puasa atau tidak merokok sebelum melakukan tes. Karena instruksi bisa berbeda-beda bagi setiap orang, sebaiknya Anda hanya mengikuti instruksi yang diberikan oleh pemberi layanan tes.

2. Tahapan Pemeriksaan

Setelah seluruh persiapan selesai, pemeriksaan dilanjutkan dengan pengambilan dan analisis sampel DNA melalui beberapa tahapan berikut.

  1. Pengambilan sampel DNA dari saliva (air liur) menggunakan metode usap mukosa mulut (buccal swab).

  2. Dokter atau petugas yang berwenang akan mengirimkan dan menganalisis sampel DNA di laboratorium untuk mengidentifikasi variasi genetik yang menjadi bagian dari pemeriksaan.

  3. Nantinya, hasil analisis berupa profil genetik kemudian diolah dan diterjemahkan menjadi laporan nutrigenomik sesuai cakupan pemeriksaan.

3. Setelah Pemeriksaan

Setelah sekitar 21 hari atau 4–6 minggu, dokter akan menjelaskan hasil analisis sampel DNA Anda dan kaitannya dengan aspek nutrisi yang diperiksa. Informasi dari hasil tes dapat dipertimbangkan bersama kondisi kesehatan, pola makan, dan faktor lainnya saat menyusun pola diet yang lebih personal. Bila diperlukan, konsultasi lanjutan dilakukan untuk mengevaluasi perubahan pola makan dan gaya hidup.

Siapa yang Perlu Melakukan Tes Nutrigenomik?

Tes nutrigenomik bukanlah pemeriksaan yang wajib dilakukan oleh semua orang. Informasi genetik yang dihasilkan dari prosedur tes juga tidak dapat menggantikan pemeriksaan kesehatan atau menentukan kondisi tubuh secara menyeluruh.

Maka dari itu, tes ini biasanya dilakukan setelah muncul keluhan spesifik sehingga muncul kebutuhan untuk mengetahui laporan nutrigenomik. Hal ini membutuhkan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Secara umum, berikut ini golongan yang memerlukan tes nutrigenomik.

  • Jika Anda memiliki masalah dalam mengontrol berat badan, mengikuti tes nutrigenomik akan membantu mengidentifikasi profil diet Anda secara personal. Hal ini dikarenakan respons tubuh dalam menyerap nutrisi dan metabolisme tubuh setiap orang cenderung berbeda-beda.

  • Jika Anda memiliki risiko penyakit metabolik secara genetik seperti diabetes atau obesitas, mengikuti tes ini akan membantu Anda melakukan langkah preventif dalam mengatur pola makan yang mungkin memicu gen penyakit genetik menjadi aktif.

  • Bila Anda memiliki keluhan atas nutrisi tertentu seperti mual, kembung, atau perasaan tidak nyaman tanpa tahu apa penyebabnya, mengikuti tes ini akan mengetahui potensi alergi terhadap makanan tertentu.

  • Bila Anda fitness enthusiast atau sedang menjalani olahraga rutin, mengikuti pemeriksaan nutrigenomic akan membantu Anda mengetahui jenis olahraga yang mengoptimalkan tubuh dan apa pola diet yang mendukung kebutuhan olahraga secara personal.

  • Jika Anda ingin memiliki pola dan gaya hidup serta diet yang lebih sehat untuk jangka panjang, tes ini akan membantu Anda mencapai tujuan tersebut dengan memetakan pola hidup dan pola diet yang cocok secara personal untuk Anda.

Kenali Kebutuhan Nutrisi dari Profil Genetik

Mengenal tubuh adalah sebuah investasi. Dengan mengenal karakter genetik, Anda akan mengoptimalkan kemampuan tubuh dalam banyak aktivitas dan memaksimalkan penyerapan nutrisi dalam makanan. 

Untuk membantu mewujudkannya, personalized nutrition dapat dilakukan dengan tes nutrigenomik. Bumame menyediakan layanan pemeriksaan DNAset Lifestyle untuk membantu mengenal profil genetik Anda.

Pemeriksaan DNAset Lifestyle dilakukan dengan usap mukosa mulut atau buccal swab, yang akan memberi laporan lebih detail tentang pola makan. Cakupan tes ini adalah gambaran pola diet dan karakteristik genetik, risiko penyakit, jenis kulit, jenis olahraga, potensi alergi, hingga potensi diri yang akan bermanfaat untuk hidup Anda.

Pemeriksaan DNAset Lifestyle dari Bumame dimulai dari harga Rp5.400.000,00 sesuai dengan kebutuhan. Pemeriksaan dapat dilakukan secara home care dan walk-in. Segera lakukan konsultasi untuk penjelasan lebih lanjut.

Pahami Tubuh, Sesuaikan Gaya Hidup

Tren hidup sehat yang saat ini beredar di media sosial tentu menjadi hal yang baik bagi masyarakat. Namun, ternyata pola makan yang cocok untuk satu orang belum tentu memberikan respons yang sama pada orang lain.

Dalam hal ini, tes nutrigenomik dapat memberikan informasi tambahan mengenai variasi genetik yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap nutrisi, sehingga dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menerapkan pola makan dan gaya hidup yang lebih personal.

Meski begitu, profil genetik bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi kesehatan. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan kebiasaan sehat lainnya tetap perlu diperhatikan. Jadi, yuk, kenali kebutuhan tubuh dan buat pilihan gaya hidup yang sesuai dengan kondisi Anda.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Nutrisi Presisi, Indonesia Jaya.

  2. Horne, J. R., Mutch, D. M., Madill, J., Robitaille, J., Vohl, M.-C., & Nielsen, D. E. (2022). Guiding Global Best Practice in Personalized Nutrition Based on Genetics: The Development of a Nutrigenomics Care Map. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 122(2), 259–268.

  3. PKGM FK-KMK Universitas Gadjah Mada. (2022). Mengenal Personalized Nutrition: Pemanfaatan Teknologi Nutrigenetik.

  4. Braakhuis, A., Monnard, C. R., Ellis, A., & Rozga, M. (2020). Consensus Report of the Academy of Nutrition and Dietetics: Incorporating Genetic Testing into Nutrition Care.

  5. National Human Genome Research Institute. (2009). Promoting Safe and Effective Genetic Testing in the United States: Chapter 3.

  6. Bumame. (2024). Detoks Digital: Manfaat Mengurangi Waktu Layar untuk Kesehatan Mentalmu.

  7. Bumame. (2026). Menu Diet Tanpa Nasi: 30 Hari dan Tips Sehat. 

  8. Bumame. (2026). Apa itu Diabetes Mellitus? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mendeteksinya Sejak Dini.

  9. Bumame. (2025). Apa Itu Tes Kariotipe Kromosom? Pengertian dan Prosedur Pemeriksaan Kelainan Genetik Janin.

  10. Bumame. (2026). DNAset Lifestyle.

Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed

Frequently Asked Question

Apa yang dimaksud dengan tes nutrigenomik?
Tes nutrigenomik adalah pemeriksaan yang mempelajari variasi genetik dan kaitannya dengan respons tubuh terhadap nutrisi, pola makan, serta gaya hidup.
Apa manfaat pemeriksaan nutrigenomik untuk diet?
Pemeriksaan ini memberikan informasi mengenai respons tubuh terhadap nutrisi sebagai pertimbangan untuk menyusun pola makan yang lebih personal.
Apakah tes nutrigenomik bisa menentukan diet yang paling cocok?
Tes nutrigenomik tidak menentukan diet secara mutlak, tetapi memberikan informasi genetik yang dapat dipertimbangkan bersama kondisi kesehatan dan gaya hidup.
Bagaimana prosedur tes nutrigenomik dilakukan?
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel DNA melalui saliva atau usapan mukosa mulut, kemudian menganalisis variasi genetik untuk menghasilkan laporan nutrigenomik.
Siapa yang perlu melakukan tes nutrigenomik?
Tes dapat dipertimbangkan bagi orang dengan keluhan atau kebutuhan tertentu terkait nutrisi, risiko metabolik, olahraga, maupun keinginan menerapkan gaya hidup lebih personal.