Skrining kesehatan rutin penting dilakukan meski tanpa keluhan. Ketahui kapan waktu yang tepat memulai pemeriksaan kesehatan sesuai usia dan kondisi tubuh.
Apa Itu Skrining Kesehatan Rutin?
Skrining kesehatan rutin adalah rangkaian pemeriksaan medis yang dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi tubuh secara menyeluruh. Tujuan utama skrining adalah mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini, bahkan sebelum muncul keluhan atau gejala tertentu.
Skrining berbeda dengan pemeriksaan saat sakit. Pemeriksaan ini dilakukan justru ketika tubuh terasa sehat.
Berbeda dengan medical check up yang biasanya mengevaluasi kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh, skrining lebih berfokus pada pemeriksaan spesifik untuk mendeteksi risiko atau perubahan tertentu sejak dini.
Mengapa Skrining Kesehatan Perlu Dimulai Sejak Dini?
Banyak penyakit berkembang secara perlahan tanpa gejala di tahap awal, seperti gangguan gula darah, kolesterol tinggi, atau penurunan fungsi organ. Tanpa skrining, kondisi tersebut sering kali baru diketahui saat sudah berkembang lebih lanjut.
Melalui skrining kesehatan rutin, perubahan kecil pada tubuh dapat terdeteksi lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat.
Kapan Waktu yang Tepat Memulai Skrining Kesehatan?
1. Usia 20 Tahun
Di usia 20-an, tubuh sering terasa masih kuat dan jarang sakit. Justru karena itu, fase ini menjadi waktu paling ideal untuk memulai medical check up rutin sebagai langkah pencegahan jangka panjang. Pemeriksaan di usia ini berfungsi sebagai fondasi kesehatan untuk tahun-tahun berikutnya.
Pemeriksaan yang direkomendasikan di usia 20-an:
Pemeriksaan hormon & metabolisme dasar
Membantu memantau keseimbangan hormon, energi tubuh, serta perubahan mood dan metabolisme sejak dini.Pemeriksaan gula darah & profil metabolik
Untuk mendeteksi risiko gangguan metabolik yang sering muncul akibat pola makan dan gaya hidup modern.Pemeriksaan kolesterol dasar
Membantu memantau kesehatan pembuluh darah sejak usia muda.Pemeriksaan darah lengkap
Memberikan gambaran umum kondisi tubuh, termasuk tanda infeksi atau kekurangan nutrisi.
Tujuan utama:
Membangun dasar kesehatan sebagai pembanding di masa depan sekaligus mendeteksi risiko awal sejak dini.
2. Usia 30 Tahun
Memasuki usia 30-an, tanggung jawab dan aktivitas biasanya semakin padat. Jam kerja panjang, pola makan kurang teratur, stres, dan kurang istirahat sering dianggap hal biasa. Padahal, di fase inilah risiko penyakit metabolik mulai meningkat tanpa gejala yang jelas.
Medical check up di usia 30-an berperan penting untuk memastikan tubuh tetap terkendali di tengah gaya hidup yang semakin menantang.
Pemeriksaan yang direkomendasikan di usia 30-an:
Pemeriksaan Vitamin D & kesehatan tulang
Membantu menjaga energi tubuh, kekuatan tulang, serta keseimbangan mood dan metabolisme.Pemeriksaan skrining kanker
Meliputi panel penanda tumor seperti CEA, CA-125, CA 19-9, atau marker lain sesuai paket yang dipilih untuk membantu deteksi dini risiko kanker yang berbeda-beda seperti kanker ovarium, payudara, hati, dan lain-lain, sejak tahap awal.Pemeriksaan kolesterol lengkap & gula darah
Untuk memantau kesehatan jantung dan metabolisme secara lebih komprehensif.Pemeriksaan fungsi hati & ginjal
Membantu mengevaluasi kinerja organ vital di tengah gaya hidup aktif.
Tujuan utama:
Mendeteksi perubahan metabolik lebih awal dan menjaga tubuh tetap optimal di tengah tuntutan aktivitas yang meningkat.
3. Usia di Atas 40 Tahun
Memasuki usia 40-an, medical check up tidak lagi hanya berfungsi sebagai pencegahan, tetapi menjadi alat kontrol kesehatan jangka panjang. Di fase ini, berbagai risiko penyakit kronis mulai meningkat dan membutuhkan pemantauan yang lebih konsisten, meskipun tubuh terasa baik-baik saja.
Medical check up rutin membantu memastikan kondisi tubuh tetap stabil dan mencegah komplikasi yang dapat berdampak pada kualitas hidup.
Pemeriksaan yang direkomendasikan di usia 40-an:
Pemeriksaan gula darah dan HbA1c
untuk memantau kontrol gula darah jangka panjangPemeriksaan kolesterol lengkap
guna menilai risiko penyakit kardiovaskularPemeriksaan fungsi hati dan ginjal
sebagai indikator kesehatan organ vitalPemeriksaan tekanan darah
untuk mengantisipasi dan mengontrol risiko hipertensiPemeriksaan urine
sebagai pemeriksaan pendukung kondisi metabolik dan ginjalPemeriksaan tambahan sesuai rekomendasi medis
berdasarkan kondisi dan riwayat kesehatanPaket pemeriksaan jantung & kardiovaskular
Termasuk profil lipid lengkap dan parameter metabolik untuk menilai risiko penyakit jantung.Paket skrining kanker lanjutan
Pemeriksaan yang disesuaikan dengan usia dan riwayat kesehatan untuk deteksi dini.
Tujuan utama: Memantau kondisi tubuh secara menyeluruh, menjaga kestabilan kesehatan, dan mencegah komplikasi penyakit kronis agar aktivitas dan kualitas hidup tetap optimal.
Dengan medical check up rutin di usia 40-an, kesehatan tidak lagi bergantung pada gejala, melainkan pada data medis yang terukur dan dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Seberapa Sering Skrining Kesehatan Perlu Dilakukan?
Secara umum, skrining kesehatan disarankan dilakukan satu kali dalam setahun. Namun, frekuensi pemeriksaan dapat disesuaikan berdasarkan kondisi kesehatan dan rekomendasi tenaga medis.
Skrining Kesehatan di Bumame
Bumame menyediakan layanan skrining kesehatan dan medical check-up yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan proses yang nyaman dan hasil yang terpercaya.
FAQ Seputar Skrining Kesehatan Rutin
Q: Apakah skrining kesehatan perlu dilakukan meskipun tidak ada keluhan?
A: Ya. Skrining justru dianjurkan dilakukan saat tubuh terasa sehat untuk mendeteksi risiko sejak dini.
Q: Apakah skrining kesehatan harus selalu lengkap?
A: Tidak. Jenis skrining dapat disesuaikan dengan usia, kondisi tubuh, dan tujuan pemeriksaan.
Q: Apakah skrining kesehatan memerlukan puasa?
A: Beberapa pemeriksaan memerlukan puasa, seperti gula darah dan kolesterol. Informasi akan diberikan sebelum pemeriksaan.
Tidak ada kata terlalu cepat untuk mulai peduli pada kesehatan. Skrining kesehatan rutin membantu Anda mengenali kondisi tubuh lebih baik dan mengambil langkah pencegahan sebelum masalah muncul.
Mulai skrining kesehatan rutin Anda di Bumame dan jaga kesehatan sejak sekarang.
Lokasi Clinic Bumame:
Bumame Health Clinic Cideng:
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160Bumame Health Clinic TB Simatupang:
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550Bumame Health Clinic BSD:
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310Bumame Health Clinic Karawang:
Ruko Court Yard, Blk. C12 Jl. Galuh Mas Raya Blok VII-A No, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361























