Badan lelah terus meski tidur cukup, berat badan naik tanpa sebab jelas, atau jantung sering berdebar saat santai. Keluhan seperti ini kerap dianggap akibat kurang istirahat atau stres.
Kelenjar tiroid yang bekerja terlalu lambat atau terlalu cepat bisa memunculkan keluhan serupa. Tiroid yang kurang aktif, misalnya, sering berkembang pelan dan baru disadari setelah berbulan-bulan.
Artikel ini membahas pemeriksaan TSHs, dari kapan tes diminta, persiapan, hingga cara membaca hasil yang tinggi atau rendah.
Apa Itu Pemeriksaan TSHs?
Pemeriksaan TSHs adalah tes darah untuk mengukur kadar thyroid-stimulating hormone (TSH). Hormon ini dibuat oleh kelenjar hipofisis, kelenjar sebesar kacang polong di dasar otak. Tugasnya memberi perintah kepada kelenjar tiroid di leher agar membuat hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3).
Kedua hormon tiroid tersebut mengatur cara tubuh memakai energi. Bila kadarnya kurang, banyak fungsi tubuh melambat. Bila berlebih, fungsi tubuh berjalan lebih cepat. Karena itu, fungsi kelenjar tiroid menyentuh hampir semua organ, dari jantung dan pencernaan hingga otot, otak, dan tulang.
Hubungan hipofisis dan tiroid mirip termostat dan pemanas ruangan. Saat kadar T4 turun, hipofisis melepas lebih banyak TSH agar tiroid bekerja lebih keras. Saat T4 sudah cukup, pelepasan TSH dikurangi hingga berhenti.
Huruf "s" pada TSHs merujuk pada kata sensitif. Menurut Testing.com, laboratorium kini umumnya memakai tes TSH generasi ketiga yang mampu mendeteksi TSH hingga 0,01 mIU/L. Kepekaan ini membantu mengenali TSH yang sangat rendah, termasuk pada hipertiroid subklinis, yaitu saat TSH sudah tertekan sementara kadar T4 masih normal.
Alasan TSH Menjadi Tes Lini Pertama Fungsi Tiroid
American Thyroid Association menyebut pengukuran TSH sebagai cara awal yang dianjurkan untuk menilai fungsi tiroid. NIDDK dan Cleveland Clinic juga mencatat TSH biasanya diperiksa lebih dulu saat ada keluhan tiroid.
Alasannya, TSH bekerja seperti sistem peringatan dini. Kadarnya sering bergeser sebelum hormon tiroid dalam darah menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Meski begitu, TSH belum bisa menjelaskan penyebab gangguan. Bila hasilnya tidak normal, diperlukan setidaknya satu tes lain, umumnya free T4 (FT4), yaitu hormon T4 bebas yang siap masuk ke jaringan tubuh.
Kapan Dokter Meminta Pemeriksaan TSHs?
Dokter biasanya meminta tes ini saat keluhan, hasil pemeriksaan fisik, atau riwayat kesehatan mengarah ke gejala awal gangguan tiroid, misalnya pada kondisi berikut.
1. Gejala Hipotiroid atau Tiroid Kurang Aktif
Hipotiroid terjadi saat tiroid tidak menghasilkan cukup hormon. Keluhannya antara lain mudah lelah, berat badan naik, tidak tahan dingin, kulit dan rambut kering, sembelit, murung, serta haid banyak atau tidak teratur. Karena berkembang pelan, gejala hipotiroid sering tidak disadari dalam waktu lama.
2. Gejala Hipertiroid atau Tiroid Terlalu Aktif
Pada hipertiroid, kelenjar tiroid menghasilkan hormon secara berlebihan. Tandanya antara lain berat badan turun meski makan lebih banyak, jantung berdebar, tangan gemetar, sulit tidur, dan mudah berkeringat. Pada orang berusia di atas 60 tahun, gejalanya bisa berupa nafsu makan turun atau menarik diri, sehingga mudah disangka depresi atau demensia.
3. Benjolan atau Pembesaran di Leher
Pembesaran kelenjar tiroid atau gondok bisa membuat leher tampak bengkak dan menjadi salah satu penyebab benjolan di leher. Tes TSH bersama tes lain membantu dokter menilai benjolan pada tiroid, termasuk nodul yang jinak dan kemungkinan kanker tiroid. Bila perlu, dokter melanjutkan dengan USG dan biopsi jarum halus.
4. Memantau Pengobatan Tiroid
Orang yang minum obat hormon tiroid, misalnya karena hipotiroid atau setelah tiroid diangkat, perlu tes TSH berkala untuk menilai ketepatan dosis. Menurut Testing.com, TSH umumnya diperiksa ulang 6 sampai 8 minggu setelah obat dimulai atau dosis diubah. Pemantauan ini bagian dari pengobatan penyakit tiroid, yang umumnya bisa dikendalikan.
5. Kehamilan dan Program Hamil
Kehamilan memengaruhi kadar TSH, dan gangguan tiroid bisa muncul selama hamil. Hormon tiroid dibutuhkan untuk perkembangan otak janin, sehingga dokter bisa menyarankan pemeriksaan fungsi tiroid di awal kehamilan. Tes ini juga dianjurkan saat merencanakan kehamilan, sulit hamil, atau punya riwayat keguguran atau kelahiran prematur.
6. Skrining Bayi Baru Lahir
Menurut MedlinePlus, bayi baru lahir rutin menjalani skrining TSH untuk mendeteksi hipotiroid kongenital, yaitu kekurangan hormon tiroid sejak lahir. Hormon ini berperan dalam perkembangan otak, sehingga kondisinya perlu diketahui sejak dini. Jadwal pengambilan sampel mengikuti arahan tenaga kesehatan yang menangani persalinan.
7. Riwayat Keluarga atau Penyakit Autoimun
Hipotiroid dan hipertiroid sering disebabkan oleh penyakit autoimun, yaitu saat sistem imun keliru menyerang tiroid, seperti penyakit Hashimoto dan penyakit Graves. Karena itu, tes TSH berkala dianjurkan bagi orang dewasa dengan riwayat keluarga penyakit tiroid, penyakit autoimun, operasi tiroid, atau radiasi di leher. Bagi yang tanpa keluhan dan faktor risiko, manfaat skrining rutin masih diperdebatkan.
Persiapan Sebelum Tes TSHs
Persiapan pemeriksaan TSHs umumnya sederhana. Perhatikan beberapa hal berikut:
Puasa umumnya tidak diperlukan. Anda bisa makan dan minum seperti biasa. Bila dokter sekaligus meminta tes lain yang memerlukan puasa, ikuti petunjuk tes tersebut.
Sampaikan semua obat dan suplemen. Beberapa obat, misalnya golongan steroid, bisa menggeser kadar TSH. Tunggu arahan dokter sebelum menghentikan obat apa pun, termasuk obat tiroid.
Beri jeda untuk biotin. Suplemen biotin bisa membuat hasil tes tiroid tampak tidak normal padahal sebenarnya normal. American Thyroid Association menyarankan biotin tidak dikonsumsi selama 2 hari sebelum pengambilan darah.
Perhatikan jam pengambilan darah. TSH cenderung tinggi pada pagi hari dan lebih rendah pada sore hari, meski selisihnya biasanya kecil. Hal ini perlu diingat saat membandingkan beberapa hasil.
Bagaimana Prosedur Pemeriksaan TSHs?
Petugas mengambil sampel darah dari pembuluh di lengan dengan jarum kecil. Anda mungkin merasa sedikit perih, dan prosesnya biasanya kurang dari lima menit. Setelah itu, Anda bisa langsung beraktivitas. Risikonya kecil, umumnya berupa nyeri ringan atau memar yang cepat hilang. Dokter lalu membaca hasilnya bersama keluhan dan riwayat kesehatan Anda.
Cara Membaca Hasil TSH Tinggi, Rendah, dan Normal
Hasil TSH dilaporkan dalam mIU/L atau µIU/mL, dua satuan yang nilainya setara. Sebagai gambaran, Testing.com menyebut rentang umum untuk dewasa 20 tahun ke atas 0,40 sampai 4,50 mIU/L, sedangkan Cleveland Clinic mencantumkan 0,27 sampai 4,2 µIU/mL untuk usia 21 sampai 99 tahun. Perbedaan ini wajar karena nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter, jadi cocokkan hasil dengan rentang di laporan Anda. Saat hamil, dokter memakai rentang khusus untuk setiap trimester.
TSH tinggi umumnya berarti tiroid kurang aktif, sehingga hipofisis terus melepas TSH untuk mendorongnya. Penyebab yang sering ditemukan adalah penyakit Hashimoto. Bila TSH hanya sedikit tinggi dan FT4 normal, kondisinya disebut hipotiroid subklinis.
TSH rendah umumnya berarti tiroid terlalu aktif, misalnya karena penyakit Graves atau nodul yang menghasilkan hormon sendiri. Pada kasus yang jarang, TSH rendah berasal dari gangguan hipofisis.
Karena itu, TSH sebaiknya dibaca bersama FT4. Kehamilan dan pil KB menaikkan protein pengikat hormon tiroid sehingga kadar T4 total ikut naik, sedangkan FT4 tidak terpengaruh.
Gunakan tabel ini sebagai gambaran umum. Dokter menafsirkan hasil bersama riwayat dan pemeriksaan lain.
Faktor yang Bisa Memengaruhi Kadar TSH
Kadar TSH bisa tinggi atau rendah meski tiroid sehat. Sampaikan kondisi berikut kepada dokter:
Usia lanjut. TSH cenderung lebih tinggi pada orang berusia di atas 80 tahun. Menurut Cleveland Clinic, kebanyakan lansia dengan TSH sedikit tinggi tidak memiliki gangguan kesehatan terkait.
Sakit berat. Penyakit serius di luar tiroid bisa menurunkan TSH untuk sementara. Hasil saat itu perlu dibaca hati-hati.
Obat dan zat pewarna. Selain steroid dan biotin, pewarna fluorescein pada pemeriksaan angiografi bisa membuat TSH tampak rendah palsu. Testing.com menyarankan jeda setidaknya 3 hari sebelum tes.
Hasil tes tiroid lain. Kadar FT4 dan antibodi tiroid ikut menentukan cara dokter menafsirkan TSH, sehingga satu angka jarang dibaca sendirian.
Pemeriksaan TSHs di Bumame
Karena TSH sering berubah lebih dulu daripada hormon tiroid, tes ini menjadi langkah awal dokter untuk menilai kerja kelenjar tiroid.
Di Bumame, pemeriksaan TSHs dilakukan dari sampel darah. Bila dokter ingin membaca TSH bersama FT4, tersedia pula Paket Hormon Tiroid yang berisi TSHs dan Free T4. Untuk pertanyaan seputar persiapan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?
Bicarakan dengan dokter bila lelah berkepanjangan, berat badan berubah tanpa sebab, jantung berdebar, atau tidak tahan panas maupun dingin tidak kunjung membaik. Periksakan juga benjolan atau pembengkakan di leher.
Bila Anda punya riwayat penyakit tiroid dan sedang hamil atau merencanakan kehamilan, sampaikan sejak awal. Hasil TSH di luar rentang rujukan juga perlu dibahas, karena dokter memerlukan tes lain untuk mencari penyebabnya.
Kenali Kerja Tiroid Anda Lebih Awal
Pemeriksaan TSHs adalah tes darah sederhana yang memberi gambaran awal tentang kerja kelenjar tiroid. Angkanya bermakna saat dibaca bersama FT4, keluhan, dan riwayat kesehatan Anda. Semakin dini diketahui, semakin luas pilihan penanganannya.
Jika ada pertanyaan seputar pemeriksaan hormon tiroid, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
American Thyroid Association. Thyroid Function Tests. Retrieved 23 September 2026 from https://www.thyroid.org/thyroid-function-tests/
MedlinePlus. TSH (Thyroid-stimulating hormone) Test: MedlinePlus Medical Test. Retrieved 23 September 2026 from https://medlineplus.gov/lab-tests/tsh-thyroid-stimulating-hormone-test/
Testing.com. TSH Test: Order a Thyroid Blood Test Online. Retrieved 23 September 2026 from https://www.testing.com/tests/thyroid-stimulating-hormone-tsh/
Cleveland Clinic. TSH (Thyroid-Stimulating Hormone) Levels: Symptoms. Retrieved 23 September 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/23524-thyroid-stimulating-hormone-tsh-levels
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Thyroid Tests. Retrieved 23 September 2026 from https://www.niddk.nih.gov/health-information/diagnostic-tests/thyroid
Ditinjau secara medis oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed
