Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Cara Menghilangkan Mata Panda Sesuai Jenis dan Penyebabnya
Kembali ke Artikel & Berita

Cara Menghilangkan Mata Panda Sesuai Jenis dan Penyebabnya

SBATips Kesehatan

Tidur sudah cukup, tetapi lingkaran gelap di bawah mata tetap terlihat saat bercermin pagi hari. Banyak orang lalu mencoba irisan timun, kompres es, atau berganti-ganti krim mata, dan kecewa karena hasilnya tidak kunjung tampak.

Mata panda umumnya tidak berbahaya. Penyebabnya beragam, sebagian berasal dari kebiasaan yang bisa diubah, sebagian lagi dari keturunan dan struktur kulit di sekitar mata. Cara yang membantu satu jenis belum tentu berguna untuk jenis lainnya.

Artikel ini membahas penyebab mata panda, cara membedakan jenisnya, langkah harian, perawatan di dokter kulit, dan tanda yang perlu diperiksakan.

Apakah Mata Panda Bisa Hilang Sepenuhnya?

Mata panda adalah sebutan awam untuk lingkaran gelap di bawah mata. Lingkaran gelap yang berasal dari pigmen disebut hiperpigmentasi periorbital, yaitu penumpukan pigmen warna kulit di sekitar mata. Keluhan ini umum dijumpai, baik pada remaja maupun lansia.

Jawabannya bergantung pada penyebab. Lingkaran gelap karena kurang tidur, sembap, atau alergi biasanya membaik setelah pemicunya ditangani. Contohnya, allergic shiners, yaitu lingkaran gelap akibat hidung tersumbat karena alergi, umumnya hilang dalam beberapa minggu setelah alerginya diobati.

Mata panda yang berasal dari pigmen bawaan, kulit kelopak yang tipis, atau cekungan di bawah mata lebih sulit diatasi. Jenis ini sering diturunkan dalam keluarga dan cenderung makin jelas seiring usia. Perawatan medis bisa menyamarkannya, meski perbaikannya sering hanya sebagian.

Mengapa Kulit di Bawah Mata Mudah Tampak Gelap?

Kulit kelopak mata bagian bawah tipis dan agak tembus pandang, sehingga pembuluh darah dan otot di bawahnya mudah membayang. Penyebabnya bisa dibagi menjadi faktor bawaan yang sulit diubah dan pemicu yang bisa dikendalikan.

Faktor Bawaan dan Perubahan Seiring Usia

Lingkaran gelap di bawah mata sering diwariskan dari orang tua, dan orang dengan warna kulit lebih gelap juga lebih mudah mengalaminya. Jenis ini bisa tetap terlihat meski Anda sudah tidur cukup.

Pembuluh darah yang letaknya dekat permukaan membuat area bawah mata tampak kebiruan atau keunguan. Seiring usia, kulit di sekitar mata makin tipis dan kurang lentur, sehingga pembuluh darah makin terlihat.

Usia juga mengurangi jaringan lemak di bawah mata. Cekungan yang terbentuk menimbulkan bayangan, khususnya di bawah lampu yang menyorot dari atas. Jaringan penyangga kelopak yang melemah juga membuat lemak bergeser ke depan dan membentuk kantung mata.

Pemicu dari Kebiasaan dan Kondisi Kesehatan

  • Kurang tidur dan kurang minum. Kelelahan dan kurang tidur membuat bayangan di bawah mata lebih terlihat, sementara kekurangan cairan membuat mata tampak cekung. Hubungan kurang tidur dengan pigmen gelap sendiri belum terbukti kuat secara klinis, sehingga tidur cukup lebih berperan pada jenis bayangan dan sembap.

  • Alergi, pilek, dan hidung tersumbat. Alergi seperti rinitis alergi bisa memunculkan allergic shiners yang tampak seperti memar. Anak dengan alergi lebih sering mengalaminya daripada orang dewasa. Pilek, flu, dan sinusitis juga bisa memunculkan lingkaran gelap di bawah mata.

  • Peradangan kulit dan kebiasaan menggosok mata. Dermatitis atau peradangan kulit, seperti dermatitis atopik dan dermatitis kontak, bisa meninggalkan warna gelap setelah peradangannya mereda. Menggosok dan menggaruk area mata saat gatal juga bisa memicu warna gelap serupa.

  • Sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet (UV) memperparah pigmen di bawah mata. Pigmen berlebih di area ini termasuk hiperpigmentasi, kelompok perubahan warna kulit yang juga mencakup flek hitam di wajah.

  • Merokok dan alkohol. Merokok bisa mempercepat hilangnya kolagen, protein yang menguatkan kulit, sehingga kulit bawah mata makin tipis dan pembuluh darah makin terlihat. Alkohol juga termasuk pemicu kantung mata, sehingga berhenti merokok dan membatasi alkohol ikut membantu.

Obat tetes penurun tekanan bola mata golongan analog prostaglandin, yang dipakai pada glaukoma, juga bisa menggelapkan kulit di sekitar mata. Bila Anda memakainya, bicarakan perubahan warna ini dengan dokter dan tetap gunakan obat sesuai anjuran sampai ada arahan baru.

Cokelat, Kebiruan, atau Bayangan? Ciri Tiap Jenis Mata Panda

Warna dan bentuk lingkaran gelap memberi petunjuk awal tentang penyebabnya. Banyak orang memiliki lebih dari satu jenis sekaligus.

Jenis

Ciri yang Terlihat

Pemicu yang Umum

Langkah yang Bisa Membantu

Pigmen

Cokelat hingga kehitaman, tetap terlihat saat kulit diregangkan perlahan

Keturunan, sinar UV, bekas peradangan kulit

Tabir surya, kacamata hitam, perawatan dokter kulit

Pembuluh darah

Kebiruan hingga keunguan, warnanya makin dalam saat kulit diregangkan

Kulit tipis, alergi, hidung tersumbat

Kompres dingin, kendalikan alergi, terapi laser

Bayangan

Gelap karena cekungan, memudar saat kulit diregangkan dan makin jelas di bawah lampu dari atas

Penuaan, keturunan, merokok

Concealer atau filler dari dokter

Sembap

Kelopak bawah menggembung, sering setelah bangun tidur atau makan makanan asin

Garam berlebih, kurang tidur, alergi

Bantal tambahan, batasi garam, kompres dingin

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Dokter biasanya menanyakan riwayat kesehatan dan keluarga, lalu memeriksa area bawah mata secara langsung, termasuk meregangkan kulitnya dengan lembut. Dokter juga bisa memakai lampu Wood, yaitu lampu dengan sinar UV khusus, untuk menilai seberapa dalam letak pigmen. Diagnosis yang tepat tidak selalu mudah, jadi anggap pengamatan di cermin sebagai catatan awal.

Langkah Harian untuk Menyamarkan Lingkaran Gelap

Kebiasaan berikut membantu jenis mata panda yang dipicu gaya hidup dan menjaga jenis bawaan agar tidak makin gelap:

  • Cukupi waktu tidur. Sebagian besar ahli menyarankan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap hari. Durasi ini perlu dibarengi tidur yang berkualitas, dan jam tidur normal setiap kelompok usia bisa berbeda. Bila sulit tidur terus berulang, keluhan ini bisa mengarah ke gangguan tidur yang perlu dinilai dokter.

  • Kompres dingin. Basahi kain bersih dengan air dingin, lalu tempelkan di sekitar mata selama beberapa menit dengan tekanan lembut. Bila memakai es, bungkus dengan handuk tipis dan batasi hingga 10 menit setiap kali. Rasa dingin membantu mengurangi sembap dan menyamarkan pembuluh darah yang membayang, dan irisan timun dingin bisa memberi efek serupa.

  • Cegah cairan menumpuk di malam hari. Tidur dengan bantal tambahan, serta mengurangi makanan asin dan minum banyak menjelang tidur, membantu mencegah cairan mengumpul di sekitar mata. Tetap cukupi kebutuhan cairan sepanjang hari agar mata tidak tampak cekung.

  • Lindungi area mata dari matahari. Gunakan tabir surya spektrum luas di wajah dan kacamata hitam yang menahan sinar UV saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini membantu menjaga pigmen agar tidak makin gelap.

  • Kendalikan alergi dan hindari menggosok mata. Jauhi pemicu alergi, termasuk bantal bulu atau hewan peliharaan yang tidur di kasur. Saat mata terasa gatal, coba kompres dingin sebagai pengganti menggosok, dan bicarakan obat alergi dengan dokter bila keluhan sering kambuh.

Untuk jenis bawaan yang sulit hilang, concealer menjadi cara praktis untuk menutup bayangan sehari-hari. Oleskan di area yang gelap atau cekung, dan hindari menumpuknya di bagian kelopak yang menggembung. Perlu diingat, banyak produk di pasaran belum terbukti efektif untuk mata panda, dan kulit kelopak yang sensitif bisa mengalami iritasi akibat produk berbahan aktif kuat.

Pilihan Perawatan Medis bila Mata Panda Menetap

Bila lingkaran gelap bertahan meski kebiasaan sudah diperbaiki, dokter spesialis kulit bisa menyusun perawatan sesuai penyebabnya.

Untuk jenis pigmen, dokter bisa meresepkan krim pencerah atau krim golongan retinoid. Hasilnya baru terlihat setelah pemakaian rutin selama beberapa bulan, dan pigmen yang letaknya dalam umumnya kurang merespons krim. Pengelupasan kimia atau chemical peel membantu memudarkan pigmen di lapisan atas kulit dan garis halus.

Terapi laser atau intense pulsed light (IPL) dipilih sesuai sasaran, misalnya pigmen atau pembuluh darah yang membayang. Dokter sering menggabungkan beberapa tindakan sekaligus.

Cekungan yang menimbulkan bayangan bisa diisi dengan suntikan filler seperti asam hialuronat atau lemak dari tubuh sendiri. Untuk kantung mata yang menonjol, dokter bisa merujuk Anda untuk blefaroplasti, yaitu operasi untuk mengangkat atau memindahkan kelebihan lemak, kulit, dan otot di kelopak.

Teknik yang kurang tepat justru bisa membuat lingkaran gelap tampak lebih jelas, jadi pilih dokter berpengalaman dan diskusikan hasil yang realistis sebelum memulai.

Kapan Lingkaran Gelap Menjadi Alasan untuk ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter bila mata panda disertai salah satu kondisi berikut:

  • Tidak membaik setelah beberapa minggu. Lingkaran gelap yang bertahan lebih dari beberapa minggu, atau yang muncul pada musim tertentu, perlu dinilai dokter. Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan memeriksa Anda, lalu bisa menyarankan tes alergi bila pemicunya diduga alergi.

  • Bengkak yang nyeri, gatal, atau merah. Bengkak di area mata dengan keluhan seperti ini, atau yang tidak kunjung hilang, sebaiknya diperiksa dokter mata. Kelopak mata bengkak yang menetap juga bisa berkaitan dengan kondisi di luar kulit, misalnya penyakit tiroid.

  • Disertai pucat dan mudah lelah. Wajah pucat, cepat lelah, jantung berdebar, atau mudah sesak napas termasuk ciri-ciri anemia. Dokter bisa memastikannya lewat tes darah lengkap.

  • Kulit kelopak sering gatal. Gatal yang terus digaruk perlu dicari penyebabnya. Peradangan yang berulang bisa meninggalkan warna gelap.

Bila mata panda muncul bersama rasa lelah yang berkepanjangan, pemeriksaan kesehatan atau medical check up membantu dokter melihat kondisi tubuh Anda secara menyeluruh.

Pahami Jenisnya, lalu Pilih Cara yang Sesuai

Mata panda karena kurang tidur, sembap, atau alergi bisa memudar dengan tidur cukup, kompres dingin, dan pengendalian alergi. Jenis bawaan lebih realistis untuk disamarkan lewat perlindungan dari matahari, riasan, atau perawatan di dokter kulit.

Mulailah dari satu kebiasaan, misalnya tidur lebih awal malam ini, lalu amati perubahannya selama beberapa minggu. Bila Anda ingin berdiskusi soal pemeriksaan kesehatan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI (Galuh Novi Wulandari, RS Jiwa Prof. Dr. Soeroyo Magelang). 5 Cara Alami Kurangi Mata Panda.

  2. Puskesmas Kuta Selatan, Pemerintah Kabupaten Badung. 5 Penyebab Mata Panda dan Cara Menghilangkannya.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Anemia.

  4. DermNet (Brian Wu, Amanda Oakley). Dark Circles Under the Eyes.

  5. American Academy of Ophthalmology (Kierstan Boyd, reviewed by Rona Z Silkiss, MD). How to Get Rid of Bags Under the Eyes.

  6. Cleveland Clinic. Allergic Shiners: Causes, Symptoms & Treatment.

  7. Sarkar R, Ranjan R, Garg S, Garg VK, Sonthalia S, Bansal S. The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Periorbital Hyperpigmentation: A Comprehensive Review.

  8. Vrcek I, Ozgur O, Nakra T. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. Infraorbital Dark Circles: A Review of the Pathogenesis, Evaluation and Treatment.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Apakah mata panda bisa hilang total?

Mata panda karena kurang tidur, sembap, atau alergi biasanya membaik setelah pemicunya ditangani. Sementara itu, mata panda akibat faktor keturunan, pigmen bawaan, kulit tipis, atau cekungan di bawah mata umumnya lebih sulit dihilangkan dan hanya bisa disamarkan.

Kenapa mata panda tetap ada padahal tidur sudah cukup?

Lingkaran gelap di bawah mata juga bisa disebabkan faktor keturunan, kulit kelopak yang tipis, cekungan di bawah mata, alergi, atau paparan sinar matahari. Karena itu, tidur cukup saja belum tentu menghilangkan mata panda.

Bagaimana cara mengetahui jenis mata panda?

Mata panda berwarna cokelat hingga kehitaman umumnya berkaitan dengan pigmen, sedangkan warna kebiruan atau keunguan dapat menunjukkan pembuluh darah yang membayang. Lingkaran gelap akibat cekungan biasanya memudar saat kulit diregangkan perlahan. Dokter dapat membantu memastikan penyebabnya melalui pemeriksaan langsung.

Apakah kompres dingin bisa menghilangkan mata panda?

Kompres dingin membantu mengurangi sembap dan menyamarkan pembuluh darah yang membayang di bawah mata. Namun, untuk mata panda akibat pigmen atau cekungan, kompres dingin saja biasanya tidak cukup sehingga diperlukan langkah lain sesuai penyebabnya.

Kapan mata panda perlu diperiksakan ke dokter?

Periksakan mata panda yang tidak membaik setelah beberapa minggu, disertai bengkak yang nyeri, gatal, atau merah, maupun muncul bersama wajah pucat dan mudah lelah. Pemeriksaan membantu dokter mencari kemungkinan penyebab, termasuk alergi, peradangan kulit, atau anemia.