Bercak cokelat tipis di celana dalam beberapa hari menjelang jadwal haid sering dikira haid yang datang lebih awal. Pada sebagian perempuan, bercak seperti ini justru muncul di awal kehamilan.
Sebagian flek di awal kehamilan tergolong ringan dan berhenti sendiri. Meski begitu, warna dan jumlahnya saja belum cukup untuk menilai kondisi kehamilan. Bila bercak berubah menjadi perdarahan yang membasahi pembalut, atau disertai nyeri perut hebat, nyeri di ujung bahu, pusing, atau pingsan, segera ke IGD.
Artikel ini membahas ciri flek yang umum, bedanya dengan haid, kondisi yang perlu disingkirkan dokter, dan catatan yang membantu saat konsultasi.
Seperti Apa Flek Saat Hamil Muda?
Salah satu flek yang umum di awal kehamilan adalah bercak darah ringan yang muncul ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel di dinding rahim. Proses ini disebut implantasi, sehingga bercaknya dikenal sebagai perdarahan implantasi atau flek implantasi. Kemenkes menyebut flek ini biasanya muncul 6 sampai 12 hari setelah pembuahan dan berlangsung maksimal 3 hari.
Flek ini bisa menjadi salah satu ciri awal kehamilan. Cleveland Clinic memperkirakan sekitar 1 dari 4 ibu hamil mengalaminya, dengan ciri yang biasanya tampak sebagai berikut:
Warna merah muda atau cokelat. Bercaknya bisa berwarna merah muda, cokelat, hingga cokelat tua. Darah merah terang atau merah gelap biasanya mengarah ke penyebab lain.
Jumlahnya sedikit. Flek biasanya terlihat sebagai noda di celana dalam atau di tisu saat Anda membersihkan area kewanitaan. Jumlahnya tidak sampai membasahi pembalut, sehingga pantyliner umumnya sudah cukup.
Tidak bergumpal. Alirannya lebih mirip keputihan saat hamil yang bernoda dibandingkan darah haid. Darah yang bergumpal biasanya berasal dari penyebab lain.
Berlangsung singkat. Flek bisa hilang dalam beberapa jam dan biasanya berhenti sendiri dalam sekitar dua hari. Flek yang terus berlanjut atau makin banyak perlu dinilai dokter.
Kram ringan atau tanpa kram. Sebagian perempuan merasakan kram yang lebih ringan dibandingkan kram haid. Kram yang kuat atau nyeri yang menetap perlu segera dikonsultasikan.
Flek Hamil atau Haid, Bagaimana Membedakannya?
Flek implantasi bisa muncul mendekati jadwal haid, sehingga mudah dikira haid yang jumlahnya sedikit. Kram ringan yang menyertainya juga mirip tanda mau haid. Tabel berikut merangkum ciri menurut Cleveland Clinic.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Pola keduanya bisa tumpang tindih. Bandingkan juga dengan siklus menstruasi normal Anda. Bila haid biasanya teratur dan yang keluar kali ini jauh lebih sedikit, catat tanggalnya dan konsultasikan bila ragu.
Waktu tes juga berpengaruh. Cleveland Clinic menyarankan menunggu sampai flek berhenti dan Anda yakin sudah telat haid agar hasil tes kehamilan lebih akurat.
Apa Saja Penyebab Flek di Awal Kehamilan?
NHS mencatat beberapa penyebab flek di awal kehamilan, dan sebagian tergolong ringan:
Penempelan sel telur di rahim. Flek implantasi termasuk penyebab yang umum dan berhenti sendiri. Cleveland Clinic menyebut flek ini tidak membahayakan ibu maupun janin.
Perubahan pembuluh darah di leher rahim. Selama hamil, pembuluh darah di serviks atau leher rahim berubah sehingga lebih mudah berdarah. Flek setelah hubungan seksual bisa berasal dari sini dan umumnya tidak serius.
Infeksi. Infeksi saluran kemih atau infeksi menular seksual juga bisa memicu flek. Infeksi perlu diobati sesuai penyebabnya, jadi flek yang disertai keluhan lain sebaiknya diperiksakan.
Penyebab lain membutuhkan penanganan dokter. Kemenkes menyebut perdarahan di usia kehamilan muda bisa menjadi tanda keguguran, hamil anggur, atau kehamilan di luar kandungan yang terganggu. Perdarahan saat hamil muda yang lebih banyak dari bercak perlu segera dinilai.
1. Keguguran
Ayo Sehat Kemenkes menyebut perdarahan sebagai salah satu gejala utama keguguran di awal kehamilan, walau flek ringan tidak selalu berarti keguguran. Kemenkes menjelaskan perdarahan patut dicurigai sebagai tanda keguguran bila disertai nyeri hebat di perut bagian bawah serta keluarnya jaringan atau gumpalan dari vagina. Kondisi ini perlu segera ditangani di fasilitas kesehatan.
2. Kehamilan di Luar Kandungan
Kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan terjadi ketika sel telur yang dibuahi menempel di luar rahim, umumnya di tuba falopi atau saluran telur. Menurut NHS, gejalanya cenderung muncul pada minggu ke-4 sampai ke-12 kehamilan, berupa nyeri di satu sisi perut bawah, perdarahan atau cairan cokelat encer dari vagina, nyeri di ujung bahu, atau rasa tidak nyaman saat buang air.
Cairan cokelat ini mudah dikira flek biasa, jadi NHS menyarankan segera mencari bantuan medis bila gejala tersebut muncul, bahkan sebelum tes kehamilan positif.
3. Hamil Anggur
Hamil anggur atau mola hidatidosa adalah kondisi langka ketika jaringan yang seharusnya menjadi plasenta tumbuh tidak normal. Menurut Kemenkes, perdarahannya di awal kehamilan terkadang mirip flek implantasi atau dikira haid. Ciri-ciri hamil anggur lainnya meliputi mual dan muntah yang sangat berat serta perut yang tampak lebih besar dari usia kehamilan.
Kapan Flek Perlu Diperiksakan ke IGD atau Dokter?
Segera ke IGD bila flek atau perdarahan saat hamil disertai tanda berikut:
Perdarahan banyak atau bergumpal. NHS menyebut perdarahan yang membasahi pembalut tak lama setelah dipakai sebagai tanda darurat. Keluarnya gumpalan atau jaringan dari vagina juga perlu segera diperiksa.
Nyeri perut hebat. Nyeri yang membuat Anda sulit beraktivitas perlu penanganan segera. Nyeri tajam dan mendadak yang disertai pusing bisa menandakan saluran telur yang pecah pada kehamilan di luar kandungan.
Nyeri di ujung bahu. Keluhan ini terasa jauh dari perut sehingga mudah terlewat. NHS mencatatnya sebagai salah satu gejala kehamilan di luar kandungan.
Pusing, pingsan, atau pucat. Ayo Sehat Kemenkes mencantumkan ketiganya sebagai gejala perdarahan pada ibu hamil. NHS juga menyebut mual, rasa sangat pusing, atau pingsan saat berdarah sebagai tanda darurat.
Untuk flek ringan tanpa nyeri atau dengan nyeri ringan, NHS tetap menyarankan meminta saran tenaga kesehatan. Hubungi dokter kandungan atau bidan yang memeriksa kehamilan Anda, khususnya bila flek berlangsung lebih dari beberapa hari, makin banyak, atau disertai kram.
Catatan yang Membantu Dokter Menilai Flek
Catatan yang rapi membantu dokter menilai flek lebih cepat. Siapkan informasi berikut sebelum konsultasi:
Warna dan jumlah. Tulis warna flek dan berapa pantyliner atau pembalut yang terpakai dalam sehari. Jumlah pembalut memberi gambaran yang lebih jelas dibandingkan perkiraan.
Tanggal dan lama. Catat kapan flek mulai dan berhenti, hari pertama haid terakhir (HPHT), serta hasil tes kehamilan bila sudah ada. Cleveland Clinic menyebut kadar hormon kehamilan bisa tampak rendah bila tanggal haid terakhir tidak diketahui dengan tepat.
Keluhan yang menyertai. Perhatikan kram, nyeri di satu sisi perut, nyeri bahu, pusing, atau mual dan muntah berat. Keluhan ini membantu dokter membedakan flek implantasi dari kondisi lain.
Pemicu. Sampaikan bila flek muncul setelah hubungan seksual. Informasi ini membantu dokter menilai kemungkinan sumber dari leher rahim.
Pemeriksaan yang Biasanya Dilakukan Dokter
Menurut NHS dan Ayo Sehat Kemenkes, dokter bisa memulai dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan bagian dalam vagina untuk mencari asal perdarahan.
Dokter juga bisa meminta USG lewat perut atau lewat vagina (USG transvaginal). Pemeriksaan ini membantu memastikan kehamilan, melihat letaknya, dan memperkirakan usianya. Tes darah saat hamil bisa mencakup kadar hormon kehamilan dan, bila perlu, tes koagulasi untuk menilai pembekuan darah.
Peran Tes Beta-hCG Darah dalam Menilai Flek
Hormon kehamilan atau hCG dibuat oleh plasenta selama kehamilan. Menurut Cleveland Clinic, kadarnya naik hampir dua kali lipat setiap tiga hari pada 8 sampai 10 minggu pertama. Bila kadarnya tampak rendah untuk usia kehamilan, dokter biasanya memeriksa ulang dalam dua atau tiga hari. Kadar yang rendah atau menurun bisa berkaitan dengan keguguran atau kehamilan di luar kandungan, sedangkan kadar yang jauh lebih tinggi bisa mengarah ke hamil anggur atau kehamilan kembar.
Pada flek di awal kehamilan, perubahan kadar hCG dari waktu ke waktu membantu dokter menilai perkembangan kehamilan. Bila dokter meminta pemeriksaan ini, Bumame menyediakan B-HCG (serum), yang menurut halaman produknya mengukur hormon beta-hCG dalam darah dan mendukung keputusan pemantauan kehamilan bersama dokter kandungan. Tes ini tidak memerlukan puasa dan bisa dilakukan secara Walk In maupun Home Care. Hasilnya keluar dalam lebih dari 1x24 jam, sehingga flek dengan tanda darurat tetap ditangani di IGD. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Penanganan Flek Sesuai Penyebabnya
Penanganan flek bergantung pada penyebabnya. Flek implantasi tidak memerlukan pengobatan karena berhenti sendiri pada kehamilan yang sehat. Infeksi diobati sesuai jenisnya. Keguguran, kehamilan di luar kandungan, dan hamil anggur ditangani dokter kandungan dengan pilihan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Menjaga Kehamilan Awal Tetap Terpantau
Tidak semua penyebab flek bisa dicegah. Ayo Sehat Kemenkes menganjurkan pemeriksaan kehamilan secara teratur, pola makan sehat, dan olahraga yang aman selama hamil. Kemenkes menyebut hamil anggur, misalnya, bisa terdeteksi lewat pemeriksaan rutin kehamilan.
Ayo Sehat juga menganjurkan menjauhi rokok dan minuman beralkohol selama hamil. NHS mencatat merokok sebagai salah satu faktor risiko kehamilan di luar kandungan.
Kenali Polanya, Konsultasikan Lebih Awal
Flek implantasi umumnya ringan dan berhenti sendiri. Catatan tentang warna, jumlah, dan keluhan yang menyertai membantu dokter menilai flek lebih cepat. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan kehamilan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Cleveland Clinic. Implantation Bleeding: Causes, Symptoms & What to Expect.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Keguguran.
NHS. Vaginal Bleeding in Pregnancy.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Pendarahan Ibu.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Tanda-Tanda Bahaya pada Ibu Hamil.
NHS. Ectopic Pregnancy.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Saat Kehamilan Tak Berkembang Normal: Mengenal Ciri Hamil Anggur.
Cleveland Clinic. Human Chorionic Gonadotropin (hCG): Purpose & Levels.
Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing
Frequently Asked Question
Flek hamil muda warnanya seperti apa?
Flek implantasi umumnya berwarna merah muda, cokelat, atau cokelat tua dengan jumlah sedikit. Bercak biasanya tidak bergumpal dan hanya terlihat di celana dalam atau tisu. Namun, warna saja tidak cukup untuk memastikan kondisi kehamilan.
Berapa lama flek saat hamil muda biasanya berlangsung?
Flek implantasi dapat berlangsung beberapa jam hingga sekitar dua hari. Kemenkes menyebut durasinya biasanya maksimal tiga hari. Jika flek berlangsung lebih lama, semakin banyak, atau disertai nyeri, segera konsultasikan dengan dokter.
Apa perbedaan flek hamil muda dan darah haid?
Flek implantasi biasanya berupa bercak merah muda atau kecokelatan dalam jumlah sedikit, tanpa gumpalan, dan berlangsung singkat. Darah haid umumnya lebih banyak dan dapat disertai gumpalan. Karena cirinya bisa tumpang tindih, pemeriksaan diperlukan bila ragu.
Kapan flek saat hamil muda harus segera diperiksa ke IGD?
Segera ke IGD jika perdarahan membasahi pembalut dengan cepat, keluar gumpalan atau jaringan, atau disertai nyeri perut hebat, nyeri di ujung bahu, pusing, maupun pingsan. Gejala tersebut dapat menandakan kondisi serius, termasuk kehamilan ektopik.
Apakah tes kehamilan bisa dilakukan saat masih mengalami flek?
Tes kehamilan dapat dilakukan, tetapi Cleveland Clinic menyarankan menunggu hingga flek berhenti dan menstruasi terlambat agar hasil lebih akurat. Jika flek disertai tanda bahaya, jangan menunda pemeriksaan medis demi menunggu hasil tes.
