Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Emfisema Adalah: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Dokter Memastikannya
Kembali ke Artikel & Berita

Emfisema Adalah: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Dokter Memastikannya

ab3bf4ca-8ed2-4d91-a98c-d07a51e0fc3dVaksin Others

Dulu, naik tangga dua lantai terasa ringan. Kini, seseorang harus berhenti di tengah tangga untuk mengatur napas, dan batuk berdahak muncul hampir tiap pagi. Keluhan ini sering dianggap tanda usia atau batuk khas perokok.

Perubahan pelan seperti ini bisa berasal dari emfisema. Kerusakan parunya menetap, tetapi diagnosis dan pengobatan yang lebih awal membantu memperlambat perjalanannya.

Artikel ini membahas pengertian, penyebab, dan gejala emfisema, bedanya dengan bronkitis kronis dan asma, hingga cara dokter memastikannya.

Apa Itu Emfisema?

Emfisema adalah penyakit paru jangka panjang yang merusak dinding alveolus, yaitu kantong udara kecil di ujung saluran napas. Di kantong inilah oksigen masuk ke darah dan karbon dioksida dilepaskan, bagian inti dari fungsi paru-paru.

Kantong udara yang sehat bersifat lentur, mengembang saat menarik napas dan membantu mendorong udara keluar. Pada emfisema, dindingnya rusak dan pecah sehingga banyak kantong kecil menyatu menjadi rongga besar. Permukaan untuk menyerap oksigen pun berkurang, sementara udara lama terperangkap dan menyisakan sedikit ruang untuk udara segar.

Emfisema adalah satu dari dua bentuk utama penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Bentuk lainnya, bronkitis kronis, adalah peradangan jangka panjang pada saluran napas, dan kebanyakan orang dengan PPOK memiliki campuran keduanya.

Penyebab Emfisema yang Perlu Diketahui

Emfisema muncul akibat paparan zat iritan di udara selama bertahun-tahun, yang memicu peradangan dan perlahan merusak jaringan paru. Sumbernya antara lain:

  • Asap rokok. Rokok adalah penyebab utama emfisema. Risikonya naik seiring lama merokok dan jumlah rokok yang diisap, dan tetap ada pada mantan perokok. Menghirup asap rokok orang lain juga menaikkan risiko.

  • Polusi udara. Asap kendaraan, kabut asap, dan asap tungku kayu di rumah ikut merusak paru. NHLBI mencatat peran polusi udara pada PPOK jauh lebih besar di negara berkembang dibanding negara maju.

  • Debu dan uap di tempat kerja. Uap bahan kimia serta debu biji-bijian, kapas, kayu, atau tambang ikut merusak paru pekerja. Risikonya makin tinggi bila pekerja tersebut juga merokok.

  • Faktor keturunan. Pada kasus yang jarang, pemicunya adalah defisiensi alfa-1 antitripsin, yaitu kekurangan protein pelindung paru yang diturunkan dalam keluarga. Pada kondisi ini, gejala biasanya muncul di usia lebih muda.

Siapa yang Lebih Berisiko Terkena Emfisema?

Selain paparan di atas, usia ikut menentukan risiko. Pada kebanyakan orang, gejala baru muncul setelah usia 40 tahun, dan NHLBI mencatat angka PPOK pada usia 40-an sudah lebih tinggi dibanding populasi umum.

Riwayat emfisema, PPOK, atau defisiensi alfa-1 antitripsin dalam keluarga juga bisa menandakan kerentanan yang diturunkan. Mayo Clinic menyebut faktor genetik lain membuat sebagian perokok lebih mudah terkena emfisema.

Cleveland Clinic juga mencatat risiko yang lebih tinggi pada orang dengan infeksi paru yang lama atau sering kambuh. Infeksi dada yang terus berulang layak dibicarakan dengan dokter.

Gejala Emfisema Sering Muncul Perlahan

Seseorang bisa mengalami emfisema bertahun-tahun tanpa gejala yang jelas. Keluhan muncul pelan, dan banyak orang tanpa sadar mulai menghindari aktivitas yang membuat sesak. Gejala yang umum antara lain:

1. Sesak napas saat beraktivitas

Ini gejala utama emfisema. Awalnya sesak muncul saat naik tangga atau berjalan cepat, lalu lama-lama juga saat beristirahat. Karena sesak napas bisa berasal dari banyak kondisi, keluhan yang menetap perlu diperiksa dokter.

2. Mengi dan dada terasa berat

Mengi adalah bunyi siulan saat mengembuskan napas. Dada juga bisa terasa tertekan atau berat, dan Kemenkes mencantumkan nyeri dada sebagai salah satu gejala.

3. Batuk lama yang berdahak

Batuk berdahak yang muncul hampir setiap hari kerap dimaklumi sebagai batuk perokok. Batuk yang tidak kunjung sembuh perlu diperiksakan, apalagi bila disertai sesak.

4. Sering terkena infeksi dada

Infeksi dada atau bronkitis yang berulang termasuk tanda yang dicatat NHS dan Cleveland Clinic. Setiap infeksi bisa memperberat sesak.

5. Mudah lelah dan berat badan turun

Tubuh yang bekerja keras untuk mendapat oksigen lebih cepat lelah, dan Cleveland Clinic menyebut rasa lelah sebagai gejala awal. Pada tahap lanjut, berat badan bisa turun dan pergelangan kaki bisa bengkak.

Komplikasi yang Bisa Menyertai Emfisema

Komplikasi yang bisa muncul antara lain:

  • Infeksi dan kekambuhan. Orang dengan emfisema lebih sering terkena pneumonia. Infeksi atau polusi bisa memicu kekambuhan selama beberapa hari hingga minggu, yang tanpa penanganan cepat bisa berujung gagal napas.

  • Paru kolaps. Kerusakan bisa membentuk rongga udara besar yang disebut bula, sehingga risiko paru kolaps atau pneumotoraks naik. Kondisi ini jarang, tetapi serius pada emfisema berat.

  • Gangguan jantung. Tekanan darah di pembuluh paru bisa naik (hipertensi pulmonal) dan membuat jantung kanan membesar serta melemah. Risiko serangan jantung juga lebih tinggi.

  • Kanker paru. Risiko kanker paru lebih tinggi pada orang dengan emfisema. Merokok menaikkan risiko ini lebih jauh.

Apa Beda Emfisema, Bronkitis Kronis, dan Asma?

Ketiganya bisa menimbulkan sesak, batuk, dan mengi, sehingga sering tertukar. Emfisema dan bronkitis kronis adalah dua bentuk PPOK yang kerap muncul bersamaan. Asma adalah kondisi tersendiri yang bisa dibedakan dokter lewat tes napas. Mengenali ciri-ciri asma membantu Anda menjelaskan keluhan kepada dokter.

Aspek

Emfisema

Bronkitis kronis

Asma

Bagian yang terganggu

Dinding kantong udara rusak dan menyatu

Lapisan saluran napas meradang dan berlendir

Saluran napas peka dan menyempit saat kambuh

Keluhan menonjol

Sesak saat beraktivitas yang bertambah perlahan

Batuk berdahak berkepanjangan

Sesak, mengi, dan batuk yang datang dan pergi

Pemicu umum

Rokok, polusi, debu kerja, keturunan

Iritasi berulang, misalnya asap rokok

Pemicu alergi, infeksi, atau udara dingin

Perjalanan penyakit

Kerusakan menetap

Peradangan menahun

Bisa mereda di antara serangan

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Kapan Sebaiknya Konsultasi ke Dokter?

Periksakan diri bila sesak napas muncul tanpa sebab jelas selama beberapa bulan, apalagi bila makin berat atau mengganggu kegiatan harian. Keluhan ini layak diperiksa meski terasa seperti tanda usia. NHS juga menganjurkan pemeriksaan bila gejala menetap pada orang di atas 35 tahun yang merokok atau pernah merokok.

Bagi yang sudah terdiagnosis, hubungi dokter bila dahak bertambah atau menjadi kuning kehijauan, batuk makin sering, atau obat pelega napas makin sering dipakai.

Segera ke IGD rumah sakit bila napas terasa sangat berat atau sulit bicara, muncul nyeri dada, bibir atau kuku tampak kebiruan, atau penderita tampak bingung.

Cara Dokter Memastikan Emfisema

Dokter mulai dengan menanyakan keluhan, riwayat merokok, pekerjaan, dan riwayat keluarga, lalu mendengarkan suara jantung dan paru. Dokter juga bisa mengetuk dada untuk mendengar bunyi kosong yang menandakan udara terperangkap. Tes berikut membantu memastikannya:

  • Tes fungsi paru. American Lung Association menyebut emfisema didiagnosis dengan spirometri, tes yang menilai seberapa lancar udara diembuskan. Menurut NHS, tes napas ini juga membantu menyingkirkan asma.

  • Pencitraan. Rontgen dada dan CT scan dada memperlihatkan gambaran bagian dalam paru. Kemenkes mencantumkan keduanya dalam pemeriksaan emfisema.

  • Tes pendukung. Oksimetri nadi dan analisis gas darah menilai kadar oksigen dalam darah. Dokter juga bisa meminta elektrokardiografi (EKG) untuk memeriksa jantung, tes darah lengkap, atau tes genetik bila dicurigai defisiensi alfa-1 antitripsin.

Diagnosis dan tingkat keparahannya ditentukan dokter dari hasil tes dan keluhan.

Pemeriksaan Fungsi Paru di Bumame

Karena emfisema menghambat udara keluar dari paru, dokter memakai spirometri untuk menilai seberapa besar hambatan aliran udara tersebut. Di Bumame, tes ini tersedia di dalam Paket MCU Paru Premium, yang antara lain memuat konsultasi dokter, pemeriksaan fisik, Spirometri, dan Rontgen-Thorax. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Bisakah Emfisema Diobati?

Kantong udara yang rusak tidak bisa dipulihkan. Pengobatan bertujuan meredakan keluhan dan memperlambat kerusakan. Pilihannya antara lain:

  • Berhenti merokok. NHS menyebutnya langkah yang sangat penting bagi orang dengan PPOK yang masih merokok. Dokter bisa membantu memilih cara berhenti.

  • Obat pelega napas. Obat hirup golongan bronkodilator membantu melebarkan saluran napas. Jenis dan jadwal pemakaiannya ditentukan dokter.

  • Rehabilitasi paru. Program latihan fisik dan edukasi ini mencakup latihan napas dan batuk efektif. Tujuannya agar penderita bernapas lebih nyaman dan tetap aktif.

  • Terapi oksigen. Bila kadar oksigen darah rendah, dokter bisa meresepkan oksigen tambahan. Terapi ini membantu menaikkan kadar oksigen dalam tubuh.

  • Vaksinasi. American Lung Association menganjurkan vaksin flu dan RSV, virus yang menyerang saluran napas. Vaksinasi, cuci tangan, dan masker di dekat orang sakit membantu menurunkan risiko infeksi saluran napas.

  • Tindakan pada kasus berat. Dokter bisa mempertimbangkan katup kecil di saluran napas untuk mengeluarkan udara terperangkap, atau operasi pengangkatan bagian paru yang rusak. Transplantasi paru hanya untuk sebagian kecil penderita.

Langkah Mencegah Emfisema

Menurut NHS, PPOK, termasuk emfisema, sebagian besar bisa dicegah. Langkahnya antara lain:

  • Hindari rokok dan asapnya. Tidak merokok adalah cara utama menurunkan risiko, dan berhenti merokok membantu mencegah kerusakan bertambah. Usahakan rumah dan kendaraan bebas asap rokok.

  • Kurangi paparan polusi dan debu. Batasi aktivitas luar ruangan saat udara sangat tercemar dan gunakan masker. Pekerja yang terpapar debu atau uap kimia sebaiknya memakai masker pelindung khusus.

  • Periksakan diri bila berisiko. NHLBI menganjurkan orang yang pernah merokok atau punya keluhan napas untuk menanyakan risikonya kepada dokter. Pemeriksaan awal membantu menemukan gangguan lebih cepat.

Jaga Napas Tetap Lega Mulai Hari Ini

Cleveland Clinic mencatat orang yang terdiagnosis lebih awal cenderung memiliki hasil yang lebih baik. Mulailah dengan berhenti merokok dan memeriksakan keluhan napas yang menetap. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Jika ada pertanyaan seputar pemeriksaan paru, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Mengenal Penyakit Emfisema. Retrieved 23 September 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3903/mengenal-penyakit-emfisema

  2. Mayo Clinic. Emphysema - Symptoms and causes. Retrieved 23 September 2026 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/emphysema/symptoms-causes/syc-20355555

  3. American Lung Association. Emphysema. Retrieved 23 September 2026 from https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-disease-lookup/emphysema

  4. NHS. Chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Retrieved 23 September 2026 from https://www.nhs.uk/conditions/chronic-obstructive-pulmonary-disease-copd/

  5. Cleveland Clinic. Emphysema: Causes, Symptoms, Diagnosis & Treatment. Retrieved 23 September 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9370-emphysema

  6. National Heart, Lung, and Blood Institute. What Is COPD? Retrieved 23 September 2026 from https://www.nhlbi.nih.gov/health/copd

Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing

Frequently Asked Question

Emfisema adalah penyakit apa?
Emfisema adalah penyakit paru jangka panjang yang merusak dinding kantong udara kecil di paru, sehingga udara terperangkap dan oksigen lebih sulit masuk ke darah. Kondisi ini termasuk salah satu bentuk PPOK.
Apa bedanya emfisema dan PPOK?
PPOK adalah nama kelompok penyakit paru yang menghambat aliran udara, dengan dua bentuk utama yaitu emfisema dan bronkitis kronis. Banyak orang dengan PPOK memiliki campuran keduanya.
Apa penyebab utama emfisema?

Penyebab utamanya adalah asap rokok. Polusi udara, asap rokok orang lain, debu atau uap kimia di tempat kerja, dan defisiensi alfa-1 antitripsin yang diturunkan juga bisa menjadi penyebab.

Apakah emfisema bisa sembuh?
Kantong udara yang sudah rusak pada emfisema tidak bisa pulih. Pengobatan dan berhenti merokok membantu meredakan keluhan serta memperlambat perburukan.
Tes apa yang dipakai untuk mendiagnosis emfisema?
Dokter memakai tes fungsi paru bernama spirometri, dibantu rontgen dada atau CT scan untuk melihat gambaran paru. Tes darah, termasuk tes genetik, bisa diminta bila dokter mencurigai faktor keturunan.