Sering merasa mudah capek padahal tidak melakukan aktivitas berat sama sekali? Bahkan baru jalan kaki sebentar, Anda sudah terengah-engah. Keluhan seperti ini cukup umum muncul dan bisa jadi tanda kadar Hb/hemoglobin yang rendah. Lantas, Hb rendah karena apa?
Secara umum, rendahnya hemoglobin terjadi karena kekurangan zat besi atau kekurangan vitamin tertentu. Nah, untuk lebih jelasnya tentang penyebab Hb rendah, lengkap dengan gejala hingga cara mengatasinya secara alami akan dibahas berikut ini!
Apa Itu Hb (Hemoglobin) Rendah?
Sebelum membahas hb rendah karena apa, sebaiknya ketahui dulu pengertiannya. Hb rendah adalah kondisi saat kadar hemoglobin di darah atau dalam tubuh Anda ada di bawah batas normal dan sering menjadi tanda anemia.
Hemoglobin sendiri adalah protein yang kaya akan zat besi yang ada di dalam sel darah merah. Di mana fungsinya untuk membawa O2 (oksigen) dari paru-paru ke seluruh tubuh dan mengangkut sebagian CO2 (karbondioksida) yang ada di jaringan kembali ke paru-paru (1).
Hemoglobin tubuh termasuk rendah jika nilainya di bawah 13 g/dL untuk pria dan 12 g/dL untuk perempuan yang tidak hamil.
Hb Rendah Karena Apa? Penyebab Utamanya
Ada berbagai kondisi yang bisa berefek pada turunnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Berikut beberapa kondisi tersebut.
Kekurangan zat besi: Zat besi dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk hb. Jika asupannya sedikit, maka bisa menghambat produksi hemoglobin dan membuat kadarnya jadi turun.
Kekurangan vitamin B12 atau folat: Karena kedua vitamin ini punya peranan penting dalam pembentukan sel darah merah termasuk kadar hb yang normal.
Kehilangan darah: Misalnya akibat menstruasi berlebihan, cedera, operasi, atau perdarahan pada saluran pencernaan karena bisa mengurangi jumlah sel darah merah dan hemoglobin di dalam tubuh.
Sedang hamil: Karena saat kondisi ini terjadi peningkatan volume darah dan konsumsi zat besi oleh tubuh sehingga menyebabkan kadar Hb bisa turun.
Mengidap penyakit kronis: Contohnya penyakit ginjal kronis, peradangan kronis, kanker, atau gangguan hati. Beberapa kondisi tersebut bisa mengganggu produksi sel darah merah dan pemanfaatan zat besi oleh tubuh
Gangguan sumsum tulang: Bisa menghambat produksi sel darah merah yang kemudian membuat kadar Hb jadi turun.
Menderita thalasemia: Kelainan darah bawaan yang membuat kekurangan hemoglobin (Hb) dan sel darah merah yang sehat.
Menderita anemia hemolitik: Kondisi di mana proses penghancuran sel darah merah terjadi jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan tubuh untuk menggantinya, sehingga pada akhirnya menyebabkan kadar Hb turun.
Gejala Hb Rendah
Hb rendah atau anemia bisa memunculkan gejala yang berbeda-beda, tergantung dari seberapa rendah kadar Hb dan seberapa cepat penurunannya, serta penyebab yang mendasari Hb rendah karena apa. Berikut ciri ciri anemia atau gejala saat Hb rendah yang bisa muncul.
Mudah lelah dan lemas: Berkurangnya kemampuan darah dalam membawa oksigen ke jaringan tubuh bisa membuat tubuh menjadi kurang bertenaga.
Pusing atau sakit kepala: Bisa terjadi karena pasokan oksigen ke jaringan, termasuk otak menjadi berkurang saat Hb rendah.
Sesak napas: Terutama saat melakukan aktivitas fisik, karena tubuh menjadi berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen.
Kulit tampak lebih pucat: Terutama di bagian wajah, bibir, dan bagian dalam kelopak mata, karena berkurang hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Jantung berdebar atau denyut jantung lebih cepat: Jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah dan memenuhi kebutuhan oksigen di seluruh tubuh.
Tangan dan kaki menjadi terasa dingin: Akibat dari perubahan aliran darah ke bagian tubuh tertentu.
Otot melemah: Akibat dari berkurangnya pasokan oksigen ke otot sehingga aktivitas sehari-hari bisa terasa lebih berat dari biasanya.
Pingsan: Jika Hb sudah sangat rendah, karena menyebabkan pasokan oksigen ke otak tidak mencukupi.
Cara Menaikkan Hb Secara Alami
Cara menaikkan Hb bisa Anda lakukan secara alami dengan mengatur pola makan. Berikut penjelasannya.
Perbanyak konsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah tanpa lemak, ayam, ikan, telur, hati, kacang-kacangan, lentil, bayam, brokoli, hingga sereal yang diperkaya zat besi.
Konsumsi makanan yang kaya vitamin B12, seperti ikan, daging, telur, susu, dan produk olahannya. Vitamin ini penting dalam pembentukan sel darah merah yang normal.
Makan makanan kaya folat, seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, alpukat, dan jeruk. Zat ini juga punya peranan penting dalam pembentukan sel darah merah.
Konsumsi sumber vitamin C seperti jeruk, stroberi, tomat, atau paprika. Vitamin C bisa membantu meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh dari makanan.
Memberi jeda antara konsumsi teh dan kopi dari waktu makan, terutama jika yang dikonsumsi adalah makanan kaya zat besi. Karena senyawa tertentu di dalam teh ataupun kopi bisa mengurangi penyerapan zat besi.
Konsumsi suplemen zat besi, vitamin B12, atau folat jika dibutuhkan dan sesuai anjuran dokter.
Kapan Perlu Cek Hb?
Tidak semua orang perlu cek Hb secara rutin, tapi dokter bisa menyarankan pengecekan Hb jika Anda sudah mengalami gejala yang mengarah pada anemia, ada di kondisi tertentu, atau perlu memantau kondisi kesehatan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa kondisi yang membuat Anda perlu cek Hb.
Merasakan gejala yang mengarah ke anemia, seperti mudah lelah, lemas, pucat, pusing, hingga sesak napas tanpa sebab yang jelas.
Sedang hamil, karena saat kondisi ini kebutuhan zat besi dan nutrisi untuk pembentukan sel darah merah akan naik sehingga kadar Hb pun perlu untuk dipantau.
Mengalami perdarahan atau kehilangan banyak darah, misalnya karena cedera, operasi, atau menstruasi yang sangat banyak.
Menderita penyakit kronis tertentu, seperti penyakit ginjal kronis atau penyakit lainnya yang bisa berefek pada produksi dan jumlah sel darah merah.
Punya riwayat atau faktor resiko penyebab Hb rendah karena apa atau sedang menjalani pengobatan anemia, sehingga kadar hb perlu dipantau untuk proses penanganannya.
Kapan Harus ke Dokter?
Pada dasarnya, Anda disarankan untuk konsultasi ke dokter setelah hasil pengukuran menunjukkan nilai Hb Anda rendah atau mengalami beberapa gejala yang mengarah pada anemia.
Selain itu, konsultasi juga dianjurkan jika Hb rendah disertai dengan menstruasi yang sangat banyak, tinja berwarna hitam atau mengandung darah, berat badan turun tanpa sebab yang jelas. Serta disertai gangguan pencernaan yang menetap, atau punya riwayat penyakit kronis, karena ini bisa jadi tanda komplikasi serius
Apalagi jika sudah disertai dengan sesak napas berat, nyeri dada, hingga pingsan, maka sebaiknya penanganan medis tidak Anda tunda.
Cek Hb Segera untuk Deteksi Dini Anemia!
Hb rendah karena apa? Hb rendah tidak selalu karena kekurangan zat besi, tapi juga bisa dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti kekurangan vitamin, kehilangan darah, sedang hamil, penyakit kronis, atau kelainan darah tertentu. Gejalanya pun beragam, mulai dari mudah lelah, lemas, pusing, pucat, sesak nafas, hingga jantung berdebar.
Jadi, sebaiknya Anda tidak mendiagnosis sendiri hanya karena dari gejalanya. Anda bisa cek kadar Hb segera untuk memastikan kondisi hemoglobin dan membantu menentukan langkah terbaik selanjutnya. Salah satu yang direkomendasikan adalah melalui cek Hematologi lengkap Bumame.
Dalam satu paket, Anda tidak hanya bisa memeriksa kadar Hb, tetapi juga jumlah dan karakteristik sel darah merah, sel darah putih, serta trombosit, sehingga kondisi darah bisa benar-benar dievaluasi secara lebih menyeluruh. Jadi, Ingin tahu kadar Hb Anda? Hubungi Bumame sekarang untuk booking layanan!
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Gleneagles Hospitals. Memahami Hemoglobin Rendah.
Primaya Hospital. (2026). Kadar Hb Rendah: Dampaknya Terhadap Perkembangan Janin.
Puskesmas Banyumulek. (2025). 5 Penyebab Hb Rendah yang Perlu Diketahui.
Pantai Hospitals. Low Haemoglobin: Causes, Symptoms, Treatment.
RSUD Teuku Peukan. (2026). Apa yang Terjadi Jika Hb Rendah? Begini Efeknya pada Tubuh.
Rumah Sakit Pondok Indah. (2025). 14 Makanan untuk Menaikkan Hb agar Terhindar dari Anemia.
Puskesmas Banyumulek. (2025). 5 Cara Menaikkan Hb dengan Cepat.
Care Hospitals. (2025). Cara Meningkatkan Jumlah Hemoglobin.
Chughtai Lab. (2026). Hemoglobin (Hb) Test: Low Hb Symptoms, Common Causes, and When to Get Tested.
Johns Hopkins HealthCare. (2025). Hemoglobin.
Marengo Asia Hospitals. (2025). Low Hemoglobin: Causes, Symptoms, Diagnosis & Treatment.
Ditinjau secara medis oleh dr. Reycha Nabila
.jpg&w=3840&q=75)