Tubuh lemas dan pandangan tiba-tiba menggelap merupakan ciri tubuh mengalami anemia alias kekurangan sel darah merah. Dan, langkah penanganan tercepat dan tepat untuk kondisi tersebut adalah dengan mengonsumsi dan memahami manfaat tablet tambah darah secara medis.
Apa itu Tablet Tambah Darah?
Melansir National Library of Medicine (NLM), tablet tambah darah adalah sumber nutrisi berbentuk suplemen yang difokuskan untuk menyuplai tubuh dengan dua komponen utama, yaitu zat besi dan asam folat.
Zat besi merupakan mineral penting yang bertugas membentuk hemoglobin, salah satu protein khusus di dalam sel darah merah. Fungsinya adalah mengikat dan mendistribusikan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Sementara itu, asam folat dibutuhkan untuk membantu proses pembelahan dan pembentukan sel darah merah yang baru. Kombinasi kedua nutrisi inilah yang membuat tablet tambah darah penting untuk dikonsumsi. Terlebih, tubuh manusia tidak bisa memproduksi kedua zat tersebut secara mandiri.
Selain zat besi dan asam folat, tablet penambah darah biasanya juga mengandung vitamin B12 yang tidak kalah kaya manfaat, seperti:
Membantu pembentukan sel darah merah;
Menjaga kesehatan tulang dan saraf;
Melancarkan sistem metabolisme tubuh; serta
Mendukung kesehatan organ vital, termasuk otak dan jantung.
Meskipun menggunakan embel-embel “tambah darah”, bukan berarti volume darah dalam tubuh akan langsung bertambah setelah meminumnya. Jadi, Anda perlu mengetahui manfaatnya.
Siapa yang Membutuhkan Tablet Tambah Darah?
Meskipun manfaat tablet tambah darah sangat krusial, tetapi tidak semua orang membutuhkannya. Sebab, kebutuhan harian zat besi dan asam folat sejatinya sudah cukup terpenuhi dari asupan makanan sehari-hari. Namun, memang ada kelompok rentan yang membutuhkan bantuan suplemen tersebut.
Melansir Healthline, kelompok tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
Ibu hamil yang membutuhkan lebih banyak darah untuk mendukung pertumbuhan janin. Tablet tambah darah untuk ibu hamil mampu memenuhi kebutuhan zat besi dan mencegah anemia selama mengandung, yang mana berbahaya bagi ibu dan bayi.
Remaja perempuan dan wanita dalam usia subur yang mengalami siklus menstruasi rutin. Mereka membuang cukup banyak darah saat haid, sehingga membutuhkan suplemen penambah darah.
Pasien anemia yang telah mendapat diagnosis resmi dari dokter. Konsumsi suplemen penambah darah menjadi bagian dari langkah perawatan anemia yang diderita.
Individu yang mempraktikkan pola diet vegan atau vegetarian yang kekurangan zat besi akibat pantang mengonsumsi protein hewani. Padahal, jenis protein tersebut memiliki kandungan zat besi alami yang tinggi.
Banyak yang beranggapan bahwa pria tidak membutuhkan suplemen penambah darah karena tidak mengalami siklus menstruasi. Padahal, pria juga membutuhkannya, terutama yang mengidap anemia atau menerapkan diet vegan dan vegetarian.
Manfaat Tablet Tambah Darah bagi Tubuh
Ketika tubuh berhasil mendapatkan asupan zat besi dan asam folat yang cukup dari suplemen penambah darah, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan, yaitu:
Sumsum tulang belakang dapat memproduksi sel darah merah dalam jumlah normal sehingga mengurangi risiko terserang anemia;
Mengembalikan energi, karena oksigen berhasil terdistribusi dengan baik ke seluruh tubuh. Organ dan otot bisa beraktivitas secara optimal tanpa kelelahan ekstrem maupun rasa kantuk;
Menjaga fokus dan konsentrasi karena suplai oksigen pada otak terpenuhi;
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena zat besi membantu menguatkan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit musiman seperti flu; serta
Mendukung kesehatan ibu hamil dan bayi, serta meminimalisir peluang komplikasi seperti kelahiran prematur dan perdarahan saat persalinan.
Cara Minum Tablet Tambah Darah yang Benar
Anda mungkin menganggap bahwa semakin banyak mengonsumsi suplemen, maka manfaat tablet tambah darah akan memberi hasil yang lebih maksimal. Padahal, konsumsi berlebihan justru berisiko membuat zat besi gagal diserap sistem metabolisme dan justru menimbulkan beragam gangguan kesehatan.
Supaya penyerapannya optimal dan manfaatnya bisa Anda rasakan secara nyata, sebaiknya tablet tambah darah dikonsumsi dengan cara-cara berikut.
Konsumsi bersama air putih atau minuman bervitamin C yang efektif membantu penyerapan zat besi oleh tubuh.
Jangan meminumnya bersamaan dengan kopi, teh, susu, maupun minuman berkarbonasi yang justru memperlambat penyerapan zat besi.
Sebaiknya tidak mengonsumsinya bersamaan dengan obat-obatan lain, terutama obat maag dan antibiotik, karena sifatnya bertolak belakang dan rentan memicu syok.
Minum tablet tambah darah sesudah makan, misalnya pagi hari atau sebelum tidur.
Anda perlu memperhatikan aturan konsumsinya agar suplemen penambah darah tersebut tidak berbalik menjadi racun yang menggerogoti kondisi tubuh.
Efek Samping Tablet Tambah Darah
Sebagaimana mengonsumsi suplemen tambahan lainnya, tablet tambah darah juga bisa menimbulkan efek samping berupa:
Perubahan warna feses menjadi hitam pekat. Hal ini justru menunjukkan bahwa sisa zat besi yang gagal terserap tubuh berhasil dikeluarkan;
Mengalami kesulitan buang air besar atau sembelit;
Muncul rasa mual dan sedikit perih di area ulu hati, terutama setelah mengonsumsi tablet tambah darah sebelum makan berat;
Reaksi alergi seperti gatal-gatal dan bengkak; serta
Selera makan berkurang drastis atau justru hilang total akibat rasa tidak nyaman di area perut.
Namun, rangkaian efek samping di atas sangat jarang terjadi. Justru di lapangan telah terbukti besarnya manfaat tablet tambah darah, tentunya yang dikonsumsi sesuai anjuran dokter dan kebutuhan individu terkait.
Makanan yang Membantu Memenuhi Kebutuhan Zat Besi
Selain mengandalkan suplemen tambah darah, Anda juga bisa memperoleh sumber zat besi dan asam folat melalui asupan makanan dan minuman. Adapun jenis makanan untuk penanganan anemia adalah sebagai berikut.
Daging merah tanpa lemak atau jeroan ayam dan sapi sebagai sumber protein hewani yang kaya zat besi.
Makanan laut (seafood) juga tinggi kandungan zat besi, meskipun sedikit lebih rendah dari daging merah.
Telur, terutama bagian kuning telurnya.
Sayuran hijau yang tinggi zat besi, seperti kangkung.
Kacang-kacangan, seperti kacang merah dan kedelai olahan seperti tahu dan tempe.
Biji-bijian seperti biji buah labu.
Cokelat hitam yang sedikit lebih pahit dari rasa cokelat pada umumnya.
Jika kebutuhan zat besi dan asam folat yang telah terpenuhi melalui asupan makanan di atas, maka Anda tidak memerlukan lagi dukungan suplemen penambah darah.
Pentingnya Memantau Kecukupan Zat Besi dalam Darah
Asupan zat besi dan asam folat dari suplemen tambah darah untuk kesehatan tubuh sangat penting, bukan? Namun, menikmati rangkaian manfaat tablet tambah darah sebenarnya juga kurang tepat tanpa memastikan kebutuhan nutrisi tubuh.
Bisa jadi, sebenarnya zat besi maupun asam folat yang dibutuhkan sudah tercukupi dari asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, pastikan dulu kebutuhan akan dukungan suplemen tambahan melalui layanan pemeriksaan hematologi lengkap dari Bumame.
Layanan ini akan memeriksa kadar sel darah merah, sel darah putih, hemoglobin, dan trombosit secara menyeluruh. Melalui pemeriksaan tersebut, Anda akan memperoleh laporan kesehatan yang mencakup kebutuhan nutrisi tambahan, tanda anemia, dan tanda infeksi.
Kapan Harus ke Dokter?
Meminum suplemen tambah darah bukanlah tindakan medis yang berbahaya. Jadi, kemungkinan harus sampai ke dokter akibat mengonsumsinya relatif sangat kecil. Kecuali jika terjadi tanda-tanda berikut.
Sakit perut akut dan tidak kunjung hilang meskipun sudah minum pereda nyeri.
Muntah terus-menerus, apalagi sampai muntah darah.
Sakit kepala berdenyut hingga terasa ingin pingsan.
Jika Anda memang merasakan gejala-gejala tersebut, jangan menunda mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan penanganan medis.
Konsumsi Tablet Tambah Darah Sesuai Kebutuhan Tubuh
Manfaat tablet tambah darah hanya efektif saat tubuh memang membutuhkan nutrisi tambahan tersebut. Namun, jika kebutuhan zat besi dan asam folat sudah terpenuhi dari asupan makanan sehari-hari, maka Anda tidak memerlukan suplemen tambahan tersebut.
Selalu perhatikan sinyal-sinyal yang tubuh berikan jika muncul risiko gangguan kesehatan agar cepat terdeteksi dan ditangani dengan tepat. Jangan ragu pula untuk melakukan skrining kesehatan berkala seperti MCU Plus untuk memenuhi kebutuhan pemantauan kesehatan.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
National Library of Medicine — Iron Supplementation
Healthline — Who Should Take Iron Supplements?
Verywell Health — 9 Benefits of Iron Supplements That Go Beyond Anemia
Medical News Today — Iron Supplements: Conditions They Can Treat and How to Take Them
Puskesmas Banyumulek — Efek Samping Obat Penambah Darah dan Cara Mengatasinya
Siloam Hospitals — 10 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Bantu Cegah Anemia
National Library of Medicine — Fatal Overdose of Iron Tablets in Adults
Ditinjau secara medis oleh dr. Febe Rangga Saba Pong Tambing
Frequently Asked Question
Apa manfaat tablet tambah darah bagi tubuh?
Tablet tambah darah membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat, mendukung pembentukan sel darah merah, serta membantu mencegah atau menangani anemia sesuai kebutuhan tubuh.
Siapa saja yang membutuhkan tablet tambah darah?
Kelompok yang mungkin membutuhkannya meliputi ibu hamil, remaja perempuan, wanita usia subur, pasien yang didiagnosis anemia, serta orang dengan pola makan vegan atau vegetarian yang berisiko kekurangan zat besi. Konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
Bagaimana cara minum tablet tambah darah yang tepat?
Ikuti dosis dan petunjuk pada produk atau anjuran tenaga kesehatan. Zat besi dapat dikonsumsi bersama air putih atau sumber vitamin C. Hindari meminumnya bersamaan dengan teh, kopi, atau susu karena dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Apa efek samping tablet tambah darah?
Efek samping yang dapat muncul meliputi feses berwarna lebih gelap, sembelit, mual, rasa tidak nyaman di ulu hati, dan reaksi alergi. Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala berat seperti muntah darah atau sakit perut akut.
Apakah pria boleh mengonsumsi tablet tambah darah?
Boleh jika memang membutuhkan tambahan zat besi, misalnya karena anemia atau kondisi tertentu yang meningkatkan risiko kekurangan zat besi. Sebaiknya konsultasikan kebutuhan suplemen dengan tenaga kesehatan karena tidak semua orang memerlukannya.
