Batuk berminggu-minggu sering dianggap sisa flu dan ditunda pemeriksaannya. Saat akhirnya ke dokter, lembar rujukan yang dibawa pulang mungkin hanya berisi dua kata, rontgen thorax.
Foto dada ini cepat dan tidak menimbulkan nyeri. Hasilnya membantu dokter menilai paru, jantung, dan tulang di rongga dada sebelum memilih langkah berikutnya.
Artikel ini membahas kegunaan, persiapan, prosedur, keamanan radiasi, hingga cara membaca hasil rontgen thorax.
Apa Itu Rontgen Thorax?
Rontgen thorax adalah foto dada yang memakai sinar-X dosis kecil untuk menghasilkan gambar hitam-putih bagian dalam dada. Pemeriksaan ini termasuk salah satu jenis rontgen, dan RadiologyInfo menyebutnya pemeriksaan sinar-X yang sering dilakukan.
Setiap jaringan menyerap sinar-X dalam jumlah berbeda. Kemenkes menjelaskan bahwa tulang tampak putih, jaringan lunak abu-abu, dan udara di paru hitam. Menurut American Lung Association dan Mayo Clinic, satu foto bisa memperlihatkan:
Paru-paru dan saluran napas. Paru tampak gelap karena berisi udara. Bayangan tidak biasa di area ini bisa menjadi petunjuk gangguan yang memengaruhi fungsi paru-paru.
Jantung dan pembuluh darah besar. Jantung tampak lebih terang di tengah dada. Ukuran dan garis tepinya ikut dinilai dari foto ini.
Tulang rusuk, tulang belakang, dan diafragma. Tulang tampak putih karena menyerap banyak sinar-X. Diafragma, yaitu otot sekat antara rongga dada dan perut, tampak sebagai batas bawah paru.
Alasan Dokter Meminta Rontgen Thorax
RadiologyInfo menyebut foto dada biasanya menjadi pemeriksaan pencitraan pertama untuk keluhan di dada. Alasan yang umum antara lain:
Batuk lama atau batuk berdarah. Batuk yang tidak kunjung sembuh dan batuk berdarah termasuk alasan umum pemeriksaan ini. Foto dada membantu dokter mencari penyebabnya di paru, termasuk kemungkinan TBC.
Sesak napas, nyeri dada, atau cedera dada. Mayo Clinic menyebut keluhan ini umumnya diperiksa dengan foto dada. Gambarnya membantu dokter menilai masalah jantung, paru yang mengempis, hingga tulang rusuk yang patah.
Demam dengan batuk dan sesak. Demam termasuk keluhan yang biasa dinilai dengan foto dada. Bila disertai batuk dan sesak, foto ini membantu dokter menilai kemungkinan pneumonia, apalagi bila keluhannya mirip ciri paru-paru basah.
Cek kesehatan dan syarat kerja. Sebagian paket medical check-up dan pemeriksaan syarat kerja mencantumkan foto dada. Pada orang tanpa keluhan, hasilnya menjadi gambaran awal kondisi paru dan jantung.
Memantau pengobatan. Mayo Clinic menyebut foto dada berkala membantu dokter melihat apakah kondisi membaik atau memburuk. Foto ini juga dipakai untuk menilai pemulihan setelah operasi dada.
Kondisi Apa Saja yang Bisa Terlihat di Foto Dada?
Foto dada memberi petunjuk, lalu dokter yang menyimpulkan artinya.
1. Infeksi Paru dan Pneumonia
Mayo Clinic, RadiologyInfo, dan American Lung Association menyebut pneumonia bisa terlihat di foto dada. Pemeriksaan ini juga dipakai untuk memantau pengobatannya, sehingga dokter kadang meminta foto ulang.
2. Tuberkulosis (TBC)
American Lung Association memasukkan tuberkulosis ke daftar kondisi yang bisa terlihat di foto dada. Dokter bisa memintanya saat keluhan mengarah ke ciri-ciri batuk TBC, lalu membaca hasilnya bersama gejala dan pemeriksaan lain.
3. Penumpukan Cairan atau Udara
Mayo Clinic menyebut foto dada bisa memperlihatkan cairan di dalam atau di sekitar paru. Cairan di dalam paru (edema paru) bisa berkaitan dengan gagal jantung. Udara yang terkumpul di sekitar paru (pneumotoraks) juga bisa terlihat, dan kondisi ini bisa membuat paru mengempis.
4. Pembesaran Jantung
Foto dada memperlihatkan ukuran dan garis tepi jantung, sehingga tanda pembengkakan jantung bisa tampak. Menurut Mayo Clinic, perubahan ukuran dan bentuk jantung bisa menandakan gagal jantung, cairan di sekitar jantung, atau masalah katup jantung.
5. Patah Tulang Rusuk
Mayo Clinic menyebut patah tulang rusuk maupun tulang belakang bisa terlihat di foto dada. Pada cedera dada, gambar yang sama membantu dokter menilai apakah paru ikut mengempis.
6. Massa atau Bintil di Paru
Kemenkes menyebut rontgen membantu dokter menemukan massa atau benjolan. Penyebab bintil (nodul) atau massa di paru beragam, dan Mayo Clinic menyebut bintil berkapur umumnya berasal dari infeksi lama yang sudah sembuh. Temuan lain perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan ada tidaknya tumor.
Foto dada juga bisa memperlihatkan penyakit paru jangka panjang seperti emfisema dan PPOK, jaringan parut di paru, serta posisi alat medis di dalam dada.
Persiapan Sebelum Rontgen Thorax
Foto dada tidak memerlukan puasa atau persiapan khusus. Beberapa hal berikut tetap membantu:
Lepaskan benda logam. Perhiasan, jam tangan, kacamata, jepit rambut, dan gigi palsu lepasan perlu dilepas. Pakaian dengan ritsleting atau kancing logam juga bisa menutupi gambar, jadi Anda mungkin diminta memakai baju periksa.
Beri tahu bila sedang hamil. Sampaikan kepada dokter dan petugas bila Anda hamil atau mungkin hamil. Informasi ini membantu mereka menimbang perlunya pemeriksaan dan melindungi janin.
Sampaikan kondisi fisik Anda. Beri tahu petugas bila Anda sulit berdiri, baru dioperasi, atau sedang cedera. Foto bisa diambil sambil duduk atau berbaring.
Pendamping untuk anak. Kemenkes menyebut orang tua boleh menemani anak saat pemeriksaan, kecuali bila sedang hamil. Anak juga tidak perlu berpuasa.
Bagaimana Prosedur Rontgen Thorax Berlangsung?
Petugas radiologi biasanya mengambil dua foto dari sudut berbeda, dengan urutan berikut:
Foto dari arah belakang. Anda berdiri dengan dada menempel ke pelat, tangan di pinggang, dan bahu diputar ke depan. Sinar-X masuk dari arah punggung, sehingga posisi ini ditulis PA (posteroanterior) di laporan.
Tarik napas dalam lalu tahan. Menurut Mayo Clinic, menahan napas beberapa detik membuat jantung dan paru tampak lebih jelas. Tubuh yang diam juga membantu gambar tidak kabur.
Foto dari samping. Salah satu sisi tubuh menempel ke pelat dengan kedua lengan diangkat ke atas kepala. Posisi ini disebut lateral.
Gambar diambil dari balik pelindung. Petugas menyalakan mesin dari balik dinding pelindung atau dari ruangan sebelah. Anda tidak merasakan apa pun saat sinar-X melewati tubuh.
Menurut RadiologyInfo, seluruh pemeriksaan biasanya selesai dalam 15 menit dan tidak menimbulkan nyeri, walau pelat bisa terasa dingin. Setelahnya, Anda bisa langsung beraktivitas seperti biasa.
Keamanan Radiasi dan Rontgen Thorax Saat Hamil
Kemenkes, NHS, dan Mayo Clinic menyebut radiasi rontgen tergolong kecil. RadiologyInfo memperkirakan dosis satu kali foto dada orang dewasa setara radiasi alami dari lingkungan selama sekitar 10 hari, walau angkanya bervariasi menurut ukuran tubuh dan alat.
Tidak ada radiasi yang tertinggal di tubuh setelah pemeriksaan. Paparan yang sering atau berlebihan membawa risiko kanker yang sangat kecil, sehingga dokter menimbang manfaat dan risikonya sebelum meminta foto.
Pada kehamilan, RadiologyInfo menyebut dokter menghindari banyak pemeriksaan agar janin tidak terpapar radiasi. Bila foto dada tetap diperlukan, pemeriksaan dilakukan dengan cara yang melindungi perut dan menekan paparan ke janin.
Pada anak, Kemenkes menyebut rontgen aman bila digunakan dengan tepat dan hanya direkomendasikan bila benar-benar dibutuhkan.
Cara Membaca Hasil Rontgen Thorax
Hasil rontgen thorax dibaca oleh dokter spesialis radiologi, yaitu dokter yang terlatih membaca gambar pencitraan. Temuannya ditulis dalam laporan untuk dokter pengirim, yang kemudian menjelaskan artinya kepada Anda. Istilah yang sering muncul antara lain:
Infiltrat. Artinya ada area paru yang tampak lebih putih atau berkabut. Temuan ini bisa berkaitan dengan infeksi seperti pneumonia maupun kondisi lain, sehingga dokter menilainya bersama gejala.
Efusi pleura. Artinya ada cairan di rongga antara paru dan dinding dada. Dokter biasanya menindaklanjutinya untuk mencari penyebab.
Kardiomegali. Artinya bayangan jantung tampak lebih besar dari ukuran yang diharapkan. Dokter bisa meminta pemeriksaan jantung lain untuk mencari penyebabnya.
Dalam batas normal. Artinya tidak ada kelainan yang tampak di foto. Keluhan yang menetap tetap perlu dibicarakan dengan dokter, karena sebagian kondisi tidak terlihat di foto dada.
Keterbatasan Rontgen Thorax dan Peran CT Scan
Menurut RadiologyInfo, sebagian kondisi di dada tidak tampak pada foto biasa, misalnya kanker berukuran kecil dan gumpalan darah di pembuluh paru (emboli paru). NHS menyebut CT scan dipakai saat dokter memerlukan gambar yang lebih rinci.
Tabel ini merangkum perbedaannya secara umum. Pemeriksaan yang diperlukan ditentukan oleh dokter.
Foto dada menilai bentuk paru, sedangkan kerja paru dalam mengalirkan udara diukur dengan tes napas seperti spirometri.
Rontgen Thorax di Klinik Bumame
Foto dada memperlihatkan paru, jantung, dan tulang rusuk dalam satu gambar, lalu dokter membacanya bersama keluhan Anda. Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Rontgen - Thorax, yang membantu dokter menilai tanda pneumonia, TBC, penumpukan cairan, dan perubahan ukuran jantung. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?
Periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami batuk lama, batuk berdarah, sesak napas, nyeri dada, atau demam dengan keluhan napas. Dokter yang memutuskan apakah foto dada diperlukan.
Setelah hasil keluar, bicarakan isinya dengan dokter pengirim sebelum menarik kesimpulan sendiri.
Nyeri dada hebat, sesak berat yang muncul tiba-tiba, atau cedera dada setelah kecelakaan perlu penanganan segera di IGD rumah sakit.
Periksakan Keluhan Dada Anda Lebih Awal
Batuk, sesak, dan nyeri dada punya banyak kemungkinan penyebab. Rontgen thorax memberi dokter gambaran cepat tentang isi rongga dada untuk memilih langkah berikutnya. Kepastian lebih awal memberi lebih banyak pilihan untuk melangkah.
Bila ada pertanyaan seputar foto dada, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Pemeriksaan Rontgen (X-ray). Retrieved 23 September 2026 from https://ayosehat.kemkes.go.id/pemeriksaan-rontgen-x-ray
NHS. X-ray. Retrieved 23 September 2026 from https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/x-ray/
Mayo Clinic. Chest X-rays. Retrieved 23 September 2026 from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/chest-x-rays/about/pac-20393494
RadiologyInfo.org. Chest X-ray (Radiography). Retrieved 23 September 2026 from https://www.radiologyinfo.org/en/info/chestrad
RadiologyInfo.org. Radiation Dose from X-Ray and CT Exams. Retrieved 23 September 2026 from https://www.radiologyinfo.org/en/info/safety-xray
American Lung Association. Chest X-Ray. Retrieved 23 September 2026 from https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-procedures-and-tests/chest-x-ray
Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan
