Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Nyeri Sendi: Penyebab, Pola Gejala, dan Cara Mengatasinya
Kembali ke Artikel & Berita

Nyeri Sendi: Penyebab, Pola Gejala, dan Cara Mengatasinya

SBATips Kesehatan

Lutut kaku saat bangun tidur, jari pegal setelah seharian mengetik, atau jempol kaki tiba-tiba sakit di tengah malam. Banyak orang menganggapnya tanda lelah atau faktor usia, lalu menunggu keluhan reda sendiri.

Sebagian nyeri sendi memang ringan. Namun, nyeri yang datang bersama bengkak, kulit merah dan hangat, demam, atau kaku lama di pagi hari bisa menandakan peradangan yang perlu diperiksa dokter.

Artikel ini membahas penyebab nyeri sendi, cara membaca polanya, perawatan di rumah, dan tanda yang memerlukan dokter.

Apa Itu Nyeri Sendi?

Sendi adalah tempat dua tulang bertemu, seperti lutut, pinggul, bahu, dan jari. Mayo Clinic menjelaskan nyeri sendi sebagai rasa tidak nyaman pada sendi, kadang disertai bengkak dan hangat, dari pegal ringan setelah aktivitas hingga nyeri berat saat bergerak.

Penyebab yang umum adalah artritis atau radang sendi, yang menurut Mayo Clinic memiliki lebih dari 100 jenis. NHS mencatat nyeri bisa muncul di satu sendi atau beberapa sendi sekaligus. Pola ini menjadi petunjuk awal bagi dokter.

Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Ditemui

Berikut penyebab yang umum:

  • Pengapuran sendi. Pada osteoartritis, tulang rawan di ujung tulang rusak dan aus sehingga tulang saling bergesekan, menurut Kementerian Kesehatan. Lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang sering terkena.

  • Serangan asam urat. Saat kadar asam urat tinggi, kristal bisa menumpuk di sendi dan memicu gout. Menurut Kementerian Kesehatan, serangannya umumnya mengenai satu sendi, sering di pangkal jempol kaki, dan memuncak dalam kurang dari 24 jam. Penyebab asam urat tinggi meliputi produksi berlebih dan gangguan pembuangan di ginjal.

  • Penyakit autoimun. Pada artritis reumatoid, yang awam sering disebut rematik, sistem imun keliru menyerang lapisan sendi tangan, kaki, dan pergelangan tangan, umumnya di kedua sisi tubuh, menurut NHS. Mayo Clinic juga mencantumkan lupus dan penyakit autoimun lain.

  • Infeksi. WHO menjelaskan chikungunya dari gigitan nyamuk Aedes memicu demam mendadak yang sering disertai nyeri sendi hebat, kadang bertahan berminggu-minggu. Infeksi di dalam sendi, disebut artritis septik, membuat sendi panas, bengkak, sulit digerakkan, dan disertai demam tinggi, menurut NHS.

  • Cedera dan pemakaian berlebih. NHS menyebut keseleo setelah olahraga berat atau gerakan berulang menimbulkan nyeri, bengkak, atau memar. Bursitis, radang kantong cairan bantalan sendi, dan tendinitis atau radang tendon juga masuk daftar Mayo Clinic.

Baca Juga: Lutut Nyeri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Siapa yang Lebih Mudah Mengalaminya?

NHS menyebut nyeri sendi umum terjadi, khususnya seiring bertambahnya usia. WHO mencatat sekitar 73 persen orang dengan pengapuran sendi berusia di atas 55 tahun dan 60 persen di antaranya perempuan. Perempuan juga lebih berisiko mengalami artritis reumatoid, sedangkan serangan asam urat lebih sering dialami pria. Pada masa menopause, sendi bisa terasa pegal karena estrogen turun, menurut NHS.

Berat badan berlebih bisa mempercepat kerusakan tulang rawan, menurut Kementerian Kesehatan. Menurut WHO, risiko pengapuran sendi juga naik pada orang dengan riwayat cedera, beban berulang saat olahraga atau bekerja, dan faktor genetik. Riwayat keluarga dan kebiasaan merokok meningkatkan risiko artritis reumatoid, menurut NHS.

Gejala yang Sering Menyertai Nyeri Sendi

Gejala penyerta membantu mempersempit dugaan penyebab.

1. Bengkak, merah, dan hangat

Sendi tampak membesar, kulitnya merah, dan terasa hangat saat disentuh. Tanda peradangan aktif ini sering terlihat pada serangan asam urat dan infeksi sendi. Mayo Clinic menyarankan konsultasi bila nyeri disertai gejala ini atau demam.

2. Kaku setelah istirahat atau bangun tidur

Pada pengapuran sendi, kaku bisa muncul setelah istirahat atau setelah sendi banyak dipakai, menurut Kementerian Kesehatan. Pada artritis reumatoid, kaku memburuk setelah lama tidak bergerak, dan NHS menyarankan ke dokter bila kaku berlangsung lebih dari 30 menit setelah bangun.

3. Gerak sendi terbatas

Sendi sulit ditekuk atau diluruskan sehingga aktivitas harian terganggu. Kementerian Kesehatan menyebut pengapuran sendi yang berat bisa membatasi mobilitas dan mengubah bentuk sendi.

4. Demam, ruam, atau lemas

WHO menjelaskan nyeri sendi akibat chikungunya bisa disertai ruam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan lelah, mirip gejala demam berdarah. NHS mencatat artritis reumatoid juga bisa memicu lelah dan berat badan turun.

Komplikasi yang Bisa Muncul

Komplikasi bergantung pada penyebabnya. Kementerian Kesehatan menyebut serangan asam urat berulang bisa merusak sendi secara permanen, dan kristal di ginjal bisa membentuk batu. NHS menjelaskan artritis reumatoid bisa merusak sendi dan tulang di sekitarnya serta meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Membaca Pola Nyeri Sendi Anda

NHS mengingatkan agar nyeri sendi tidak didiagnosis sendiri. Meski begitu, mengenali polanya membantu Anda menjelaskan keluhan saat konsultasi:

Pola keluhan

Kemungkinan penyebab

Langkah awal

Nyeri memburuk saat berjalan dan kaku setelah aktivitas, umumnya usia di atas 45 tahun

Pengapuran sendi

Konsultasi bila mengganggu aktivitas atau tidur

Nyeri dan kaku di kedua sisi tubuh, memburuk saat bangun tidur

Artritis reumatoid

Konsultasi bila kaku lebih dari 30 menit

Jempol kaki panas, bengkak, dan nyeri hebat mendadak, sering malam hari

Serangan asam urat

Periksa ke dokter secepatnya

Sendi panas, bengkak, sulit digerakkan, disertai demam tinggi

Infeksi sendi

Periksa hari itu juga atau ke IGD

Demam mendadak dengan nyeri sendi hebat, kadang disertai ruam

Infeksi virus seperti chikungunya

Periksa ke dokter, gejalanya mirip demam berdarah

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Satu sendi yang tiba-tiba meradang lebih mengarah ke serangan asam urat atau infeksi, sedangkan nyeri di banyak sendi pada kedua sisi tubuh lebih sesuai dengan artritis reumatoid.

Kapan Harus ke Dokter?

Nyeri sendi jarang bersifat darurat, dan nyeri ringan sering bisa dirawat di rumah, menurut Mayo Clinic. Panduan NHS membaginya menjadi tiga tingkat:

  • Jadwalkan konsultasi. Nyeri mengganggu aktivitas atau tidur, terus kambuh, atau tidak membaik setelah 2 minggu perawatan di rumah. Keluhan sendi pada anak juga perlu diperiksakan.

  • Periksa hari itu juga. Kulit di sekitar sendi bengkak dan panas, atau nyeri disertai demam tinggi dan menggigil. NHS mengaitkan pola ini dengan kemungkinan infeksi sendi.

  • Segera ke IGD. Nyeri hebat setelah jatuh atau cedera, sendi tampak bergeser, tidak bisa berjalan, atau tidak bisa menumpu. Kesemutan atau mati rasa di sekitar sendi setelah cedera juga tanda darurat.

Bagaimana Dokter Mencari Penyebabnya?

Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, cedera, obat, dan penyakit dalam keluarga, lalu memeriksa bengkak dan gerak sendi. Pemeriksaan lanjutan bisa meliputi:

  • Tes darah. Menurut NHS, laju endap darah (LED) dan C-reactive protein (CRP) menilai peradangan, sedangkan faktor reumatoid dan anti-CCP membantu menelusuri artritis reumatoid. Bila dicurigai serangan asam urat, dokter bisa meminta pemeriksaan asam urat.

  • Pencitraan. Foto rontgen, MRI, atau CT scan memperlihatkan kerusakan tulang dan sendi, menurut Kementerian Kesehatan. NHS menambahkan pemindaian membantu membedakan jenis radang sendi.

  • Analisis cairan sendi. Sampel cairan sendi diperiksa untuk menyingkirkan kondisi lain. Temuan kristal monosodium urat di dalamnya bisa menegakkan diagnosis serangan asam urat, menurut Kementerian Kesehatan.

Peran Tes Asam Urat dalam Menelusuri Nyeri Sendi

Asam urat adalah hasil pemecahan purin. Menurut Kementerian Kesehatan, kadar yang tinggi dalam waktu lama bisa membentuk kristal di sendi dan memicu radang berulang. Tes darah membantu dokter menilai kemungkinan ini.

Pemeriksaan Asam Urat di Bumame memakai sampel darah yang diproses di laboratorium, dengan hasil dalam 1x24 jam. Persiapannya puasa 8 sampai 12 jam sesuai konfirmasi tim Bumame, dan air putih tanpa pemanis tetap boleh diminum. Pemeriksaan tersedia lewat Home Care atau di klinik. Hasilnya dibaca dokter bersama keluhan Anda, karena kadar tinggi tidak selalu menimbulkan serangan dan nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter. Untuk jadwal, Anda bisa hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Cara Mengatasi Nyeri Sendi

Menurut NHS, sebagian nyeri sendi bisa reda tanpa pengobatan. Untuk nyeri ringan tanpa tanda bahaya, coba langkah berikut:

  • Istirahat sambil tetap bergerak ringan. NHS menyarankan sendi diistirahatkan tanpa berhenti digerakkan sepenuhnya. Mayo Clinic menambahkan agar gerakan yang memperberat nyeri dihindari.

  • Kompres dingin atau hangat. Kantong es berbalut handuk bisa ditempelkan hingga 20 menit setiap 2 sampai 3 jam, menurut NHS. Mayo Clinic menyebut kompres hangat atau mandi air hangat membantu otot rileks.

  • Obat pereda nyeri sesuai anjuran. Tanyakan kepada apoteker atau dokter obat yang sesuai, seperti saran NHS. Bila dicurigai chikungunya, WHO menyarankan obat golongan antiinflamasi nonsteroid dihindari sampai demam berdarah disingkirkan karena risiko perdarahan.

Dokter bisa memberikan obat pereda nyeri yang lebih kuat, antibiotik untuk infeksi, fisioterapi, atau suntikan steroid, menurut NHS. Pada artritis reumatoid, pengobatan dini membantu menurunkan risiko kerusakan sendi.

Kebiasaan yang Membantu Menjaga Sendi

Langkah berikut membantu menjaga sendi tetap sehat:

  • Jaga berat badan dan tetap aktif. WHO dan Kementerian Kesehatan menyebut berat badan normal dan olahraga teratur membantu menurunkan risiko pengapuran sendi. Lakukan pemanasan dan pendinginan setiap berolahraga intens.

  • Lindungi sendi dari beban berulang. WHO menyarankan mengurangi pemakaian sendi berlebihan, misalnya akibat beban kerja. Gunakan pelindung saat berolahraga yang berisiko cedera.

  • Atur menu harian. Bila kadar asam urat tinggi, Kementerian Kesehatan menyarankan pembatasan alkohol, minuman berpemanis, daging merah, dan makanan laut berlebihan. Daftar makanan penyebab asam urat membantu menyusun menu.

Kenali Polanya dan Rawat Sendi Sejak Awal

Nyeri sendi punya banyak penyebab, dari keseleo ringan hingga radang sendi jangka panjang. Mencatat sendi yang sakit, waktu munculnya, lama kaku di pagi hari, dan gejala penyertanya membantu dokter menemukan penyebabnya. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan, silakan chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. NHS. Joint Pain.

  2. Mayo Clinic. Joint Pain, Causes and Definition.

  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Osteoartritis.

  4. World Health Organization. Osteoarthritis.

  5. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Penyakit Asam Urat, Apakah Berbahaya?

  6. NHS. Rheumatoid Arthritis.

  7. NHS. Rheumatoid Arthritis, Diagnosis.

  8. World Health Organization. Chikungunya.

Ditinjau secara medis oleh dr. Muhammad Reza Kurniawan

Frequently Asked Question

Apa saja penyebab nyeri sendi?

Nyeri sendi dapat disebabkan oleh osteoartritis, asam urat, artritis reumatoid, infeksi, cedera, bursitis, atau tendinitis. Dokter menentukan penyebabnya berdasarkan pola gejala dan hasil pemeriksaan.

Bagaimana membedakan nyeri sendi akibat asam urat dan rematik?

Asam urat biasanya menyerang satu sendi secara mendadak, sering di pangkal jempol kaki, disertai nyeri hebat dan bengkak. Artritis reumatoid cenderung mengenai sendi di kedua sisi tubuh dan menyebabkan kaku setelah lama tidak bergerak.

Kapan nyeri sendi perlu diperiksakan ke dokter?

Periksakan diri jika nyeri mengganggu aktivitas atau tidur, terus kambuh, tidak membaik setelah dua minggu perawatan di rumah, atau menyebabkan kaku lebih dari 30 menit setelah bangun. Sendi panas dan bengkak disertai demam perlu diperiksa pada hari yang sama.

Apakah nyeri sendi bisa sembuh sendiri?

Sebagian nyeri sendi ringan, seperti akibat keseleo, dapat membaik dengan perawatan di rumah. Namun, nyeri yang menetap, berulang, atau disertai tanda peradangan perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang tepat.

Bagaimana cara mengatasi nyeri sendi di rumah?

Istirahatkan sendi tanpa menghentikan gerakan ringan, hindari aktivitas yang memperburuk nyeri, dan gunakan kompres dingin berbalut handuk hingga 20 menit setiap dua sampai tiga jam. Tanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai obat pereda nyeri yang sesuai.