Pegal di antara tulang belikat dan pinggang sering muncul setelah seharian di depan laptop, menggendong si kecil, atau menyusui sambil membungkuk. Banyak wanita menganggapnya lelah biasa.
Sebagian keluhan ini memang berasal dari otot dan postur. Namun, nyeri di punggung tengah juga bisa bersumber dari tulang yang mulai rapuh setelah menopause, kantong empedu, saluran kemih, hingga jantung.
Artikel ini membahas penyebabnya, ciri pembedanya, tanda yang perlu segera ditangani, serta cara meredakan dan mencegahnya.
Letak Punggung Tengah dan Asal Nyerinya
Cleveland Clinic menggolongkan punggung tengah sebagai bagian tulang belakang dada (torakal), yang membentang dari pangkal leher sampai batas bawah tulang rusuk. Kemenkes mencatat nyeri di area ini sebagai salah satu bentuk sakit punggung, di samping nyeri leher, nyeri punggung bawah, dan nyeri tulang ekor.
Nyeri dari organ dalam seperti jantung, kerongkongan, dan ginjal juga bisa terasa di punggung. Nyeri seperti ini disebut nyeri alih (referred pain), dan menurut Cleveland Clinic biasanya muncul tanpa cedera yang jelas.
Keluhan yang condong ke satu sisi, seperti sakit punggung sebelah kiri, punya daftar penyebab yang sedikit berbeda. Bila nyeri punggung datang bersama nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin, segera ke IGD.
Pemicu dari Otot, Postur, dan Aktivitas Harian
Menurut Kemenkes dan Cleveland Clinic, pemicu yang umum meliputi:
Otot atau ligamen tertarik. Regangan ini sering terjadi saat mengangkat beban berat atau bergerak mendadak. Nyerinya biasanya bisa dikaitkan dengan aktivitas yang baru dilakukan.
Postur dan gerakan berulang. Duduk atau berdiri dengan posisi buruk bisa memicu nyeri punggung. Cleveland Clinic juga mencatat cedera akibat gerakan berulang pada pekerja lapangan maupun kantor.
Kurang bergerak, berat badan berlebih, dan merokok. Kurang berolahraga membuat otot penopang tulang belakang lemah, sedangkan berat badan berlebih menambah beban pada punggung. Merokok bisa mengurangi aliran darah ke tulang belakang dan meningkatkan risiko osteoporosis.
Perubahan pada tulang belakang. Bantalan di antara ruas tulang belakang (diskus) bisa rusak seiring usia dan menekan saraf. Pengapuran sendi (osteoartritis) dan kelengkungan tulang belakang seperti skoliosis dan kifosis juga bisa memicu nyeri.
Penyebab Apa yang Lebih Sering Muncul pada Wanita?
Tiga penyebab berikut lebih sering dialami wanita, sedangkan penyakit jantung pada sebagian wanita bisa diawali nyeri punggung atas.
1. Tulang Rapuh setelah Menopause
Kemenkes menjelaskan bahwa turunnya kadar hormon estrogen saat menopause mempercepat hilangnya massa tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis yang bisa berujung pada patah tulang belakang. Menurut MSD Manual, retak ruas tulang belakang umumnya terjadi di punggung tengah sampai bawah, kadang hanya karena batuk atau jatuh dari posisi berdiri.
Sebagian besar retakan ini tidak terasa nyeri. Bila nyeri muncul, rasanya datang tiba-tiba, menetap di satu area, dan bertambah saat berdiri atau berjalan. Nyeri biasanya mulai berkurang setelah 1 minggu, tetapi bisa bertahan berbulan-bulan pada sebagian orang.
2. Batu Empedu
Batu empedu (kolelitiasis) adalah cairan empedu yang mengeras di kantong empedu atau salurannya. Cleveland Clinic mencatat wanita tiga kali lebih mungkin mengalaminya, terutama di usia subur sekitar 20 sampai 50 tahun, karena risikonya mengikuti kadar estrogen dan progesteron.
Nyerinya umumnya di perut kanan atas, tetapi bisa menjalar ke bahu kanan atau punggung di antara kedua tulang belikat, dan wanita lebih mungkin merasakan nyeri alih seperti ini. Serangan sering muncul setelah makan berlemak, berlangsung beberapa menit sampai jam, dan bisa membangunkan dari tidur.
3. Infeksi Saluran Kemih dan Gangguan Ginjal
Kemenkes mencatat infeksi saluran kemih lebih sering dialami wanita karena saluran kencing (uretra) wanita lebih pendek. Infeksi ini bisa mengenai ginjal, dan gejalanya bisa berupa nyeri di punggung atau pinggang, demam tinggi, menggigil, mual, dan muntah.
Infeksi maupun batu ginjal bisa menimbulkan nyeri alih ke punggung. Menurut Cleveland Clinic, nyeri ginjal biasanya terasa di punggung bawah, tetapi kadang mencapai batas bawah punggung atas.
4. Penyakit Jantung yang Terasa hingga Punggung
Kemenkes menjelaskan bahwa nyeri penyakit jantung koroner bisa menjalar dari dada ke leher, lengan, rahang, hingga punggung, kadang hanya terasa di antara kedua bahu, dan bisa disertai keringat dingin, mual, atau sesak napas.
CDC mencatat tanda awal penyakit jantung pada sebagian wanita bisa berupa serangan jantung dengan nyeri punggung atas atau leher, gangguan pencernaan, mual, kelelahan berat, pusing, dan sesak napas, selain nyeri dada. Tanda ini juga berlaku untuk sakit punggung bagian atas pada wanita. Bila keluhan ini muncul, segera ke IGD.
Ciri Nyeri dari Otot, Tulang, dan Organ Dalam
Pola berikut membantu Anda menjelaskan keluhan kepada dokter.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Nyeri Punggung Tengah Perlu ke IGD atau Dokter?
Segera ke IGD bila nyeri punggung tengah disertai:
Nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin. Cleveland Clinic menggolongkan nyeri punggung dengan keluhan mirip serangan jantung sebagai keadaan darurat. Jangan menunggu nyeri reda.
Tungkai lemah atau buang air tidak terkendali. Kelemahan di salah satu atau kedua tungkai, mengompol, atau tidak bisa buang air kecil bisa menandakan gangguan saraf tulang belakang. Kemenkes juga menyebut mati rasa di pangkal paha sebagai tanda bahaya.
Nyeri hebat mendadak di perut kanan atas atau bahu. Nyeri ini, terutama setelah makan, bisa menandakan serangan batu empedu dan perlu segera ditangani. Demam serta kulit dan mata yang menguning bisa menandakan sumbatan yang berat atau lama.
Buat janji dengan dokter bila nyeri tidak membaik setelah seminggu, disertai demam, kesemutan atau mati rasa di bokong atau tungkai, atau berat badan turun tanpa sebab. Menurut Cleveland Clinic, nyeri hebat atau berulang tetap perlu diperiksa walau sudah reda, karena wanita cenderung mengabaikan nyeri yang hilang timbul.
Pemeriksaan untuk Menemukan Sumber Nyeri
Dokter biasanya menanyakan letak, awal, dan pemicu nyeri serta keluhan penyerta, lalu melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lanjutan disesuaikan dengan dugaan penyebabnya:
Pemeriksaan urine. Urinalisis mendeteksi bakteri, darah, atau sel nanah, sedangkan kultur urine menunjukkan jenis bakteri dan antibiotik yang sesuai. Kemenkes menyebut keduanya dipakai untuk memastikan infeksi saluran kemih.
Tes kepadatan tulang. MSD Manual menyebut pemindaian DXA sebagai tes utama kepadatan tulang. Dokter bisa menduga osteoporosis pada wanita berusia 65 tahun ke atas dan wanita yang sudah menopause dengan faktor risiko.
USG perut. Cleveland Clinic menyebut USG perut sebagai langkah awal untuk mendeteksi batu empedu. Pemeriksaan ini cepat dan bisa menemukan sebagian besar batu.
Infus Pereda Nyeri setelah Diagnosis Ditegakkan
Kemenkes menyebut penanganan nyeri punggung bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Setelah sumber nyeri diketahui, dokter bisa mempertimbangkan V-Drip Pain Relief sebagai pilihan pendukung. Halaman produknya mencantumkan kandungan Electrolytes, Gastric Protector, Analgesic, Thiamine, Pyridoxine, dan Cyanocobalamin, dengan layanan Walk In dan Home Care.
Menurut halaman produknya, infus ini tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui, ditujukan untuk usia di atas 12 tahun, dan tidak bisa dipakai oleh orang dengan riwayat epilepsi, pengguna obat tertentu, atau yang alergi terhadap kandungannya. Sampaikan kepada dokter obat pereda nyeri yang sudah Anda minum. Untuk pertanyaan layanan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Meredakan Nyeri sesuai Sumbernya
Untuk nyeri dari otot, Kemenkes menyebut kompres panas dan dingin yang dipakai bergantian, latihan dan peregangan untuk memperkuat otot di sekitar tulang belakang, serta obat pereda nyeri yang dijual bebas sebagai pilihan. Cleveland Clinic menambahkan fisioterapi untuk memperbaiki kekuatan otot dan postur. Ikuti aturan pakai obat dan sampaikan kepada dokter bila Anda sering membutuhkannya.
Bila sumbernya organ dalam, pengobatan mengikuti penyakitnya. Infeksi saluran kemih umumnya ditangani dengan antibiotik dari dokter. Untuk batu empedu yang bergejala, Cleveland Clinic menyebut operasi pengangkatan kantong empedu sebagai penyelesaian jangka panjang yang bisa diandalkan. Pada osteoporosis, MSD Manual menyebut pengendalian faktor risiko, kalsium dan vitamin D, olahraga, serta obat dari dokter.
Kebiasaan yang Menjaga Punggung Tengah Tetap Kuat
Atur postur dan tempat kerja. Perhatikan cara duduk, berdiri, dan berbaring, serta tata tempat kerja secara ergonomis agar ketegangan kecil tidak menumpuk. Kemenkes dan Cleveland Clinic sama-sama menganjurkannya.
Angkat beban dengan hati-hati. Teknik mengangkat yang aman membantu melindungi punggung dari cedera. Terapkan juga saat menggendong anak atau membawa belanjaan.
Rutin bergerak dan jaga berat badan. Berjalan, berenang, atau yoga membantu memperkuat otot punggung. Menurunkan berat badan berlebih juga mengurangi beban pada punggung.
Jaga kepadatan tulang. Kemenkes menyarankan wanita yang sudah melewati menopause mengonsumsi sekitar 1200 mg kalsium dan 800 sampai 1000 IU vitamin D per hari, serta rutin melakukan latihan beban dan kekuatan. Hindari merokok dan alkohol berlebihan, dan konsultasikan suplemen dengan dokter.
Punggung yang Nyaman Dimulai dari Kebiasaan Harian
Posisi kerja yang baik, gerak rutin, dan tulang yang terjaga membantu punggung tengah tetap nyaman. Periksakan diri bila pola nyeri berubah atau muncul keluhan baru. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar layanan Bumame, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Penyebab dan Penanganan Nyeri Punggung
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Cara Merawat Tulang saat Menopause
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Kenali Apa Itu Infeksi Saluran Kemih
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Gejala dan Ciri Penyakit Jantung Koroner
Cleveland Clinic — Upper Back Pain
Cleveland Clinic — Gallstones (Cholelithiasis): Symptoms, Causes & Treatment
Bolster MB, MSD Manual Consumer Version — Osteoporosis
Centers for Disease Control and Prevention — About Women and Heart Disease
Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna
Frequently Asked Question
Apa penyebab sakit punggung bagian tengah pada wanita?
Penyebabnya meliputi ketegangan otot dan postur buruk, retak tulang belakang akibat osteoporosis setelah menopause, batu empedu, infeksi saluran kemih atau gangguan ginjal, hingga penyakit jantung. Gejala penyerta membantu dokter menelusuri sumber nyeri.
Apakah sakit punggung tengah bisa menjadi tanda serangan jantung?
Bisa. Nyeri akibat gangguan jantung dapat menjalar ke punggung atau terasa di antara kedua bahu. Pada sebagian wanita, nyeri punggung atas dapat menjadi salah satu tanda awal. Segera ke IGD jika nyeri disertai nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, mual, atau pusing.
Apakah batu empedu bisa menyebabkan punggung sakit?
Bisa. Nyeri batu empedu biasanya terasa di perut kanan atas dan dapat menjalar ke bahu kanan atau punggung di antara kedua tulang belikat. Keluhan sering muncul setelah makan berlemak dan dapat berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa jam.
Bagaimana membedakan nyeri otot dengan nyeri dari organ dalam?
Nyeri otot biasanya berkaitan dengan aktivitas tertentu, seperti mengangkat beban atau mempertahankan postur buruk. Nyeri dari organ dalam dapat muncul tanpa cedera yang jelas dan disertai keluhan lain, seperti demam, mual, atau sesak napas. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Apakah osteoporosis bisa menyebabkan nyeri punggung tengah?
Bisa. Osteoporosis dapat membuat ruas tulang belakang rapuh dan mengalami retak, terutama di punggung tengah hingga bawah. Nyeri dapat muncul mendadak dan bertambah saat berdiri atau berjalan. Risiko osteoporosis meningkat setelah menopause akibat penurunan kadar estrogen.
