Hari pertama haid sering datang bersama kram perut dan rasa lesu, sehingga secangkir kopi pagi terasa seperti penyelamat. Di sisi lain, banyak perempuan mendengar saran untuk berhenti minum kopi selama haid karena dianggap memperberat nyeri.
Saran yang beredar sering bertolak belakang. Kopi yang dihentikan mendadak bisa memicu sakit kepala, kafein berlebih bisa mengganggu tidur, dan kopi yang diminum bersama makan bisa menghambat penyerapan zat besi.
Artikel ini membahas apa kata penelitian, batas kafein harian, cara minum yang lebih nyaman, siapa yang perlu membatasi, dan kapan perlu ke dokter.
Bolehkah Minum Kopi saat Haid?
Bagi sebagian besar perempuan dewasa yang sehat, minum kopi saat haid umumnya boleh selama jumlahnya wajar. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebut asupan kafein hingga 400 mg per hari, kira-kira dua sampai tiga cangkir kopi berukuran 355 mL, umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif pada orang dewasa.
Meski begitu, kepekaan tiap orang terhadap kafein sangat beragam. Kementerian Kesehatan lewat laman Ayo Sehat menyarankan minuman berkafein tinggi seperti kopi dan minuman bersoda dihindari dulu saat haid demi penyerapan zat besi. Kemenkes juga mencantumkan langkah menghindari makanan yang mengandung kafein untuk membantu meredakan nyeri haid.
Jawabannya bergantung pada jumlah, waktu minum, dan respons tubuh Anda.
Apakah Kopi Membuat Kram Haid Lebih Berat?
Nyeri haid atau dismenore berupa kram berdenyut di perut bagian bawah yang bisa menjalar ke pinggang, punggung bawah, dan paha. Pada nyeri haid yang tidak disebabkan penyakit lain, pemicunya biasanya kadar prostaglandin yang tinggi, yaitu zat dari rahim yang membuat otot rahim mengencang dan mengendur. Kondisi rahim tertentu juga termasuk penyebab nyeri haid.
Hubungan kopi dengan kram haid belum terjawab tuntas. Penelitian pada 130 mahasiswi kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang menemukan hubungan antara konsumsi kopi berlebih dan dismenore primer, yaitu nyeri haid tanpa kelainan organ. Penelitian pada 306 mahasiswi Universitas Hasanuddin justru tidak menemukan hubungan tersebut, dan faktor yang berhubungan adalah stres.
Kedua penelitian berdesain potong lintang, sehingga hubungan sebab-akibatnya masih perlu dibuktikan. Bila kram terasa lebih berat setelah minum kopi, kurangi jumlahnya pada siklus berikutnya lalu bandingkan. Memahami jenis dan gejala nyeri haid juga membantu membedakan kram yang wajar dari yang perlu diperiksa.
Kafein dan Keluhan Menjelang Haid, Termasuk Payudara Nyeri
Sebagian perempuan mengalami sindrom pramenstruasi (PMS), yaitu kumpulan keluhan seperti kembung, mudah marah, lelah, dan berat badan naik yang sering muncul satu sampai dua minggu sebelum haid. Keluhan ini termasuk tanda mau haid, dan sebagian perempuan juga merasakan payudara nyeri.
Perempuan dengan PMS sering disarankan mengurangi kafein, padahal bukti pendukungnya masih terbatas. Sebuah studi besar membandingkan 1.234 perempuan dengan PMS dan 2.426 perempuan tanpa PMS. Asupan kafein total tidak berhubungan dengan PMS, dan minum empat cangkir kopi atau lebih per hari juga tidak berhubungan dengan payudara nyeri.
Efek Kafein pada Tidur, Lambung, dan Cairan Tubuh
Pada jumlah berlebih, kafein bisa menambah ketidaknyamanan selama haid:
Tidur terganggu. Kafein mencapai kadar puncak dalam darah sekitar satu jam setelah diminum, dan efeknya bisa terasa empat sampai enam jam. Kopi sore atau malam bisa membuat Anda sulit terlelap. Bila susah tidur terus berulang, bicarakan dengan dokter.
Lambung tidak nyaman. Kafein meningkatkan pelepasan asam lambung, sehingga sebagian orang mengalami sakit perut atau rasa panas di dada. Nyeri haid sendiri bisa disertai mual dan diare, jadi perhatikan apakah kopi memperberat mual saat haid.
Lebih sering buang air kecil. Kafein bersifat diuretik, yaitu membuat tubuh membuang lebih banyak garam dan air lewat urine. Asupan berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi, jadi imbangi kopi dengan air putih.
Sakit kepala. Kafein berlebih bisa memicu sakit kepala. Berhenti mendadak setelah terbiasa minum kopi juga bisa memicu gejala putus kafein, seperti sakit kepala, mengantuk, mudah marah, dan sulit berkonsentrasi, yang biasanya hilang dalam beberapa hari.
Kopi, Zat Besi, dan Risiko Kurang Darah selama Haid
Menurut Ayo Sehat, keluarnya darah selama 3 sampai 7 hari dan perubahan hormon membuat perempuan lebih mudah mengalami kurang darah atau anemia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 30% perempuan usia 15 sampai 49 tahun di dunia mengalami anemia, dan haid yang terus-menerus banyak termasuk penyebab yang umum.
Kebiasaan minum minuman berkafein bersamaan dengan makan bisa mengurangi penyerapan zat besi, mineral yang dibutuhkan untuk membangun sel darah merah. Untuk memenuhi kebutuhan harian zat besi, langkah berikut bisa membantu:
Beri jeda antara kopi dan jam makan. WHO menyarankan menghindari teh, kopi, dan kakao saat menyantap makanan kaya zat besi. Contohnya daging merah, ati ayam, telur, ikan, dan kacang-kacangan.
Tambahkan sumber vitamin C. Jeruk, buah lain, dan sayuran hijau membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan. Sajikan bersama lauk sumber zat besi.
Perhatikan tanda kurang darah. Lelah, pusing, tangan dan kaki dingin, sakit kepala, dan sesak napas saat beraktivitas termasuk ciri-ciri anemia. Periksakan diri bila keluhan ini sering muncul.
Berapa Kafein dalam Secangkir Kopi dan Minuman Lain?
Tabel berikut merangkum perkiraan kandungan kafein dari MedlinePlus dan FDA.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Batas sekitar 400 mg per hari berlaku untuk total kafein dari semua sumber, termasuk cokelat serta sebagian obat pereda nyeri, obat flu, dan obat penahan kantuk yang dijual bebas. Bila Anda memakai obat pereda nyeri haid, baca labelnya untuk melihat kandungan kafein.
Cara Minum Kopi yang Lebih Nyaman selama Haid
Bila Anda tetap ingin menikmati kopi selama haid, kebiasaan berikut bisa membantu:
Minum di pagi hari. Karena efeknya bisa bertahan empat sampai enam jam, kopi pagi lebih kecil kemungkinannya mengganggu tidur malam. Tidur yang cukup juga membantu tubuh beristirahat saat kram datang.
Coba kopi tanpa kafein. Kopi decaf masih mengandung sedikit kafein, tetapi jumlahnya jauh lebih rendah. Bila tubuh Anda bereaksi kuat terhadap kafein, kopi decaf pun mungkin perlu dihindari.
Kurangi secara bertahap. FDA menyarankan pengurangan bertahap bagi yang terbiasa minum kafein setiap hari, karena gejala putus kafein bisa terasa tidak nyaman. Catat perubahan keluhan haid selama proses ini.
Padukan dengan cara meredakan kram lain. Kompres hangat di perut bawah, mandi air hangat, olahraga ringan, yoga, meditasi, dan istirahat cukup bisa membantu. Hindari alkohol dan rokok, lalu pilih solusi mengurangi rasa sakit saat haid yang sesuai untuk Anda.
Siapa yang Sebaiknya Mengurangi Kafein?
Kelompok berikut sebaiknya bertanya ke dokter tentang perlu tidaknya membatasi kafein:
Perempuan yang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui. Kafein bisa melewati plasenta ke janin, dan sebagian kecil ikut masuk ke ASI. Bicarakan batas kafein dengan dokter atau bidan.
Orang dengan gangguan tidur, migrain, atau kecemasan. Kafein bisa memperberat sulit tidur, sakit kepala, dan rasa cemas. Sakit kepala sendiri bisa menyertai nyeri haid.
Orang dengan GERD atau tukak lambung. Kafein meningkatkan pelepasan asam lambung, yang bisa memperberat keluhan. Minum kopi termasuk kebiasaan pemicu asam lambung naik.
Orang dengan gangguan irama jantung atau tekanan darah tinggi. Kafein bisa menaikkan tekanan darah, dan kafein berlebih bisa membuat jantung berdebar. Bila jantung berdebar sering muncul, periksakan diri.
Orang yang rutin minum obat atau suplemen. Stimulan, antibiotik tertentu, obat asma, dan obat jantung bisa berinteraksi dengan kafein. Sampaikan kebiasaan minum kopi Anda kepada dokter.
Remaja. Anak dan remaja sebaiknya mengonsumsi kafein lebih sedikit daripada orang dewasa. Nyeri haid umumnya mulai dialami tak lama setelah haid pertama.
Kapan Nyeri Haid Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Sedikit nyeri saat haid wajar dialami banyak perempuan. Hubungi dokter bila nyeri tetap mengganggu aktivitas meski sudah beristirahat dan memakai pereda nyeri, atau bila kram tiba-tiba jauh lebih berat dari biasanya. Kram hebat yang baru muncul setelah usia 25 tahun, nyeri yang disertai demam, nyeri di luar masa haid, dan darah haid yang terus-menerus banyak juga perlu diperiksakan.
Nyeri yang makin berat dari waktu ke waktu bisa berasal dari kondisi pada rahim atau organ reproduksi, seperti endometriosis dan mioma. Dokter bisa menilai gejala endometriosis dan kondisi lain lewat wawancara medis, pemeriksaan panggul, dan USG.
Pilihan Pendukung saat Kram Haid Mengganggu Aktivitas
Kram haid muncul dari kontraksi otot rahim, dan nyeri yang membuat Anda sulit beraktivitas sebaiknya dinilai dokter lebih dulu, termasuk riwayat kesehatan dan obat yang sedang diminum. Setelah konsultasi, salah satu pilihan pendukung yang bisa didiskusikan adalah V-Drip Menstrual Remedy. Menurut halaman produknya, infus ini berisi elektrolit, gastric protector (pelindung lambung), analgesik (pereda nyeri), thiamine (vitamin B1), pyridoxine (vitamin B6), dan cyanocobalamin (vitamin B12). Layanan tersedia secara Walk In atau Home Care, tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, dan persiapannya termasuk menghindari kafein berlebih.
Atur Takaran Kopi agar Hari-Hari Haid Tetap Nyaman
Secangkir kopi di pagi hari umumnya masih bisa dinikmati selama haid. Hitung total kafein, beri jeda dari jam makan, hindari kopi menjelang tidur, dan amati respons tubuh Anda dari siklus ke siklus.
Nyeri haid yang mengganggu aktivitas atau berubah pola layak dibicarakan dengan dokter. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk bertanya tentang konsultasi atau pemeriksaan di klinik, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
U.S. Food and Drug Administration (FDA). Spilling the Beans: How Much Caffeine is Too Much?
MedlinePlus, National Library of Medicine. Caffeine.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. 5 Cara Sehat Cegah Anemia saat Menstruasi.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dismenore (Nyeri Haid).
MedlinePlus, National Library of Medicine. Period Pain.
Ayu RAP, Handaria D, Noviasari NA, Jurnal Pandu Husada. Sering Mengonsumsi Kopi Dan Fast Food, Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Dismenorea Primer Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).
Riskiyani S, Rahmasari ID, Hasanuddin Journal of Public Health. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Purdue-Smithe AC, Manson JE, Hankinson SE, Bertone-Johnson ER, The American Journal of Clinical Nutrition. A prospective study of caffeine and coffee intake and premenstrual syndrome.
World Health Organization. Anaemia.
Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani
Frequently Asked Question
Bolehkah minum kopi saat haid?
Umumnya boleh bagi perempuan dewasa yang sehat selama total kafein harian sekitar 400 mg atau kurang dari semua sumber. Kepekaan terhadap kafein berbeda pada setiap orang, jadi perhatikan respons tubuh.
Apakah minum kopi membuat nyeri haid makin parah?
Hasil penelitian belum seragam. Sebagian menemukan hubungan antara konsumsi kopi berlebih dan nyeri haid, sedangkan penelitian lain tidak menemukannya. Jika kram terasa lebih berat setelah minum kopi, coba kurangi jumlahnya dan amati perubahan gejala.
Apakah kopi mengganggu penyerapan zat besi saat haid?
Ya, kopi yang diminum bersamaan dengan makanan kaya zat besi dapat mengurangi penyerapannya. Beri jeda antara minum kopi dan waktu makan, serta lengkapi menu dengan sumber vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi.
Berapa cangkir kopi per hari yang aman saat haid?
FDA menyebut sekitar 400 mg kafein per hari umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif pada orang dewasa sehat. Jumlah ini kira-kira setara dua sampai tiga cangkir kopi berukuran 355 mL, tetapi kandungan kafein bisa berbeda. Hitung juga kafein dari teh, soda, cokelat, dan obat tertentu.
Kapan nyeri haid perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri bila nyeri mengganggu aktivitas meski sudah beristirahat dan menggunakan pereda nyeri, tiba-tiba jauh lebih berat, disertai demam, muncul di luar masa haid, atau disertai perdarahan yang terus-menerus banyak. Kram hebat yang baru muncul setelah usia 25 tahun juga perlu diperiksa.
