Baru saja merebahkan badan setelah makan malam, perut kembali bergejolak. Esok paginya, rasa mual sudah menunggu bahkan sebelum Anda sempat duduk. Mual memang termasuk ciri awal kehamilan yang umum, dan Kemenkes mencatat sebagian ibu justru merasakannya pada malam hari.
Tidur yang sering terputus membuat tubuh makin lelah, sementara rasa lelah bisa memperberat mual. Posisi tidur dan kebiasaan sebelum tidur termasuk hal yang bisa Anda atur sendiri agar malam terasa lebih nyaman.
Artikel ini membahas seberapa jauh posisi tidur berpengaruh pada mual, pilihan posisi selama hamil muda, rutinitas dari malam hingga bangun pagi, serta tanda yang perlu diperiksakan ke dokter.
Adakah Posisi Tidur yang Bisa Meredakan Mual Hamil Muda?
Panduan dari NHS, Cleveland Clinic, dan Kemenkes yang kami rujuk tidak menyebut satu posisi khusus yang menghentikan mual kehamilan. Cleveland Clinic menyebut penyebab mual kehamilan belum diketahui sepenuhnya. Salah satu dugaannya adalah naiknya hormon kehamilan seperti hCG (human chorionic gonadotropin) dan estrogen, sehingga mual tetap bisa datang dalam posisi apa pun.
Meski begitu, posisi tidur tetap berperan lewat dua jalur berikut:
Menjaga asam lambung tetap di bawah. Mual saat hamil kadang datang bersama heartburn, yaitu rasa panas atau perih di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. NHS mencantumkan rasa mual dan muntah sebagai salah satu gejala keluhan ini selama hamil.
Membantu tidur lebih nyenyak. Cleveland Clinic dan Kemenkes sama-sama menyebut rasa lelah dan kurang istirahat bisa memperberat mual. Posisi yang terasa nyaman membantu Anda beristirahat lebih tenang sepanjang malam.
Secara umum, posisi tidur yang baik adalah posisi yang membuat Anda nyaman dan bangun dengan segar. Selama hamil muda, prinsip ini tetap berlaku dengan beberapa penyesuaian kecil.
Mengapa Mual Terasa Lebih Berat saat Berbaring atau Baru Bangun?
Beberapa hal membuat mual mudah muncul di sekitar waktu tidur:
Pencernaan yang melambat. Kemenkes menjelaskan bahwa di trimester pertama, makanan bertahan di lambung lebih lama dari biasanya sehingga menimbulkan rasa mual. Kemenkes juga mencatat makan terlalu banyak dan makan malam terlalu larut sebagai kebiasaan yang memperburuk naiknya asam lambung.
Posisi datar setelah makan. Saat berbaring, lambung dan kerongkongan berada pada ketinggian yang sama sehingga asam lambung lebih mudah naik, menurut Cleveland Clinic. NHS menambahkan bahwa selama hamil, otot di antara lambung dan kerongkongan ikut mengendur.
Perut kosong di pagi hari. Setelah tidur semalaman, perut lama tidak terisi. Cleveland Clinic menyebut gula darah rendah sebagai salah satu dugaan penyebab mual kehamilan.
Tubuh yang lelah. NHS menyebut rasa lelah umum dialami terutama di 12 minggu pertama, karena perubahan hormon bisa membuat ibu lelah, mual, dan lebih emosional. Kemenkes juga mencatat ibu lebih cepat lelah di minggu-minggu pertama kehamilan.
Baca Juga: Mual Muntah saat Hamil dan Cara Meredakannya
Pilihan Posisi Tidur selama Trimester Pertama
Kemenkes menyebut trimester pertama berlangsung pada usia kehamilan 0 sampai 12 minggu. Pada masa ini, Anda masih leluasa memilih posisi yang terasa nyaman. Posisi berikut bisa dicoba dan disesuaikan:
1. Miring ke Kiri
NHS menyebut tidur miring ke kiri bisa membantu meredakan heartburn selama hamil. Posisi ini cocok bagi ibu yang mualnya disertai rasa panas di dada, mulut terasa pahit, atau sering bersendawa setelah makan. Cleveland Clinic juga menyebut sisi kiri ideal selama hamil karena secara teori membantu aliran darah, meski kebanyakan tenaga kesehatan menilai kedua sisi sama baiknya.
2. Kepala dan Bahu Sedikit Lebih Tinggi
Menyangga kepala dan bahu dengan bantal saat tidur bisa mencegah asam lambung naik selama Anda terlelap, menurut NHS. Kemenkes juga menganjurkan meninggikan posisi kepala saat berbaring bagi orang dengan keluhan asam lambung. Cleveland Clinic menyebut posisi agak menanjak ini bisa dibuat dengan beberapa bantal tambahan di belakang tubuh. Posisi ini membantu terutama bila Anda merasakan ciri asam lambung naik menjelang tidur, dan bisa digabung dengan miring ke kiri.
3. Menyamping dengan Lutut Ditekuk
Kemenkes menyarankan ibu hamil tidur menyamping dengan lutut dan kaki ditekuk. Bantal biasa bisa diselipkan di antara kedua kaki atau di bawah perut agar tidur terasa lebih nyaman. NHS juga menyebut posisi menyamping, ke kiri maupun ke kanan, sebagai posisi yang aman untuk memulai tidur selama hamil. Membiasakannya sejak hamil muda memudahkan Anda saat perut mulai membesar.
4. Telentang atau Tengkurap selama Masih Nyaman
Kemenkes menganjurkan menghindari tidur telentang saat kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga, karena posisi ini menekan punggung dan menumpukan beban tubuh ke panggul. Cleveland Clinic menambahkan bahwa saat ibu telentang, perut yang sudah besar bisa menekan pembuluh darah besar yang membawa darah kembali ke jantung. Di trimester pertama, telentang masih bisa dipilih bila terasa nyaman, sebaiknya dengan kepala sedikit ditinggikan. Tengkurap bisa terasa kurang nyaman karena payudara mulai nyeri dan lebih berat di awal kehamilan. Bila terbangun dalam posisi telentang, NHS menyarankan untuk tidak khawatir dan cukup kembali miring.
Rutinitas dari Malam hingga Bangun Pagi yang Menenangkan Perut
Posisi tidur bekerja lebih baik bila didukung kebiasaan sebelum dan sesudah tidur. Langkah berikut berasal dari anjuran Kemenkes, NHS, dan Cleveland Clinic:
Beri jeda sebelum berbaring. NHS menyarankan tidak makan dalam 3 jam sebelum tidur. Kemenkes juga menganjurkan jeda makan sekitar 3 jam sebelum tidur dan tidak langsung berbaring setelah makan. Duduk tegak saat dan sesudah makan membantu mengurangi tekanan pada lambung.
Pilih porsi kecil untuk makan malam. Kemenkes menyarankan makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, serta menghindari makanan pedas dan berlemak. Saat menyusun menu, tetap perhatikan daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil.
Atur waktu minum suplemen. Bila mual muncul setelah minum suplemen kehamilan, Kemenkes menyarankan meminumnya tepat sebelum tidur. Cleveland Clinic menyarankan minum vitamin kehamilan bersama camilan, dan vitamin yang mengandung zat besi bisa dicoba saat menjelang tidur. Tetap konsumsi vitamin ibu hamil sesuai anjuran dokter.
Jaga kamar tetap sejuk dan segar. Kemenkes menyebut suhu panas dan aroma tertentu sebagai pemicu mual. Hindari pengharum ruangan yang menyengat, buka ventilasi atau nyalakan kipas, dan bila suka, hirup aroma segar seperti lemon, jeruk, atau mint.
Kenakan pakaian tidur yang longgar. Kemenkes menyarankan melonggarkan bra dan memakai pakaian yang nyaman. Pakaian yang tidak menekan perut membuat posisi menyamping terasa lebih lega.
Batasi kafein dan tidur siang. NHS menyarankan menghindari teh, kopi, atau minuman cola di malam hari karena kafein membuat Anda lebih sulit tidur. Tidur siang tetap boleh, tetapi Kemenkes menyarankan tidak lebih dari 2 jam agar jam tidur malam tidak terganggu. Mandi air hangat sebelum tidur juga membantu tubuh lebih rileks, sejalan dengan cara sederhana untuk tidur lebih nyenyak.
Siapkan biskuit di samping tempat tidur. Kemenkes dan Cleveland Clinic menyarankan makan biskuit atau camilan ringan sebelum beranjak dari tempat tidur. Cara ini membantu menenangkan perut yang kosong semalaman sebelum Anda mulai bergerak.
Kapan Mual di Malam Hari Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Kemenkes menyebut mual dan muntah saat hamil sebagai hal yang wajar. Segera periksakan diri bila mual bertambah berat, atau bila Anda tidak bisa makan dan minum sama sekali, buang air kecil sedikit atau berwarna gelap, pusing hingga terasa akan pingsan, atau muntah berdarah. Tanda ini bisa mengarah ke hiperemesis gravidarum, yaitu bentuk mual muntah kehamilan yang berat.
NHS mencatat heartburn lebih mungkin dialami ibu yang pernah mengalami gangguan pencernaan sebelum hamil atau yang sudah pernah hamil. Bila rasa panas di dada tetap mengganggu meski pola makan dan posisi tidur sudah diubah, NHS menganjurkan konsultasi ke dokter atau bidan, karena ada obat yang aman untuk ibu hamil. Hal yang sama berlaku bila kurang tidur terus mengganggu keseharian Anda.
Kontrol Trimester Pertama untuk Memantau Kondisi Ibu
Selama masa mual ini, Kemenkes tetap menganjurkan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memantau kondisi kehamilan, yang bisa dilengkapi dengan tes darah saat hamil sesuai anjuran dokter. Di Bumame, Paket Kehamilan Trimester I mencantumkan hematologi lengkap, glukosa puasa, HBsAg kualitatif, anti-Toxoplasma IgM, anti-Rubella IgM, anti-CMV IgM, anti-HCV, dan anti-HIV, dengan pembacaan hasil bersama dokter. Halaman produknya menyarankan pemeriksaan saat kondisi ibu stabil dan tidak sedang muntah berlebihan. Untuk pertanyaan seputar persiapan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Atur Bantal dan Rutinitas Malam, Sambut Pagi dengan Perut Lebih Tenang
Posisi menyamping dengan kepala sedikit ditinggikan, jeda makan sebelum berbaring, dan istirahat yang cukup membantu Anda melewati malam dengan lebih nyaman. Kemenkes mencatat mual kehamilan biasanya mulai mereda pada pertengahan trimester kedua. Sampai saat itu, kebiasaan kecil setiap malam membantu Anda menjalani hari dengan lebih bertenaga. Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan kehamilan, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
NHS — Indigestion and Heartburn in Pregnancy
NHS — Tiredness and Sleep Problems in Pregnancy
Cleveland Clinic — Morning Sickness: When It Starts, Treatment & Prevention
Cleveland Clinic, Health Essentials — What's the Best Sleep Position for You?
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat — Tingkatkan Kualitas Tidur Bumil dengan Cara Ini
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Morning Sickness
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — GERD, Meskipun Biasa Terjadi pada Pencernaan Manusia, Jika Tidak Tertangani dengan Benar Apakah Bisa Berbahaya?
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan — Perubahan Fisik dan Psikis pada Ibu Hamil
Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna
Frequently Asked Question
Posisi tidur apa yang bisa mengurangi mual saat hamil muda?
Posisi menyamping, terutama ke kiri, dengan kepala dan bahu sedikit ditinggikan dapat membantu mengurangi asam lambung naik saat tidur. Pilih posisi yang nyaman agar istirahat lebih optimal.
Apakah ibu hamil muda boleh tidur telentang?
Pada trimester pertama, tidur telentang masih bisa dilakukan jika terasa nyaman. Kemenkes menganjurkan menghindari posisi ini mulai trimester kedua, sehingga membiasakan tidur menyamping sejak awal dapat membantu adaptasi.
Lebih baik tidur miring ke kiri atau ke kanan saat hamil?
Kedua sisi sama-sama aman untuk memulai tidur selama hamil. Miring ke kiri dapat membantu jika mual disertai rasa panas di dada akibat asam lambung naik.
Berapa lama jeda antara makan malam dan tidur?
NHS menyarankan menghindari makan dalam tiga jam sebelum tidur. Setelah makan, duduk tegak terlebih dahulu dan jangan langsung berbaring untuk membantu mengurangi risiko asam lambung naik.
Kapan mual saat hamil muda perlu diperiksakan ke dokter?
Segera periksakan diri jika tidak bisa makan atau minum, urine menjadi sedikit atau berwarna gelap, pusing hingga hampir pingsan, atau muntah berdarah. Gejala tersebut dapat menandakan kondisi yang memerlukan penanganan medis.
