Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Cara Mengeluarkan Gas dalam Perut akibat Asam Lambung tanpa Memperberat Refluks
Kembali ke Artikel & Berita

Cara Mengeluarkan Gas dalam Perut akibat Asam Lambung tanpa Memperberat Refluks

SBATips Kesehatan

Perut terasa penuh dan keras setelah makan malam, sendawa datang berkali-kali, lalu dada mulai terasa panas. Banyak orang kemudian mencoba minum soda atau langsung rebahan agar angin cepat keluar.

Sebagian cara tersebut justru bisa membuat asam lambung naik lagi. Pada sebagian orang, rasa penuh di dada yang dikira masuk angin juga bisa berasal dari jantung.

Artikel ini membahas kaitan asam lambung dengan gas, langkah mengeluarkannya yang ramah bagi lambung, kebiasaan yang perlu dihindari, dan kapan perlu ke dokter.

Bisakah Gas di Perut Keluar Cepat saat Asam Lambung Naik?

Gas di saluran cerna keluar lewat dua jalan, yaitu sendawa dan buang angin. Menurut MSD Manual, sendawa lebih sering muncul sesaat setelah makan atau saat stres.

Tidak ada gerakan atau minuman yang mengeluarkan semua gas seketika. Posisi tegak, gerak ringan, dan pijatan lembut membantu gas keluar secara bertahap. MSD Manual menyebut kembung dan sendawa sering sulit hilang karena dipicu udara yang tertelan tanpa disadari atau usus yang lebih peka. Karena itu, mengurangi udara yang tertelan dan mengendalikan refluks, yaitu naiknya asam lambung ke kerongkongan, sama pentingnya dengan mengeluarkan gas.

Mengapa Asam Lambung Membuat Perut Terasa Penuh Gas?

Keluhan lambung dan gas sering datang bersamaan. Kemenkes mencatat maag bisa menimbulkan nyeri ulu hati, begah, mual, kembung, cepat kenyang, dan sendawa. Gejala utama GERD, kondisi saat asam lambung naik berulang kali, adalah rasa panas di dada atau heartburn dan mulut terasa pahit. NHS juga memasukkan kembung dan mual ke dalam ciri-ciri asam lambung naik.

Gas bisa bertambah lewat beberapa jalur:

  • Lebih banyak udara tertelan. MSD Manual menjelaskan air liur berlebih saat refluks atau mual membuat seseorang lebih sering menelan udara. Sebagian besar udara ini keluar lagi lewat sendawa.

  • Pola makan. Makan terlalu cepat atau terlalu banyak membuat udara ikut tertelan, menurut Kemenkes. Makan malam yang larut dan porsi besar juga memperberat GERD.

  • Stres dan rokok. Kemenkes memasukkan keduanya ke dalam penyebab kembung, dan NHS mencatat keduanya bisa memicu rasa panas di dada.

Kemenkes mencatat penyakit asam lambung dan maag bisa dialami sekaligus, sehingga perbedaan GERD dan maag sebaiknya dinilai dokter.

Gas di Lambung dan Gas di Usus, Apa Bedanya?

Menurut MSD Manual, gas di lambung umumnya berasal dari udara yang tertelan, sedangkan gas di usus besar terbentuk saat bakteri mengolah sisa karbohidrat yang tidak tercerna.

Ciri

Gas di lambung

Gas di usus

Asal gas

Udara yang tertelan dan gas dari minuman bersoda

Bakteri usus besar yang mengolah sisa makanan

Jalan keluar

Sendawa

Buang angin, umumnya sekitar 10 sampai 20 kali sehari

Pemicu umum

Makan terburu-buru, permen karet, soda, dan air liur berlebih saat refluks

Kacang-kacangan, kubis, brokoli, pemanis buatan, dan susu pada intoleransi laktosa

Langkah yang membantu

Makan perlahan dan kendalikan refluks

Bergerak, pijat perut, dan batasi makanan pemicu

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Bila kembung muncul tanpa rasa panas di dada, penyebab perut sering kembung bisa lebih beragam, seperti sembelit, intoleransi makanan, dan sindrom iritasi usus besar, menurut NHS.

Langkah Mengeluarkan Gas yang Ramah bagi Lambung

Cara berikut bisa dicoba saat perut penuh gas dan asam lambung sedang kambuh:

1. Tetap Tegak dan Berjalan Santai

NHS menyebut olahraga membantu pencernaan dan bisa meredakan kembung. Setelah makan, pilih jalan santai dalam posisi tegak. Kemenkes menyarankan tidak langsung berbaring setelah makan, dan NHS mencatat keluhan refluks sering memberat saat berbaring atau membungkuk.

2. Pijat Perut dengan Lembut

Pijatan lembut bisa merangsang gas yang terperangkap agar keluar lewat buang angin atau sendawa, menurut Kemenkes. NHS menyarankan arah pijatan dari sisi kanan ke kiri perut. Gunakan tekanan ringan dan hentikan bila terasa nyeri.

3. Kompres Hangat dan Peregangan Ringan

Kemenkes menyebut kompres hangat selama 10 sampai 15 menit membantu otot saluran cerna rileks sehingga gas lebih mudah keluar. Botol berisi air hangat juga bisa dipakai selama suhunya nyaman. Peregangan ringan seperti yoga juga membantu, asalkan Anda memilih gerakan yang tidak banyak membungkuk atau berbaring.

4. Longgarkan Pakaian di Pinggang

NHS menyarankan orang yang sering mengalami refluks tidak memakai pakaian ketat di pinggang. Saat tidur, Konsensus Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) menyarankan kepala ditinggikan sekitar 15 sampai 20 cm. NHS menganjurkan mengganjal kepala ranjang karena tumpukan bantal bisa menambah tekanan pada perut.

5. Makan Perlahan dengan Porsi Lebih Kecil

MSD Manual menyarankan makan lebih perlahan dalam suasana santai, sedangkan NHS menganjurkan porsi kecil yang lebih sering. Kunyah dengan mulut tertutup agar udara tidak ikut tertelan.

6. Kurangi Udara Tertelan dan Kenali Pemicunya

Permen karet, rokok, dan gigi palsu yang tidak pas membuat lebih banyak udara tertelan, menurut MSD Manual. Berhenti merokok membantu mengurangi gas sekaligus keluhan refluks. MSD Manual juga menyarankan mengurangi makanan pemicu satu per satu sambil mencatat menu dan keluhan.

Kebiasaan yang Bisa Membuat Asam Naik Lagi

Beberapa cara populer untuk mengeluarkan angin perlu disesuaikan bila Anda sering mengalami refluks:

  • Minum soda agar bersendawa. Minuman bersoda menghasilkan gas yang memicu sendawa, menurut MSD Manual, dan Kemenkes memasukkan soda ke daftar pemicu GERD. Air putih menjadi pilihan yang lebih aman.

  • Teh peppermint. Kemenkes menyebut teh peppermint dan chamomile bisa melemaskan otot perut. Di sisi lain, NIDDK memasukkan mint ke dalam pemicu yang sering dikaitkan dengan gejala GERD, jadi perhatikan apakah rasa panas di dada bertambah.

  • Rebahan setelah makan besar. Kemenkes dan NIDDK menyarankan jeda sekitar 3 jam antara makan dan berbaring.

  • Kopi, cokelat, makanan berlemak, dan pedas. NIDDK dan NHS mencatat semuanya sering memicu keluhan. Daftar makanan untuk asam lambung dan pilihan minuman untuk asam lambung bisa membantu menyusun menu.

Pemicu setiap orang bisa berbeda. Konsensus PGI tidak menyarankan perubahan gaya hidup yang berlebihan, jadi fokuslah pada kebiasaan pemicu asam lambung naik yang berpengaruh pada Anda.

Kapan Perut Penuh Gas Perlu Segera Diperiksa?

Segera ke IGD bila rasa penuh di dada atau dorongan bersendawa disertai nyeri dada seperti ditekan yang bisa menjalar ke leher, rahang, lengan, atau punggung atas, sesak napas, keringat dingin, lemas, atau pingsan. MSD Manual mencatat rasa kembung atau dorongan kuat bersendawa bisa menjadi satu-satunya tanda serangan jantung pada sebagian orang. Menurut Kemenkes, nyeri serangan jantung tidak terkait waktu makan dan tidak mereda dengan obat maag. Risikonya lebih tinggi pada orang dengan diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, atau obesitas.

NHS juga menyarankan pertolongan darurat bila perut membengkak disertai nyeri hebat yang mendadak, muntah darah atau muntahan seperti ampas kopi, atau sesak napas berat.

Segera jadwalkan konsultasi dengan dokter bila Anda mengalami kondisi berikut:

  • Kembung sering muncul meski pola makan sudah diubah.

  • Berat badan turun tanpa sebab atau ada darah pada tinja.

  • Kembung disertai muntah, diare, sembelit, nyeri perut, demam, atau tidak bisa buang angin dan BAB.

  • Rasa panas di dada muncul hampir setiap hari atau makanan terasa tersangkut saat ditelan.

Rasa penuh di dada atau keluhan dada terasa panas yang baru pertama kali muncul juga perlu segera dinilai dokter karena penyebabnya bisa berasal dari luar lambung.

Pemeriksaan yang Membantu Dokter Menemukan Pemicunya

Menurut MSD Manual, dokter biasanya menanyakan hubungan keluhan dengan waktu dan jenis makanan, pola BAB, serta perubahan berat badan, lalu memeriksa perut. Pada sendawa berlebih, dokter mencari penyebab udara banyak tertelan.

Konsensus PGI menyebut pemeriksaan laboratorium, EKG atau rekam jantung, USG, dan foto dada bisa dilakukan sesuai indikasi untuk menyingkirkan penyakit dengan gejala mirip GERD. Prosedur endoskopi terutama dipakai bila ada tanda bahaya, seperti sulit menelan yang makin berat, berat badan turun tanpa sebab, anemia baru, muntah darah, atau BAB hitam.

Dukungan Infus saat Mual Ikut Menyertai

NHS mencatat mual sebagai salah satu keluhan yang bisa menyertai asam lambung naik. Bila setelah konsultasi dokter menilai Anda memerlukan dukungan lewat infus, V-Drip Happy Stomach bisa didiskusikan sebagai pilihan pendukung. Halaman produknya mencantumkan kandungan Electrolytes, Gastric Protector, dan Antiemetic, serta menyebut infus ini tidak disarankan untuk ibu hamil, ibu menyusui, orang dengan riwayat epilepsi, alergi terhadap kandungannya, atau pemakaian obat tertentu.

Infus ini tidak ditujukan untuk mengeluarkan gas, dan pengobatan refluks tetap mengikuti arahan dokter. Untuk menanyakan kesesuaiannya dengan kondisi Anda, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Mengendalikan Refluks agar Gas Ikut Berkurang

Konsensus PGI menempatkan perubahan gaya hidup sebagai langkah awal, terutama menurunkan berat badan bila berlebih dan meninggikan kepala saat tidur. Dokter lalu bisa memberi antasida untuk meredakan keluhan dengan cepat atau obat penekan asam seperti antagonis reseptor H2 dan penghambat pompa proton (PPI). Pilihan obat ditentukan dokter, sedangkan langkah harian bisa dimulai dari cara menurunkan asam lambung yang aman.

MSD Manual menyebut obat untuk gas umumnya tidak banyak membantu. Pada orang yang pernah menjalani operasi antirefluks atau fundoplikasi, Konsensus PGI mencatat kembung dan sulit bersendawa sebagai efek samping yang mungkin muncul, jadi sampaikan keluhan ini kepada dokter yang menangani.

Lambung Lebih Tenang, Perut Pun Terasa Lebih Lega

Gas akibat asam lambung umumnya bisa diredakan dengan posisi tegak, gerak ringan, pijatan lembut, dan cara makan yang lebih santai. Mengendalikan refluks membantu gas tidak terus datang. Bila keluhan sering kembali, pemeriksaan membantu menemukan pemicunya. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.

Bila ada pertanyaan seputar layanan Bumame, chat CS Bumame.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Gerd, Meskipun Biasa Terjadi pada Pencernaan Manusia, Jika Tidak Tertangani dengan Benar Apakah Bisa Berbahaya?

  2. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Berbagai Cara Mengatasi Perut Kembung.

  3. Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Jangan Anggap Remeh, Bergejala Sakit Maag Ternyata Serangan Jantung.

  4. The Indonesian Society of Gastroenterology (Acta Medica Indonesiana). National Consensus on the Management of Gastroesophageal Reflux Disease in Indonesia.

  5. Gotfried J (MSD Manual Consumer Version). Gas.

  6. NHS. Heartburn and acid reflux.

  7. NHS. Bloating.

  8. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Eating, Diet, & Nutrition for GER & GERD.

Ditinjau secara medis oleh dr. Denizha Irfani

Frequently Asked Question

Bagaimana cara cepat mengeluarkan gas di perut saat asam lambung naik?

Duduk tegak atau berjalan santai, longgarkan pakaian, dan pijat perut dengan lembut untuk membantu gas keluar melalui sendawa atau buang angin. Hindari langsung berbaring setelah makan karena dapat memperburuk refluks.

Apakah asam lambung bisa menyebabkan perut kembung dan sering bersendawa?

Bisa. Kembung, mual, dan sendawa dapat menyertai keluhan lambung. Air liur berlebih saat refluks juga dapat membuat seseorang lebih sering menelan udara, yang kemudian keluar melalui sendawa.

Apakah teh peppermint aman untuk kembung akibat asam lambung?

Peppermint sering digunakan untuk membantu meredakan kembung, tetapi mint termasuk pemicu yang dapat memperburuk gejala GERD pada sebagian orang. Perhatikan respons tubuh dan hentikan konsumsinya jika rasa panas di dada bertambah.

Apakah minum soda membantu mengeluarkan gas?

Minuman bersoda dapat memicu sendawa, tetapi juga menambah gas di lambung dan berpotensi memperburuk GERD. Air putih menjadi pilihan yang lebih aman ketika asam lambung sedang kambuh.

Kapan perut penuh gas perlu dibawa ke IGD?

Segera ke IGD jika perut penuh gas atau dorongan bersendawa disertai nyeri atau tekanan di dada, sesak napas, keringat dingin, atau pingsan. Nyeri perut mendadak yang hebat, perut membengkak, dan muntah darah juga membutuhkan pertolongan segera.