Batuk berdahak sudah berjalan dua minggu, lalu dokter meminta foto rontgen dada. Lembar hasilnya hanya berisi beberapa baris, misalnya corakan bronkovaskular bertambah, atau malah tidak tampak kelainan. Banyak orang heran karena batuknya belum reda, sementara fotonya terlihat biasa saja.
Pada bronkitis, foto dada terutama dipakai untuk menyingkirkan penyakit lain di paru, misalnya pneumonia. Bila batuk disertai napas yang sangat berat, bibir kebiruan, atau kebingungan mendadak, segera ke IGD tanpa menunggu pemeriksaan apa pun.
Berikut cara memahami gambaran bronkitis di foto dada, arti istilah di laporan, dan langkah sesudahnya.
Seperti Apa Gambaran Bronkitis di Hasil Rontgen?
Jawaban singkatnya, sering kali tidak ada gambaran khusus. Menurut StatPearls, temuan foto dada pada bronkitis akut umumnya tidak spesifik dan sering normal. Sesekali tampak corakan paru yang bertambah, tanda dinding bronkus menebal karena radang.
Pada bronkitis kronis, MSD Manuals menyebut foto dada juga bisa normal, atau memperlihatkan corakan yang bertambah di bagian bawah kedua paru. Karena itu, diagnosis bronkitis ditegakkan dari keluhan dan pemeriksaan fisik dengan stetoskop. Foto dada membantu dokter mencari pneumonia atau kondisi lain yang bisa menjelaskan batuk.
Bronkitis Akut dan Kronis Punya Pola yang Berbeda
Bronkitis adalah radang pada saluran napas di paru yang membuat dindingnya bengkak dan menghasilkan lendir. Gambaran fotonya berbeda menurut jenisnya.
Bronkitis akut. StatPearls mencatat 90 sampai 95% kasus pada orang dewasa sehat dipicu virus. Batuk dengan atau tanpa dahak, rasa lelah, dan nyeri tenggorokan termasuk ciri-ciri bronkitis jenis ini. Batuknya umumnya bertahan 10 sampai 20 hari, lalu membaik sendiri.
Bronkitis kronis. Kondisi ini ditandai batuk berdahak hampir setiap hari, minimal 3 bulan dalam setahun selama 2 tahun berturut-turut, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter. Kemenkes menyebut bronkitis kronis dan emfisema sebagai dua kondisi umum penyebab PPOK, atau penyakit paru obstruktif kronis.
Selain asap rokok, Kemenkes menyebut debu atau zat kimia di tempat kerja serta asap bahan bakar memasak di rumah yang kurang ventilasi sebagai faktor risiko PPOK.
Kapan Dokter Meminta Foto Dada untuk Batuk?
Tidak semua batuk perlu difoto. Bila tanda vital normal dan pemeriksaan paru tidak mengarah ke pneumonia, StatPearls menyebut tes tambahan umumnya tidak diperlukan. Foto dada biasanya diminta dalam keadaan berikut:
Ada tanda yang mengarah ke pneumonia. Pedoman yang dikutip StatPearls memakai nadi di atas 100 kali per menit, napas lebih dari 24 kali per menit, suhu di atas 38°C, atau temuan tertentu saat dokter memeriksa dada. Penilaian akhirnya tetap di tangan dokter.
Usia lanjut atau gangguan daya pikir. Pada orang berusia di atas 75 tahun atau dengan gangguan kognitif, StatPearls menganjurkan pemeriksaan yang lebih luas. Foto dada bisa tetap diminta walau tanda vital tampak normal.
Riwayat merokok. Mayo Clinic menyebut foto dada penting bagi perokok aktif maupun mantan perokok yang batuk. Paparan rokok juga berkaitan dengan bronkitis kronis dan emfisema.
Keluhan memburuk setelah sempat membaik. Batuk yang makin berdahak disertai demam bisa menandakan pneumonia yang menyusul bronkitis. Foto dada membantu melihat ada tidaknya radang di jaringan paru.
Batuk lama atau batuk darah. CDC menyarankan pemeriksaan bila keluhan lebih dari 3 minggu atau dahak bercampur darah. MedlinePlus juga mencantumkan batuk menetap dan batuk darah sebagai alasan umum foto dada diminta.
Langkah Pemeriksaan Foto Dada
Prosesnya singkat dan tidak menimbulkan nyeri. Sampaikan kepada petugas bila ada kemungkinan hamil, karena foto sinar-X saat hamil umumnya dihindari dan memerlukan langkah pengamanan khusus.
Petugas akan meminta Anda berdiri di depan alat, menghirup napas dalam, lalu menahannya beberapa detik. Umumnya dibuat dua foto, menghadap alat dan menyamping. Foto dada adalah salah satu jenis rontgen dengan dosis radiasi rendah.
Membaca Istilah yang Sering Muncul di Laporan
Bagian kesan di akhir laporan berisi ringkasan pendapat dokter radiologi, yang lalu dicocokkan dokter Anda dengan keluhan dan pemeriksaan fisik.
1. Normal atau Tidak Tampak Kelainan
Pada bronkitis akut, hasil seperti ini justru sering ditemukan. Artinya, foto tidak memperlihatkan bercak pneumonia, cairan, atau kelainan lain yang jelas. Dokter lalu memantau apakah batuk membaik dalam beberapa minggu.
2. Corakan Bronkovaskular Bertambah
Corakan bronkovaskular adalah garis halus yang dibentuk saluran napas dan pembuluh darah paru di foto. Bila corakan tampak lebih banyak atau lebih tebal, salah satu penjelasannya adalah dinding bronkus yang menebal. Temuan ini bisa muncul pada bronkitis akut maupun kronis dan juga pada kondisi lain, sehingga dokter tetap menimbang gejala Anda.
3. Infiltrat atau Konsolidasi
Kedua istilah ini menggambarkan bagian jaringan paru yang tampak lebih putih dan padat dari sekitarnya. StatPearls menyebut foto dada sangat berguna untuk membedakan pneumonia dari bronkitis akut saat bercak seperti ini ada. Orang awam kerap menyebutnya flek paru, dan penyebabnya perlu dicari lebih lanjut.
4. Hiperinflasi dan Diafragma Mendatar
Hiperinflasi berarti paru tampak terisi udara berlebih, sering disertai diafragma yang mendatar. Menurut MSD Manuals, pola ini khas pada emfisema, kadang bersama bula atau kantong udara berukuran lebih dari 1 cm. Temuan ini mengarah ke PPOK dan biasanya dilanjutkan dengan tes fungsi paru.
Bronkitis, Pneumonia, atau PPOK? Perbandingan di Foto Dada
Keluhan ketiga kondisi ini bisa mirip, begitu pula keluhan bronkopneumonia dan pneumonia. Pola umum di foto dada membantu dokter memilahnya.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Pola yang mengarah ke TB berbeda lagi, dan hasil rontgen TB paru punya istilah serta langkah lanjutan tersendiri.
Kenapa Foto Bisa Normal padahal Batuk Belum Reda?
Batuk yang tidak kunjung sembuh setelah bronkitis akut bisa terjadi walau fotonya normal. StatPearls mencatat batuk sesekali bertahan lebih dari 4 minggu. Saluran napas juga bisa menjadi lebih peka untuk sementara, lalu biasanya pulih dalam 6 minggu.
Bila batuk terus berlanjut, dokter akan menimbang penyebab lain berikut:
Asma. StatPearls mencatat serangan asma cukup sering keliru dianggap bronkitis akut. Tes fungsi paru membantu dokter memastikannya.
Refluks asam lambung dan sinusitis. StatPearls memasukkan keduanya ke daftar penyebab batuk yang perlu dipertimbangkan bila keluhan lebih dari 3 minggu. Dokter menilainya dari keluhan yang menyertai, seperti rasa panas di dada setelah makan atau hidung tersumbat.
Kelainan yang masih halus. MSD Manuals menyebut CT scan bisa menemukan kelainan yang tidak tampak di foto dada biasa. Dokter memintanya bila masih ada kecurigaan yang belum terjawab.
Pemeriksaan yang Mungkin Menyusul
Setelah membaca foto, dokter bisa meminta pemeriksaan lain sesuai dugaan penyebabnya:
Tes fungsi paru atau spirometri. Anda meniup alat yang mengukur jumlah udara di paru dan kecepatan udara keluar. Mayo Clinic menyebut tes ini memeriksa tanda asma, bronkitis kronis, dan emfisema.
Tes dahak. Dahak diperiksa untuk mencari infeksi yang mungkin terbantu antibiotik. Tes ini juga bisa memperlihatkan tanda alergi.
Perbandingan dengan foto lama. MedlinePlus menyebut foto ulang dipakai untuk memantau perubahan. Bawa laporan dan foto lama saat konsultasi agar dokter bisa membandingkannya.
Rontgen Thorax di Bumame untuk Menilai Batuk yang Menetap
Bercak radang pada pneumonia tampak di foto dada, sedangkan bronkitis umumnya tidak meninggalkan bercak, sehingga foto ini membantu dokter memilah keduanya. Di Bumame, pemeriksaan ini tersedia sebagai Rontgen - Thorax.
Pemeriksaan ini menghasilkan gambaran paru, jantung, dan tulang rusuk. Manfaat yang tercantum mencakup bantuan mendeteksi pneumonia, cairan atau udara di sekitar paru, dan pembesaran jantung, serta pemantauan dengan membandingkan hasil sebelumnya. Anda tidak perlu berpuasa, cukup sampaikan obat dan suplemen yang rutin diminum. Hasilnya keluar dalam lebih dari 1x24 jam, sehingga sesak berat tetap perlu ditangani di IGD. Untuk jadwal pemeriksaan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Tanda Batuk yang Perlu Diperiksakan ke Dokter
Sebagian besar bronkitis akut membaik sendiri dalam sekitar 3 minggu. CDC menyarankan pemeriksaan bila batuk melewati 3 minggu, demam lebih dari 5 hari atau mencapai 40°C, dahak bercampur darah, muncul sesak, atau bronkitis kambuh berulang.
NHS juga menganjurkan konsultasi lebih cepat bagi orang berusia di atas 65 tahun, ibu hamil, orang dengan penyakit jangka panjang seperti diabetes atau penyakit jantung, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Nyeri dada saat bernapas atau batuk serta sesak napas juga perlu segera diperiksa. Bila napas terasa sangat berat, bibir kebiruan, atau muncul kebingungan mendadak, segera ke IGD.
Baca Hasilnya Bersama Dokter dan Beri Napas Waktu untuk Pulih
Foto dada yang normal pada bronkitis akut adalah kabar baik, karena tanda pneumonia tidak ditemukan. CDC menyebut antibiotik tidak membantu bronkitis akut yang umumnya dipicu virus. Istirahat, cukup minum, dan udara yang lembap membantu tubuh pulih. Berhenti merokok dan mengurangi paparan polusi membantu menurunkan risiko bronkitis kambuh.
Bila hasil menunjukkan corakan bertambah atau tanda PPOK, tes fungsi paru membantu menilai kondisi paru sejak awal. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan. Untuk pertanyaan seputar pemeriksaan paru, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
Singh A, Avula A, Zahn E. Acute Bronchitis. StatPearls, NCBI Bookshelf.
MSD Manual Professional Version. Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).
Mayo Clinic. Bronchitis, Diagnosis and Treatment.
Centers for Disease Control and Prevention. Chest Cold (Acute Bronchitis) Basics.
NHS. Bronchitis.
MedlinePlus, National Library of Medicine. Chest X-Ray.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Penyakit Paru Obstruktif Kronis.
Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. Pneumonia.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Apakah bronkitis bisa terlihat pada hasil rontgen dada?
Sering kali tidak. Hasil rontgen pada bronkitis akut umumnya normal, meskipun terkadang terlihat corakan bronkovaskular yang meningkat akibat penebalan dinding saluran napas. Dokter tetap menilai hasilnya bersama gejala dan pemeriksaan fisik.
Apa arti corakan bronkovaskular yang meningkat pada hasil rontgen?
Corakan bronkovaskular yang meningkat berarti garis saluran napas dan pembuluh darah paru tampak lebih jelas atau tebal. Temuan ini dapat berkaitan dengan bronkitis, tetapi juga bisa muncul pada kondisi lain sehingga tidak cukup untuk memastikan diagnosis.
Mengapa hasil rontgen normal padahal batuk belum sembuh?
Batuk akibat bronkitis akut dapat bertahan selama beberapa minggu meskipun hasil rontgen normal. Jika batuk berlangsung lebih dari tiga minggu atau disertai sesak, demam berkepanjangan, maupun darah dalam dahak, periksakan diri untuk mengevaluasi kemungkinan penyebab lain.
Apa perbedaan gambaran bronkitis dan pneumonia pada rontgen dada?
Bronkitis sering tidak menunjukkan kelainan khusus pada rontgen, sedangkan pneumonia umumnya dapat menimbulkan bercak infiltrat atau konsolidasi pada jaringan paru. Dokter menggunakan gambaran tersebut bersama gejala dan pemeriksaan fisik untuk menentukan diagnosis.
Kapan batuk akibat bronkitis perlu diperiksa dengan rontgen dada?
Rontgen dapat diperlukan jika dokter mencurigai pneumonia, misalnya karena demam, napas cepat, atau temuan abnormal saat pemeriksaan dada. Usia lanjut, riwayat merokok, batuk berkepanjangan, dan dahak berdarah juga dapat menjadi alasan pemeriksaan.
