Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Mau pesan layanan Homecare Bumame? Klik disini.

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan setelah Operasi Tumor Jinak: Daftar dan Mitos yang Perlu Diluruskan
Kembali ke Artikel & Berita

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan setelah Operasi Tumor Jinak: Daftar dan Mitos yang Perlu Diluruskan

SBATips Kesehatan

Benjolan sudah diangkat dan jahitan masih tertutup kasa, lalu nasihat dari keluarga mulai berdatangan. Ada yang berpesan agar telur ditunda supaya luka tidak bernanah. Ada pula yang melarang ayam potong agar tumornya tidak tumbuh lagi.

Niat baik ini bisa membuat piring makan kosong dari lauk berprotein, padahal tubuh sedang memperbaiki jaringan yang dibedah. Artikel di laman Kementerian Kesehatan menyebut kondisi gizi yang buruk bisa memicu komplikasi setelah operasi. Yang sering terjadi adalah infeksi, demam, dan luka yang lama sembuh.

Artikel ini membahas makanan yang dibatasi selama pemulihan, mitos yang belum didukung bukti, menu pendukung penyembuhan luka, dan tanda luka yang perlu diperiksakan.

Adakah Pantangan Khusus setelah Operasi Tumor Jinak?

Daftar makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi tumor jinak umumnya berlaku sementara. Kondisi setelah operasi, termasuk pengaturan makannya, bergantung pada besar kecilnya operasi, kondisi gizi sebelum operasi, dan pengaruh operasi terhadap kemampuan tubuh mencerna makanan. Karena itu, instruksi dokter bedah dan ahli gizi yang merawat Anda selalu didahulukan di atas daftar umum mana pun.

Tumor jinak tumbuh di satu tempat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain, dan pengobatannya sering berupa operasi. Jenisnya beragam, sehingga setiap tumor jinak punya ciri dan penyebab sendiri. Operasi kecil untuk mengangkat lipoma, benjolan jaringan lemak di bawah kulit, tentu berbeda dengan operasi pengangkatan miom rahim atau benjolan di payudara.

Setelah operasi kecil, makanan dianjurkan kembali seperti biasa secepat mungkin. Setelah operasi besar, makanan diberikan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan pasien. Tahapannya dimulai dari cairan jernih seperti air putih atau teh manis, lalu cairan kental, makanan saring seperti bubur sumsum, makanan lunak seperti bubur dan nasi tim, hingga makanan biasa. Minuman pertama umumnya diberikan setelah pasien sadar penuh, rasa mual hilang, dan ada tanda usus mulai bekerja.

Makanan dan Minuman yang Dibatasi selama Masa Pemulihan

Ahli gizi RSUP Fatmawati, dalam artikel di laman Kementerian Kesehatan, mencantumkan kelompok bahan makanan berikut sebagai yang tidak dianjurkan setelah operasi. Lama pembatasannya mengikuti tahapan diet dari tim yang merawat Anda:

  • Gorengan, masakan bersantan kental, dan makanan awetan. Daging berlemak, serta ikan dan ayam yang dimasak dengan minyak atau santan kental atau yang diawetkan, masuk daftar ini. Artinya, yang dibatasi adalah cara memasaknya. Ayam dan ikan yang direbus atau dikukus tetap bisa menjadi lauk.

  • Sayur dan buah yang bergas. Contohnya kacang panjang, daun singkong, daun pepaya, kol, lobak, sawi, dan nangka muda, serta buah nangka, durian, kedondong, jambu biji, dan nanas. Bahan seperti ini biasanya ditunda selama diet pascabedah. Sayur yang tidak termasuk daftar ini, misalnya bayam, bisa menjadi pilihan.

  • Bumbu yang tajam. Cuka, merica, dan cabai termasuk bumbu yang tidak dianjurkan, khususnya pada tahap makanan saring dan lunak. Bila terbiasa makan pedas, tanyakan kepada dokter kapan boleh kembali menikmatinya.

  • Minuman bersoda, beralkohol, dan kopi. Ketiganya tercantum dalam daftar minuman yang tidak dianjurkan. Minuman bergas juga perlu dihindari pada tahap cairan kental hingga makanan lunak. Air putih membantu memenuhi kebutuhan cairan, yang termasuk kebutuhan dasar setelah operasi.

  • Beras ketan, roti gandum utuh, dan kacang tertentu. Kacang merah dan kacang tanah goreng juga masuk daftar ini. Selama tahap makanan lunak, bubur dan nasi tim menjadi sumber karbohidratnya.

Mitos Telur, Ayam, dan Makanan Laut yang Belum Didukung Bukti

Telur dan ayam rebus tidak ada dalam daftar pembatasan di atas. Berikut perbandingan anggapan yang sering terdengar dengan isi referensi:

Anggapan yang Beredar

Yang Didukung Referensi

Telur membuat luka operasi bernanah atau lama kering.

Telur tercantum sebagai sumber protein hewani untuk membantu penyembuhan luka setelah operasi. Telur perlu dihindari bila Anda alergi telur.

Ayam potong disuntik hormon sehingga tumor tumbuh lagi.

Guru besar Universitas Airlangga menyatakan performa ayam pedaging bergantung pada bibit, pakan, dan manajemen peternakan. Anggapan bahwa pertumbuhan cepatnya berasal dari suntikan hormon dinilai tidak benar, dan hormon sebagai pemacu pertumbuhan sudah dilarang.

Udang dan kerang membuat luka gatal dan sulit kering.

Udang dan kerang tercantum sebagai sumber protein hewani dalam diet tinggi protein. Keduanya perlu dihindari bila Anda alergi makanan laut.

Makanan tertentu bisa membuat tumor jinak kambuh.

Tumor jinak umumnya tidak tumbuh kembali setelah diangkat. Referensi dalam artikel ini tidak mengaitkan satu jenis lauk dengan kekambuhan tumor jinak.

Semua lauk hewani sebaiknya ditunda sampai luka kering.

Luka justru meningkatkan kebutuhan protein. Gizi yang buruk berkaitan dengan infeksi dan luka yang lama sembuh.

Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.

Bila suatu saat muncul benjolan baru di bekas operasi atau di bagian tubuh lain, periksakan ke dokter agar jenisnya bisa dinilai.

Lauk dan Sayur yang Membantu Luka Operasi Pulih

Luka operasi meningkatkan kebutuhan protein, zat besi, dan vitamin C. Diet tinggi kalori tinggi protein disebut sebagai salah satu pola makan yang baik untuk mempercepat penyembuhan luka. Bentuknya berupa makanan biasa yang ditambah sumber protein, seperti susu, telur, dan daging. Zat gizi berikut punya peran masing-masing:

  • Protein. Protein menyediakan asam amino, bahan dasar untuk memperbaiki dan membentuk kembali jaringan. Sumbernya antara lain tempe, tahu, hati, telur, ayam, udang, kerang, susu, dan keju. Telur rebus, baik utuh maupun hanya putih telur, mudah disiapkan selama masa pemulihan.

  • Kebutuhan protein yang lebih tinggi. Artikel ahli gizi RSUP Fatmawati mencantumkan kebutuhan protein setelah operasi sebesar 1 sampai 1,8 gram per kilogram berat badan. Angka untuk Anda dihitung ahli gizi sesuai kondisi. Cara menghitung kebutuhan protein harian bisa membantu Anda membayangkan porsinya di rumah.

  • Vitamin C dan zinc. Keduanya diperlukan untuk membentuk kolagen, protein yang menyusun jaringan ikat pada kulit dan luka yang sedang menutup. Salah satu manfaat vitamin C adalah membantu mencegah infeksi dan perdarahan pada luka. Jeruk dan bayam bisa menjadi sumbernya setelah makanan biasa diizinkan.

  • Vitamin A dan zat besi. Vitamin A, bersama zinc, dibutuhkan untuk membentuk lapisan kulit baru yang menutup permukaan luka. Zat besi dipakai untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Asupan gizi yang cukup juga mendukung pertahanan tubuh, karena nutrisi dan sistem imun saling berkaitan.

Sup ikan gabus kiriman keluarga juga bisa menjadi pilihan selama tidak dimasak dengan santan kental atau digoreng.

Siapa yang Perlu Lebih Berhati-hati selama Pemulihan?

Diskusikan pola makan dan kebiasaan Anda dengan dokter bila termasuk dalam kelompok berikut:

  • Pasien operasi besar atau operasi pada saluran cerna. Pada operasi besar terencana di saluran cerna, pengaturan makan sudah dimulai 4 sampai 5 hari sebelum operasi dengan diet rendah sisa. Ikuti tahapan dari rumah sakit walau nafsu makan sudah kembali.

  • Penderita diabetes. Diabetes termasuk kondisi yang memperbesar risiko infeksi setelah operasi. Asupan makanan dan minuman manis perlu diatur bersama dokter agar gula darah tetap terkendali selama pemulihan. Ketahui juga efek gula darah tinggi dalam jangka pendek dan panjang.

  • Pasien dengan status gizi kurang. Gizi kurang termasuk faktor risiko infeksi setelah operasi. Pada pasien gizi kurang dengan kadar albumin rendah atau hipoalbuminemia, pedoman diet sebelum operasi menaikkan target protein menjadi 1,5 sampai 2 gram per kilogram berat badan.

  • Pengguna suplemen, jamu, atau ekstrak herbal. Sebagian suplemen bisa meningkatkan risiko perdarahan, memengaruhi respons tubuh terhadap pembiusan atau anestesi, atau berinteraksi dengan obat lain. Label alami belum tentu berarti aman. Sampaikan kepada dokter semua suplemen dan jamu yang ingin Anda konsumsi selama pemulihan.

  • Perokok. Pasien yang merokok lebih sering mengalami infeksi luka operasi. Berhenti merokok membantu menurunkan risiko tersebut.

Tanda pada Luka Operasi yang Perlu Segera Diperiksakan

Makanan yang cukup gizi membantu pemulihan, tetapi luka tetap perlu dipantau setiap hari. Segera hubungi dokter bila muncul tanda berikut:

  • Kemerahan dan nyeri di sekitar luka. Area yang terinfeksi biasanya tampak merah dan terasa nyeri. Keluhan yang makin berat dari hari ke hari perlu diperiksa.

  • Bengkak yang terasa panas. Bengkak di sekitar luka bisa membuat Anda khawatir tumornya tumbuh lagi. Dalam istilah tanda infeksi, kata tumor berarti pembengkakan dan tidak merujuk pada sel kanker. Bengkak yang disertai rasa panas perlu dinilai dokter.

  • Cairan keruh atau nanah. Cairan keruh yang keluar dari luka termasuk gejala infeksi luka operasi. Nanah berupa cairan putih kental di area yang terinfeksi.

  • Demam. Demam termasuk gejala infeksi luka operasi dan komplikasi yang sering muncul saat gizi buruk. Ukur suhu tubuh bila badan terasa hangat atau menggigil.

Pemeriksaan Albumin untuk Menilai Status Gizi

Albumin adalah protein utama dalam darah yang dibuat oleh hati, dan pemeriksaannya dipakai untuk menilai kesehatan umum serta status gizi. Kadar yang rendah bisa menjadi tanda kekurangan protein, penyakit hati, penyakit ginjal, atau infeksi. Gizi yang kurang sendiri berkaitan dengan luka operasi yang lama sembuh.

Bila dokter menyarankan, pemeriksaan Albumin di Bumame memakai sampel darah, tidak memerlukan puasa, dan hasilnya bisa diperoleh dalam 1x24 jam. Layanan ini tersedia secara Walk In maupun Home Care.

Dukung Pemulihan dengan Menu Beragam dan Arahan Dokter Bedah

Pembatasan makanan setelah operasi tumor jinak umumnya sementara dan mengikuti jenis operasinya. Ikuti tahapan makan dari dokter bedah dan ahli gizi, pilih lauk berprotein yang direbus atau dikukus, lalu tambahkan sayur dan buah saat makanan biasa sudah diizinkan.

Piring yang cukup protein dan pemantauan luka yang teratur membantu tubuh pulih. Bila Anda ingin bertanya seputar pemeriksaan selama masa pemulihan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.

Lokasi Klinik Bumame

1.  Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310

2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550

3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160

5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Referensi

  1. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Penatalaksanaan Diet Pra dan Paska Bedah

  2. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Pengaruh Diet TKTP Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Operasi

  3. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan RI — Pencegahan Infeksi Paska Operasi

  4. Warsito SH, Universitas Airlangga — Revolusi Ayam Pedaging Menuju Masa Depan Pangan yang Tetap Terjaga dan Lebih Aman, Pidato Guru Besar

  5. MedlinePlus, National Library of Medicine — Benign Tumors

  6. MedlinePlus, National Library of Medicine — Albumin Blood Test

  7. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) — Surgical Site Infection Basics

  8. National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) — Using Dietary Supplements Wisely

Ditinjau secara medis oleh dr. Aimee Wineyna

Frequently Asked Question

Apa saja makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi tumor jinak?

Selama diet pascabedah, makanan yang umumnya dibatasi meliputi gorengan, masakan bersantan kental, makanan awetan, sayur dan buah bergas, bumbu tajam, serta minuman bersoda, beralkohol, dan kopi. Lama pembatasan bergantung pada jenis operasi dan arahan dokter.

Apakah boleh makan telur setelah operasi tumor jinak?

Boleh, kecuali jika Anda memiliki alergi telur. Telur merupakan sumber protein hewani yang membantu proses penyembuhan luka setelah operasi.

Benarkah makan ayam potong membuat tumor jinak tumbuh lagi?

Anggapan tersebut tidak didukung referensi dalam artikel. Tumor jinak umumnya tidak tumbuh kembali setelah diangkat, sedangkan ayam merupakan sumber protein untuk pemulihan jika diolah dengan cara yang sesuai, seperti direbus atau dikukus.

Berapa lama pantangan makanan setelah operasi tumor jinak?

Setelah operasi kecil, makanan biasanya dapat kembali seperti biasa secepat mungkin. Setelah operasi besar, makanan diberikan secara bertahap sesuai kemampuan pasien dan arahan dokter bedah atau ahli gizi.

Apa tanda luka operasi yang perlu segera diperiksakan?

Tanda yang perlu diperiksakan meliputi kemerahan, nyeri yang semakin berat, bengkak yang terasa panas, keluarnya cairan keruh atau nanah, dan demam. Segera hubungi dokter jika tanda tersebut muncul.