Demam tinggi mencapai 40°C yang berlangsung lebih dari empat hari tanpa disertai batuk dan bersin bisa jadi bukan termasuk gejala flu biasa. Anda harus segera melakukan pemeriksaan darah, terlebih disertai nyeri otot dan muncul ruam merah di kulit, sebab itu salah satu gejala demam berdarah pada orang dewasa.
Apa Itu Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit akut khas wilayah tropis yang bersifat endemik dan terjadi secara periodik. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa penyakit ini berasal dari virus dengue yang ditularkan nyamuk kepada manusia.
Jenis nyamuk sebagai vektor utama adalah Aedes aegypti betina dengan corak tubuh sampai kaki berwarna loreng hitam-putih. Nyamuk ini sangat suka berdekatan dengan manusia, terutama penampungan air berwarna hitam yang lembab dan tidak ditutup.
Umumnya, nyamuk ini mulai aktif menggigit manusia pada tiga jam setelah terbit fajar dan beberapa jam sebelum matahari terbenam. Nyamuk penyebab DBD paling aktif berkeliaran untuk menggigit manusia atau mamalia lain pada siang hari, akan tetapi tidak menutup kemungkinan aktif di malam hari.
Gigitannya tidak hanya menularkan DBD, tetapi membawa virus lain yang menimbulkan penyakit-penyakit berikut.
Yellow fever (demam kuning), yaitu penyakit akibat gigitan nyamuk yang menyebabkan pasien mengalami demam tinggi disertai perubahan warna pada kulit dan mata menjadi kuning.
Chikungunya, yang membuat pasien mengalami demam tinggi dan nyeri sendi hebat, terutama di pergelangan, tangan, lutut sampai kaki.
Penyakit Zika, yang menyebabkan penderita mengalami demam, muncul ruam, konjungtivitis (peradangan pada mata) sampai berpengaruh pada janin baru lahir, yaitu bentuk kepala lebih kecil dari ukuran normal.
Seberapa Berbahaya Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Pusat Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa DBD sering ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) karena angka kesakitan semakin meningkat. Pasien yang terinfeksi kemudian terlambat mendapatkan perawatan bisa mengalami kondisi lebih fatal, salah satunya kematian.
Pasien yang terjangkit virus DBD bisa mengalami syok akibat kehilangan cairan dari pembuluh darah ke jaringan tubuh secara cepat. Kondisi ini membuat tekanan darah dan trombosit turun drastis karena virus berhasil merusak plasma darah.
Oleh karena itu, penyebaran DBD mendapat perhatian serius dari pemerintah dengan melaksanakan upaya pengendalian. Salah satunya melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menyerukan menguras, menutup, dan mengubur (3M) penampungan air kepada masyarakat.
Masyarakat juga diimbau membubuhkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik pada bak penampungan air, dan melakukan pengasapan massal (fogging). Di samping itu, masyarakat diberi edukasi tentang gejala demam berdarah pada orang dewasa maupun anak-anak agar bisa segera meminta pertolongan medis.
Gejala Demam Berdarah pada Orang Dewasa
Karena penyakit ini rawan terjadi di negara tropis seperti Indonesia, maka mengetahui gejala demam berdarah pada orang dewasa secara detail adalah hal wajib. Berikut ini beberapa gejala penyakit dengue yang harus Anda waspadai.
1. Gejala Awal
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa penyakit ini memiliki beberapa tahapan gejala yang termasuk dalam Fase Demam (Febrile Phase), yaitu:
Pasien mengalami demam tinggi hingga 40 derajat celcius selama lebih dari 5 hari;
Muncul gejala nyeri di belakang mata, kepala, nyeri otot, dan sendi;
Mual dan muntah; serta
Kesulitan menelan dan mulai muncul bintik-bintik merah di kulit.
2. Gejala Bahaya
Kondisi semakin parah apabila pasien mengeluhkan gejala demam berdarah pada orang dewasa yang termasuk dalam Fase Kritis di hari ke 3–7 setelah masa inkubasi. Gejala-gejala tersebut adalah:
Nyeri perut semakin berlanjut;
Suhu tubuh turun mendadak menjadi 37°C;
Mual dan muntah beberapa kali dalam sehari, umumnya lebih dari 3 kali;
BAB berdarah alias adanya darah pada feses;
Napas cepat;
Mimisan dan muncul pendarahan pada gusi;
Pembesaran organ hati;
Fase kritis membuat trombosit menurun signifikan, terutama pada hari ke-7;
Hematokrit turun, yang mana menandakan bocornya plasma darah; serta
Kelelahan dan tubuh lemas.
3. Gejala Pemulihan
Setelah melalui Fase Kritis, gejala demam berdarah pada orang dewasa biasanya memasuki Fase Pemulihan, di antaranya adalah:
Pasien kembali demam setelah suhu turun pada Fase Kritis;
Cairan tubuh mulai kembali;
Trombosit dan leukosit (sel darah putih) perlahan kembali normal;
Nyeri perut berkurang dan pengeluaran urine semakin baik; dan
Pasien kembali mau makan alias nafsu makan membaik.
Diagnosis Dini Penderita Demam Berdarah Dengue Dewasa
Gejala demam berdarah pada orang dewasa harus segera ditangani sejak awal kemunculan dengan memerhatikan ciri-ciri dan melakukan rangkaian pemeriksaan berikut.
Pemeriksaan fisik, meliputi cek suhu tubuh, tes tourniquet (kerapuhan kapiler), tekanan darah, memeriksa perut untuk mendeteksi pembesaran hati, hingga melihat tingkat hidrasi pasien.
Tes NS1 antigen, yaitu pemeriksaan untuk mendeteksi virus dengue selama 7 hari pertama sakit.
Tes darah DBD lengkap (trombosit), yang dilakukan menggunakan sampel darah pasien untuk pemeriksaan laboratorium. Di sini, dokter akan memantau jumlah trombosit dan leukosit dalam tubuh.
Tes serologi IgM dan IgG untuk mendeteksi antibodi dalam tubuh sebagai tanda bahwa pasien pertama kali terinfeksi demam berdarah (IgM) atau sudah pernah terinfeksi sehingga antibodi telah terbentuk (IgG).
Tes pembekuan darah untuk memeriksa adanya gangguan pembekuan darah pada DBD berat, seperti PT dan APTT.
Pengobatan Demam Berdarah pada Orang Dewasa
Gejala demam berdarah pada orang dewasa punya ciri khas, yaitu demam tinggi yang kemudian turun pada fase kritis. Nah, di fase awal tersebut, pertolongan pertama DBD yang bisa Anda lakukan adalah:
Pastikan pasien terhidrasi cukup. Artinya, penuhi kebutuhan cairan karena pasien mengalami demam tinggi;
Beri obat paracetamol sebagai penanganan awal untuk meredakan demam dan nyeri; serta
Hindari pemberian obat NSAID, seperti ibuprofen dan aspirin karena bisa menyebabkan pendarahan.
Apabila gejala semakin memburuk dan mengarah ke fase kritis, segera bawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan fisik dan laboratorium. Setelah itu, tim medis akan memasang infus pada pasien untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat kebocoran plasma darah.
Tim medis akan terus memantau perkembangan pasien, mulai dari kadar trombosit, urine, dan hematokrit secara berkala. Supaya pengobatan berjalan cepat, Anda bisa memantau asupan gizi seimbang yang dimakan pasien setiap harinya untuk memulihkan kondisi akibat serangan virus dengue.
Kenali Gejala Demam Berdarah pada Orang Dewasa Lewat Pemeriksaan Darah
Pemeriksaan DBD dari Bumame adalah solusi mendeteksi adanya gejala demam berdarah pada orang dewasa yang cepat dan tepat. Tim dokter Bumame akan membantu memeriksa gejala DBD secara komprehensif.
Mulai dari hematologi (kondisi berbagai komponen darah) untuk melihat adanya infeksi virus dengue dan tes Dengue NS-1 Rapid sebagai langkah awal mendeteksi adanya protein virus dengue dalam tubuh.
Layanan ini cocok untuk Anda yang mulai merasakan gejala DBD sejak awal, bahkan sebelum masuk fase kritis. Apabila gejala tidak membaik selama 3–4 hari, segera lakukan pemeriksaan melalui layanan Paket DBD 2 untuk menegakkan diagnosis DBD dalam tubuh.
Tindakan lain apabila mulai muncul kecurigaan sebab Anda mengalami demam terus menerus disertai tubuh semakin melemah adalah mengambil layanan Paket Skrining Demam 2. Layanan ini akan membantu Anda mengetahui penyebab demam berkelanjutan melalui pemeriksaan darah untuk mendeteksi virus dengue atau tifus.
Menariknya, semua layanan Bumame ini semakin praktis dengan fasilitas home care di mana tim medis akan datang ke rumah Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu datang ke klinik untuk melakukan pemeriksaan, cukup kontak kami lalu ambil jadwal agar mendapatkan konsultasi akurat bersama Bumame.
Kapan Harus ke Dokter atau UGD?
Gejala demam berdarah pada orang dewasa memang harus terus dipantau. Berikut ini beberapa sinyal yang mengharuskan pasien untuk segera dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Demam tinggi dan tubuh semakin lemas selama dua hari berturut-turut.
Muncul ruam atau kemerahan pada kulit.
Muncul gejala kronis seperti nyeri sekujur tubuh, sering mual dan muntah, dan napas terasa cepat.
Pasien mengalami pendarahan, mulai dari sering mimisan dan keluar darah pada feses.
Sebagai tambahan informasi, konsultasi dan pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan dari awal gejala demam berdarah muncul, yaitu hari ke-1 sampai hari ke-3 saat demam mendadak tinggi sampai 40°C. Tindakan cepat dan tepat terbukti dapat menyelamatkan pasien dari risiko komplikasi atau bahkan kematian.
Pahami Gejala Demam Berdarah dan Cegah Penularannya
Gejala demam berdarah pada orang dewasa sering dijumpai, terutama pada saat musim hujan di mana nyamuk Aedes aegypti mulai aktif berkeliaran. Penyakit ini hanya bisa dicegah melalui pola hidup sehat, khususnya lingkungan bersih yang terhindar dari pencemaran air tempat nyamuk berkembang biak secara masif.
Selain itu, Anda bisa menggunakan obat anti nyamuk yang aman supaya nyamuk penyebab DBD mati dan jangan lupa selalu menutup genangan air untuk menghindari banyaknya jentik-jentik nyamuk. Terakhir, apabila mendapati gejala serius, segera hubungi dokter supaya segera mendapat diagnosa klinis dan perawatan yang tepat.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi:
Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Gejala Demam Berdarah yang Perlu Diwaspadai.
World Health Organization. (2025). Dengue.
Puskesmas Sesela. (2025). Kenali Gejala DBD pada Orang Dewasa dan Cara Menanganinya.
Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports. (2025). Gambaran Kejadian Demam Berdarah Dengue.
InfoDATIN Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Deteksi Dini Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pengendaliannya di Indonesia Tahun 2023.
Kelurahan Patalan Kabupaten Bantul. (2019). Ciri-Ciri Nyamuk Aedes Aegypti.
Puskesmas Abiansemal II Bandung. (2026). Chikungunya: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya.
Laboratorium Kesehatan Daerah Bondowoso. (.n.d). Demam Berdarah Dengue.
CDC. (2025). NS1 Antigen Tests for Dengue Virus.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Demam Berdarah Dengue: Kapan Harus ke IGD?
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
