Lipatan leher yang menggelap sering dikira daki, padahal warnanya tetap sama meski digosok. Gatal di betis dianggap akibat cuaca panas, dan bercak cokelat di tulang kering disangka bekas terbentur.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), perubahan kulit seperti ini bisa menandakan diabetes atau prediabetes yang belum terdiagnosis, atau pengobatan diabetes yang perlu disesuaikan. Tanda yang sama juga bisa muncul karena sebab lain, jadi jawabannya tetap datang dari tes darah.
Berikut tanda diabetes di kulit, cara menilai kaitannya dengan gula darah, kapan perlu ke dokter, dan tes untuk memastikannya.
Mengapa Gula Darah Tinggi Bisa Terlihat di Kulit?
Gula darah yang tinggi dalam waktu lama, atau hiperglikemia, mengganggu pembuluh darah kecil dan saraf, membuat kulit kering, dan melemahkan kemampuan tubuh melawan kuman. Pada resistensi insulin, yaitu saat sel kurang merespons insulin, kadar insulin yang tinggi ikut merangsang pertumbuhan sel kulit sehingga area lipatan menebal dan menggelap.
Tinjauan Endotext menyebut 30 sampai 70% penderita diabetes mengalami kelainan kulit terkait diabetes pada suatu waktu, dan kelainan ini bisa menjadi tanda pertama pada orang yang belum terdiagnosis. Tanda di kulit melengkapi ciri-ciri diabetes yang lebih dikenal, seperti sering haus, sering buang air kecil, dan mudah lelah.
Siapa yang Lebih Berisiko Mengalaminya?
Bercak gelap di lipatan kulit lebih sering dialami orang dengan berat badan berlebih, resistensi insulin, dan warna kulit lebih gelap. Infeksi, luka yang sulit pulih, dan bercak di tulang kering lebih sering muncul bila gula darah lama tidak terkendali, dan bercak tulang kering lebih banyak dialami laki-laki di atas 50 tahun. Diabetes tipe 2 sendiri bisa berkembang bertahun-tahun tanpa gejala, sehingga tanda di kulit kadang menjadi petunjuk awal.
Tanda Diabetes yang Bisa Muncul di Kulit
1. Bercak Gelap seperti Beludru di Lipatan Kulit
Kulit di tengkuk, ketiak, atau selangkangan menggelap, menebal, dan terasa seperti beludru. Kondisi bernama acanthosis nigricans ini berkaitan erat dengan resistensi insulin dan pada anak sering disangka kotoran. AAD menyebutnya bisa menjadi tanda pertama diabetes atau prediabetes, sehingga perlu dicek dengan tes gula darah.
2. Kulit Kering dan Gatal di Area Tertentu
Gatal terkait diabetes lebih sering terasa di area tertentu, seperti kulit kepala, kaki, atau area kelamin. Pemicunya bisa kulit kering, infeksi jamur, aliran darah yang kurang lancar, atau kerusakan saraf yang disebut neuropati. Bila tidak membaik dengan pelembap, penyebab gatal pada kulit perlu ditelusuri bersama dokter.
3. Infeksi Jamur dan Bakteri yang Sering Kambuh
Jamur Candida mudah tumbuh di lipatan yang hangat dan lembap, seperti bawah payudara, ketiak, sela jari, dan selangkangan, berupa ruam merah lembap yang gatal. Infeksi bakteri seperti bisul dan bintitan juga lebih sering terjadi. AAD menganjurkan orang yang terkena infeksi jamur beberapa kali setahun untuk menanyakan kemungkinan diabetes kepada dokter.
4. Bercak Cokelat di Tulang Kering
Bercak bulat atau lonjong berwarna cokelat hingga cokelat kemerahan, sedikit bersisik, muncul di bagian depan kedua tungkai. Dermopati diabetik ini tidak gatal maupun nyeri sehingga sering disangka bintik penuaan, dan biasanya memudar dalam 18 sampai 24 bulan setelah gula darah terkendali. Bercak yang lebih besar, mengilap, dan kekuningan di tengah bisa menandakan necrobiosis lipoidica yang perlu diperiksa dokter spesialis kulit.
5. Luka yang Lama Sembuh, Khususnya di Kaki
Gula darah tinggi yang berlangsung lama bisa mengganggu aliran darah dan merusak saraf, sehingga luka kecil lambat pulih dan kadang tidak terasa. Luka terbuka di kaki yang tidak kunjung pulih disebut ulkus diabetik. Kulit kaki yang kering, pecah-pecah, dan kapalan juga termasuk gejala diabetes pada kaki, dan perawatan luka diabetes menyesuaikan jenis lukanya.
6. Banyak Tonjolan Kecil di Leher dan Ketiak
Skin tag adalah tonjolan kulit kecil dan lunak yang sering muncul di kelopak mata, leher, ketiak, atau selangkangan. Tonjolan ini umum dan tidak berbahaya, tetapi menurut AAD jumlah yang banyak bisa menjadi tanda diabetes tipe 2. Kaitannya masih diperdebatkan, jadi anggap sebagai alasan untuk cek gula darah.
7. Benjolan Kekuningan yang Muncul Tiba-Tiba
Kumpulan benjolan kecil muncul mendadak di bokong, paha, siku, atau lutut, terasa gatal dan nyeri saat disentuh. Xantoma eruptif ini menandakan trigliserida tinggi akibat diabetes yang tidak terkendali. Pada kulit gelap warnanya bisa keabuan dengan semburat kuning, dan benjolan biasanya hilang setelah gula darah terkendali.
8. Kulit Menebal atau Melepuh
Kulit punggung tangan bisa menebal, kencang, dan tampak seperti lilin (digital sclerosis), yang menurut American Diabetes Association (ADA) dialami sekitar sepertiga penderita diabetes tipe 1. Lepuh mirip luka bakar (bullosis diabeticorum) juga bisa muncul tiba-tiba di jari, tangan, atau kaki tanpa nyeri dan biasanya sembuh dalam sekitar tiga minggu. Lindungi lepuh agar tidak pecah dan terinfeksi.
Komplikasi Masalah Kulit pada Diabetes
Sebagian besar kelainan ini tidak berbahaya, tetapi masalah kecil bisa menjadi serius pada penderita diabetes. Kulit kering yang digaruk bisa terbuka dan menjadi jalan masuk kuman, dan infeksi luka kaki bisa meluas hingga tulang, bahkan berujung amputasi pada kasus berat.
Tanda Kulit Mana yang Kaitannya Kuat dengan Gula Darah?
Tabel berikut membandingkan kaitan tiap tanda dengan gula darah dan penyebab lainnya:
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Periksakan diri ke dokter bila mengalami kondisi berikut:
Tanda kulit baru tanpa riwayat cek gula darah. Bercak gelap di lipatan, banyak skin tag, atau bercak di tulang kering layak diikuti tes gula darah. Pemeriksaan makin perlu bila disertai gejala kencing manis lain seperti sering haus.
Infeksi jamur atau bisul yang terus kambuh. Infeksi berulang perlu diobati sekaligus dicari penyebabnya. Tinjauan Endotext menganjurkan evaluasi diabetes pada infeksi Candida yang berulang.
Luka atau perubahan warna di kaki. AAD menganjurkan penderita diabetes segera menghubungi dokter bila menemukan luka, bengkak, atau perubahan warna di kaki. Luka terbuka perlu segera mendapat perawatan medis.
Segera ke IGD bila kulit yang merah, panas, bengkak, dan nyeri meluas dengan cepat, muncul lepuh berisi darah, atau nyeri terasa jauh lebih berat daripada tampilan kulitnya, karena tanda ini bisa mengarah ke infeksi jaringan dalam.
Bagaimana Dokter Memastikan Penyebabnya?
Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, infeksi kulit, dan diabetes dalam keluarga, lalu memeriksa kulit dan kaki sebelum meminta pemeriksaan diabetes. Pedoman nasional Kementerian Kesehatan 2026, yang mengacu pada PERKENI dan ADA, menetapkan kriteria berikut:
Diabetes. HbA1c 6,5% atau lebih, gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih setelah puasa minimal 8 jam, atau gula darah 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral (TTGO) 200 mg/dL atau lebih. Tanpa gejala khas, hasil biasanya dikonfirmasi dengan tes ulang di hari lain.
Prediabetes. HbA1c 5,7 sampai 6,4%, gula darah puasa 100 sampai 125 mg/dL, atau gula darah 2 jam setelah TTGO 140 sampai 199 mg/dL. Pada tahap ini, perubahan gaya hidup bisa membantu menunda diabetes tipe 2.
Nilai rujukan bergantung pada laboratorium dan dokter, dan ambang diagnosis ditentukan oleh dokter. HbA1c juga bisa kurang akurat pada orang keturunan Asia Tenggara yang membawa varian hemoglobin atau thalassemia, sehingga dokter membandingkannya dengan hasil gula darah puasa.
Cek Gula Darah dengan Paket Diabetes Melitus
Tanda di kulit memberi petunjuk, sedangkan tes darah memberi jawabannya. HbA1c menggambarkan rata-rata gula darah sekitar tiga bulan terakhir, sementara glukosa puasa menunjukkan kadar gula darah setelah tubuh tidak menerima makanan. Keduanya tersedia dalam Paket Diabetes Melitus di Bumame, di klinik maupun lewat Home Care.
Paket ini memerlukan puasa minimal 8 jam, dan air putih tetap boleh diminum. Untuk mengatur jadwal, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pengobatan Masalah Kulit akibat Diabetes
Langkah utama adalah menjaga gula darah sesuai rencana dokter, karena banyak kelainan kulit membaik setelah gula darah terkendali. Bercak gelap di lipatan membaik dengan penurunan berat badan, infeksi jamur diobati dengan antijamur, dan infeksi bakteri dengan antibiotik sesuai penilaian dokter. Kelainan yang jarang seperti necrobiosis lipoidica ditangani dokter spesialis kulit.
Cara Merawat Kulit Sehari-hari
ADA dan pedoman nasional menganjurkan kebiasaan berikut:
Mandi dengan air hangat secukupnya. Hindari air yang terlalu panas dan oleskan pelembap setelah mandi. Lewati sela jari kaki karena kelembapan di sana memudahkan jamur tumbuh.
Jaga lipatan kulit tetap kering. Keringkan ketiak, bawah payudara, selangkangan, dan sela jari kaki setelah mandi. Pilih kaus kaki katun yang tidak menekan jari.
Periksa kaki setiap hari. Cari kulit yang terkelupas, kemerahan, atau luka, lalu laporkan kepada dokter. Selalu pakai alas kaki, termasuk di pasir dan air.
Rawat luka kecil segera. Cuci dengan sabun dan air, lalu tutup dengan kasa steril. Pakai salep antibiotik hanya bila dokter mengizinkan.
Kenali Sinyal Kulit, Lalu Cek Gula Darah Anda
Jadikan bercak gelap di lipatan, gatal yang terus kambuh, atau luka yang lambat pulih sebagai alasan untuk cek gula darah. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan, dan Anda bisa chat CS Bumame untuk menjadwalkan pemeriksaan.
Lokasi Klinik Bumame
Pemeriksaan tersedia di lima klinik Bumame.
Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310. Senin sampai Minggu, pukul 07.00 sampai 21.00. Lihat lokasi
Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11610. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta 14240. Senin sampai Minggu, pukul 06.00 sampai 20.00. Lihat lokasi
Pilih lokasi terdekat dari tempat Anda.
Referensi
American Academy of Dermatology. Diabetes, 10 Warning Signs That Can Appear on Your Skin.
American Diabetes Association. Diabetes and Skin Complications.
Edwards E, Yosipovitch G. Skin Manifestations of Diabetes Mellitus. Endotext, NCBI Bookshelf.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/302/2026 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Klinis Tatalaksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Symptoms & Causes of Diabetes.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. The A1C Test & Diabetes.
Andamari I, Thio HB, Soebono H. Potential Skin Problems of Diabetes Mellitus Patients, a Review. Journal of the Medical Sciences, Universitas Gadjah Mada.
Kemala K, Danarti R. Akantosis Nigrikans pada Anak. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Universitas Airlangga.
Ditinjau secara medis oleh dr. Talitha Amalia
Frequently Asked Question
Apa saja gejala diabetes pada kulit?
Gejala diabetes pada kulit meliputi bercak gelap di lipatan leher atau ketiak, kulit kering dan gatal, infeksi jamur berulang, bercak cokelat di tulang kering, serta luka yang lama sembuh. Tanda-tanda ini perlu dikonfirmasi melalui tes gula darah.
Apakah leher hitam merupakan tanda diabetes?
Leher yang menggelap, menebal, dan terasa seperti beludru dapat menjadi tanda resistensi insulin, prediabetes, atau diabetes tipe 2. Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh obesitas, gangguan hormon, atau obat tertentu, sehingga perlu diperiksa lebih lanjut.
Bagaimana membedakan gatal karena diabetes dengan gatal biasa?
Gatal yang berkaitan dengan diabetes dapat muncul di kaki, kulit kepala, atau area kelamin, terkadang disertai kulit kering maupun infeksi jamur. Karena gatal memiliki banyak penyebab, tes gula darah dan pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan kaitannya dengan diabetes.
Apakah bercak kulit akibat diabetes bisa hilang?
Sebagian bercak dapat membaik setelah gula darah terkendali. Bercak cokelat di tulang kering, misalnya, biasanya memudar dalam 18–24 bulan. Namun, kelainan kulit lainnya bisa menetap dan memerlukan penanganan sesuai penyebabnya.
Tes apa yang digunakan untuk memastikan diabetes?
Diabetes dapat didiagnosis melalui tes HbA1c, gula darah puasa, atau tes toleransi glukosa oral (TTGO). Dokter menentukan pemeriksaan yang sesuai dan dapat meminta tes ulang untuk mengonfirmasi hasil jika tidak ada gejala khas.
