Kuku jempol kaki yang mulai kekuningan, menebal, dan rapuh sering dianggap bawaan usia. Karena tidak gatal dan jarang terasa sakit, banyak orang cukup menutupnya dengan kaus kaki atau kutek.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), infeksi jamur pada kuku hampir tidak pernah hilang sendiri dan bisa menyebar ke kuku lain. Pada penyandang diabetes, jamur kuku juga berkaitan dengan risiko infeksi kulit yang lebih serius.
Artikel ini membahas ciri, penyebab, pembedanya dengan kelainan kuku lain, pengobatan, dan alasan pemulihannya butuh berbulan-bulan.
Apa Itu Jamur Kuku?
Jamur kuku atau onikomikosis adalah infeksi jamur pada lempeng kuku, alas kuku, hingga matriks kuku, yaitu bagian pangkal tempat kuku tumbuh. Kemenkes menyebut penyebabnya bisa jamur dermatofit, jamur non-dermatofit, atau ragi. Infeksi oleh dermatofit disebut tinea unguium.
Jamur Trichophyton dari kelompok ini juga menginfeksi kulit dan rambut, sehingga jamur kuku sekerabat dengan kurap dan infeksi jamur kulit lain. MSD Manual mencatat sekitar 10% orang mengalami jamur kuku, lebih sering di kuku kaki.
Bagaimana Jamur Bisa Sampai ke Kuku?
Menurut AAD, jamur harus masuk ke kuku atau celah kecil di kulit sekitarnya, jadi kuku yang kotor saja tidak memicu infeksi. Jalurnya antara lain:
Kutu air yang merambat. Jamur di sela jari kaki bisa menjalar ke kuku, dan AAD menyebut jalur ini umum. Kutu air ringan kadang dikira kulit kering biasa.
Lantai basah tempat umum. Bertelanjang kaki di tepi kolam renang, kamar mandi umum, atau ruang ganti memudahkan jamur menempel. Petani di lahan berlumpur juga berisiko tinggi, menurut Kemenkes.
Barang yang dipakai bergantian. Handuk, sepatu, dan gunting kuku bisa membawa jamur antarorang. Gunting yang dipakai pada kuku terinfeksi juga bisa memindahkan jamur ke kuku sehat.
Kulit yang lama lembap. NHS menyebut kaki yang terus hangat dan berkeringat lebih mudah terinfeksi. Untuk ragi Candida, Kemenkes mencatat pekerjaan basah seperti mencuci piring sebagai faktor risiko.
Siapa yang Lebih Rentan Terkena Jamur Kuku?
Beberapa kondisi berikut menambah risikonya.
Usia lanjut dan laki-laki. MSD Manual dan Kemenkes mencatat jamur kuku lebih banyak ditemukan pada orang lanjut usia, khususnya laki-laki. Kuku kaki orang tua yang menebal layak diperiksakan.
Cedera kuku dan sepatu sempit. Kemenkes memasukkan keduanya sebagai faktor risiko. NHS menganjurkan sepatu yang pas dan tidak menekan ujung jari.
Diabetes dan sirkulasi kaki yang buruk. MSD Manual mencatat jamur kuku lebih sering pada kedua kelompok ini. Sering haus, sering buang air kecil, dan infeksi berulang termasuk ciri-ciri diabetes menurut Kemenkes.
Daya tahan tubuh lemah. Kemenkes menyebut imunosupresi atau sistem imun yang tertekan, termasuk pada HIV, sebagai faktor risiko. MSD Manual juga mencatat imun tubuh yang menurun akibat penyakit atau obat.
Ciri-Ciri Jamur Kuku dari Tahap Awal
Menurut AAD, jamur kuku sering muncul di jempol atau jari kedua kaki.
1. Warna Berubah Mulai dari Tepi Kuku
Infeksi biasanya bermula di tepi kuku, lalu meluas, menurut NHS. Warnanya bisa putih, kuning, cokelat, hingga hitam. Garis gelap memanjang dari pangkal kuku punya penyebab lain, sehingga garis hitam di kuku sebaiknya dinilai dokter.
2. Kuku Menebal dan Kusam
Kuku perlahan menebal, permukaannya tidak rata, dan kilaunya hilang. MSD Manual menyebut penebalan dan perubahan bentuk muncul pada infeksi yang lebih berat.
3. Rapuh dan Mudah Hancur
Kuku mudah pecah-pecah dan hancur menjadi serpihan. NHS dan Kemenkes mencatat kuku rapuh sebagai tanda yang umum.
4. Serpihan di Bawah Kuku
Serpihan dari kuku yang terinfeksi biasanya menumpuk di bawah ujung kuku, menurut MSD Manual. Mengeroknya tidak menghilangkan jamur yang juga hidup di dalam kuku, kata AAD.
5. Kuku Terangkat dari Alasnya
Pada infeksi berat, kuku bisa terlepas sebagian dari alasnya. NHS menyebut seluruh kuku kadang terangkat, sehingga kulit di sekitarnya bengkak dan nyeri.
6. Bau Tidak Sedap dan Nyeri
MSD Manual menyebut kuku yang terinfeksi umumnya tidak gatal atau nyeri. Kemenkes mencatat infeksi yang dibiarkan lama bisa menimbulkan nyeri dan bau, sedangkan infeksi ragi Candida biasanya disertai nyeri dan bengkak di jari sekitar kuku.
Dampak Jamur Kuku yang Tidak Diobati
AAD menyebut jamur kuku yang dibiarkan bisa membuat kuku nyeri atau berubah bentuk, yang pada kuku kaki bisa menyulitkan berjalan atau berdiri. Kemenkes menambahkan kesulitan memakai sepatu, berkurangnya rasa percaya diri, dan kuku rapuh yang memungkinkan bakteri masuk.
MSD Manual menyebut penyandang diabetes atau gangguan pembuluh darah tepi yang mengalami jamur kuku berisiko terkena selulitis, yaitu infeksi kulit dan jaringan lunak di kaki dan tungkai. Karena itu, pencegahan luka diabetes perlu berjalan bersama pengobatan jamurnya.
Jamur Kuku atau Kelainan Kuku Lain?
MSD Manual mencatat sekitar 50% kelainan warna dan tekstur kuku disebabkan jamur. Sisanya berasal dari cedera, kelainan bawaan, psoriasis, liken planus, dan sesekali tumor.
Tabel ini membantu mengenali pola yang umum dan bukan alat diagnosis.
AAD menyebut psoriasis kuku atau cedera kuku kadang mirip jamur, jadi pemeriksaan sampel kuku membantu memastikannya.
Tanda Perubahan Kuku Perlu Diperiksa Dokter
NHS menganjurkan ke dokter bila infeksi berat dan tidak membaik dengan pengobatan, atau sudah menyebar ke kuku lain. Penyandang diabetes sebaiknya memeriksakan diri lebih awal karena masalah kaki pada diabetes bisa lebih serius, begitu pula orang dengan daya tahan tubuh lemah, misalnya selama kemoterapi.
Bila Anda hamil atau menyusui, sampaikan kepada dokter karena AAD menyebut sebagian pengobatan tidak boleh dipakai pada masa ini.
Bagaimana Dokter Memastikan Penyebabnya?
Dokter memeriksa kuku tangan dan kaki serta menanyakan kemungkinan paparan jamur. Kemenkes menekankan diagnosis perlu dikonfirmasi laboratorium sebelum pengobatan dimulai.
Sampel diambil dengan memotong sedikit kuku, mengerok permukaannya, atau mengambil serpihan di bawahnya. Sampel lalu diperiksa dengan larutan kalium hidroksida (KOH) di bawah mikroskop, ditumbuhkan lewat kultur untuk mengetahui jenis jamur, atau diwarnai khusus dengan metode PAS. MSD Manual juga menyebut tes PCR untuk mencari materi genetik jamur. Sebelum obat minum diberikan, NHS menyebut dokter bisa meminta tes darah fungsi hati.
Mengapa Gula Darah Ikut Diperhatikan?
Diabetes termasuk faktor risiko jamur kuku, dan Kemenkes mencatat infeksi yang sering sebagai salah satu gejala diabetes melitus tipe 2. Bila Anda punya faktor risiko diabetes, cek gula darah seperti Glukosa Puasa membantu mengetahui kondisi Anda lebih awal. Halaman produknya menyebut tes ini untuk skrining risiko diabetes, dengan puasa 10 sampai 12 jam, air putih tanpa pemanis tetap boleh, dan hasil dalam 1x24 jam. Untuk pertanyaan seputar persiapan, hubungi CS Bumame lewat WhatsApp.
Pilihan Pengobatan dan Alasan Prosesnya Lama
Pengobatan bergantung pada luasnya kuku yang terkena, ada tidaknya jamur di kulit, dan efek samping obat, menurut Kemenkes. Pilihannya meliputi:
Obat oles khusus kuku. AAD menyebut obat ini dipakai untuk infeksi ringan dan kadang sedang. Menurut NHS, pemakaiannya perlu 6 sampai 12 bulan dan perbaikan baru tampak setelah beberapa bulan.
Obat minum. Kemenkes menganjurkannya untuk semua jenis jamur kuku, khususnya bila lebih dari 50% kuku terkena, dan kombinasinya dengan obat oles lebih efektif daripada salah satunya saja. NHS menyebut obat ini bisa diminum hingga 6 bulan dan tidak cocok bagi orang dengan kondisi tertentu, seperti penyakit hati atau ginjal.
Tindakan pada kuku. Dokter bisa menipiskan kuku yang tebal, dan kuku yang rusak berat kadang diangkat dengan bius lokal. Menurut AAD, pengangkatan kuku dipertimbangkan bila cara lain belum berhasil.
MSD Manual menjelaskan obat umumnya dipakai sekitar 3 bulan, tetapi kuku kaki baru tampak normal setelah kuku baru tumbuh penuh dalam 12 sampai 18 bulan. NHS menyebut infeksi sembuh saat kuku sehat tumbuh dari pangkal, jadi sisa warna kusam di ujung kuku belum tentu tanda obat gagal.
Apakah Cara Rumahan Bisa Menghilangkan Jamur Kuku?
Buktinya masih terbatas. AAD menyebut mengerok atau mengikir kuku hanya membuang sebagian jamur. Minyak tea tree dan salep pereda batuk bermentol baru diuji dalam studi kecil, jadi manfaat dan efek sampingnya belum jelas. Laser pun baru disetujui di Amerika Serikat untuk memperbaiki tampilan kuku setelah infeksi hilang, belum untuk mengobati infeksinya.
Kebiasaan agar Jamur Tidak Kembali ke Kuku
AAD mencatat jamur kuku bisa kembali setahun atau lebih setelah bersih, dan terapi pencegahan bisa membantu, khususnya bagi penyandang diabetes. Kebiasaan berikut juga menurunkan risikonya:
Obati kutu air sejak awal. NHS menganjurkannya agar jamur tidak menyebar ke kuku. Keringkan kaki setelah mandi, termasuk sela jari.
Pilih kaus kaki dan sepatu yang tepat. Ganti kaus kaki setiap hari dan pilih bahan yang menyerap keringat. Sepatu lama bisa menyimpan spora jamur, sehingga MSD Manual menyarankan dibersihkan atau dibuang.
Jaga kuku tetap pendek dan pakai alat pribadi sendiri. Potong kuku secara rutin dan hindari meminjam handuk, sepatu, atau gunting kuku. Pakai sandal di kamar mandi tempat olahraga atau kolam renang.
Rawat dengan Sabar, Periksakan Lebih Awal
Jamur kuku bisa diobati, khususnya bila ditemukan saat masih ringan. Pemeriksaan yang tepat dan pengobatan sampai tuntas membantu kuku tumbuh kembali dengan sehat. Deteksi dini memberi lebih banyak pilihan.
Bila ada pertanyaan seputar pemeriksaan gula darah, chat CS Bumame.
Lokasi Klinik Bumame
1. Klinik Bumame BSD
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang, Banten 15310
2. Klinik Bumame TB Simatupang
Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12550
3.Klinik Bumame Puri
Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T6/23 RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kec. Kembangan, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
4. Klinik Bumame Cideng
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10160
5. Klinik Bumame Kelapa Gading
Ruko Mall of Indonesia, Italian Walk Blok C 15-16, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Referensi
Rusyati LMM (RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah), Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Kenali Infeksi Jamur pada Kuku dan Pengobatannya.
Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan (Promosi Kesehatan, Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten). Jamur Trichophyton sp Penyebab Tinea pada Kaki.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ayo Sehat. Diabetes Melitus Tipe 2.
American Academy of Dermatology. Nail Fungus: FAQs.
American Academy of Dermatology. Nail fungus: Diagnosis and treatment.
NHS. Fungal nail infection.
Lipner S, Weill Cornell Medicine (MSD Manual Consumer Version). Onychomycosis (Tinea Unguium).
Lipner S, Weill Cornell Medicine (MSD Manual Consumer Version). Deformities, Dystrophies, and Discoloration of the Nails.
Ditinjau secara medis oleh dr. Arina Dyga Putri
Frequently Asked Question
Apakah jamur kuku bisa sembuh sendiri?
Jamur kuku hampir tidak pernah hilang sendiri dan dapat menyebar ke kuku lain. Pengobatan sejak dini membantu meningkatkan peluang pemulihan.
Berapa lama jamur kuku sembuh?
Pengobatan dapat berlangsung beberapa bulan, sedangkan kuku kaki membutuhkan sekitar 12–18 bulan untuk tumbuh kembali sepenuhnya dan tampak normal.
Apakah jamur kuku menular?
Ya. Jamur dapat menyebar melalui lantai basah di tempat umum, handuk, sepatu, atau gunting kuku yang digunakan bergantian, serta dari satu kuku ke kuku lain.
Apa bedanya jamur kuku dan psoriasis kuku?
Jamur kuku sering menyebabkan perubahan warna, penebalan, dan kerapuhan. Psoriasis kuku dapat menimbulkan lekukan kecil di permukaan kuku. Pemeriksaan sampel kuku membantu memastikan penyebabnya.
Apakah jamur kuku bisa kambuh setelah sembuh?
Bisa. Jamur kuku dapat kambuh setahun atau lebih setelah infeksi bersih. Mengobati kutu air sejak awal, menjaga kaki tetap kering, dan menggunakan alat perawatan kuku pribadi membantu mengurangi risiko.
